HASIL REVIEW JURNAL
AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN
Judul ANALISIS PENGARUH MARGER DAN AKUISISI TERHADAP
KINERJA KEUANGAN ABNORMAL RETURN PADA PERUSHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA
Judul penelitian ini sudah sesuai dengan materi akuntasi lanjutan yakni mengenai marger dan akuisisi
Jurnal Jurnal management bisnis dan kewirausahaan Volume & Halaman Vol 5 No.1 Hal 34-39
Tahun 2021
Penulis Sylvi Liani Dewi Dan Indra Widjaya Link jurnal https://shorturl.at/dpCM1
Reviewer Vita Komalasari_2008205099
Tanggal 05 Juni 2023
Abstrak Abstrak dalam penelitian ini berisikan tentang tujuan, lamanya periode yang dibutuhkan untuk mengobservasi data, metode yang digunakan untuk menganalisa data dan dalam abstrak ini juga menjelaskan mengenai hasil penelitian yang dilakukan untuk menguji perbedaan kinerja perusahan dan abnormal return sebelum dan sesudah merger dan akuisisi pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek pada tahun 2014-2018
Penulisan dalam abstrak sudah cukup baik kerana dalam penulisanya sudah dijelaskan tujuan penelitian, metode yang digunakan untuk menganalisa data, dan hasil dari penelitian yang dilakukan.
Latar belakang Penulisan latar belakang dalam penelitian ini menjelaskan mengenai
perlunya melakukan ekspansi usaha melalui penggabungan usaha atau M&A untuk bertahan dalam bisnis yang kompetitif. Dengan tujuan untuk
meningkatkan kinerja keuangan dengan sinergi. salah satu tolak ukur yang digunakan yaitu dengan rasio keuangan dan perubahan harga saham. Pada penulisan latar belakang juga terdapat tujuan dari penelitian yang
mengevaluasi perbedaan kinerja keuangan dan abnormal return sebelum dan setelah M&A.
Penulisan latar belakang dalam penelitian ini menjelaskan permasalahan yang ada, adanya tujuan dan solusi yang cukup untuk menjawab alasan dilakukan penelitian ini.
Tinjauan Teoritis Teori sinyal berkaitan dengan informasi yang digunakan sebagai sinyal bagi investor, yang mempengaruhi fluktuasi harga saham (Wahyuni et al., 2018;
Brigham et al., 1997 dalam Prasetyo & Akhmadi, 2018). Pengumuman akuisisi oleh manajemen dapat memberikan sinyal positif kepada investor (Wirama & Larasati, 2018), dan reaksi pasar terhadap pengumuman tersebut dapat diukur menggunakan return atau abnormal returns (Tarigan et al., 2018; Hasanah & Oktaviani, 2017). Synergy theory menyatakan bahwa merger dan akuisisi menghasilkan sinergi dan meningkatkan nilai perusahaan (Omotayo, 2019; Panayides et al., 2018). Merger adalah penggabungan perusahaan dengan mempertahankan salah satu perusahaan (Tarigan et al., 2018). Akuisisi adalah penggabungan usaha di mana
pengakuisisi memperoleh kendali atas perusahaan yang diakuisisi (Ghozali,
2019). Kinerja keuangan perusahaan dievaluasi menggunakan rasio untuk menilai kondisi keuangan dan kinerja manajemen (Sumantri & Agustianti, 2017; Hasanah & Oktaviani, 2017). Gabungan perusahaan dan sinergi dapat meningkatkan laba karena perusahaan menjadi lebih besar (Ghozali, 2019).
Dalam penulisan tijauan teoritis sudah cukup jelas karena terdapat penjelasan yang memadai mengenai teori yang bersangkutan dengan judul penelitian serta penjelasan dilengkapi dengan sumber teori.
Tujuan penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan kinerja
perusahaan dan abnormal return sebelum dan sesudah marger dan akuisisi pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek pada tahun 2014 hingga 2018 Tujuan dari penilitian ini sudah cukup jelas dan sesuai dengan judul yang dibuat oleh peneliti
Metode penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode purposive sampling, yang bersifat kuantitatif. sampel yang digunakan yaitu dari data sekunder yang berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari bursa efek Indonesia atau dari web site perusahaan terkiat dan diuji menggunakan software SPSS25.
Dalam metode penelitian ini sudah cukup jelas karena dilengkapi dengan jenis penelitian, teknis penelitian, pengambilan sempel serta pengukuran variabel penelitian.
Hasil penelitian Pada hasil dari penelitian ini, hasil analisis menunjukan bahwa jika standar deviasi lebih tinggi dari rata rata dan memiliki variasi yang lebih besar.
Sebaliknya jika standar deviasi lebih kecil dari rata rata, data memiliki variasi yang kecil. Nilai maksimum mengindiikasikan nilai terbesar dalam variabel yang sama, sedangkan nilai minimum mengindikasikan nilai terkecil dalam variabel yang sama.
Hasil penelitian terdapat bukti rangkaian dan penjelasan mengenai hasil uji normalitas, statistic dan uji hipotesisis. Hal ini sudah cukup jelas untuk menggambarkan hasil dari pengujian hipoteisis yang telah dilakukan dalam penelitian ini.
Kesimpulan Disimpulkan bahwa dalam penelitian ini tidak terdapat perbedaan rasio keuangan antara sebelum merger akuisi dan setelah merger akuisisi. Hasil pengujian paired samples t- test terhadap abnormal return menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan abnormal return yang signifikan pada pengumuman sebelum dan sesudah merger dan akuisisi. Hal ini
menunjukkan bahwa selama periode hasil pengumuman merger dan akuisisi terhadap saham perusahaan baik sebelum dan sesudah merger akuisisi tidak memiliki perbedaan yang signifikan seperti yang disebutkan dalam signaling theory, alasan tidak ada respon terhadap pasar karena beberapa faktor, seperti pengumuman merger dan akuisisi bukan lagi peristiwa yang mengejutkan atau normal sehingga ekspektasi pasar sebelum dan sesudah pengumuman tidak jauh berbeda, kemudian informasi tentang merger dan akuisisi dimasukkan dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang mengakibatkan kebocoran informasi dan juga kurangnya saham aktif yang diperdagangkan di bursa. Hal ini menyebabkan pengembalian aktual tidak berubah dengan ekspestasi return tidak jauh berberda (Bucdadi et al., 2018)
Penelitian mengahsilkan kesimpulan yang sudah cukup jelas bahwa dalam penelitian ini tidak ada perbedaan rasio keuangan antara sebelum dan setelah
merger dan akuisisi, yang menunjukan bahwa sinergi belum tercapai dan adanya faktor lain menyebabkan pengembalian aktual tidak berubah dengan ekspestasi return tidak jauh berberda. Penelitain inipun sudah cukup baik karena dilengkapi dengan saran untuk peneliti selanjutnya