• Tidak ada hasil yang ditemukan

Editorial Team

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Editorial Team"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

1/13/2021 Editorial Team | JURNAL TEKNIK

journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/about/editorialTeam 1/7

Search

Home About People Issue Submissions Announcements heteruddin

Home / Editorial Team

Editorial Team

Editorial Team

EDITOR IN CHIEF :

Name : Dr. David Setiawan, ST., MT Affiliation : Universitas Lancang Kuning email : [email protected]

Sinta ID : 5973810

Google Scholar ID: xcST5b4AAAAJ Scopus ID : 57193501172

Riau, Indonesia

EDITORIAL BOARD :

(3)

1/13/2021 Editorial Team | JURNAL TEKNIK

journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/about/editorialTeam 2/7

1.

Name : Widya Apriani, S.T., M.T.

Affiliation : Universitas Lancang Kuning Email : [email protected]

Sinta ID : 202872

Google Scholar ID: ZidvEHwAAAAJ Scopus ID : 57200091463 Riau, Indonesia

2.

Name : Boby Samra, ST., MT.

Affiliation : Universitas Lancang Kuning Email : [email protected]

Sinta ID : 6004073

Google Scholar ID: 2w8CwdgAAAAJ Scopus ID : 57200085272 Riau, Indonesia

3.

Name : Indra Wijaya, S.Pd.,M.Pd.T

Affiliation : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Email : [email protected]

Sinta ID : 6003242

Google Scholar ID: VQraobAAAAAJ Scopus ID : -

Sumatera Barat, Indonesia

(4)

1/13/2021 Editorial Team | JURNAL TEKNIK

journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/about/editorialTeam 3/7

4.

Name : Dr. Rizky Ema Wulansari, S.Pd., M.Pd.T Affiliation : Universitas Negeri Padang

Email : [email protected] Sinta ID : -

Google Scholar ID: uC37RXcAAAAJ Scopus ID : 57193502350 Sumatera Barat, Indonesia

5.

Name : Mhd Arief Hasan, S.Kom, M.Kom Affiliation : Universitas Lancang Kuning email : [email protected]

Sinta ID : 202879

Google Scholar ID: xfXdBiAAAAAJ Scopus ID : 57203022634

Riau, Indonesia

6.

Name : Isra Mouludi, S.Kom, M.Kom

Affiliation : Akademi Teknologi Industri Padang Email : [email protected]

Sinta ID : 6028512

Google Scholar ID: B1qZGTcAAAAJ Scopus ID : 57200211249 Sumatera Barat, Indonesia Editorial Address :

Fakultas Teknik, Universitas Lancang Kuning

Jl. Yos Sudarso KM.8, Umban Sari, Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau 28266

(5)

1/13/2021 Editorial Team | JURNAL TEKNIK

journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/about/editorialTeam 4/7

Office: (0761) 53581 | Phone: 085271220118 Email: [email protected]

MENU JURNAL

Editorial Team Peer Reviewers Author Guidelines

Publication Ethics Publication Frequency

Peer Review Process Publisher Focus and Scope Plagiarism Check

Contact Indexing Copyright and License

Download Template :

Auxiliary Tools

(6)

1/13/2021 Editorial Team | JURNAL TEKNIK

journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/about/editorialTeam 5/7

Open Journal System

p-ISSN : 1858-4217

e-ISSN : 2622-710X

Information

For Readers For Authors

(7)

1/13/2021 Editorial Team | JURNAL TEKNIK

journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/about/editorialTeam 6/7

For Librarians

Print ISSN : 1858-4217 Online ISSN : 2622-710X Jurnal Teknik Visitor History DOI : 10.31849/2622-710X

pISSN : eISSN:

Jurnal Teknik: is licensed under a Creative Commons Attribution International Editorial Office of Jurnal Teknik Universitas Lancang Kuning

(8)

1/13/2021 Editorial Team | JURNAL TEKNIK

journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/about/editorialTeam 7/7

Jl. Yos Sudarso KM.8, Umban Sari, Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau 28266

(9)

1/13/2021 Vol. 14 No. 2 (2020): Volume 14, No. 2 Tahun 2020 | JURNAL TEKNIK

https://journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/issue/view/353 1/7

Search

Home About People Issue Submissions Announcements heteruddin

Home / Archives / Vol. 14 No. 2 (2020): Volume 14, No. 2 Tahun 2020

Vol. 14 No. 2 (2020): Volume 14, No. 2 Tahun 2020

Volume 14, No. 2 Tahun 2020

DOI: https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2 Published: 2020-10-31

Articles

Pengaruh Kemiringan Pantai Buatan Permeabel dan Impermeabel terhadap Kofisien Refleksi

pdf

DOI : https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.4899

Abstract views: 51 , pdf downloads: 85

Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Prediksi Erosi Lahan dengan Metode MUSLE Ilham Ziaulhaq, Sigit Sutikno, Rinaldi

148-152

(10)

1/13/2021 Vol. 14 No. 2 (2020): Volume 14, No. 2 Tahun 2020 | JURNAL TEKNIK

https://journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/issue/view/353 2/7

Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Prediksi Erosi Lahan dengan Metode MUSLE

pdf

DOI : https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.5041

Abstract views: 67 , pdf downloads: 79

Metode Pengukuran Aliran Air Tanah di Lahan Gambut

pdf

DOI : https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.5046

Abstract views: 46 , pdf downloads: 70

Analisis Persepsi Mahasiswa terhadap Jalur Pendestrian Kampus (STUDI KASUS JALUR PENDESTRIAN UNIVERSITAS PANCASILA)

pdf

DOI : https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.5328

Abstract views: 23 , pdf downloads: 27

The Drainage Design on Umban Sari Street from STA 0+500 until STA 0+750 Rumbai Sub-District Pekanbaru City

pdf

DOI : https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.4528

Abstract views: 11 , pdf downloads: 15

Angkutan Sedimen Sungai Siak disekitar Pilar Jembatan Siak I Rianty Sihaloho, Bambang Sujatmoko, Manyuk Fauzi

153-162

Muhammad Agung Pribadi, Sigit Sutikno, Koichi Yamamoto 163-169

Wita Meutia, Prima Jiwa Osly, Nuryani Tinumbia, Radhitya Rio Arvian 170-177

Fadli Gunawan, Virgo Trisep Haris, Muthia Anggraini 178-187

(11)

1/13/2021 Vol. 14 No. 2 (2020): Volume 14, No. 2 Tahun 2020 | JURNAL TEKNIK

https://journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/issue/view/353 3/7

pdf

DOI : https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.4649

Abstract views: 10 , pdf downloads: 27

Analisis Biaya Pemeliharaan dan Perawatan Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Pekanbaru

pdf

DOI : https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.4909

Abstract views: 38 , pdf downloads: 53

Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Tanaman Hidroponik

PDF

DOI : https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.5377

Abstract views: 67 , PDF downloads: 132

Optimalisasi Pengaturan Tegangan di Jaringan Listrik Dengan Menggunakan Genetik Algoritma

PDF

DOI : https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.5113

Abstract views: 13 , PDF downloads: 15

Analisis Transien Pada Sistem Transmisi 150 Kv Riau Setelah Beroperasinya PLTU Tenayan Raya Menggunakan Powerworld Simulator

Risenal Nick, Virgo Trisep Haris, Fitridawati Soehardi 188-192

Weno Dwi, Zainuri, Widya Apriani 203-207

David Setiawan, Hamzah Eteruddin, Latifa Siswati 208-215

zulfahri, Abrar Tanjung, Monice Monice 216-222

Indra Gunawan, Hamzah Eteruddin, Usaha Situmeang 223-231

(12)

1/13/2021 Vol. 14 No. 2 (2020): Volume 14, No. 2 Tahun 2020 | JURNAL TEKNIK

https://journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/issue/view/353 4/7

PDF

DOI : https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.2287

Abstract views: 48 , PDF downloads: 33

PERENCANAAN TRAFFIC LIGHT PADA PERSIMPANGAN JALAN GARUDA SAKTI - JALAN MELATI - JALAN BINAWIDYA KOTA PEKANBARU

pdf

DOI : https://doi.org/10.31849/teknik.v14i2.4949

Abstract views: 13 , pdf downloads: 24

MENU JURNAL

Editorial Team Peer Reviewers Author Guidelines

Publication Ethics Publication Frequency

Peer Review Process Publisher Focus and Scope Plagiarism Check

Contact Indexing Copyright and License

Download Template :

sahat hutabarat 193-202

(13)

1/13/2021 Vol. 14 No. 2 (2020): Volume 14, No. 2 Tahun 2020 | JURNAL TEKNIK

https://journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/issue/view/353 5/7

Auxiliary Tools

Open Journal System

(14)

1/13/2021 Vol. 14 No. 2 (2020): Volume 14, No. 2 Tahun 2020 | JURNAL TEKNIK

https://journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/issue/view/353 6/7

p-ISSN : 1858-4217

e-ISSN : 2622-710X

Information

For Readers For Authors For Librarians

Print ISSN : 1858-4217 Online ISSN : 2622-710X Jurnal Teknik Visitor History DOI : 10.31849/2622-710X

(15)

1/13/2021 Vol. 14 No. 2 (2020): Volume 14, No. 2 Tahun 2020 | JURNAL TEKNIK

https://journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/issue/view/353 7/7

pISSN : eISSN:

Jurnal Teknik: is licensed under a Creative Commons Attribution International Editorial Office of Jurnal Teknik Universitas Lancang Kuning

Jl. Yos Sudarso KM.8, Umban Sari, Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau 28266

(16)

Jurnal Teknik, Volume 14, Nomor 2 (Oktober 2020), pp 208-215 |208

David, Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Tanaman Hidroponik

Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Tanaman Hidroponik

David Setiawan1, Hamzah Eteruddin2, Latifa Siswati3

12 Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Lancang Kuning

3 Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lancang Kuning eMail : [email protected], [email protected], [email protected]

ABSTRAK

Maraknya menanam tanaman dengan cara Hidroponik saat ini, banyak digemari karena tidak memerlukan tanah dan lahan yang luas. Dengan menanam dengan cara hidroponik, hasil panen akan lebih cepat namun perlu untuk memperhatikan ketepatan dalam pemberian nutrisi, intensitas cahaya dan suhu sekitar tanaman. Menanam hidroponik menggunakan metode NFT (Nutrient Film Technique) dibutuhkan aliran air yang tetap terjaga, tujuannya untuk mengalirkan air nutrisi pada akar tanaman. Dalam praktiknya, PLN digunakan untuk menghidupkan pompa air tersebut namun bila suplai energi dari PLN mati akibat gangguan atau kealpaan maka pasokan nutrisi tanaman juga akan ikut terhenti sehingga diperlukan suatu solusi. Dalam penelitian ini, penulis akan membuat desain sistem pembangkit Tenaga Surya (Panel Surya) serta sistem kendali terhadap aliran air yang akan memasok nutrisi ke tanaman hidroponik tersebut.

Kata kunci: Hidroponik, Panel Surya, Pompa Air, Nutrisi dan Oksigen, Tanaman

ABSTRACT

The rise of planting plants using the hydroponics method is currently popular because it does not require extensive land and land. By planting hydroponically, yields will be faster but it is necessary to pay attention to the accuracy in providing nutrition, light intensity and temperature around the plant. Hydroponics planting using the NFT (Nutrient Film Technique) method requires a maintained water flow, the aim is to drain nutrient water to the plant roots.

In practice, PLN is used to turn on the water pump, but if the energy supply from PLN turns off due to a disturbance or neglect, the plant's nutrient supply will also stop, so a solution is needed. In this study, the authors will design a solar power generating system (Solar Panel) and a control system for water flow that will supply nutrients to the hydroponic plants.

Keywords: Hydroponics, Pumps, Solar Panels, Nutrition and Oxygen, Plants

1. PENDAHULUAN

Pada saat ini, hidroponik menjadi cara menanam tanaman yang sedang naik daun karena untuk menanam tumbuhan tidak lagi diperlukan tanah dan lahan yang luas. kita bisa menanam di mana pun dengan media bertanam menggunakan air sehingga dapat mengasah kreativitas dalam mengolah dan menciptakan media baru untuk bercocok tanam.

Menanam memakai cara hidroponik, hasil panen akan lebih cepat. Namun perlu

diperhatikan beberapa aspek lainnya, yaitu

; ketepatan dalam pemberian nutrisi, intensitas cahaya dan juga suhu di sekitar tanaman tumbuh. Umumnya pemula kurang memperhatikan air nutrisi yang benar-benar tepat dan dapat terserap dengan sempurna. Tanaman dengan cara hidroponik memerlukan nutrisi yang didapatkan hanya melalui air nutrisi saja.

Ada 2 (dua) cara menanam hidroponik, yaitu menggunakan NFT (Nutrient Film Technique) dan

(17)

209|

Jurnal Teknik, Volume 14, Nomor 2 (Oktober 2020), pp 208-160

David, Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Tanaman Hidroponik menggunakan WICK. Menggunakan cara

NFT adalah cara paling populer yang digunakan oleh banyak orang dalam mengaplikasikannya. Sedangkan menggunakan cara WICK tidak kalah terkenal dengan cara pertama, cara ini disukai karena pembuatannya yang mudah serta bahan-bahan yang mudah didapatkan serta murah / menggunakan barang bekas.

Menanam tanaman menggunakan cara NFT memerlukan pompa air agar nutrisi yang mengalir bersama air dapat dialirkan ke akar-akar tanaman. Sementara tanaman menggunakan cara WICK tidak memerlukan pompa air. Menanam menggunakan cara NFT adalah cara paling popular, dan suplai nutrisi terletak pada air maka diperlukan perputaran air / aliran air agar nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan akar dapat disuplai. Bayangkan bila kita lupa menghidupkan pompa atau terjadi pemadaman bergilir/gangguan listrik PLN, maka tanaman yang membutuhkan nutrisi dan oksigen akan lagu dan mati atau tidak berkembang, maka diperlukan suatu solusi agar pencinta tanaman hidroponik yang menggunakan cara NFT tetap berkreasi tanpa memiliki kekhawatiran akan permasalan diatas.

Dalam penelitian ini, penulis akan memberikan suatu solusi yaitu desain pembangkit listrik bertenaga cahaya matahari (panel surya) untuk tanaman hidroponik menggunakan cara NFT.

Diharapkan, desain ini dapat memberikan kontribusu dan manfaat terutama bagi pecinta tanaman hidroponik.

2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tanaman Hidroponik

Hidroponik adalah suatu istilah yang digunakan untuk bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tumbuhnya. Tanaman dapat di tanam dalam pot atau wadah lainnya dengan menggunakan air dan atau bahan-bahan porus lainnya, seperti kerikil, pecahan genting, pasir, pecahan batu ambang, dan lain sebagainya sebagai media tanamnya.

Bertanam secara hidroponik dapat berkembang secara cepat karena memiliki kelebihan. Kelebihan yang utama adalah keberhasilan tanaman untuk tumbuh dan berproduksi lebih terjamin. Kelebihan

lainnya adalah perawatan lebih praktis, pemakaian pupuk lebih hemat, tanaman dapat tumbuh dengan pesat dan tidak kotor, hasil produksi lebih kontinu, serta beberapa jenis tanaman dapat dibudidayakan diluar musim (Lingga, 2005).

Tanaman yang dapat

dibudidayakan pada hidroponik sistem terapung hanyalah sayuran yang memiliki bobot ringan seperti selada, pakchoy, kailan, kangkung dan jenis sawi-sawian yang lain (Sutiyoso, 2006). Untuk memperoleh zat makanan atau unsur-unsur hara yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman, ke dalam air yang digunakan dilarutkan campuran pupuk organik.

Campuran pupuk ini dapat diperoleh dari hasil ramuan sendiri garam-garam mineral dengan formulasi yang telah ditentukan atau menggunakan pupuk buatan yang sudah siap pakai.

Gambar 1. Tanaman Hidroponik

2.1. Motor Listrik sebagai Pompa Air Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.

Energi mekanik ini digunakan untuk memutar atau pompa air pada tanaman hidroponik. Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer, bor listrik, fan atau kipas angin) dan di industri. Prinsip kerja motor listrik pada dasarnya sama untuk semua jenis motor secara umum :

1. Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya jika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran/loop, maka kedua sisi loop, yaitu pada sudut kanan medan magnet, akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan.

(18)

Jurnal Teknik, Volume 14, Nomor 2 (Oktober 2020), pp 208-215 |210

David, Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Tanaman Hidroponik 2. Pasangan gaya menghasilkan tenaga

putar/ torque untuk memutar kumparan.

3. Motor-motor memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang disebut kumparan medan.

Dalam memahami sebuah motor, penting untuk mengerti apa yang dimaksud dengan beban motor listrik. Beban mengacu kepada keluaran tenaga putar/ torque sesuai dengan kecepatan yang diperlukan.

Beban umumnya dapat dikategorikan kedalam tiga kelompok (BEE India, 2004) :

1. Beban torque konstan adalah beban dimana permintaan keluaran energinya bervariasi dengan kecepatan operasinya namun torque nya tidak bervariasi. Contoh beban dengan torque konstan adalah conveyors, rotary kilns, dan pompa displacement konstan.

2. Beban dengan variabel torque adalah beban dengan torque yang bervariasi dengan kecepatan operasi. Contoh beban dengan variabel torque adalah pompa sentrifugal dan fan (torque bervariasi sebagai kwadrat kecepatan).

3. Beban dengan energi konstan adalah beban dengan permintaan torque yang berubah dan berbanding terbalik dengan kecepatan. Contoh untuk beban dengan daya konstan adalah peralatan- peralatan mesin.

Prinsip kerja motor listrik dapat dijelaskan dengan lebih jelas melalui gambar berikut :

Gambar 2. Prinsip Kerja Motor Listrik 2.3. Panel Surya

Listrik dapat dihasilkan dengan menggunakan berbagai metode. Efek fotovoltaik (wikipedia.org) adalah metode yang paling populer digunakan untuk menghasilkan listrik. Efek fotovoltaik adalah fenomena mengubah energi matahari menjadi arus listrik. Para ilmuwan mengembangkan panel surya berdasarkan prinsip konversi energi cahaya menjadi energi listrik melaui hukum kekekalan energi. Perlu kita ketahui, bahwa pengertian panel surya adalah suatu alat yang terdiri dari sel surya yang dapat digunakan untuk mengubah cahaya menjadi listrik. Sel surya ini perlu dilindungi dari kelembaban dan kerusakan yang bisa saja terjadi. Hal ini dilakukan agar tidak merusak efisiensi panel surya secara signifikan dan agar tidak menurunkan masa pakainya. Biasanya panel surya ini memiliki umur sekitar 20 tahun. Biasanya, dalam jangka waktu tersebut pemakaian panel surya tidak akan mengalami penurunan efisiensi yang signifikan. Sekarang ini, meskipun sudah menggunakan kemajuan teknologi yang maju, sebagian besar panel surya komersial hanya mampu mencapai efisiensi sekitar 15%. Panel surya komersial sangat jarang yang bisa melampaui efisiensi 20%.

Apakah kita perlu menggunakan panel surya? Mengapa? Jawabannya sangat sederhana. Panel surya tidak memancarkan emisi gas rumah kaca yang berbahaya seperti dalam pembakaran bahan bakar fosil. Jadi pemakaian panel surya tidak memberikan kontribusi terhadap dampak perubahan iklim. Dengan menggunakan panel surya, kita bisa mendapatkan energi bersih dari sumber energi yang paling berlimpah di planet bumi, yaitu matahari.

Lantas, mengapa masih sedikit orang yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik melalui panel surya ini?

Karena masih banyak orang yang belum mengetahui keunggulan dan kelemahan panel surya.

(19)

211|

Jurnal Teknik, Volume 14, Nomor 2 (Oktober 2020), pp 208-160

David, Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Tanaman Hidroponik Gambar 3. Panel Surya, Charge Controler

dan Battery

Keunggulan Panel Surya :

1. Panel surya termasuk ramah lingkungan karena tidak memancarkan emisi gas rumah kaca yang berbahaya, seperti karbon dioksida. Panel surya juga tidak memberikan kontribusi terhadap perubahan iklim.

2. Panel surya memanfaatkan energi matahari, dan matahari adalah sumber energi yang paling berlimpah di planet bumi.

3. Panel surya mudah dipasang dan juga memiliki biaya pemeliharaan yang sangat rendah.

4. Banyak negara di dunia menawarkan insentif yang menguntungkan bagi pemilik rumah yang menggunakan panel surya.

5. Panel surya tidak kehilangan banyak efisiensi dalam masa pakainya yang mencapai sekitar 20 tahun.

6. Karena masa painya yang panjang, yaitu mencapai 25-30 tahun. Maka, panel surya menggaransi penggunanya untuk menghemat biaya energi.

Kelemahan Panel Surya :

1. Saat ini, panel surya masih relatif mahal. Meskipun panel surya banyak mengalami penurunan harga, harga panel surya masih cenderung mahal 2. Panel surya masih perlu meningkatkan

efisiensi secara signifikan. Rata-rata panel surya saat ini mencapai efisiensi kurang dari 20%. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab banyak orang tidak memilih panel surya.

3. Panel surya terbuat dari beberapa bahan yang tidak ramah lingkungan.

Contohnya terbuat dari material silikon.

4. Jika tidak berhati-hati, daur ulang panel surya dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, karena kandungan panel surya seperti silikon, selenium, dan lainnya, dimana itu semua merupakan gas rumah kaca, dapat ditemukan di panel surya. Hal ini berbahaya karena dapat menjadi sumber pencemaran selama proses daur ulang.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN Desain yang akan akan dibahas dalam penelitian adalah analisa kebutuhan daya listrik untuk pompa air hidroponik terhadap pemilihan panel surya dan baterai sehingga energy yang dihasilkan dapat mencukupi suplai energi ke memonpa air sebagai penyalur air dan nutrisi bagi tanaman hidroponik. Adapun beberapa desain yang akan di cobakan adalah : 1. Sistem Panel Surya tanpa Baterai

Panel surya sebagai pembangkit tenaga matahari akan menghasilkan keluaran berupa tegangan DC. Tegangan DC tersebut dapat di hubungkan ke beban seperti motor listrik DC atau pompa air, namun tegangan yang dihasilkan panel surya yang tidak stabil dapat mempengaruhi kinerja motor bahkan kerusakan terhadap motor listrik. Untuk mengatasinya, dibutuhkan rangkaian pengendali keluaran sehingga tegangan keluaran menjadi tetap.

Gambar 4.

Sistem Tanaman Hidroponik Panel Surya Tanpa Baterai

Kelemahan dari sistem diatas

adalah motor DC sebagai pompa air

hanya dapat menyuplai air dan nutrisi

pada waktu panel surya menerima

cahaya dari matahari sehingga pada

(20)

Jurnal Teknik, Volume 14, Nomor 2 (Oktober 2020), pp 208-215 |212

David, Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Tanaman Hidroponik

saat gelap, nutrisi dan air tidak

mengalir ke tanaman hidroponik.

2. Sistem

Panel

Surya menggunakan Baterai

Untuk mengatasi permasalahan diatas, dibutuhkan penyimpanan energi yang dihasilkan oleh panel surya.

Dalam menimpan energi dari panel surya, tegangan yang akan diberikan kepada penyimpan energi berupa baterai atau aki tersebut tidak boleh terlalu besar agar aki bisa bertahan lama atau tidak cepat rusak, dan sebaliknya juga tidak akan dapat menyimpan energi bilamana tegangan yang diberikan lebih kecil darpipada tegangan aki tersebut sehingga dibutuhkan rangkaian pengontrol penyimpanan energi ke aki atau charge controler.

Gambar 5. Sistem Tanaman Hidroponik Panel Surya Menggunakan

Baterai

Kelemahan dari sistem diatas adalah tidak adanya sistem pengaman, pengaman terhadap hubung singkat di panel surya atau pun hubung singkat di motor DC. Hubung singkat dapat mengakibatkan kerusakan terhadap panel surya dan sistem / rangkaian pengatur tegangan /charge controler.

3. Sistem Panel Surya menggunakan PMT

PMT atau singkatan dari pemutus dapat berupa fuse atau sekring dan dapat pula berbentuk mini switch breaker atau MCB. PMT tersebut akan

trik atau putus bilamana terjadi hubung singkat untuk menjaga sistem dibawahnya dari kerusakan akibat hubung singkat.

Gambar 6. Sistem Tanaman Hidroponik Panel Surya Menggunakan

PMT

Kelemahan dari sistem ini terletak pada motor DC, motor DC umumnya tidak dapat hidup terus menerus atau desain pompa air dari motor DC dedesain untuk pompa yang bersifat tidak dapat terus menerus dihidupkan, sedangkan pompa air AC yang digunakan untuk pompa air aquarium dapat dihidupkan secara terus menerus sehingga dibutuhkan inverter yang merubah tegangan DC menjadi tegangan AC.

4. Sistem Panel Surya menggunakan Inverter DC ke AC

Sistem panel surya menggunakan inverter adalah sistem tanaman hidroponik yang mudah digunakan oleh pengguna karena keluaran tegangannya sudah berupa tegangan AC sehingga pengguna dapat menghubungi pompa air untuk hidroponik yang banyak dijual dipasaran.

Gambar 7. Sistem Panel Surya

menggunakan Inverter DC ke AC

(21)

213|

Jurnal Teknik, Volume 14, Nomor 2 (Oktober 2020), pp 208-160

David, Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Tanaman Hidroponik

Dalam penerapannya, inverter

yang digunakan harus menghasilkan keluaran berupa tegangan sinus murni agar motor sebagai pompa air tidak cepat rusak.

Gambar 8. Sistem Tanaman Hidroponik Panel Surya

4. ANALISA DESAIN HIDROPONIK PANEL SURYA

1. Sistem Panel Surya tanpa Baterai Dalam pengujian, awalnya digunakan desain 1 dimana panel surya setelah charge controler langsung dihubungkan ke pompa air. Pompa air yang digunakan dalam tahapan ini adalah pompa air DC. Pompa air bekerja mulai dari jam 6:45pagi sampai dengan jam 18:10 sore.

Kuat dan lemahnya aliran air tergantung pada intensitas cahaya, saat mendung terjadi, pompa air nyaris lemah dan tidak beroperasi. Pola ini kurang direkomendasikan karena pompa air tidak stabil untuk mengaliri air yang membawa oksigen dan nutrisi ke tanaman.

2. Sistem Panel Surya menggunakan Baterai

Desain kedua lebioh baik dari desain pertama dimana pompa air lebih stabil dan dapat bekerja hingga malam hari. Kelemaham pada sistem kedua ini

adalah sistem keaamanan peralatan yang tidak ada sehingga rangkaian dapat rusak jika terjadi hubung singkat dan panel surya juga dapat rusak jika terjadi hubungsingkat pada rangkaian dan instalasinya. Hubung singkat bisa terjadi akibat terkelupasnya isolasi kabel maupun masalah lingkungan lainnya.

3. Sistem Panel Surya menggunakan PMT

Desain ketiga ini adalah desain yang lebih baik dari desain kedua, namun dalam pengujiannya, motor DC tidak dapat beroperasi secara terus menerus, 2 pompa air DC megalami kerusakan saat percobaan dilakukan untuk memompa air secara terus menerus.

4. Sistem Panel Surya menggunakan Inverter DC ke AC

Penggunaan pompa air aquarium sebagai pompa air untuk mengalirkan oksigen dan nutrisi pada tanaman hidroponik dirasa lebih baik dibandingkan motor DC sebagai pompa air pada tanaman hidroponik, sehingga diperlukan rangkaian converter dari tegangan DC yang dihasilkan panel surya menjadi tegangan AC dengan gelombang sinus murni agar motor AC sebagai pompa dapat bertahan lama / tidak cepat rusak.

5. KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan

1. Penggunaan panel surya pada tanaman hidroponik fleksibel untuk lakasi tanaman terbuka / dibawah sinar matahari.

2. Dalam penggunaan panel surya, penggunaan pompa air DC lebih ekonomis namun kelemahan motor DC umumnya tidak dapat operasikan secara terus menerus.

3. Motor AC atau pompa Aquarium yang dedesain untuk dapat beroperasi secara terus menerus dapat digunakan dengan menambah rangkaian inverter dengan gelombang output sinus murni.

(22)

Jurnal Teknik, Volume 14, Nomor 2 (Oktober 2020), pp 208-215 |214

David, Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Tanaman Hidroponik

5.2. Saran

Penggunaan motor DC untuk pompa air pada tanaman Hidroponik Panel Surya dapat menghemat biaya karena tidak diperlukannya rangkaian inverter serta aman dari sengatan listrik sehingga perlu dilakukan penelitian terhadap desain motor DC untuk pompa air yang dapat beroperasi terus menerus seperti pompa air aquarium yang umum dijual dipasaran.

DAFTAR PUSTAKA

Abdul Kadir, 2017, Dasar Raspberry Pi, Andi Offset, Yogyakarta, ISBN: 978-979-29-5811-9

Affan Bachri, 2015, Analisis Efisiensi Pemakaian Daya Listrik Di Universitas Islam Lamongan, Jurnal Teknika Vol. 7 No.1, ISSN No. 2085-0859

David Setiawan, Usaha Situmeang, 2018, Evaluasi Sistem Penerangan Lampu Jalan Di Lingkungan Universitas Lancang Kuning.Jurnal Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning.

Deni Almanda, Krisdianto, Erwin Dermawan, 2014, Managemen Konsumsi Energi Listrik Dengan Menggunakan Sensor PIR dan LM 35, Jurnal Elektrum, Vol. 14 No.

1, ISSN : 1979-5564, e-ISSN : 2550-0678

Effendi, asnal. Asep Suryana. 2013.

“Evaluasi Sistem Pencahayaan Lampu Jalan,” 86–94.

Faizal Reza, Hartono, Siswanto Nurhadiono, 2015, Analisa Deviasi kWh Meter Memanfaatkan Aplikasi Android “App Tole”, Jurnal Institusi Teknologi Dan Seni, Vol.7, No 3, ISSN: 1978- 2497

Indrakoesoema Koes, Kiswanto, Muhammad Taufiq, 2013, Kajian Penghematan Energi Listrik Dengan Pemasangan Inverter

Pada Motor Fan Menara Pendingin Rgs – Gas, Seminar Nasional VIII SDM Teknologi Nuklir, ISSN : 1978-0176

Irwan Dinata, Wahri Sunanda, 2015, Implementasi Wireless Monitoring Energi Listrik Berbasis Web Database, Jurnal Nasional Teknik Elektro, Vol : 4, No. 1, ISSN:

2302-2949

Itmi Hidayat Kurniawan, Latiful Hayat, 2014, Perancangan Dan Implementasi Alat Ukur Tegangan,Arus Dan Frekuensi Listrik Arus Bolak-Balik Satu Fasa Berbasis Personal Computer, Techno Jurnal Vol.15 No.1, hal.

21-31 ISSN 1410 - 8607

Margioni Abdillah, 2014, Desain dan Instalasi Penerangan jalan Raya, Yayasan Kemajuan Teknik, Pontianak, ISBN: 978-602-72774- 6-5

Panggih Sudarmono, Deendarlianto, Adhika Widyaparaga, 2018, Energy efficiency effect on the public street lighting by using LED light replacement and kwh-meter installation at DKI Jakarta Province, Indonesia, Journal of Physics: Conf. Series 1022(2018) 012021 doi:10.1088/1742- 6596/1022/1/012021

P.Van.Harten, E.Setiawan, 1985, Instalasi Listrik Arus Kuat 2, Trimitra Mandiri.

Sinaulan M. Olivia, Yaulie D. Y.

Rindengan,Brave A. Sugiarso, 2015, Perancangan Alat Ukur Kecepatan Kendaraan Menggunakan ATMega 16, Jurnal Teknik Elektro dan Komputer, Vol 4, No 2, ISSN: 2301-8402 Siti Ahadaiah, Muharnis, Agustiawan,

Implementasi Sensor PIR Pada Peralatan Elektronik Berbasis Microcontroller, Jurnal

INOVTEK POLBENG, Vol: 01

(23)

215|

Jurnal Teknik, Volume 14, Nomor 2 (Oktober 2020), pp 208-160

David, Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Tanaman Hidroponik

No,1, ISSN:2088-6225 E-ISSN:

2580-2798

William Timotius, Muhammad Sofrodin, Suryono, 2014, Efisiensi Penerangan Jalan Umum Menggunakan Sensor Gerak Berbasis Mikrokontroler, Prosiding Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains UKSW Salatiga, Vol: 5, N0.1, ISSN : 2087-0922

Zubaili Isfarizky, Fardian, Alfatirta Mufti, 2017, Bangun Sistem Kontrol Pemakaian Listrik Secara Multi Channel Berbasis Arduino (Studi Kasus Kantor LBH Banda

Aceh), JurnalTeknik

Elektro,Fakultas Teknik Universitas Syiah Kualam Vol.02- 02 hal: 30-35 e-ISSN: 2252-7036 Zuriman Anthony, 2011, Penggunaan

Kontaktor Sebagai Sistem

Pengaman Motor 3 Phasa

Terhadap Kehilangan 1-Phasa

Sistem Tenaga, Jurnal Momentum

Vol.11 No.2 ISSN: 1693 – 752X

Gambar

Gambar 1. Tanaman Hidroponik
Gambar 2. Prinsip Kerja Motor Listrik  2.3. Panel Surya
Gambar 4.  Sistem Tanaman Hidroponik  Panel Surya Tanpa Baterai
Gambar 7. Sistem Panel Surya  menggunakan Inverter DC ke AC
+4

Referensi

Dokumen terkait

Apabila ingin sistem rancang bangun pompa air menggunakan motor DC dengan sumber listrik tenaga surya bekerja pada malam hari maka perlu ditambahkan sumber penyimpan energi

Pada rancang bangun sistem pengangkatan air menggunakan motor AC dengan sumber listrik tenaga surya ini akan memanfaatkan sebuah inverter 12 Volt DC-220 Volt AC, sesuai dengan

Pada rancang bangun sistem pengangkatan air menggunakan motor AC dengan sumber listrik tenaga surya ini akan memanfaatkan sebuah inverter 12 Volt DC-220 Volt AC, sesuai dengan

Apabila ingin sistem rancang bangun pompa air menggunakan motor DC dengan sumber listrik tenaga surya bekerja pada malam hari maka perlu ditambahkan sumber penyimpan energi