Analysis of the effect of democratic leadership style and work motivation on employee performance at PT Berita Makassar City. Analysis of the effect of democratic leadership style and work motivation on employee performance at PT Berita Kota Makassar under the guidance of dr. The research objective was to determine and analyze the influence of democratic leadership style and work motivation on employee performance at PT Berita Kota Makassar.
Analisis pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PT Berita Kota Makassar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PT Berita Kota Makassar. Jadi dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja merupakan variabel paling dominan yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT Berita Kota Makassar.
Tesis ini merupakan tugas akhir untuk meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E) pada Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Bosowa Makassar dengan judul “Analisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT .Berita Kota Makassar". “Analisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Berita Kota Makassar”.
Rumusan Masalah
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kerangka Teori
- Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
- Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia
- Gaya Kepemimpinan Demokratis
- Fungsi Kepemimpinan
- Indikator Gaya Kepemimpinan Demokratis
- Motivasi Kerja
- Jenis – Jenis Motivasi
- Tujuan Motivasi
- Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi
- Kinerja Karyawan
- Pengukuran Kinerja Karyawan
- Kerangka Pikir
Manajemen sumber daya manusia atau suatu departemen yang menangani sumber daya manusia dalam suatu organisasi, khususnya organisasi besar di masyarakat, harapannya akan terpenuhi apabila mampu mencapai tujuan pengelolaan sumber daya manusia dengan baik, baik dan benar. Secara rinci tujuan pengelolaan sumber daya manusia dapat dibagi menjadi empat tujuan utama sebagai berikut. Tujuan ini pada dasarnya adalah untuk mencapai efisiensi maksimum suatu organisasi dengan menggerakkan dan mengefektifkan sumber daya manusianya di setiap organisasi.
Secara fungsional, tujuan pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi mana pun adalah agar sejalan dengan tujuan organisasi yang lebih luas, tidak melebihi atau di bawah tujuan organisasi secara keseluruhan. Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang digunakan seorang pemimpin ketika mencoba mempengaruhi perilaku orang lain atau bawahannya. Istilah kinerja sumber daya manusia berasal dari kata prestasi kerja atau kinerja aktual, yaitu prestasi kerja atau prestasi nyata yang telah dicapai seseorang.
Manajemen kinerja bertujuan untuk memperkuat budaya berorientasi kinerja dengan mengembangkan keterampilan, kemampuan dan potensi sumber daya manusia. Sifat interaktif ini akan meningkatkan motivasi dan memberdayakan sumber daya manusia serta membentuk kerangka pengembangan kinerja.
Kerangka Pikir
Hipotesis
Diduga gaya manajemen demokratis mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT Berita Kota Makassar 2. Diduga motivasi kerja mempunyai pengaruh paling dominan terhadap kinerja karyawan PT Berita Kota Makassar.
METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Daerah Dan Waktu Penelitian
- MetodePengumpulanData
- Jenis Dan Sumber Data
- Sampel
- Metode Analisis
- Definisi Operasional
Kuesioner (kuesioner) yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada beberapa karyawan yang menjadi sampel. Dalam pengeluaran ini salah satu metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket. Dengan cara ini kita berharap dapat memperoleh sebagian besar data yang diperlukan.Kuesioner yang akan dibagikan kepada responden berisi pertanyaan tentang variabel, variabel yang ingin diukur, atau apa yang ingin diketahui. Data kuantitatif yaitu data atau informasi yang diperoleh berupa angka-angka yang masih perlu dianalisis. Data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari hasil tanggapan responden terhadap kuesioner yang disebarkan.
Data sekunder merupakan informasi yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara (diterima dan dicatat oleh pihak lain). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Berita Kota Makassar yang berjumlah lima puluh tiga (53) orang karyawan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Berita Kota Makassar dengan menggunakan teknik sampling jenuh yaitu teknik pengambilan sampel dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampel dengan syarat populasinya tidak terlalu besar.
Analisis deskriptif merupakan analisis yang dilakukan untuk memberikan gambaran umum mengenai objek yang diteliti. Analisis regresi linier berganda merupakan metode yang digunakan untuk menguji pengaruh dua atau lebih variabel bebas terhadap variabel terikat dengan skala pengukuran atau risiko dalam persamaan linier. Motivasi kerja merupakan suatu kemauan atau keinginan yang timbul dalam diri pegawai sehingga menimbulkan semangat atau dorongan untuk bekerja secara maksimal guna mencapai tujuan.
HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Perusahaan
- Sejarah Perusahaan
- Misi
- Struktur Organisasi
- Uraian Tugas Dalam Struktur Organisasi
- Bagian Perusahaan
- Bagian Redaksional 1. Pemimpin Redaksi
- Sidang Redaksi
- Koordinator Redaksi/Redaktur Pelaksana
- Sekertaris Redaksi
- Reporter
- Pembantu Reporter
- Koresponden
- Deskripsi Data
- Jenis Kelamin Responden
- Usia Responden
- Tingkat Pendidikan Responden
- Masa Kerja Responden
- Deskripsi Data Variabel Penilitian
- Variabel X 1 : Gaya Kepemimpinan Demokratis
- Analisis Data
- Pembahasan
Berdasarkan uraian data pegawai di atas, penulis menyebarkan kuesioner pada tingkat manajemen dasar kepada 53 responden, yaitu laki-laki sebanyak 46 responden atau 86,7% dan perempuan sebanyak 7 responden atau 13,3%. Berdasarkan tabel 4.4 ternyata masa kerja < 5 tahun sebanyak 25 orang atau sebesar 47,16%, masa kerja 5 – 10 tahun sebanyak 15 orang atau sebesar 28,30% dan responden yang masa kerja >10 tahun sampai dengan 13 tahun sebanyak 24,54%. Berdasarkan tabel 4.5 terlihat bahwa 30 responden atau 56,6% menyatakan sangat setuju pemimpin membagi tugas dan tanggung jawab secara adil dan 23 responden atau 43,4% menyatakan setuju pemimpin membagi tugas dan tanggung jawab secara adil.
Berdasarkan tabel 4.6 terlihat 14 responden atau 26,41% sangat setuju manajemen menyiapkan meja kerja secara detail, 37 responden atau 69,81% setuju manajemen menyiapkan meja kerja secara detail dan sebanyak 2 orang atau 3 orang 0,78%. Berdasarkan tabel 4.7 terlihat 3 responden atau 5,66% sangat setuju bahwa manajer menyampaikan tugas dan tanggung jawab karyawan dengan jelas dan rinci, 47 responden atau 88,68% setuju bahwa manajer menyampaikan tugas dan tanggung jawab karyawan dengan jelas dan rinci , sebanyak 3 responden. atau 5,66% bersikap netral (tidak setuju) bahwa manajemen telah mengkomunikasikan tugas dan tanggung jawab karyawan secara jelas dan rinci. Berdasarkan Tabel 4.8 terlihat 11 responden atau 20,75% sangat setuju bahwa manajer selalu menerapkan komunikasi dua arah dan langsung, 31 responden atau 58,50% setuju bahwa manajer selalu menerapkan komunikasi dua arah dan langsung, sebanyak 11 responden . atau 20,75%.
Berdasarkan tabel 4.9 terlihat sebanyak 42 responden atau 79,25% sangat setuju bahwa manajer selalu terbuka menerima saran dan kritik dari karyawan sebanyak 9 responden atau 16,98%. Berdasarkan tabel 4.10 terlihat 3 responden atau 5,66% sangat setuju saya bekerja dengan tujuan yang menantang, 8 responden atau 15,09% setuju saya bekerja dengan tujuan yang menantang, 37 responden atau 15,09% setuju saya bekerja dengan tujuan yang menantang. 69,81% menyatakan netral (tidak setuju) saya bekerja dengan tujuan yang menantang, 5 responden atau 9,44% tidak setuju saya bekerja dengan tujuan yang menantang. Berdasarkan tabel 4.11 terlihat bahwa sekitar 42 responden atau 79,25% sangat setuju bahwa saya memiliki semangat kerja yang tinggi dalam hal apa pun, 11 responden atau 20,75% setuju bahwa saya memiliki semangat kerja yang tinggi dalam hal apa pun.
Berdasarkan tabel 4.12 terlihat 18 responden atau 33,97% sangat setuju saya mengembangkan inovasi atau ide baru dalam pekerjaan, 32 responden atau 60,37%. Berdasarkan tabel 4.13 terlihat 21 responden atau 39,63% sangat setuju bahwa saya bersedia melakukan setiap pekerjaan yang dapat meningkatkan jabatan saya. 26 responden atau 49,05% setuju bahwa saya bersedia melakukan setiap pekerjaan yang dapat meningkatkan jabatan saya. Saya sebanyak 6 responden atau 11,32% menyatakan netral (tidak setuju) bersedia melakukan pekerjaan apapun yang dapat meningkatkan kedudukan saya. Berdasarkan tabel 4.14 terlihat 24 responden atau 45,30% sangat setuju bahwa saya berani dalam bekerja menghadapi resiko yang tinggi untuk mencapai jabatan yang lebih tinggi. 22 responden atau 41,50% setuju bahwa saya berani menghadapi risiko tinggi dalam bekerja. untuk mencapai jabatan yang lebih tinggi, sebanyak 7 responden atau 13,20% menyatakan netral (tidak setuju) bahwa dalam bekerja saya berani menghadapi resiko yang tinggi untuk mencapai jabatan yang lebih tinggi.
Berdasarkan tabel 4.15 diketahui bahwa 23 responden yaitu 43,40% sangat setuju saya dapat menyelesaikan tugas yang diberikan, 28 responden yaitu 52,83% setuju saya dapat menyelesaikan tugas yang diberikan, 2 responden yaitu 3,77% netral (tidak setuju) bahwa saya mampu menyelesaikan tugas yang diberikan. Berdasarkan Tabel 4.16 terlihat sebanyak 27 responden (50,95%) menyatakan sangat setuju saya berusaha bekerja lebih keras dari yang seharusnya, dan sebanyak 26 responden (49,05%) menyatakan setuju saya berusaha bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Berdasarkan tabel 4.17 diperoleh 40 responden yaitu 75,47% sangat setuju saya dapat mencapai tujuan perusahaan, 12 responden yaitu 22,65% setuju saya dapat mencapai tujuan perusahaan, 1 orang responden atau 1,88% menyatakan netral ( tidak setuju) bahwa saya mampu mencapai tujuan perusahaan.
Berdasarkan Tabel 4.18 terlihat sebanyak 45 responden atau 84,91% menyatakan sangat setuju saya memahami tugas perusahaan, dan 8 responden atau 15,09% menyatakan setuju saya memahami tugas perusahaan. Berdasarkan Tabel 4.19 terlihat 51 responden atau 96,23% menyatakan sangat setuju saya selalu mengerjakan pekerjaan tepat waktu, dan 2 responden atau 3,77% menyatakan setuju saya selalu mengerjakan pekerjaan tepat waktu.
KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan
- Saran
Disarankan agar manajemen PT Berita Kota Makassar terus memberikan kesempatan kepada karyawan untuk menyampaikan ide, saran dan kritik, serta mendukung karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya. Disarankan agar pegawai terus diberikan motivasi kerja seperti pemberian penghargaan, perhatian, dan menjalin komunikasi yang baik antar pegawai agar sumber daya yang ada terus bertambah demi terwujudnya tujuan bersama. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti variabel lain diluar variabel tersebut agar diperoleh hasil yang lebih beragam yang dapat menjelaskan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan.
Angelo S. Denisi dan Ricki W. Griffin, Manajemen Sumber Daya Manusia dalam buku Irham Fahmi, Manajemen Sumber Daya Manusia Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja. Pendidikan moral dan karakter dalam perspektif perubahan Dimulainya platform pendidikan karakter yang kontekstual dan futuristik. Saat ini saya sedang melakukan penelitian dalam rangka penulisan tesis dengan topik “Analisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis Terhadap Kinerja Karyawan PT Berita Kota Makassar”.
Saya sangat menghargai pengorbanan waktu dan pikiran Anda untuk mengisi kuesioner ini.