• Tidak ada hasil yang ditemukan

IDENTITAS JURNAL

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "IDENTITAS JURNAL"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

Hasil yang diperoleh sebelum dan sesudah Idul Fitri terdapat pengaruh positif yang signifikan, hasil yang berbeda sebelum dan sesudah pergantian tahun menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan. Anomali pada kalender dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, seperti pendapatan yang lebih tinggi di bulan Januari disebut efek Januari, pendapatan yang lebih rendah pada hari Senin dibandingkan hari lainnya disebut efek Senin, pendapatan yang lebih tinggi di awal dan akhir bulan disebut Perubahan bulan, pendapatan tinggi sebelum liburan disebut efek Liburan. Berdasarkan latar belakang masalah, mengetahui anomali pasar perusahaan Go-Public di Indonesia, maka untuk mempermudah penelitian ini nantinya penulis akan memfokuskan pada masalah yang akan diteliti, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “adalah apakah ada perbedaan return saham sebelum dan sesudah hari raya?" efek dan sebelum dan sesudah efek pergantian tahun".

Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh yang terjadi terhadap return saham sebelum dan sesudah holiday effect. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh yang terjadi terhadap return saham sebelum dan sesudah efek akhir tahun.

State Of The Art

12 menemukan bahwa analisis pra-liburan dan pasca-liburan cenderung menghasilkan hasil pra-liburan yang negatif dan hasil pasca-liburan yang positif. Rossi dan Gunardi (2018) dalam penelitian yang berjudul “Efficient Market Hypothesis And Stock Market Anomalies: Empirical evidence In Four European Countries” efek yang diteliti adalah bulan Januari dan akhir pekan. Selama bulan Januari dan akhir pekan tidak ada pengaruh dan bukti kuat adanya perubahan return.

Return Saham

Efisiensi Pasar Modal

Ananda et al (2018) dengan judul “Analisis Abnormal Return Idul Fitri Pada Perusahaan Food and Beverages yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun menunjukkan bahwa seminggu sebelum Idul Fitri berpengaruh positif terhadap abnormal return saham, seminggu setelah lebaran tidak tidak mempengaruhi saham abnormal. Pasar dikatakan efisien dalam bentuk yang kuat ketika harga sekuritas sepenuhnya mencerminkan semua informasi yang tersedia, termasuk informasi pribadi.

Anomali Pasar

14 bahwa terdapat kecenderungan return terjadi pada hari sebelum hari libur dan return pada hari setelah hari libur lebih tinggi dibandingkan return saham pada hari biasa. Terdapat perbedaan return saham pada hari sebelum dan sesudah hari raya dibandingkan hari perdagangan lainnya. Ini karena Tahun Baru Imlek adalah salah satu hari libur terpenting di negara-negara etnis Tionghoa Asia.

Selain bernuansa bulan Ramadhan yang biasanya dibarengi dengan libur panjang, maka Idul Fitri menjadi hari yang dinantikan oleh masyarakat Indonesia karena bisa digunakan untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara. Reaksi pasar modal terhadap libur Idul Fitri bagi emiten yang masuk dalam daftar ISSI periode 2011-2013. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Abnormal Average Return tidak signifikan dan terdapat perbedaan Abnormal Average Trading Volume Activity yang signifikan sebelum dan sesudah liburan Idul Fitri.

Riset terkait analisis fundamental dilakukan sejak tahun 2017 hingga 2019, yang erat kaitannya dengan analisis kinerja keuangan emiten atau perusahaan. Pada tahun 2019, mulai dilakukan penelitian terkait technical analysis yaitu pemilihan saham, market timing dan umur reksa dana. Maka di tahun 2019 ini juga akan dilakukan penelitian terkait technical analysis terkait saham.

Teknik pengambilan sampel purposive sampling diperlukan untuk menghindari kesalahan spesifikasi dalam menentukan sampel penelitian yang kemudian akan mempengaruhi hasil penelitian.

Gambar 1. Road Map Penelitian Ketua Peneliti
Gambar 1. Road Map Penelitian Ketua Peneliti

Teknik Pengumpulan Data

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang bergerak di industri pariwisata dan perhotelan di BEI, pada periode Januari 2019 – Januari 2020.

Uji Hipotesis dan Analisis Data Uji Hipotesis dan Analisis Data

Gambaran Umum Objek Penelitian

Rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan ini adalah akomodasi, makanan dan minuman, rumah sakit dan juga properti. Saat ini perusahaan bergerak di bidang akomodasi dan catering. Hotel yang sudah dibangun antara lain The Stone Hotel di Bali, The Clay Hotel di Jakarta. Perusahaan dengan kode emiten HRME ini berdiri pada tanggal 28 Juni 2007 dengan nama awal PT Citra Prestasi Abadi dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2014. Perusahaan berkantor pusat di The Hermitage, Menteng, Jakarta Pusat dengan kantor perwakilan di Sentral SenayanII.

Perusahaan ini bergerak di industri perhotelan dan mengoperasikan hotel bintang lima dengan nama The Hermitage. Namun secara umum kegiatan perusahaan dengan kode issuer ICON adalah di bidang persewaan dan akomodasi villa. Kegiatan utama perusahaan ini adalah industri perhotelan dan jasa akomodasi atau persewaan kamar yang berkaitan dengan kegiatan perhotelan dan melakukan segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan yang berkaitan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Perusahaan yang berdiri sejak 10 Juli 1992 dan berdiri sejak 1996 ini bergerak di bidang konstruksi dan jasa. Perusahaan ini memiliki kode emiten PANR yang berkantor pusat di Gedung Panorama, Tomang, Jakarta Barat. Untuk layanan akomodasi berupa hotel yaitu Anantara Uluwatu Hotel dan Best Western Kuta Beach Hotel di Bali.

Perusahaan ini didirikan pada tanggal 5 Maret 1994 dan bergerak di bidang perhotelan, berkantor pusat di Medan, Sumatera Utara.

Hasil Pengolahan Data

Tabel di bawah ini menunjukkan hasil analisis deskriptif variabel holiday effect terhadap return saham harian perusahaan hotel, restoran dan pariwisata. Pada hari menjelang Idul Fitri diketahui rata-rata return saham pada hari menjelang Idul Fitri sebesar 0.350000 dengan nilai maksimum 1 dan nilai minimum 0. Dengan standar deviasi 0.478300 yang berarti bahwa kenaikan maksimum pada rata-rata return saham sehari sebelum Idul Fitri sebesar +0.478300, sedangkan penurunan rata-rata return saham menjelang Idul Fitri maksimum sebesar -0.478300.

Rata-rata return saham pada hari setelah Idul Fitri adalah 0,366667 dengan nilai maksimum 1 dan nilai minimum 0,25 artinya kenaikan maksimum rata-rata return saham pada hari setelah Idul Fitri adalah +0,483239 sedangkan rata-rata penurunan maksimum adalah rata-rata return saham pada hari setelah Idul Fitri adalah -0.483239. Pada hari menjelang akhir tahun diketahui bahwa rata-rata return saham yang dicapai sebelum akhir tahun adalah 0,366667 dengan nilai maksimum 1 dan nilai minimum 0.

Standar deviasinya adalah 0,483239, yang berarti kenaikan maksimum rata-rata return saham adalah pada hari-hari sebelum akhir. Rata-rata return saham pada hari-hari setelah akhir tahun adalah 0,449153 dengan nilai maksimum 1 dan nilai minimum 0. Standar deviasinya adalah 0,449153 yang berarti kenaikan maksimum rata-rata return saham pada hari-hari setelah akhir tahun tahun adalah +0.449153 dan penurunan maksimum rata-rata return saham hari setelah akhir tahun adalah 0.449153.

Dengan demikian dapat diinterpretasikan bahwa Idul Fitri effect berpengaruh positif signifikan terhadap return saham pada industri perhotelan, perhotelan dan pariwisata.

Interpretasi

Dengan demikian, kita dapat mengartikan bahwa sebelum tahun baru memiliki dampak negatif yang kuat terhadap profitabilitas saham di industri perhotelan, katering, dan pariwisata. Dengan demikian, kita dapat menginterpretasikan bahwa setelah tahun baru memiliki efek negatif yang cukup besar terhadap profitabilitas saham di industri perhotelan, katering, dan pariwisata. 29 maka pengaruh selama bulan ramadhan dan setelah hari raya idul fitri berpengaruh positif signifikan terhadap return.

Penelitian Hasanudin (2015) juga menyebutkan dalam penelitiannya yang berjudul “Analisis perbandingan abnormal return saham JII dan non JII sebelum dan sesudah Idul Fitri (periode dimana terdapat kecenderungan return saham sebelum dan sesudah Idul Fitri). Penelitian ini mendukung juga penelitian yang dilakukan oleh Elya Elyanti (2016) dengan judul penelitian “Pengaruh Hari Raya Idul Fitri Terhadap Abnormal Return Saham BEI”, hasilnya sebelum dan sesudah libur lebaran tingkat pengembalian BEI memiliki pengaruh yang signifikan. Dari hipotesis kedua (H2) hasil penelitian ini diperoleh koefisien regresi pengaruh pergantian tahun sebelum akhir tahun sebesar -6,512203 dan setelah akhir tahun dengan nilai signifikan positif sebesar 0,000 .

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum dan sesudah akhir tahun berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham pada industri perhotelan, restoran dan pariwisata. Efek akhir tahun mempengaruhi return saham pada perusahaan perhotelan, restoran dan pariwisata, yang artinya tinggi rendahnya harga saham pada hari-hari sebelum dan sesudah akhir tahun berpengaruh negatif terhadap return pada sektor ini. Majid (2015) dengan judul penelitian “Analisis Return dan Kalender Anomali: Studi Perbandingan Antara Saham Syariah dan Konvensional di Indonesia” dan mengambil sampel 15 perusahaan untuk saham syariah dan 23 perusahaan untuk saham konvensional.

Belum diketahui secara pasti apakah tidak berpengaruh pada pergantian tahun karena perbedaan kebiasaan akhir tahun di Indonesia yang tidak disambut baik secara besar-besaran dan perkembangan teknologi informasi yang tersedia bagi berbagai kalangan termasuk investor.

Kesimpulan

Saran

Dari hasil penelitian ini diharapkan perusahaan dapat lebih bertahan ketika terjadi anomali, sehingga dapat mengurangi segala risiko yang terjadi nantinya. Keluaran yang dicapai memuat identitas keluaran penelitian yang dicapai oleh peneliti sesuai dengan skema penelitian yang dipilih.

IDENTITAS JURNAL

Hasil Penelitian Hasil pengujian adanya efek hari raya pada momentum Idul Fitri menunjukkan bahwa sebelum dan sesudah Idul Fitri ada pengaruhnya. Tes ini membuktikan bahwa harga naik sebelum lebaran dan juga setelah lebaran. Menjelang Idul Fitri biasanya banyak investor yang menjual sahamnya untuk mendapatkan uang tunai guna memenuhi kebutuhannya menjelang Idul Fitri, dan ketika pasar saham dibuka kembali setelah Idul Fitri, investor kembali membeli saham untuk memulai kembali kegiatan usahanya.

Hasil akibat anomali akhir tahun pada penelitian ini mengakibatkan efek negatif. Jika dilihat dari beberapa fenomena tahun lalu dan juga penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kebiasaan akhir tahun yang sangat tidak ramah tamah, juga liburan akhir tahun hanya salah satunya saja. dua hari. Rencana Tindak Lanjut Hasil penelitian ini diharapkan bagi investor untuk terlebih dahulu memperhatikan informasi yang tersedia menjelang hari libur di pasar modal.

Sebaiknya investor memilih emiten yang tidak mudah terpengaruh dengan penyimpangan yang ada dan juga mempertimbangkan faktor-faktor yang akan mempengaruhi return yang akan diterimanya. Analisis perbandingan abnormal return saham JII dan non JII sebelum dan sesudah libur Idul Fitri (periode 2009-2013). Efek Ramadan terhadap Pengembalian Pasar Saham dan Volume Perdagangan: Bukti dari Bursa Efek Dhaka (Dse).

Pengujian pengaruh hari libur terhadap return saham pada perusahaan subsektor sektor hotel, restoran dan pariwisata yang terdaftar di Bei periode 2013-2016.

Gambar

Gambar 1. Road Map Penelitian Ketua Peneliti
Diagram Alir Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka rumusan masalah dalam penelitan ini adalah: Bagaimana menganalisis kredit untuk mencegah timbulnya kredit