• Tidak ada hasil yang ditemukan

Formulasi Sediaan Gel Piroksikam: Teori Dasar dan Data Preformulasi

N/A
N/A
lexter arnault

Academic year: 2025

Membagikan "Formulasi Sediaan Gel Piroksikam: Teori Dasar dan Data Preformulasi"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

Sediaan gel

21 april, 2025

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS PANCASILA JAKARTA

2025

KELOMPOK 3

Universitas pancasila

(2)

01 02 03 04 05

FAUZAN SYAHPUTRA (2024140026)

FAUZIAH MAHARANI DEWI (2024130027)

FAZA SALSABILA (2024130028)

FITRINOVITANIA. P (2024140029)

ICHA NURHASANAH (2024130030)

Nama kelompok

Universitas pancasila 06 IMELDA OKTAVIANA

(2024130031)

(3)

TEORI DASAR

Gel adalah salah satu sediaan semipadat yang terdiri dari molekul kecil atau besar dalam pelarut cair yang dibuat seperti agar-agar dengan penambahan zat pembentuk gel (Allen, 2011).

Gel memiliki sifat yaitu inert pada zat pembentuk gel dan tidak

bereaksi dengan bahan lain. Syarat pemilihan pembentuk gel harus

dapat memberikan bentuk sediaan yang baik selama penyimpanan

tetapi tidak dapat rusak ketika sediaan diberikan kekuatan atau

daya yang disebabkan oleh pengocokan dalam botol, pemerasan

tube, atau selama penggunaan topikal (Lachman, 2012).

(4)

DATA PREFORMULASI

8. Pemerian :

Serbuk, hampir putih atau coklat terang atau kuning terang tidak Berbau, bentuk monohidrat berwarna kuning.

1. Nama bahan/Zat aktif : Piroksikam

2. Rumus Kimia : C15H1N3O45

7.Kelarutan : Sangat sukar larut dalam air 5. pH :

6. Stabilitas :

tidak tahan terhadap cahaya harus disimpan pada suhu

30°C

4. BM :331,35 9. Khasiat :

Analgetik, Antipiretik, dan Antiinflamasi

10. Dosis :

0,5-1%

3. Struktur Kimia :

11. Inkompatibilitas :

Derivat fenol: metil paraben, propil paraben

(5)

1. Nama bahan/Zat aktif : HPM(C)

DATA PREFORMULASI

2. Struktur Kimia :

3. Rumus Kimia : CH3CH(OH)CH2 4. kegunaan : gelling agent

5. pH : 5-8

6. Kelarutan :

Praktis tidak larut dalam air panas,kloroform, etanol (95%), dan eter, tapi larut dalam campuran etanol dan diklorometana, campuran metanol dan diklorometana, dan campuran air dan alkohol

7. Stabilitas :

bubuk Hypromellose adalah bahan yang stabil, meskipun bersifat higroskopis setelah pengeringan. Stabil pada pH 3-11.

Hypromellose

8. penyimpanan: dalam wadah tertutup baik

6. Pemerian:

Serbuk granul putih/putih tulang, tidak berbau dan tidak berasa.

7. Inkompatibilitas: Dengan agen okidasi

(6)

1. Nama bahan/Zat aktif : Etanol

DATA PREFORMULASI

2. Struktur Kimia :

3. Rumus Kimia : C2H5OH

4. Pemerian :

Cairan tak berwarna, jernih, mudah menguap danmudah bergerak, bau

6. OTT/ Inkompatibilitas :

Bereaksi dengan oksidator pada

kondisi asam, inkompatibel dengan wadah alumunium dan bereaksi

dengan beberapa obat

7. Kelarutan :

Sangat mudah larut dalam air, dalam kloroform P, dan dalam eter P

5. Stabilitas :

Larutan etanol dapat disterilkan

dengan autoklav atau filtrasi

9. BM : 46,068

8. penyimpanan: dalam wadah tertutup baik

(7)

1. Nama bahan/Zat aktif : Propilen glikol

DATA PREFORMULASI

2. Struktur Kimia :

3. Rumus Kimia : CH3CH(OH)CH2OH 4. BM : 76.09

5. pH : 3-6

6. Stabilitas :

Higroskopis dan harus disimpan dalam wadah tertutup rapat. lindungi dari

cahaya, ditempat dingin dan kering.

7. Kelarutan :

Dapat bercampur dengan air, dengan aseton dan dengan kloroform

8. Kegunaan :

pengawet, desinfectan, humectant, solven.

9.inkompatibilitas :

propilenglikol tidak sesuai dengan reagen pengoksidasi seperti kalium permanganat

10. pemerian : cairan

kental,jernih,rasa khas

(8)

1.Nama bahan/Zat aktif : Air murni

DATA PREFORMULASI

2. Struktur Kimia :

3. Rumus Molekul : H2O 4. Bobot Molekul : 18,02

5. Pemerian : cairan jernih tidak berwarna,tidak berbau dan tidak berasa

6. kegunaan: pelarut

7. stabilitas : suatu bahan kimia yang stabil dalam bentuk fisik 8. penyimpanan: dalam wadah tertutup baik

9. inkompatibilitas: air dapat

bereaksi dengan bahan eksipient

lainnya yang mudah terhidrolisis

10. PH: 7

(9)

FORMULASI

BAHAN FORMULA

Piroksikam HPM(C)

Etanol

Propilen glikol Air murni

0,5%

4 % 60%

10%

Ad 300 gram

(10)

PERHITUNGAN

Piroksikam: 0,5/100 x 300g = 1,5g HPM(C): 4/100 x 300g = 12g

Air untuk HPMC = 10 x 12 = 120 mL

Etanol: 60/100 x 300g = 180g / 180 mL

Propilen Glikol: 10/100 x 300g = 30g / 30mL Air Murni ad 300g-(1,5g + 12g + 180g + 30g)=

300g-223,5g = 76,5g / 76,5 mL

(11)

CARA KERJA

1.Disiapkan alat dan baha

2.Ditimbang masing-masing bahan.

3.Dikembangkan HPMC dengan air panas di beaker glass didiamkan selama 24 jam ad mengembang (M1).

4.Digerus Piroksikam di lumpang, dibasahi dengan Propilen Glikol digerus ad halus homogen (M2)

5.Dimasukkan M1 ke dalam M2 digerus ad homogen.

6.Ditambahkan etanol di aduk ad homogen

7.Ditambahkan sisa aquadest diaduk ad homogen menggunakan homogenizer 8.Lalu Dikemas, diberi stiker dan label, kemudian di evaluasi (organoleptik, visko

dan sifat alir, daya sebar.

(12)

uji hasil

warna

bau

bentuk

EVALUASI

uji organoleptik (Drug Stability for Pharmaceutical Scientist vol.17 Hal 269) Cara Kerja:

1.Diamati warna apakah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan 2.Dicium aroma apakah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan 3.Dilihat bentuk apakah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan

(13)

EVALUASI

Homogenitas Alat: Object glass Cara:

1. Dioleskan gel di atas object glass, lalu diratakan.

2. Diamati adanya partikel-partikel kasar serta homogenitas dan bahan aktif.

Syarat: Tidak ada partikel.

formula hasil

(14)

EVALUASI

Visko dan sifat alir (Lachman III, hal 292) Alat: Viskometer Brookfield

Cara Kerja:

1.dimasukan gel ke dalam gelas brookfield

2.Dilakukan uji viskositas dengan viskometer brookfield 3.Dipasang spindel dengan nomor terkecil

4.Dinyalakan alat dan diamati skala

spindel rpm faktor skala ƞ f

(15)

EVALUASI

Daya sebar (Voight. Hal 381-382)

1. Sejumlah zat tertentu diletakan diatas kaca yang berskala.

2. Bagian atasnya diberi kaca, didiamkan 1 menit, ditambah bebannya 200, diberi rentang waktu 1-2 menit.

3. Diameter penyebaran diukur pada setiap penambahan beban pada saat sediaan telah menyebar.

Syarat: 5-7 cm

Rumus: Diameter rata-rata = vertikal + horizontal/2

no. diameter vertikal diameter horizontal rata-rata diameter

(16)

Formula ph

EVALUASI

Penetapan pH (FI VI, hal 1039) Alat: pH meter

Cara Kerja:

1. Disiapkan pH meter (elektroda standar) 2. Diambil sampel sediaan yang diuji

3. Dilihat pH yang terukur

(17)

EVALUASI

Uji Pelepasan Cara:

1. Ditimbang seksama 10 g gel dalam cawan petri, dikosongkan tengah cawan untuk meletakkan pemberat.

2. Ditambahkan aquadest bersuhu 37°C sebanyak 500 ml ke dalam beaker glass.

3. Dipanaskan di waterbath 37°C selama 90 menit.

4. Setiap 15 menit aquadest dalam beaker glass diaduk kemudian diambil sampel sebanyak 10 ml untuk ditentukan kadarnya dengan spektrofotometri.

5. Ditentukan kadar bahan aktif yang terlepas.

6. Dilakukan perhitungan faktor koreksi agar didapat hasil yang maksimal.

7. Dilakukan selama 60 menit.

(18)

konsentrasi serapan

5 ppm

1o ppm

15 ppm

20 ppm

25 ppm

Pembuatan Larutan Baku :

1. Ditmbang 10 mg piroksikam, dilarutkan dengan 10 ml aquadest

2. Dibuat seri pengenceran 5 ppm, 10 ppm, 15 ppm, 20 ppm, dan 25 ppm.

3. Ditentukan serapan dengan spektrofotometer UV-VIS.

(19)

RANCANGAN KEMASAN

(20)

BROSUR

(21)

DAFTAR PUStAKA

1.Drug Stability for Pharmaceutical Scientist vol.17 Hal 269

2. Lachman III, hal 292 3.Voight. Hal 381-382 4. FI VI, hal 1039

5.FI VI, hal 537 6.FI VI, hal 1446

7.FI III, hal 96

(22)

Thank You

21 april, 2025

Timmerman Industries

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui konsentrasi PVP K-30 optimal pada sediaan hydrocolloid diabetic wound healing matrix dengan zat aktif piroksikam dan untuk

yaitu seluruh sediaan berbentuk gel, berwarna putih dan tidak berbau.Hasil evaluasi homogenitas terhadap masing-masing formula gel rektal ketoprofen menunjukkan hasil

Untuk itu yang ingin dilihat adalah adanya pengaruh bahan dasar gel dalam penetrasi zat aktif dalam hal ini minyak zaitun dalam formulasi gel pelindung kulit dari sinar UVB

Untuk itu yang ingin dilihat adalah adanya pengaruh bahan dasar gel dalam penetrasi zat aktif dalam hal ini minyak zaitun dalam formulasi gel pelindung kulit dari sinar UVB

Dari latar belakang diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan formulasi pembuatan sediaan kosmetik berupa serum wajah dengan zat aktif β-karoten dengan variasi konsentrasi

Gel merupakan suatu sistem yang dapat diterima untuk pemberian oral, dalam bentuk sediaan yang tepat, atau sebagai kulit kapsul yang dibuat dari gelatin dan untuk bentuk sediaan obat

Berdasarkan hasil pada penelitian ini perasan dari buah jeruk nipis dapat diformulasikan menjadi sediaan gel hand sanitizer dan stabilitas fisik sediaan gel hand sanitizer air perasan