• Tidak ada hasil yang ditemukan

Filsafat Pendidikan Nida Sholihah

N/A
N/A
NIDA SHOLIHAH

Academic year: 2024

Membagikan "Filsafat Pendidikan Nida Sholihah "

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Nida Sholihah

NIM : 1810115120001

Program Studi : Pendidikan Geografi Mata Kuliah : Filsafat Pendidikan Soal

Ilmu pengetahuan berkembang melalui proses yang dimotori oleh kegiatan penelitian ilmiah.

Atas dasar itu maka susunlah narasi yang menjelaskan bagaimana proses penelitian dapat mendorong perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang pendidikan geografi.

Jawaban

Dari berbagai ahli yang mencoba membuat definisi penelitian yang tepat, pada dasarnya penelitian adalah suatu proses penyelidikan atau pencarian sesuatu (fakta dan prinsip-prinsip) yang dilakukan secara sistematis, hati-hati, kritis (critical thinking) dan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Dari pengertian tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa penelitian merupakan suatu metode untuk menemukan kebenaran, sehingga penelitian merupakan metode berpikir secara kritis.

Ilmu pengetahuan adalah usaha yang bersifat multi dimensional, sehingga dapat didefinisikan dalam berbagai cara dan tidak baku. Walau demikian ilmu pengetahuan perlu dilihat sebagai suatu dasar (basic) proses berpikir manusia dalam melaksanakan berbagai penelitian. Untuk itu ilmu pengetahuan dapat dihubungkan dengan metode dan proses penelitian tersebut.

Relevansi penelitian dengan ilmu pengetahuan, berkembang dari upaya manusia mencari jawaban atas berbagai pertanyaan seperti “ini apa?”; “itu apa?”; “mengapa begini?”;

“mengapa begitu?” dan selanjutnya berkembang menjadi pertanyaan “bagaimana hal itu terjadi?” serta “bagaimana memecahkannya?”. Dengan dorongan ingin tahu tersebut manusia selalu ingin mendapatkan pengetahuan mengenai permasalahan yang tidak diketahuinya sehingga pada akhirnya muncul pengetahuan-pengetahuan baru yang dikenal sebagai ilmu pengetahuan (knowledgement) yang sistematis dan terorganisir. Dengan mengguanakan akal dan pikiran yang reflektif, manusia merasa mampu memecahkan masalah yang dihadapi.

Pendekatan yang digunakan dapat bersifat ilmiah dan non-ilmiah. Pendekatan ilmiah dapat berupa penelitian-penelitian sedangkan pendekatan non-ilmiah dapat berupa akal sehat, prasangka, intuisi, penemuan kebetulan/ coba-coba (trial and error) dan mendapau otoritas

(2)

ilmiah/pikiran kritis. Berdasakan pengertian di atas, terdapat hubungan yang erat antara ilmu pengetahuan dan penelitian.

Para ahli menyebutkan bahwa tidak mungkin memisahkan ilmu dengan penelitian dan diibaratkan sebagai dua sisi mata uang yang sama. Almack (1930) mengatakan bahwa penelitian dan ilmu merupakan hasil dan proses. Penelitian merupakan proses sedangkan hasilnya adalah ilmu. Whitney (1960) menegaskan bahwa ilmu dan penelitian merupakan proses yang berlangsung secara bersama-sama. Artinya ilmu dan penelitian adalah proses yang sama sedangkan hasil dari proses tersebut adalah kebenaran (truth). Kebenaran yang dimaksudkan adalah pengetahuan yang benar yang kebenarannya terbuka untuk diuji oleh siapa saja yang berkeinginan untuk mengujinya.

Penelitian dalam ranah Pendidikan Geografi juga sangat membantu dan memiliki fungsi yang amat penting dalam perkembangan di keilmuan Geografi. Misalnya saja, penelitian tentang banjir yang terjadi di suatu wilayah. Diharapkan dengan dilakukannya penelitian tersebut akan muncul pengetahuan baru, seperti tentang apa faktor penyebab terjadinya banjir diwilayah tersebut?, apa saja dampak yang ditimbulkan banjir diwilayah tersebut?, dan bagaimana cara mengatasi bencana banjir di wilayah tersebut?. Penelitian tersebut diharapkan akan dapat mengembangkan ataupun memperbaharui pengetahuan yang sudah ada di masa sekarang ini.

Referensi:

https://www.uin-malang.ac.id/blog/post/read/100301/penelitian-dan-pengembangan-ilmu- pengetahuan.html

Referensi

Dokumen terkait

Metode penelitian adalah suatu cara atau teknis yang dilakukan untuk. memperoleh fakta-fakta dan prinsip-prinsip dengan sabar, hati-hati

Para ahli pendidikan IPS bersepakat merumuskan konsep-konsep itu dengan cara mencoba menghayati semua fakta yang selama ini telah dan akan mereka kuasai dan

3 Whitney (1960: 23) mendefinisikan penelitian deskriptif sebagai proses pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat. Penelitian deskriptif mempelajari masalah-masalah

Penelitian deskriptif menurut Whitney (dalam Nazir, 2005 hlm. 54) adalah pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat. Penelitian deskriptif mempelajari

Seperti yang dapat kita pahami sesuai dengan beberapa definisi menurut para ahli diatas bahwa pada dasarnya suatu penelitian didefinisikan sebagai kegiatan penelitian

Berdasarkan hasil penelitian tentang implementasi prinsi-prinsip manajemen pendidikan Islam pada lembaga pendidikan Islam dalam konteks manajemen persekolahan di MTs Syamsul Ulum

penelitian ini adalah penelitian deskriptif, seperti pendapat Whitney (Nazir, 2003: 16) bahwa metode deskriptif adalah pencarian fakta dengan interpretasi yang

Penelitian Lapangan adalah suatu pemeriksaan atau pengujian yang teliti dan kritis dalam mencari fakta, atau prinsip-prinsip penyelidikan yang tekun guna memastikan suatu hal.1