• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil cek plagiasi bu Siti Marwiyah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Hasil cek plagiasi bu Siti Marwiyah"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

RENCANA STRATEGIS DAN PETA JALAN PENELITIAN

Rencana Strategis Penelitian

Renstra Penelitian ini diharapkan dapat memberikan arahan bagi kegiatan penelitian baik yang dilakukan secara mandiri oleh Dr. Universitas. Renstra Penelitian juga diharapkan dapat memotivasi kegiatan penelitian yang mempunyai nilai unggul dengan menetapkan Roadmap Penelitian (road map) guna menghasilkan payung penelitian atau penelitian besar yang prospektif dan efektif dari masing-masing fakultas dan pusat studi di lingkungan Dr. untuk mendirikan universitas. Telah terbentuk peta jalan penelitian yang mengarah pada penelitian unggulan oleh dosen/peneliti Dr. Universitas.

Penelitian ini masuk dalam pedoman penelitian yang ke 5 yaitu pendidikan, seni, budaya, humaniora dan industri kreatif khususnya pada bidang humaniora dan lebih khusus lagi pada bidang kajian hukum yang berkaitan dengan konstitusi. Pengembangan penelitian ini bertujuan untuk memfokuskan penelitian yang berkaitan dengan konsentrasi hukum ketatanegaraan, khususnya permasalahan yang berkaitan dengan perlindungan warga negara Indonesia melalui perlindungan hak konstitusional warga negara agar tidak melanggar hak konstitusional warga negara, yang merupakan hak konstitusional warga negara. topik utama PT. melalui Rencana Penelitian Strategis Universitas Dr. Untuk menjamin perlindungan hak konstitusional warga negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada Pasal 24 C memberikan kewenangan kepada Mahkamah Konstitusi untuk menyelesaikan perselisihan yang diajukan oleh peserta pemilu/pilkada yang merasa dirugikan dalam penyelenggaraannya. proses pemilu. / pemilukada apabila dilakukan oleh calon secara terstruktur, sistematis, dan masif. Penelitian lainnya adalah Siti Marwiyah (2017) Dampak Budaya Dinasti Politik Terhadap Pemakanan Demokrasi Konstitusional. Penelitian tersebut mempertajam analisis apakah praktik politik dinasti tidak merampas hak konstitusional warga negara, mengingat setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk mencalonkan diri dan berhak untuk dipilih.

Namun dengan maraknya politik dinasti, calon yang bersangkutan sebenarnya adalah keluarga petahana, sehingga fasilitas pada saat pemilu sudah menggunakan fasilitas negara, sehingga dapat dikatakan sistem politik dinasti ini merupakan bagian dari perampasan hak untuk memilih. hak demokrasi dan hak konstitusional warga negara. UU No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban yang berkaitan dengan hak-hak pekerja dinilai bertentangan dengan hak-hak dasar pekerja dan hak konstitusional warga negara, oleh karena itu perlu dilakukan revisi terhadap Undang-undang No.

Gambar 2.1 road map penelitian Sumber: Data diolah peneliti, 2022
Gambar 2.1 road map penelitian Sumber: Data diolah peneliti, 2022

TINJAUAN PUSTAKA

Kalaupun istilah yang digunakan masih “the rule of law”, konsep luas inilah yang diharapkan dapat dimasukkan ke dalam istilah “the rule of law” yang digunakan untuk merujuk pada konsepsi supremasi hukum di masa kini. zaman. Konsepsi ini menunjukkan bahwa konstruksi negara hukum tidak sekedar menghasilkan dan menempatkan norma yuridis sebagai norma kaku dan baku yang diberikan negara kepada masyarakat untuk mengatur kehidupannya, tetapi juga sebagai norma yang membuka pintu penafsiran atau gagasan progresif yang meresponnya. terhadap perkembangan masa kini, atau bahkan sejumlah aspek strategis masa depan. Para profesional seperti Hakim Mahkamah Konstitusi, bahwa dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara hukum modern, tidak hanya profesionalisme saja yang harus dijadikan modal, namun kekuatan etika juga harus terus menjadi pedoman dalam setiap pencapaiannya. nada.

Tanpa mempertimbangkan kekuatan etik tersebut, maka Mahkamah Konstitusi tidak akan menjadi lembaga perwakilan negara yang mampu menafsirkan konstitusi, namun dapat menghancurkan banyak kepentingan fundamental masyarakat. Dalam hal ini, wajar jika masyarakat, terutama para pencari keadilan, menilai putusan Mahkamah Konstitusi, karena hal ini merupakan cerminan fungsi Mahkamah Konstitusi sebagai pelaksana cita-cita negara modern. hukum atau tidak. Apabila putusan Mahkamah Konstitusi kemudian dijadikan sebagai bahan kajian dan penilaian, maka putusan tersebut sebenarnya dapat dibaca dan dicerna oleh Mahkamah Konstitusi apabila ia dihadapkan pada tantangan yang bersifat kelembagaan atau khususnya yang bersifat esensial.

Putusan Mahkamah Konstitusi akan selalu dikaitkan oleh masyarakat (masyarakat) dengan konstitusi dan kepentingan pihak yang berperkara, karena yang diperiksa MK adalah kepentingan pihak yang berperkara, yang dikaitkan dengan perintah-perintah yang dituangkan dalam konstitusi. Dalam konteks ini, Gustav Radbruch menyatakan bahwa hukum didasarkan pada nilai-nilai fundamental yaitu ketepatan, keadilan, dan kemanfaatan. Baik Satjipto Raharjo maupun Gustav Radbruch mengidealkan bahwa suatu lembaga hukum yang secara alamiah dikawal oleh para penegak hukum, dapat menunjukkan mampu memberikan “nilai” kepada masyarakat (pencari keadilan), seperti kemaslahatan penegakan hukum dan pengambilan keputusan. yang memberikan keamanan.

Sebagai partai yang menjadi pusat orientasi perjuangan masyarakat, tentu memerlukan kondisi yang dapat menjadi kelengkapan profetiknya. Sementara itu, masyarakat sebagai pihak yang dirugikan oleh suatu perkara menuntut kehadiran penyelenggara profesional hukum yang mumpuni untuk melayani atau mendampingi mereka dalam memperjuangkan haknya, dan bukan penyelenggara profesional yang lupa, apalagi mempermainkannya. Para penyelenggara atau anggota profesi hukum yang bermain-main dengan hukum merupakan aktor utama yang mencemarkan konstitusi dan kewenangan peradilan dalam mewujudkan keadilan.

Von Savigny berkata: Hukum yang adil hanya ada dan dapat ditegakkan di negara demokratis. Penegakan yang jelas mencerminkan kinerjanya dengan mengedepankan prinsip penghormatan etis dan konstitusionalitas dalam proses peradilan yang dibangunnya, menjadikan Mahkamah Konstitusi layak berperan sebagai lembaga peradilan modern.

METODE PENELITIAN

Jenis Penelitian

Fokus dan Lokasi Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Analisis Data

Anggota Tim Sosialisasi RUU Pengelolaan Zakat, Infak dan Shodaqoh di Provinsi NAD – Komisi VIII DPR RI, September 2011. Anggota Tim Kunjungan Khusus Komisi VIII DPR RI ke pemberangkatan haji di Surabaya, Jawa Timur, September 2011 Rancangan Undang-Undang tentang Pengesahan Protokol Opsional tentang Keterlibatan Anak dalam Konflik Bersenjata (Optional Protocol to the Convention on the Rights of the Child on the Involvement of Children in Armed Conflict), 2012.

RUU tentang Pengesahan Protokol Opsional Konvensi Hak Anak tentang Penjualan Anak, Pelacuran Anak dan Pornografi Anak (Protokol Opsional Konvensi Hak Anak tentang Penjualan Anak, Pelacuran Anak dan Pornografi Anak) Pornografi), 2012. Anggota RUU pada Panitia Kerja Perubahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara – Badan Legislatif DPR RI. Anggota Panitia Kerja Asumsi Dasar, Pendapatan, Defisit dan Pembiayaan – RUU APBN TA 2013 – Badan Anggaran DPR RI.

Anggota Panitia RUU Pembahasan RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN TA 2011 - Badan Anggaran DPR RI. Anggota Panitia Kerja Rencana Kerja Pemerintah dan Prioritas APBN Tahun 2013 pada Pembahasan TA RAPBN Tahun 2013 - Badan Anggaran DPR RI. Anggota Komite Transfer ke Daerah dan Komite Belanja Pemerintah Pusat, pada saat Pembahasan Rancangan TA APBN Tahun 2013 - Badan Anggaran DPR RI.

1 Kunjungan Kerja Badan Legislatif DPR RI ke Jepang, 18 – 23 Oktober 201 2 Kunjungan Kerja Badan Legislatif RUU DPR RI tentang Mahkamah Konstitusi ke Jerman, tanggal 9.

Gambar 4.1. System Development Life Cycle (SDLC) Sumber: Kendal and Kendal, 2011 1. Planning
Gambar 4.1. System Development Life Cycle (SDLC) Sumber: Kendal and Kendal, 2011 1. Planning

LUARAN DAN TARGET CAPAIAN

BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN

Anggaran Biaya

Jadwal Penelitian

Gambar

Tabel 1. RencanaTarget Capaian
Gambar 2.1 road map penelitian Sumber: Data diolah peneliti, 2022
Tabel 4.1: Lokasi Pengumpulan  Data
Gambar 4.1. System Development Life Cycle (SDLC) Sumber: Kendal and Kendal, 2011 1. Planning
+3

Referensi

Dokumen terkait

Pengaturan hubungan antara pekerja dan pengusaha setelah disahkan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja didasarkan pada jangka waktu Perjanjian Kerja Waktu

Undang-undang nomor 13 tahun 1950 tentang pembentukan daerah daerah kabupaten dalam lingkungan propinsi jawa tengah; Undang-undang nomor 22 tahun 2003 tentang susunan dan kedudukan