• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ibu di Sulut Tega Bunuh Bayi Kandung

N/A
N/A
Ilyasa Alzain

Academic year: 2025

Membagikan "Ibu di Sulut Tega Bunuh Bayi Kandung"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Kronologi Ibu di Sulut Tega Habisi Nyawa Bayi Kandungnya.

Wanita inisial AA (23) di Minahasa Utara, Sulut tega menghabisi nyawa bayinya masih berusia 17 bulan. Pelaku lantas menyerahkan diri setelah melakukan aksi kejinya.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan pembunuhan terjadi di rumah pelaku di Desa Mapanget, Kecamatan Talawaan, Minahasa Utara, Kamis (4/8) sekitar pukul 13.35 Wita. Pelaku AA disebut membunuh korban dengan cara dianiaya di dalam kamar.

"Usai kejadian, terduga pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Tikala selanjutnya dijemput personel Polsek Dimembe," ujar Kombes Jules kepada detikcom, Kamis (4/8/2022) malam.

Kombes Jules mengatakan ayah korban sedang tidak berada di rumah saat perbuatan keji itu terjadi. Ia pergi berjualan di Kota Manado sejak tanggal 3 Agustus 2022.

"Ayah korban tidak berada di rumah. Saat itu hanya ada terduga pelaku dan kedua anaknya termasuk korban, serta AS pengasuh anak bersama seorang sepupu korban," lanjutnya.

Sebelum terjadi dugaan penganiayaan tersebut, pengasuh anak melihat ibu korban sedang memberi makan korban.

"Sebelum memandikan sepupu korban, pengasuh anak melihat ibu korban sedang menyuapi korban. Tak lama kemudian ibu korban bersama kedua anaknya masuk ke dalam kamar," kata Kombes Jules.

Tak berapa lama kemudian pengasuh anak mendengar ibu korban memanggilnya dan menyuruhnya masuk ke dalam kamar.

"Setelah pengasuh anak selesai memandikan sepupu korban, ia mendengar ibu korban

memanggilnya untuk masuk ke dalam kamar. Ia pun kaget melihat korban sudah dalam kondisi tak bernyawa," kata Jules.

"Sedangkan ibu korban saat itu sudah berganti pakaian dan bersiap untuk pergi sambil mengatakan akan menyerahkan diri ke kantor polisi," lanjutnya.

Kejadian ini kemudian dilaporkan oleh pengasuh anak ke tetangga yang selanjutnya diteruskan ke Pemerintah Desa dan Polsek Dimembe.

"Karena tidak memiliki pulsa handphone untuk menghubungi ayah korban, pengasuh anak ini lantas menyampaikan kejadian tersebut ke para tetangga selanjutnya diteruskan ke Pemerintah Desa dan Polsek Dimembe," katanya.

Saat ini terduga pelaku sudah berada di Mako Polsek Dimembe untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sementara korban saat ini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Manado untuk dilakukan autopsi.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Contoh diambil dari populasi secara purposif yaitu yang memenuhi kriteria sebagai berikut ibu berusia 18-35 tahun dan telah mela hirkan selama 4 bulan terakhir, sehat

Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) adalah makanan tambahan selain ASI yang diberikan kepada bayi setelah bayi berusia 6 bulan.. Penyebab terjadinya gangguan tumbuh

Saran yang diajukan adalah (1) bagi ibu yang memiliki bayi berusia 0-24 bulan sebaiknya memperhatikan tata cara penyiapan susu botol yang benar agar kesehatan bayi

Penelitian ini berkesimpulan bahwa tingkat pengetahuan ibu terhadap faktor risiko dermatitis popok pada bayi berusia 0-24 bulan di RSUP.Haji Adam Malik adalah cukup, dengan

“Tingkat Pengetahuan Ibu terhadap Faktor Risiko Dermatitis Popok pada Bayi Berusia 0-24 Bulan di RSUPH Adam Malik Medan”.. Pemakaian popok lebih dari 6 jam/hari dapat

Ibu memberikan MP-ASI berupa makanan yang lebih beragam seperti nasi, lauk pauk, sayur, dan buah untuk bayi berusia 12 –

Eksklusif yaitu diberikan pada bayi dari usia 0-6 bulan karena pemberian ASI secara Eksklusif sangat penting bagi ibu dan bayinya, memberikan penyuluhan serta meningkatkan

Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai riwayat menyusui dan mempunyai bayi berusia 6-12 bulan yang berada di wilayah Puskesmas Pandak I Bantul dan