• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025

N/A
N/A
Pamanukan Tersenyum

Academic year: 2025

Membagikan "Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PETUNJUK OPERASIONAL ATAS FOKUS PENGGUNAAN DANA DESA TAHUN 2025

(PERMENDESA DAN PDT No. 2 / 2024)

MENTERI DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL

REPUBLIK INDONESIA

(2)

penanganan kemiskinan

ekstrem paling tinggi 15% (lima belas persen) untuk Bantuan Langsung Tunai Desa

penguatan Desa yang adaptif terhadap perubahan iklim

Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025

03

Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal

diutamakan penggunaannya untuk mendukung:

peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan skala Desa termasuk stunting

pengembangan potensi dan keunggulan Desa

pemanfaatan teknologi dan informasi untuk percepatan implementasi Desa digital

pembangunan berbasis padat karya tunai dan penggunaan bahan baku lokal

program sektor prioritas lainnya di Desa

kegiatan ketahanan pangan paling rendah sebesar 20%

(dua puluh persen)

dana operasional

pemerintah Desa paling banyak 3% (tiga persen) dari pagu Dana Desa

(3)

PERATURAN MENTERI DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL

NOMOR 2 TAHUN 2024 TENTANG PETUNJUK OPERASIONAL ATAS FOKUS PENGGUNAAN DANA DESA TAHUN 2025

Peningkatan promosi dan

penyediaan layanandasar kesehatan skala Desa termasuk stunting

Pengembangan potensidan

keunggulan Desa, didukung dengan alat-alat pasca panen pertanian (alat pengering jagung, dll)

Pemanfaatan teknologi dan informasi untuk percepatan implementasi Desa digital

Pembangunan berbasis padat karyatunai dan penggunaan bahan baku lokal

Programsektor prioritas lainnyadi Desa

Dukungan program ketahanan pangan(minimal20%)

• Fokus penggunaan Dana Desa wajib

dialokasikan Pemerintah Desa dalam APB Desa tahun 2025.

• Fokus penggunaan Dana Desa bertujuan untuk percepatan pengentasan kemiskinan di Desa.

Dana Desa dapat digunakan untuk danaoperasional pemerintahDesa paling banyak 3%(tiga persen) dari pagu Dana Desa setiap Desa

65

Penanganan kemiskinan ekstrem dengan penggunaan Dana Desa paling tinggi 15% (lima belas persen) untuk Bantuan Langsung Tunai Desa dengan target keluarga penerima manfaat dapat

menggunakan data pemerintah sebagai acuan

Penguatan Desa yang adaptif

terhadap perubahan iklim,

Berketahanan Bencana dan Desa

Bebas Sampah

(4)

KEPUTUSAN MENTERI DESA DAN

PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL NOMOR 3 TAHUN 2025

20% Dana Desa dialokasikan untuk kegiatan ketahanan pangan dalam mendukung swasembada pangan dengan melibatkan BUMDesa, BUMDESMA serta lembaga ekonomi masyarakat di desa

Ditetapkan sesuai hasil musyawarah desa

1. Perencanaan dan Identifikasi Potensi Desa

• Identifikasi potensi sumber daya pangan di desa (tanaman, ternak, perikanan, dll.).

• Musyawarah Desa untuk menentukan program dan kegiatan ketahanan pangan.

2. Pengembangan Produk Unggulan Desa

• Nabati: Jagung, padi, cabai, tomat, sagu, ubi, dan lainnya.

• Hewani: Ikan nila, ayam petelur, domba, dan lainnya.

3. Produksi Pangan Lokal

• Penyediaan sarana produksi (benih, pupuk, dan alat pertanian)

• Pemberdayaan kelompok tani, peternak, pembudidaya ikan, dan nelayan

• Pengembangan skema usaha tani, termasuk pemeliharaan dan panen

4. Pasca-Panen dan Penyimpanan

• Pembangunan atau pengelolaan lumbung pangan untuk menjaga kualitas hasil panen

• Diversifikasi hasil panen menjadi produk olahan

5. Distribusi dan Pemasaran

• Penyediaan fasilitas distribusi pangan untuk memperluas akses pasar

• Pengembangan pemasaran digital dan kerja sama dengan industri atau offtaker

6. Penyertaan Modal

• Penyertaan modal untuk BUM Desa, BUM Desa bersama, atau lembaga ekonomi masyarakat lainnya

• Dana dapat digunakan untuk investasi sektor pangan sesuai hasil musyawarah Desa 7. Pemberdayaan Sumber Daya Manusia

• Pelatihan teknis bagi petani, nelayan, peternak, dan pelaku usaha di sektor pangan

• Pendampingan oleh tenaga profesional untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa 8. Diversifikasi Pangan

Mendorong inovasi produk berbasis pangan lokal untuk ketahanan pangan.

Tahapan kegiatan ketahanan pangan dalam mendukung swasembada pangan :

66

TENTANG PANDUAN PENGGUNAAN DANA DESA UNTUK KETAHANAN PANGAN

DALAM MENDUKUNG SWASEMBADA PANGAN

(5)

DESA TEMATIK SWASEMBADA PANGAN

DESA PADI

DESA IKAN NILA DESA AYAM PETELUR

DESA TOMAT

DESA KAKAO DESA NANAS DESA MELON

DESA LADA DESA CABAI

68

DESA JAGUNG

Referensi

Dokumen terkait

BAB III ASPEK YURIDIS MEKANISME PENGGUNAAN DANA DALAM MEMBANGUN INFRASTRUKTUR DESA 3.1 Dasar Hukum Kewenangan Dalam Pengelolaan Dana Desa Dalam

Dana Desa maupun pendapatan dari Dana Desa serta bantuan dari Kabupaten Pendapatan Asli Desa itu sendiri mbk, yang selanjutnya akan digunakan untuk Belanja Desa baik digunakan

Hasil regresi Data Panel dengan model terpilih adalah Random Effect, dengan hasil olah data menunjukan nilai koefisien Dana Desa dan Alokasi Dana Desa terhadap tingkat

Lebih lanjut Menteri Marwan menambahkan jika infrastruktur serta sarana dan prasarana desa sudah baik, maka dana desa dapat digunakan untukpemberdayaan masyarakat

Pengembangan kegiatan di luar prioritas penggunaan Dana Desa Dalam hal Desa bermaksud membiayai kegiatan penyelenggaraan pemerintahan Desa untuk pembangunan kantor Desa

Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2015- 2022 Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan Jumlah Kemiskinan di Kabupaten Bogor.. Penelitian deskriptif kuantitatif adalah

PEMBAHASAN Berdasarkan permasalahan yang diteliti, yaitu untuk mengetahui penggunaan anggaran dana desa dalam menunjang pembangunan desa tahun 2017 di desa Pulogeto Baru Kecamatan

HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Efektivitas Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa dalam meningkatkan Pembangunan Fisik di Desa Poopoh Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Poopoh