• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Kinerja Lalu Lintas Ruas Jalan Muhammad Said Kota Samarinda

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Evaluasi Kinerja Lalu Lintas Ruas Jalan Muhammad Said Kota Samarinda"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

45

BAB 5 PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Sebagai hasil dari penelitian dan pengolahan data yang dilakukan pada ruas Jalan Muhammad Said setelah penutupan Jl. Nusyirwan Ismail (Ringroad 2), Maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Kepadatan lalu lintas di Jalan Muhammad Said tertinggi terjadi pada minggu pertama hari Kamis dimana total volume lalu lintas pada hari Kamis MC = 3.280,2 smp/jam, LV = 1.050 smp/jam dan HV = 46,8 smp/jam. Dengan nilai kapasitas jalan 2.111 smp/jam dan nilai derajat kejenuhan 2,07 smp/jam, hal ini disebabkan adanya penutupan Jl. Nusyirwan Ismail (Ringroad 2) serta penggunaan jalan tersebut sebagai area parkir yang menyebabkan volume kendaraan melebihi kapasitas (overload capacity) pada Jalan Muhammad Saïd. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tingkat pelayanan adalah kelas C, yang berarti arus stabil kecepatan terbatas (arus lalu lintas baik dan stabil dengan keterlambatan yang dapat diterima)

2. Dampak dari opsi terbaik yaitu pada opsi pelebaran jalan dengan pelebaran dua meter pada setiap lajur dimana derajat kejenuhan menurun menjadi 0,70 karena peningkatan nilai kapasitas menjadi 6.259 smp/jam. Pemilihan opsi ini tanpa mempertimbangkan kondisi bangunan yang ada di sepanjang atau di sekitar Jalan Muhammad Said.

5.2 Saran

Hasil penelitian membawa penulis ke beberapa rekomendasi berikut, yaitu:

1. Perlu adanya penyelesaian masalah kepemilikan tanah antara masyarakat dengan Pemprov Kaltim di Jl. Nusyirwan Ismail (Ringroad 2) agar tidak dilakukan penutupan kembali yang akan mempengaruhi kepadatan lalu lintas di Jalan Muhammad Said Kota Samarinda.

2. Mempertimbangkan opsi untuk melakkukan pelebaran jalan dengan masing – masing lebar dua meter pada setiap lajur dengan melakukan optimalisai perhitungan secara menyeluruh untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang menjadi kendala di Jalan Muhammad Said Kota Samarinda.

(2)

46

3. Memberikan rambu larangan parkir atau larangan berhenti di Jalan Muhammad Said untuk mengedukasi masyarakat agar tidak berhenti sembarangan demi kebaikan bersama.

Referensi

Dokumen terkait

Ruas jalan Soekarno-Hatta memiliki panjang jalan 8759,702 meter, dengan lebar jalan efektif 12 meter, 4 lajur, 2 arah terbagi, dengan kondisi rambu-rambu lalu lintas yang kurang

Karena orang akan beralih menggunakan ruas jalan yang baru dilakukan pelebaran dengan alasan jalan tersebut masih mampu menampung volume lalu lintas yang ada..

Untuk penelitian terhadap kinerja jalan diperlukan data geometric jalan berupa lebar lajur, data lalu lintas untuk mengetahui derajat kejenuhan suatu segmen

Lebar lajur lalu lintas, bagian jalan digunakan kendaraan untuk bergerak yang sangat mempengaruhi kecepatan arus bebas dan kapasitas dari jalan yang ditinjau.Lebar satu lajur

Analisis kinerja pelayanan ruas jalan 5 tahun mendatang untuk dapat memprediksikan kondisi kelayakan pelayanan ruas jalan 5 tahun mendatang berdasarkan nilai derajat

Penanganan jalan ruas Tetehosi – Holi adalah melakukan pelebaran badan jalan (widening) sehingga lebar jalan keseluruhan menjadi 8 meter (perkerasan 5 meter dan bahu jalan masing-

Hasil perhitungan kinerja ke lima simpang tak bersinyal pada ruas Jalan Arief Rachman Hakim sebelum dilakukan pelebaran tanpa box culvert sebagaimana ditunjukkan dalam Tabel

Rekapitulasi perhitungan derajat kejenuhan pada ruas Jalan Jenderal Sudirman Hasil perhitungan tabel 7 pembagian volume terbesar dari data survei dengan kapasitas terbesar model masing