Alur Tujuan Pembelajaran IPAS SD
Fase B
Di akhir fase ini, peserta didik mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana dengan menggunakan pancaindra dan dapat mencatat hasil pengamatannya. Dengan menggunakan panduan, peserta didik mengidentifikasi pertanyaan yang dapat diselidiki secara ilmiah dan membuat prediksi berdasarkan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya. Peserta didik juga membuat rencana dan melakukan langkah-langkah operasional untuk menjawab pertanyaan yang diajukan berdasarkan panduan tertentu. Peserta didik menggunakan alat dan bahan yang sesuai dengan mengutamakan keselamatan serta menggunakan alat bantu pengukuran untuk mendapatkan data yang akurat.
Peserta didik mengorganisasikan data dalam bentuk tabel dan grafik sederhana untuk menyajikan data dan mengidentifikasi pola. Peserta didik juga membandingkan antara hasil pengamatan dengan prediksi dan memberikan alasan yang bersifat ilmiah serta mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Peserta didik mampu menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan. Selanjutnya peserta didik mengomunikasikan hasil penyelidikan secara verbal dan tertulis dalam berbagai format.
Peserta didik mengidentifikasi proses perubahan wujud zat dan perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mengidentifikasi sumber dan bentuk energi serta menjelaskan proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari (contoh: energi kalor, listrik, bunyi, cahaya). Peserta didik memanfaatkan gejala kemagnetan dalam kehidupan sehari-hari dan mendemonstrasikan bagaimana beragam jenis gaya memengaruhi gerak benda.
Di akhir fase ini peserta didik mampu menjalankan peran dan tanggung jawab sebagai bagian dari anggota keluarga dan warga sekolah serta mendeskripsikan bagaimana interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah. Peserta didik mengidentifikasi ragam bentang alam dan keterkaitannya dengan profesi masyarakat. Peserta didik mendeskripsikan terjadinya siklus air dan mampu menunjukkan letak kota/kabupaten dan provinsi tempat ia tinggal pada peta konvensional/digital. Peserta didik mendeskripsikan keanekaragaman hayati, keragaman budaya, kearifan lokal dan upaya pelestariannya.
Peserta didik mengenal budaya, sejarah (baik tokoh maupun periodisasinya) di provinsi tempat tinggalnya serta menghubungkan dengan konteks kehidupan saat ini.
Peserta didik mampu memperoleh/menciptakan sesuatu dengan alat dan bahan yang ada di sekitarnya. Peserta didik mengenali kebutuhan atau keinginannya, nilai mata uang dan mendemonstrasikan bagaimana uang digunakan untuk mendapatkan nilai manfaat yang dibutuhkan.
Ruang Lingkup Materi
Ruang Lingkup Materi Inti Tujuan Pembelajaran
Makhluk Hidup dan Proses Kehidupan
● Hubungan bentuk dan fungsi bagian tubuh manusia (pancaindra dan rangka)
● Kebutuhan makhluk hidup
● Siklus hidup
● Keragaman hayati
● Pelestarian Makhluk Hidup
● Ekosistem
3.2, 3.3, 3.6, 3.7, 3.8, 3.9, 3.10, 4.1, 4.9, 4.10,
Zat dan Benda ● Wujud Zat
● Perubahan wujud zat
4.3, 4.4
Energi dan Perubahannya ● Sumber dan bentuk energi
● Proses perubahan bentuk energi
● Gaya dan gerak
● Pesawat sederhana
3.4, 3.5, 4.5, 4.6
Bumi dan Alam Semesta ● Pelestarian Sumber Daya Alam
● Siklus Air
4.7, 4.8
Geografi ● Rentang Bentang Alam
● Sistem tata kelola masyarakat (RT - Provinsi)
4.11, 4.12, 4,13, 4.14
● Penggunaan peta konvensional/digital
Sosiologi ● Peran dan tanggung jawab sebagai bagian warga sekolah dan lingkungan tempat tinggal
3.1, 4.2
Sejarah ● Keragaman budaya dan kearifan lokal serta upaya pelestariannya
● Sejarah tokoh dan periodisasinya di provinsi serta hubungan dengan konteks jaman sekarang
3.10, 4.15, 4.17, 4.18,4.19, 4.20
Ekonomi ● Profesi Masyarakat
● Perbedaan Keinginan dan kebutuhan
● Nilai mata uang dan kegiatan yang berhubungan dalam kehidupan sehari-hari
3.11, 4.15, 4.16, 4.12
Kelas 4
Tujuan Pembelajaran Alokasi Waktu Profil Pelajar Pancasila MA 4.1. Siswa menganalisis hubungan antara
bentuk dan fungsi bagian tubuh manusia (panca indera)
15 Dimensi:
Bernalar Kritis
4.2. Siswa menjelaskan peran dan tanggung jawab manusia dalam kehidupan
bermasyarakat.
10 Dimensi:
Bergotong royong
4.3. Siswa mengidentifikasi wujud zat 5 Dimensi:
Bernalar Kritis
4.4. Siswa menganalisis perubahan wujud zat.
10 Dimensi:
Bernalar Kritis
4.5. Siswa mendeskripsikan jenis-jenis gaya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari- hari.
10 Dimensi:
Kreatif
4.6. Siswa menciptakan teknologi dengan prinsip-prinsip pesawat sederhana untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
20 Dimensi: Kreatif
4.7. Siswa mengidentifikasi urutan siklus air. 5 Dimensi:
Bernalar kritis 4.8. Siswa mendeskripsikan pengaruh siklus
air dalam kehidupan sehari-hari.
5 Dimensi:
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia
4.9. Siswa menyajikan hasil karya tentang hasil investigasi beberapa ekosistem yang ada di lingkungan sekitarnya (danau, sungai, hutan).
15 Dimensi: Kreatif
4.10. Siswa mengidentifikasi siklus hidup dari beberapa hewan yang ada di sekitar serta manfaatnya terhadap lingkungan.
5 Dimensi:
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia
4.11. Siswa menggambar ragam bentang alam di lingkungan sekitar.
5 Dimensi: Kreatif
4.12. Siswa mengaitkan ragam bentang alam dengan profesi masyarakat di daerahnya.
5 Dimensi:
Bernalar kritis 4.13. Siswa mendeskripsikan tempat
tinggalnya berdasarkan sistem tata kelola masyarakat
5 Dimensi:
Bernalar kritis 4.14. Siswa mengindentifikasi
kota/kabupaten tempat tinggalnya pada peta konvensional/digital
5 Dimensi:
Bernalar kritis 4.15. Siswa menyajikan hasil karya tentang
sejarah kegiatan tukar beli yang ada di daerahnya melalui proses penelusuran informasi dari tokoh atau orang yang ada di lingkungannya yang ada di daerahnya.
15 Dimensi:
Berkebinekaan global
4.16. Siswa mengidentifikasi keinginan dan kebutuhannya yang dihubungkan dengan nilai uang
5 Dimensi:
Mandiri
4.17. Siswa menjelaskan adat atau tokoh di wilayahnya yang berperan untuk menjaga kelestarian alam.
5 Dimensi:
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia
4.18. Siswa menyelidiki peran tokoh dari wilayahnya pada masa lampau dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
10 Dimensi:
Bernalar Kritis
4.19. Siswa mengurutkan kronologis
perjuangan rakyat di wilayahnya pada masa lampau dalam memperjuangkan
kemerdekaan Indonesia.
5 Dimensi:
Berkebinekaan global
4.20. Siswa menelusuri peninggalan masa pendudukan bangsa asing yang terdapat di wilayahnya.
10 Dimensi:
Berkebinekaan global
Mengetahui
Kepala Sekolah SD N Gogik 01 Wali Kelas 4
Sri Pujiati, S. Pd.SD Slamet Hesti Indariyah, S. Pd
NIP. 19680717 200604 006 NIP. 19710628 200701 2 005
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKN)
FASE B (KELAS 4)
Pada fase ini, peserta didik dapat:
Mengenal identitas dirinya dan teman-temannya sesuai budayanya, minat dan perilakunya, serta cara berkomunikasi dengan mereka; dan memahami bahwa kebinekaan dapat memberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan pemahaman yang baru. Peserta didik juga
dapat mengenal lingkungan rumah, sekolah, lingkungan tempat tinggal (RT/RW/desa/kelurahan dan kecamatan) sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayah NKRI; serta memahami arti pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan sesama peserta didik di sekolah. Peserta didik juga mampu menerima tugas dan peran yang diberikan kelompok untuk melakukan kegiatan bersama-sama; mengenali kebutuhan-kebutuhan diri sendiri yang memerlukan orang lain dalam pemenuhannya; mengenali dan mengetahui karakteristik fisik dan non-fisik orang dan benda yang ada di lingkungan dekat; serta memberi dan menerima hal yang dianggap berharga dan penting kepada/dari orang-orang di lingkungan sekitar.
Peserta didik juga mengidentifikasi beberapa aturan yang ada di rumah, sekolah dan lingkungan sekitar; serta melaksanakannya dengan pantauan orang tua dan guru, mengidentifikasi dan menyebutkan hak dan kewajibannya sebagai peserta didik di sekolah dan anggota keluarga di rumah; dan menyampaikan pendapat di kelas dan mendengarkan dengan seksama ketika temannya berbicara serta menerima hasil keputusan bersama dengan penuh tanggung jawab; dan membuat kesepakatan bersama di kelas beserta dengan konsekuensi atas kesepakatan tersebut serta menaatinya. Peserta didik juga menghafal sila- sila Pancasila; menjelaskan makna sila-sila Pancasila; dan menceritakan serta menceritakan contoh penerapan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan perkembangan dan konteks peserta didik.
Elemen Capaian Fase B Tujuan Pembelajaran Kelas 4
Profil Pelajar Pancasila
Glosa rium
Kata Kunci Alokasi Waktu Pancasil
a
Peserta didik dapat menghafal sila-sila Pancasila, dan menjelaskan makna sila-sila Pancasila, serta menceritakan contoh penerapan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan
perkembangan dan konteks peserta didik.
Peserta didik juga dapat menerima tugas dan peran yang
diberikan kelompok untuk melakukan kegiatan bersama- sama, mengenali kebutuhan diri sendiri yang memerlukan orang lain dalam pemenuhannya, dan memberi dan
menerima hal yang dianggap berharga dan penting
kepada/dari orang- orang di lingkungan sekitar.
4.1 Peserta didik menyusun urutan sila-sila Pancasila dan menguraikan makna setiap sila Pancasila serta menunjukkan penerapannya dalam kegiatan hidup sehari-hari.
4.2 Peserta didik menguraikan dan meyakinkan pentingnya
kebersamaan dalam suatu kerja
kelompok serta menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari sebagai wujud pengamalan Pancasila.
4.3 Peserta didik memahami dan menyadari bahwa manusia saling membutuhkan
Bernalar kritis dan mandiri
Bernalar kritis dan gotong royong
Bergotong royong
Bunyi dan makna sila Pancasila
Kebersamaan
Saling
membutuhkan, memberi dan menerima
32 JP
Mengetahui
Kepala Sekolah SD N Gogik 01 Wali Kelas 4
Sri Pujiati, S. Pd.SD Slamet Hesti Indariyah, S. Pd
NIP. 19680717 200604 006 NIP. 19710628 200701 2 005
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN Seni tari fase B (Kelas IV)
RASIONAL
Seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu, seperti tari, lukisan, ukiran. Seni meliputi banyak kegiatan manusia dalam menciptakan karya visual, audio, atau pertunjukan yang mengungkapkan imajinasi, gagasan, atau keperigelan tehnik pembuatnya, untuk dihargai keindahannya atau kekuatan emosinya. Seni tari adalah seni yang menggunakan gerakan tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu
untuk keperluan mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran. Tarian merupakan perpaduan dari beberapa unsur yaitu raga, irama, dan rasa. Tari adalah desakan perasaan manusia di dalam dirinya yang mendorongnya untuk mencari ungkapan yang berupa gerak-gerak yang ritmis. Menurut Corrie Hartong, ahli tari dari Belanda, mengajukan batasan tari yang berbunyi tari adalah gerak-gerak yang diberi bentuk dan ritmis dari badan didalam ruang.Tari adalah gerakan tubuh sesuai dengan irama yang mengiringinya. Tari juga berarti ungkapan jiwa manusia melalui gerak ritmis, sehingga dapat menimbulkan daya pesona. Yang dimaksud ungkapan jiwa adalah meliputi cetusan rasa dan emosional yang disertai kehendak.
Menurut Dr Soedarsono, tari adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerak-gerak ritmis yang indah. Gerakan pada seni tari diiringi dengan musik untuk mengatur gerakan penari dan menyampaikan pesan yang dimaksud. Seni tari memiliki geraka berbeda dari gerakan sehari-hari seperti berjalan. Gerakan pada tari tidak realistis tetapi ekpresif dan estetis. Agar sebuah tarian harmonis, tarian harus memiliki unsur tersebut. Gerakan seni tari melibatkan anggota badan. Unsur- unsur anggota badan tersebut didalam membentuk gerak tari dapat berdiri sendiri, bergabung ataupun bersambungan.
Pada Kurikulum yang akan datang ditingkat sekolah dasar akan dibagi menjadi 3 fase. Tiga fase tersebut meliputi fase A yang diperuntukan untuk kelas 1 dan kelas 2, fase B diperuntukan unttuk usia kelas 3 dan 4, dan fase C adalah diperuntukan untuk kisaran umur dikelas 5 daan 6.
Pada setiap fase hanya memiliki 1 capaian pembelajaran, sehingga CP atau capaian pembelajaran itu harus dibagi menjadi 2 untuk disampaikan kopetensinya selama 2 tahun. Dari kopetensi yang dihasilkan tersebut maka akan menjadi alur tujuan pembelajaran yang akan disampaikan per 2 tahun per fasenya. Guru akan lebih leluasa dalam pengaturan alur tujuan pembelajaran, yang terpenting adalah kopetensi yang dihasilkan harus sesuai disetiap fasenya dengan dasar Capaian Pembelajaran di tiap fase.
Dalam kurikulum yang nantianya akan digunakan pada setiap kopetensi dan aktivitasnya yang ada harus memuat profil pelajar pancasila. Hal bagu ini harus dimengerti dan dipahami oleh setiap guru yang akan menyampaikan materi. Guru harus mengerti dimensi pelajar pancasila yang meliputi
1. Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlak mulia 2. Kebinekaan Global
3. Gotong Royong 4. Kreatif
5. Bernalar Kritis dan 6. Mandiri
Semua aktivitas yang ada harus mengandung minimal 1 dimensi pelajar pancasila
Dalam Alur Tujuan Pembelajaran ini penulis menyampaikan model pembelajaran yyang aktip. Siswa diberi kebebasan untuk menyampaikan pendapat dan berfikir secara keras untuk mengembangkan materi yang akan disampaikan oleh guru. ATP ini sudah disusun untuk menentukan arah model pembelajaran bagi guru. Guru dapat memilih alur yang sekirannya sesuai dengan keadaan lingkungan sekolah dan keadaan masing masing siswa di setiap fasenya. Penulis menyampaikan alur dengan detail sehingga akan terlihat arah dan tujuan untuk mencapai kopetensi di setiap jenjang fasenya
Semoga ATP ini dapat dijadikan panduan dan pedoman guru untuk menentukan model pembelajaran di tiap tiap sekolah sebagai dasar penyampaian materi dan pembuatan modul ajaran.
KELAS 4
CP (Capaian Pembelajaran)
siswa mampu menilai hasil pencapaian diri melalui pengamatan bentuk penyajian tari berdasarkan latar belakang serta pengidentifikasian dalam menerapkan unsur utama tari, level, perubahan arah, sebagai bentuk ekspresi tari kelompok yang dapat menumbuhkan rasa cinta pada seni tari. Siswa mampu mengenal tari sebagai wujud ekspresi diri.
Capaian Pembelajaran Kelas
Siswa memahami bentuk penyajian tari, mengidentifikasi dan memperagakan tari kelompok sesuai ekspresinya.
Alur Tujuan Pembelajaran
4.1Siswa mengenal gerak tari Nusantara 4.2Siswa mengidentifikasi tari Nusantara
4.3Siswa mengidentifikasi jenis tari kelompok Nusantara
4.4Siswa memperagakan gerak tari Nusantara secara berkelompok sesuai level dan iringan tari 4.5Siswa mengekpresikan perubahan arah hadap tari Nusantara
4.6Siswa merangkai desain pola lantai sebagai bentuk ekspresi gerak tari kelompok 4.7Siswa menyajikan tari Nusantara sesuai level, arah hadap, pola lantai dan iringan tari
Elemen elemen seni tari
Mengalami : mengidentifikasi tari kelompok menurut ekpresinya Mencipta : melakukan gerak tari kelompok sesuai unsur tari
Berfikir dan bekerja artistic : mendefinisikan sebuah ekspresi dalam tari kelompok Refleksi : dapat menunjukan ekpresi tari kelompok
Berdampak : mendalami dan menyukai tari NusantaraMateri Pelajaran ekspresi tari kelompok , Koreografi, tari NusantaraProfil Pelajar Pancasila
Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlak mulia Kebinekaan Global
Mandiri
Bernalar krisis Kreatif
Gotong royong Perkiraan Jumlah Jam
Perkiraan jumlah jam pada setiap Tujuan Pembelajaran adalah
Disetiap tujuan pembelajaran diperkirakan dapat dilakukan 3 jam pelajaran Asumsi ketika Setiap Tujuan Pembelajaran 3 Jam Pelajaran
3 x 35menit = 105 menit 105 menit x 7 = 735 menit
Ketika 1 minggu 1x pertemuan 3JP x 7 = 21 pertemuan 21x pertemuan : 4 (asumsi tiap Bulan ) = 6 bln
Pilihan JP disesuaikan Kalender Pendidikan
Glosarium
level : tinggi rendahnya sikap pada saat menari
Tari kelompok : tari yang dilakukan banyak orang atau secara berkelompok
Mengetahui
Kepala Sekolah SD N Gogik 01 Wali Kelas 4
Sri Pujiati, S. Pd.SD Slamet Hesti Indariyah, S. Pd
NIP. 19680717 200604 006 NIP. 19710628 200701 2 005