PENDAHULUAN
Latar Belakang
Konflik yang terjadi di masyarakat ada bentuknya, baik konflik vertikal maupun horizontal, dan merupakan tanggung jawab setiap orang untuk mengatasinya. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena Pulau Sebatik berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia. Dari segi konflik yang ada di masyarakat seperti konflik vertikal dan horizontal di kawasan 3T khususnya Pulau Sebatik seperti konflik vertikal, banyak sekali produk asal Malaysia yang masuk ke Pulau Sebatik, mulai dari kebutuhan pokok hingga kebutuhan sandang.
Merupakan tanggung jawab bersama untuk menggunakan dan mengimplementasikan nilai-nilai nasionalisme pada generasi muda agar tidak melupakan jati diri bangsa ini.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitia
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan bahan pemikiran dan meningkatkan pemahaman siswa dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme pada diri siswa. Bagi peneliti lain dapat menjadi referensi bagi peneliti lain mengenai implementasi penanaman nilai-nilai kebangsaan. Bagi kepala sekolah, penelitian ini bermanfaat dalam mengembangkan program yang dapat direncanakan untuk membina dan mengembangkan nilai-nilai kebangsaan siswa.
Bagi guru, penelitian ini berguna sebagai referensi dalam mengajar, sehingga kegiatan mengajar tidak hanya terfokus pada pengembangan intelektual saja, namun juga pada pengembangan nilai dan keterampilan.
Definisi Operasional
KAJIAN PUSTAKA
- Kajian Konsep
- Landasan Teori
- Kerangka Pikir
- Penelitian Relevan
Kendala-kendala tersebut dapat menyebabkan proses penerapan nilai-nilai kebangsaan di sekolah tidak berjalan maksimal. Dengan demikian, penjelasan di atas dapat menjelaskan bahwa lingkungan hidup merupakan faktor penting dalam pembentukan nilai-nilai kebangsaan. Upaya yang perlu dilakukan untuk menanamkan nilai nasionalisme adalah dengan menerapkannya mulai dari sekolah.
Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan di sekolah.
METODE PENELITIAN
- Jenis Pendekatan
- Lokasi Dan Waktu Penelitian
- Fokus Penelitian
- Informasi Penelitian
- Jenis Dan Sumber Data
- Istrumen Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
- Teknik Keabsahan Data
- Etika Penelitian
Faktor Pendorong dan Penghambat Terlaksananya Pendidikan Keberadaan Nilai Kebangsaan Di Sekolah Batas Tapal Studi Kasus Di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah. Hal ini dilakukan para guru dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada siswa di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah. Implementasi pendidikan eksistensi nilai-nilai kebangsaan di sekolah perbatasan, studi kasus di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah.
Peneliti : Menurut anda dukungan apa yang diberikan kepada mahasiswa untuk menerapkan nilai-nilai nasionalisme?
GAMBARAN UMUM PENELITIAN LOKASI PENELITIAN
Gambaran umum daerah penelitian
- ASejarah Singkat Pulau Sebatik
- Kondisi Geografis
Pulau Sebatik merupakan salah satu dari 12 pulau yang termasuk dalam zona 3T yaitu terpencil, belum berkembang dan terdepan, dan disini pulau ini termasuk dalam zona terluar NKRI dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, sebagian kecil dari perbatasan Indonesia. . Malaysia mempunyai peran yang sangat strategis sebagai halaman rumah. Indonesia berada di garda depan dalam menjaga kedaulatan NKRI. Pulau Sebatik merupakan sebuah pulau yang termasuk dalam wilayah terluar Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, yang berbatasan langsung dengan wilayah Malaysia bagian timur yaitu Tawau Sabah. Pada 16 Desember 2014, Presiden Jokowi mengunjungi wilayah perbatasan NKRI, salah satunya Pulau Sebatik.
Pulau terluar ini, Presiden mengunjungi beberapa tempat seperti Tanah Kuning Pato II dan Pancang yang merupakan pos angkatan laut yang bisa melihat langsung wilayah negara Malaysia yaitu Tawau Sabah, di tempat ini selain meninjau fasilitas yang ada di pos perbatasan, Pak Jokowi juga menaiki pos perbatasan TNI-AL di Sei Bajo dan kemudian menaiki pos tertinggi angkatan laut di pos perbatasan Sei Pancang di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara. Kecamatan Sebatik LS sebelah utara 4010' 05" LU, berbatasan langsung dengan Malaysia bagian timur, LS selatan 4001' 37" LU berbatasan langsung dengan Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau, Kalimantan Timur, sebelah barat bujur E, berbatasan langsung dengan negara Malaysia Timur dan Kabupaten Nunukan serta sebelah timur meridian BT berbatasan langsung dengan Laut Sulawesi. Pulau Sebatik termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Sebatik yang merupakan kecamatan paling timur dari Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.
Kecamatan Sebatik terdiri dari empat desa yaitu Tanjung Karang, Pancang, Sungai Nyamuk Tanjung Aru dan Setabu. Pulau ini umumnya beriklim panas dengan suhu udara rata-rata 27,8 °C, dengan suhu minimum 22,9 °C pada bulan Agustus dan maksimum 33,0 °C pada bulan April. Pulau ini merupakan salah satu pulau paling terpencil yang menjadi prioritas utama pembangunan karena berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Program utama yang akan dilaksanakan di Pulau Sebatik antara lain pengembangan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata, serta peningkatan peraturan perundang-undangan dan pengendalian keamanan.
Gambaran Objek Lokasi Penelitian
- Sejarah singkat SMA Negeri 1 Sebatik Tengah
- Visi dan misi sekolah SMA Negeri 1 Sebatik Tengah
- Fasilitas Sekolah
- Keadaan Siswa
- Keadaan pendidikan
Menurut anda nilai-nilai kebangsaan apa saja yang diterapkan pada siswa di sekolah ini. Ada beberapa faktor pendukung dalam penerapan nilai-nilai kebangsaan di sekolah, antara lain faktor internal dan eksternal. Peneliti : Langkah apa yang anda lakukan untuk menerapkan nilai-nilai kebangsaan pada siswa?
Peneliti : Langkah apa yang anda lakukan untuk menerapkan nilai-nilai nasionalisme pada siswa?
PENELITIAN DAN PEMBAHSAN
Hasil Penelitian
- Implementasi Pendidikan Dalam Eksistensi Nilai Nasionalisme PadaSekolah Tapal Batas
- Faktor Pendukung Dan Penghambat
- Internal
- Eksternal
Sedangkan peneliti kini lebih fokus pada bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan di masyarakat khususnya dari sekolah dan menumbuhkan jiwa nasionalisme pada siswa 3T khususnya di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah. Implementasi pendidikan eksistensi nilai-nilai kebangsaan di sekolah Tapal Batas studi kasus di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, studi kasus Tapal Batas di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah. Implementasi Pendidikan dalam Eksistensi Nilai-Nilai Kebangsaan di Sekolah Perbatasan, Studi Kasus di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, Sekolah Perbatasan, Studi Kasus di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah.
Implementasi Keberadaan Nilai-Nilai Kebangsaan di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah merupakan salah satu kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk memperkenalkan dan menanamkan semangat cinta tanah air dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, menjaga kerukunan dalam negeri tanpa melihat ada yang salah. perbedaan. Berdasarkan observasi dan wawancara, kita dapat mengetahui bagaimana nilai-nilai nasionalisme diajarkan kepada siswa di sekolah menengah. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa dan menanamkan jiwa nilai-nilai kebangsaan.
Pembahasan
- Implementasi Pendidikan Dalam Eksistensi Nilai Nasionalisme Pada
Menurut Pak Kepala Sekolah, apa saja yang sudah dilakukan untuk mewujudkan penerapan nilai-nilai kebangsaan di sekolah? Menurut Anda, seberapa besar pengaruh lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam upaya penerapan nilai-nilai kebangsaan pada siswa. Menurut anda nilai-nilai kebangsaan apa saja yang diterapkan pada siswa sekolah ini.
Menurut Anda seberapa besar pengaruh lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam upaya penerapan nilai-nilai kebangsaan pada siswa? Apa motivasi siswa mengikuti kegiatan yang diprogramkan sekolah, khususnya kegiatan penerapan nilai-nilai kebangsaan? Menurut anda, seberapa besar pengaruh lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat dalam upaya penerapan nilai-nilai kebangsaan pada siswa?
Peneliti : Menurut anda, nilai-nilai nasionalisme apa saja yang diterapkan pada siswa sekolah ini. Peneliti : Menurut Bapak selaku direktur sekolah, apa yang telah dilakukan untuk mewujudkan penerapan nilai-nilai nasionalisme di sekolah. Peneliti : Menurut anda, betapa pentingnya lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat dalam upaya penerapan nilai-nilai kebangsaan pada siswa.
Peneliti : Menurut anda, nilai-nilai nasionalisme apa saja yang diterapkan pada siswa sekolah ini. Peneliti : Menurut anda, betapa pentingnya lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat dalam upaya penerapan nilai-nilai kebangsaan pada siswa.
KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN
Implementasi nilai-nilai nasionalisme merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah SMA Negeri 1 Sebatik Tengah yang bertujuan untuk membentuk moral dan jiwa nasionalisme dengan pendekatan berbagi dengan kegiatan rutin mulai dari pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler serta berbagi. kebijakan yang dibuat. untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan cara yang digunakan dalam implementasi nilai-nilai kebangsaan yaitu metode 2 menit. Namun metode ini kurang dimanfaatkan secara maksimal, karena guru hanya menjelaskan konsep dan memberikan contoh di lapangan, namun metode ini tidak mendorong semangat siswa untuk menemukan dan tidak mengevaluasi perolehan materi. Ada beberapa faktor pendukung dalam penerapan nilai-nilai kebangsaan pada peserta didik, seperti faktor pendukung internal dan eksternal.
Faktor pendukung internal dalam penerapan nilai-nilai kebangsaan antara lain fasilitas yang disediakan sekolah dan peraturan sekolah yang hanya menggunakan mata uang Rupiah dan menggunakan standar bahasa Indonesia di lingkungan sekolah. Disini guru memberikan dukungan moral dengan mengikuti aturan-aturan tersebut. Faktor pendukung eksternal dalam implementasi nilai-nilai nasionalisme pada peserta didik adalah kerjasama dengan berbagi tingkatan sosial. Faktor penghambat internal seperti kurangnya semangat siswa untuk mengikuti penerapan nilai-nilai kebangsaan dan kurangnya pengkondisian udara di dalam kelas, sehingga siswa kurang fokus dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah. Sedangkan faktor penghambat dari luar seperti budaya dan kebiasaan masyarakat Pulau Sebatik dipengaruhi oleh negara tetangga serta adat istiadat dan pakaian, berasal dari negara tetangga dan ada juga yang mempunyai dua suku bangsa.
SARAN
Pembentukan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme untuk mewujudkan pendidikan karakter pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan siswa kelas X SMA Negeri 4 Sidoarjo. Menurut anda, dukungan apa yang diberikan guru kepada anda sebagai siswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai nasionalisme pada diri anda? Peneliti mendengar dari salah satu guru yang mengajar di sekolah SMA Negeri 1 Sebatik Tengah bahwa motivasi siswa dalam mengikuti penerapan nilai-nilai kebangsaan kurang karena dianggap kurang menarik.
Peneliti : Bagaimana motivasi siswa mengikuti kegiatan yang diprogramkan sekolah khususnya pada kegiatan penerapan nilai-nilai kebangsaan. Sumber : Jadi yang terkandung dalam nilai-nilai nasionalisme biasanya tentang persatuan ya tentang gotong royong dan gotong royong yang intinya adalah cinta tanah air. Sumber : Antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan penerapan nilai-nilai kebangsaan sangat antusias karena mereka juga sulit mendapatkan akses mudah terhadap lingkungannya.
Masyarakat disini, orang tua, siswa dan guru bahu membahu menerapkan nilai-nilai nasionalisme pada diri siswa. Peneliti : Menurut anda, seberapa besar pengaruh keluarga, sekolah dan lingkungan sekitar dalam upaya penanaman nilai-nilai kebangsaan pada diri siswa. Peneliti : Menurut anda, dukungan apa yang diberikan guru kepada anda sebagai siswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai nasionalisme kepada anda?
Sumber : Guru memberikan motivasi kepada kami, sedangkan siswa kami diberikan pemahaman tentang apa itu persatuan, mengapa kita harus mencintai tanah air agar kita mengetahui dan memahami pentingnya nilai nasionalisme. Peneliti : Apa motivasi anda mengikuti kegiatan yang diprogramkan sekolah khususnya dalam penerapan nilai-nilai kebangsaan?