IMPLEMENTASI METODE KULIAH DALAM PENGEMBANGAN KARAKTERISTIK SISWA DI MTS NURUL BARKAH KECAMATAN PEKON BETUNG PEMATANG SAWA KABUPATEN TANGGAMUS. Judul Skripsi: IMPLEMENTASI METODE KULIAH DALAM MENGEMBANGKAN MORAL SISWA DI MTS NURUL BARKAH PEKON BETUNG KECAMATAN PEMATANG SAWA KABUPATEN TANGGAMUS. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan metode ceramah dalam meningkatkan moral siswa di MTs Nurul Barkah Pekon.
Untuk mengetahui implementasi metode pengajaran dalam meningkatkan moral siswa di MTs Nurul Barkah Pekon Betung Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan metode pengajaran dalam meningkatkan semangat belajar siswa di MTs Nurul Barkah Pekon Betung Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus. Topik penelitian yang dilakukan peneliti juga berbeda yaitu siswa MTs Nurul Barkah Pekon Betung Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus.
Yang akan diamati adalah penerapan metode pengajaran dalam meningkatkan moral siswa di MTs Nurul Barkah Pekon Betung Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus. Hasil observasi peneliti terhadap kegiatan sholat siswa di MTs Nurul Barkah Pekon Betung juga cukup baik. Salah satu siswa MTs Nurul Barkah Pekon Betung mengatakan bahwa mereka selalu berdoa dengan baik.
Berdasarkan hasil pendataan dapat diketahui bahwa akhlak siswa MT Nurul Barkah Pekon Betung sebagian besar tersampaikan. Hasil observasi peneliti juga memberikan informasi bahwa siswa MTs Nurul Barkah Pekon Betung melakukan observasi personal hygiene. Menurut salah satu siswa MTs Nurul Barkah Pekon Betung, akhlak siswa terhadap orang tuanya cukup baik.
Menurut seorang guru di MTs Nurul Barkah Pekon Betung, moral siswa terhadap guru cukup baik. Berdasarkan hasil observasi penelitian moral siswa MT Nurul Barkah Pekon Betung terhadap hewan dan tumbuhan cukup baik. Faktor lain yang mempengaruhi penerapan metode ceramah dalam meningkatkan moral siswa di MTS Nurul Barkah Pekon Betung adalah faktor pergaulan siswa dengan siswa yang kurang baik.
Kurangnya perhatian orang tua terhadap perkembangan anaknya dapat mempengaruhi penerapan metode pengajaran dalam meningkatkan moral siswa di MTs Nurul Barkah Pekon Betung. Melalui keempat tahapan pembelajaran tersebut, penerapan metode pengajaran dapat meningkatkan moral siswa di MTs Nurul Barkah Pekon Betung dengan baik.
PENDAHULUAN
Pertanyaan Penelitian
Bagaimana penerapan metode ceramah dalam meningkatkan akhlak siswa di MTs Nurul Barkah Pekon Betung Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi penerapan metode ceramah dalam meningkatkan akhlak siswa di MTs Nurul Barkah Pekon Betung Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus.
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Penelitian Relevan
Penelitian yang dilakukan oleh Fitri Lindawati, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang tahun 2011 berjudul. Implementasi Metode Teladan untuk Membangun Akhlak Anak di RA Nurussibyian Randugarut Tugu Semarang.” Fokus penelitian ini adalah penerapan metode keteladanan untuk meningkatkan moral siswa dengan topik penelitian siswa di RA Nurussibyan Semarang. Peneliti fokus pada penerapan metode ceramah dilakukan oleh guru Aqidah Akhlak untuk meningkatkan akhlak siswa.
13 Ari Wibowo, Pembinaan akhlak melalui metode pembiasaan pada siswa MTs Negeri Pakem Sleman Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2012. 14 Fitri Lindawati, Penerapan Metode Teladan dalam Pembinaan Akhlak Anak RA Nurussibyian Randangmarut, Iugu Wal Seibyian Randangmarut, Iugu Wal , 2011.
LANDASAN TEORI
Pengertian Akhlak
Menurut istilah akhlak, yang biasa disebut akhlak adalah “suatu sistem lengkap yang terdiri dari ciri-ciri akal atau tingkah laku yang membuat seseorang istimewa”.5 Menurut Abudin Nata, akhlak adalah perbuatan yang begitu mengakar kuat dalam jiwa sehingga itu dijadikan kepribadian. Akhlak adalah sebutan untuk sifat yang mengakar dalam diri seseorang, yang darinya perbuatan muncul dengan mudah dan mudah, tanpa perlu pemikiran dan refleksi. Ibnu Maskawaih (941-1030 M): akhlak adalah keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tanpa terlebih dahulu memikirkannya.
Imam Al-Ghazali M): Akhlak ialah satu kekuatan (sifat) yang tertanam dalam jiwa yang mendorong tindakan spontan tanpa memerlukan pertimbangan mental. Muhyiddin Ibnu Arabi M): akhlak ialah keadaan jiwa seseorang yang mendorong manusia bertindak tanpa terlebih dahulu melalui pertimbangan dan pilihan. Al-Faidh Al-Kasyani (w. 1091 H): akhlak ialah ungkapan untuk menunjukkan keadaan jiwa yang merdeka yang daripadanya mudah timbul perbuatan tanpa didahului oleh renungan dan pemikiran.
Ruang Lingkup Akhlak
Untuk itu akhlak dalam ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an mengatur akhlak manusia terhadap dirinya sendiri, terhadap manusia lain, terhadap Tuhannya dan makhluk lainnya. Selain itu, seorang muslim harus memperhatikan tidak hanya pola makannya saja, tetapi juga makanan halal dan haramnya. Nilai-nilai yang terkandung dalam akhlak seorang muslim terhadap Tuhannya dimaksudkan agar cara seorang muslim bersikap terhadap Allah dalam hal ini dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Bahkan Quraish Shihab menyatakan bahwa “dasar akhlak terhadap Allah adalah pengakuan dan kesadaran bahwa tidak ada Tuhan selain Dia”. -Isra ayat 22-23. Sangat kufur bagi mereka yang tidak mencintai Allah dan tidak mengakui bahwa nikmat yang mereka terima adalah dari Allah. Di dalam Al-Qur'an terdapat banyak ayat yang menjelaskan tentang bagaimana manusia bersikap terhadap sesamanya.
Nilai, Norma, dan Akhlak
Menurut Quraish Syhab dalam Islam, nilai, norma dan moral tidak dapat disamakan karena pada umumnya nilai dan norma hanya sebatas kesopanan antar sesama dan hanya mementingkan perilaku lahiriah, sedangkan akhlak memiliki arti yang lebih luas dari pada perilaku lahiriah. meliputi sikap pikiran dan pikiran.38. Namun, jika nilai dan norma dipahami sebagai perilaku yang mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhannya dan dengan makhluk lain berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah, maka disamakan dengan akhlak. Uraian di atas jelas menunjukkan bahwa nilai dan norma bersumber dari hubungan dan produk budaya masyarakat, yang diakui secara selektif bermanfaat dan baik bagi kelangsungan hidup manusia.
Sedangkan akhlak bersumber dari wahyu, yaitu ketentuan yang bersumber dari petunjuk al-qur an dan hadits. Keberadaan nilai dan norma karenanya diperlukan untuk menggambarkan dan mengoperasionalkan determinasi moral yang ada. Di sisi lain, akhlak juga berperan dalam memberikan batasan-batasan yang bersifat umum dan universal, agar apa yang tergambar dalam nilai dan norma tidak bertentangan dengan nilai-nilai luhur dan tidak menyesatkan manusia (tetap dalam koridor humanistik).
Sumber Akhlak
Demikian pula apa yang dikemukakan oleh Zainuddin, dkk., bahwa landasan hukum akhlak adalah Al-Qur'an dan al-Hadits yang merupakan ajaran pokok ajaran Islam. Al-Qur'an mengajarkan umatnya untuk berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk, standar baik dan buruk ini ditentukan oleh Al-Qur'an, sedangkan Al-Qur'an adalah firman Allah yang kebenarannya mutlak. 43 Akhlak merupakan instrumen untuk mengendalikan seluruh perbuatan manusia, dan setiap perbuatan manusia diukur dari sumbernya, yaitu Al-Qur'an dan Hadits. hadis menilai seperti itu.
Hadis Nabi dianggap sebagai tambahan penjelasan daripada al-Quran, khususnya mengenai masalah yang tersirat dalam al-Quran. Apabila difahamkan bahawa al-Quran dan as-Sunnah Nabi adalah pedoman hidup yang menjadi asas kepada setiap muslim, maka jelaslah, kerana kedua-duanya merupakan sumber akhlak dalam Islam. Firman Allah dan Sunnah Nabi adalah semulia-mulia ajaran dari segala hasil renungan dan penciptaan manusia, maka telah menjadi pegangan (aqidah) Islam bahawa akal dan naluri manusia wajib mentaati dan mengikuti petunjuk dan petunjuk. al-Quran dan hadis Nabi.
Macam-macam Akhlak
Begitu pula dalam menjaga kebersihan badan, siswa MTs Nurul Barkah Pekon Betung selalu menjaga kebersihan badan dan pakaiannya. Pelatih OSIS di MTs Nurul Barkah Pekon Betung juga memberikan informasi bahwa siswa di MTs rata-rata jujur. Moral siswa MTs Nurul Barkah Pekon Betung terhadap teman sebaya dan adik kelas juga dapat dikatakan cukup baik.
40 Implementasi metode tutoring pada pembelajaran tahap awal di MTs Nurul Barkah Pekon Betung, Observasi, Oktober – November 2015. pembelajaran yang diharapkan dapat dicapai oleh siswa. 42 Khoirul Huda, guru Aqidah Akhlak, wawancara, MTs Nurul Barkah Pekon Betung, 22 Oktober 2015. dibacakan siswa. Menurut guru PAI MTs Nurul Barkah Pekon Betung, ada beberapa siswa yang mendapat pelajaran. perilaku yang sangat sulit.
Menurut guru MT, Nurul Barkah Pekon Betung, setiap sekolah melakukan kunjungan rumah kepada siswa bermasalah. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan metode ceramah dalam meningkatkan moral siswa di MT Nurul Barkah Pekon Betung.
Implementasi Metode Ceramah dalam Pembinaan Akhlak
- Pengertian Implementasi
- Pengertian Metode Ceramah
- Manfaat Metode Ceramah
- Prosedur dan Langkah-langkah Metode Ceramah
Efektivitas Metode Ceramah dalam Membina Akhlak Peserta
Membaca mengatakan keefektifan berarti sejauh mana kelompok mencapai tujuannya atau memiliki arti mencapai nilai maksimal dengan alat yang terbatas.79 Berdasarkan pengertian keefektifan tersebut, yang dalam penelitian ini yang dimaksud keefektifan adalah keberhasilan metode ceramah. adalah dalam upaya membangun moral siswa. Seperti yang diungkapkan Isjoni, metode ceramah merupakan metode yang digunakan untuk menyampaikan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. 80. Berdasarkan beberapa pendapat tersebut, jelaslah bahwa penggunaan metode ceramah secara langsung akan mempengaruhi akhlak para siswa.
Hal ini dikarenakan sebagian besar siswa senang mendengarkan cerita, sehingga siswa akan mempersiapkan seluruh panca inderanya untuk mendengarkan apa yang disampaikan atau dikomunikasikan oleh guru. Jika siswa sudah siap untuk mendengarkan tuturan guru, maka siswa akan melihat, mendengar dan memperhatikan pesan dari cerita, contoh, gambar, artinya secara tidak sadar siswa telah menerima pendidikan akhlak dari gurunya melalui materi yang mereka terima. mengangkut.
METODE PENELITIAN
Berdasarkan hasil wawancara dan observasi dapat disimpulkan bahwa siswa MTs Nurul Barkah Pekon Betung memiliki akhlak yang baik terhadap diri sendiri. Wali siswa MTs Nurul Barkah Pekon Betung juga menjelaskan bahwa anaknya sangat menyukai hewan peliharaan dan tanaman di rumah.