• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA KERJA INSPEKTORAT KABUPATEN CIANJUR

2018

ii

(RENJA)

INSPEKTORAT

KABUPATEN TANGERANG

TAHUN 2020

(2)
(3)

i | I N S P E K T O R A T

KATA PENGANTAR

Puji serta syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT bahwa Rencana Kerja lnspektorat Kabupaten Tangerang Tahun 2020 tel ah selesai disusun yang merupakan amanat undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN). Pasal 21 ayat

3 menyebutkan bahwa :"Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah menyiapkan Renja- SKPD sesuai

dengan tugas pokok dan fungsinya dengan mengacu kepada rancangan awal RKPD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (4)" dan tindaklanjut Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD ) Kabupaten Tangerang Tahun 2019-

2023.

Rencana Kerja lnspektorat Kabupaten Tangerang merupakan dokumen perencanaan yang bersifat teknis operasional dan merupakan penjabaran teknis dari Renstra lnspektorat Kabupaten Tangerang dalam aspek perencanaan pembangunan daerah, yang memuat Kebijakan, Program-Program dan Kegiatan indikatif lnspektorat Kabupaten Tangerang selama kurun waktu satu tahun sesuai Tugas Pokok dan Fungsi lnspektorat.

Tersusunnya Rencana Kerja ini tidak terlepas dari partisipasi semua pihak yang ada di lnspektorat Kabupaten Tangerang, besar harapan kami agar RENJA ini dapat bermanfaat, khususnya bagi lnspektorat Kabupaten Tangerang dan yang memerlukannya, untuk dijadikan bahan pertimbangan bagi penentu kebijakan serta selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiin

Tigaraksa, Agustus 2019 INSPEKTUR

Drs. H. Uyung Mulyardi, M.Si Pembina Utama Muda NIP.19620605 198503 1 020

(4)

ii | I N S P E K T O R A T

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ……….. i

DAFTAR ISI ……….. ii

DAFTAR TABEL ……….. iii

BAB I PENDAHULUAN ………. I 1.1 Latar Belakang ……… 1

1.2 Landasan Hukum ………. 2

1.3 Maksud dan Tujuan ……… 2

1.4 Sistematikan Penulisan ……… 3

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG TAHUN LALU ………. 4

2.1 Evaluasi pelaksanaan Renja Inspektorat Kabupaten Tangerang tahun lalu dan capaian Rebstra Inspektorat Kabupaten Tangerang ……… 5 2.2 Analisa kerja pelayanan Inspektorat Kabupaten Tangerang ………. 9

2.3 Isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi Inspektorat Kabupaten Tangerang ……….. 11 2.4 Reviu terhadap rancangan awal RKPD ……… 12

2.5 Penelaahan usulan program dan kegiatan masyarakat ……….. 16

BAB III TUJUAN DAN SASARAN INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG ………. 17

3.1 Telaahan terhadap kebijakan nasional ………. 17

3.2 Tujuan dan sasaran Renja Inspektorat Kabupaten Tangerang ………. 18

3.3 Program dan Kegiatan ……….. 19

BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH ……… 21

BAB V PENUTUP ………. 26

(5)

iii | I N S P E K T O R A T

DAFTAR TABEL

2.1 Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan Pencapaian Renstra Perangkat Daerah s.d Tahun 2020

5 2.2 Rencana Startegi Inspektorat Kabupaten Tangerang Tahun 2019-2023 9 2.3 Pencapaian Kinerja Inspektorat Kabupaten Tangerang 10

2.4 Reviu terhadap rancangan awal RKPD Tahun 2020 13

2.5 Usulan program dan kegiatan dari pemangku kepentingan tahun 2020 16 3.1 Hubungan Priotitas Pembangunan Nasional dan Prioritas Pembangunan Daerah 17 3.2 Rumusan Rencana Program dan Kegiatan Inspektorat Tahun 2019 19

4.1 Rencana Kerja dan Pendanaan Perangkat Daerah 22

(6)

iv | I N S P E K T O R A T

(7)

1 | I N S P E K T O R A T

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Rencana Kerja (RENJA) merupakan acuan setiap perangkat daerah (PD) dalam mengoperasionalkan program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam rangka mencapai visi jangka menengah daerah. Dengan rencana kerja yang terukur dan didukung oleh pendanaan, maka menjadi suatu instrumen dan indikator yang digunakan dalam upaya mewujudkan pembangunan daerah agar lebih terarah.

Penyusunan RENJA berpedoman pada renstra lnspektorat Kabupaten Tangerang dan mengacu pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD). Penyusunan RENJA bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri, melainkan merupakan rangkaian kegiatan yang simultan dengan penyusunan RKPD, serta merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penyusunan APBD. Rencana Kerja Inspektorat merupakan bagian yang utuh dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana strategis (RENSTRA) lnspektorat. Keduanya merupakan penjabaran dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah dan peraturan menteri dalam negeri nomor 28 tahun 2009 tentang perubahan atas peraturan menteri dalam negeri nomor 23 tahun 2007 tentang pedoman tata cara pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, dengan demikian program dan kegiatan pembangunan yang ada pada dokumen perencanaan diatur secara rinci dalam rencana kerja (RENJA).

Rencana Kerja lnspektorat Kabupaten Tangerang Tahun 2020 memuat rumusan tujuan, sasaran, program, dan kegiatan pembangunan yang dilengkapi dengan dana indikatif serta sumber dananya.

1.2 LANDASAN HUKUM

Dasar hukum yang melatar belakangi penyusunan renja lnspektorat Kabupaten Tangerang tahun 2020 adalah sebagai berikut:

1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah;

3. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan;

(8)

2 | I N S P E K T O R A T 4. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Pembinaan Dan Pengawasan

Penyelenggaran Pemerintah Daerah;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten / Kota;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalia dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah;

8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Pedoman Penanganan Pengaduan Masyarakat Dilingkungan Departemen Dalam Negeri Dan Pemerintah Daerah;

9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah,

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2017 tentang Kebijakan PengawasanPenyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2018.

11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2007 Tentang Pedoman Tata Cara Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;

12. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 09 Tahun 2009Tentang Pedoman Umum Pelaksanaan, Pemantauan, Evaluasi Dan Pelaporan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Fungsional;

13. Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor Tahun Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Tangerang Tahun 2019- 2023;

14. Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Tangerang;

15. Peraturan Bupati Tangerang Nomor 86 Tahun 2016 tentang Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja Unit Organisasi di Lingkungan Inspektorat Kabupaten Tangerang.

1.3 MAKSUD DAN TUJUAN

Penyusunan Rencana Kerja (RENJA) lnspektorat Kabupaten Tangerang Tahun 2020, bertujuan untuk menunjukan sinergitas antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan dari berbagai kegiatan, serta mewujudkan efisiensi alokasi sumber daya pembangunan daerah.

Rencana Kerja disusun sebagai pedoman bagi :

1. Pelaksanaan program dan kegiatan yang ada di lnspektorat;

2. Penyusunan kebijakan anggaran, program dan kegiatan Tahun 2020.

(9)

3 | I N S P E K T O R A T 1.4 SISTEMATIKA PENULISAN

RENJA lnspektorat Kabupaten Tangerang tahun 2020 ini disusun dengan sistematika sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA INSPEKTORAT PADA TAHUN LALU

2.1. Evaluasi pelaksanaan Renja lnspektorat Kabupaten Tangerang Tahun Lalu dan Capaian Renstra lnspektorat Kabupaten Tangerang

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan lnspektorat Kabupaten Tangerang

2.3. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi lnspektorat Kabupaten Tangerang

2.4. Reviu Terhadap Rancangan Awal RKPD

2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

BAB III TUJUAN DAN SASARAN INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG

3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional

3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Inspektorat Kabupaten Tangerang 3.3. Program dan Kegiatan

BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH

BAB V PENUTUP

(10)

4 | I N S P E K T O R A T

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG TAHUN LALU

2.1 EVALUASI PELAKSANAAN RENJA INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG TAHUN LALU DAN CAPAIAN RENSTRA INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG

Tercapai tidaknya pelaksanaan program dan kegiatan yang telah disusun dapat dilihat berdasarkan Laporan Kinerja dan Laporan Keuangan. Laporan kinerja adalah ikhtisar yang menjelaskan secara ringkas dan lengkap tentang capaian kinerja yang disusun berdasarkan rencana kerja yang ditetapkan dalam rangka pelaksanaan APBD. Kinerja sendiri merupakan keluaran/hasil dari kegiatan/program yang hendak atau telah dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran dengan kuantitas dan kualitas terukur.

Pengukuran Laporan Kinerja dilakukan dengan menggunakan konsep Value For Money Penggunaan konsep dimaksud memerlukan indikator-indikator sebagai berikut :

a. Indikator Masukan (/nput), untuk mengukur jumlah sumberdaya seperti anggaran (dana), SDM, peralatan, material, dan masukan lainnya untuk melakukan suatu kegiatan.

Dengan meninjau distribusi sumberdaya dapat dianalisis apakah alokasi sumberdaya yang dimiliki telah sesuai dengan rencana strategis yang ditetapkan.

b. lndikator Keluaran (Output), merupakan indikator yang diharapkan langsung dicapai dari suatu kegiatan, baik berupa fisik maupun berupa non fisik.

c. lndikator Hasil (Outcome), merupakan indikator yang menunjukkan telah dicapainya maksud dan tujuan dari kegiatan - kegiatan yang telah selesai dilaksanakan atau indikator yang mencerminan berfungsinya keluaran pada jangka menengah.

Sedangkan Laporan Keuangan merupakan laporan pertanggungjawaban keuangan yang berbentuk laporan realisasi anggaran, neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.

Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan Renja Inspektorat Kabupaten Tangerang Tahun 2019 adalah sebagai berikut :

(11)

5 | I N S P E K T O R A T Tabel 2.1

Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan Pencapaian Renstra Perangkat Daerah Pada Tahun 2019

Kode

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan

Daerah dan Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)

Target Kinerja Capaian Program (RENSTRA)

Tahun 2019-

2023

Realisasi Target Kinerja Hasil Prog/Keg

s.d Thn 2018

Target dan Realisasi Kinerja Kegiatan Tahun Lalu

Target Prog.

Keg (RENJA

PD Tahun 2020)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra

s/d Tahun Berjalan

Target Renja Tahun

2019

Realisasi Renja Tahun

2019

Tingkat Realisasi (%)

Realisasi Capaian Prog/Keg s.d

Thn 2020

Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%)

1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4)

300 Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang 3002 Pengawasan 300201 INSPEKTORAT

…16 PROGRAM PENINGKATAN SISTEM PENGAWASAN INTERNAL DAN PENGENDALIAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN KEPALA DAERAH

Prosentase Menurunnya jumlah temuan hasil

pemeriksaan

% 76% 84% 76.49% 91.06% 82% 82% 100%

16.001 Pelaksanaan pengawasan internal secara berkala

Jumlah laporan hasil

pengawasan internal berkala

LHP 500 LHP 100 LHP 100 LHP 100% 100

LHP

100 LHP 100%

Tindak lanjut hasil temuan pengawasan

Jumlah Tindak lanjut hasil temuan pengawasan

BAP LHP - 350 BAP

TLHP

350 BAP TLHP

100 % - - -

Penanganan pemeriksaan Kasus di lingkungan Pemerintah Daerah

Jumlah laporan hasil

pengawasan kasus

LHP - 30 LHP - - - - -

Penanganan pemeriksaan Khusus dilingkungan pemda

Jumlah laporan hasil

pengawasan Khusus

LHP - 54 LHP 64 LHP 118.5 % - - -

Evaluasi Berkala temuan hasil pengawasan

Jumlah frekwensi evaluasi berkala temuan hasil pengawasan

Rekon &

Gelar Pengawasan

- 3 Rekon & 1

Gelar Pengawasan

3 Rekon & 1 Gelar Pengawasan

100 % - - -

Evaluasi berkala temuan hasil pengawasan BPK- RI

Jumlah frekwensi evaluasi berkala temuan hasil pengawasan BPK-RI

Rekon - 4 Kali Rekon 4 Kali Rekon 100 % - - -

Pengendalian manajemen pelaksanaan kebijakan KDH

Jumlah laporan reviu LKIP dan LKD Kabupaten Tangerang

Dokumen - 2 Dok 2 Dok 100 % - - -

Reviu RKA Kabupaten Tangerang

Jumlah SKPD terkait Reviu RKA

OPD 62 62 OPD 62 OPD 100 % - - -

Fasilitasi tim saber pungli

Jumlah OPD yang terkait kegiatan saber pungli

OPD - 62 OPD 62 OPD 100 % - - -

Fasilitasi Pembentukan Tunas Integritas

Jumlah OPD yang telah mengikuti fasilitasi pembentukan tunas integritas

Orang 15 15 Orang 0 0% - - -

Fasilitasi Pembangunan Zona Integritas

Jumlah OPD yang telah mengikuti fasilitasi pembangunan zona integritas

OPD 5 5 OPD 5 OPD 100 % - - -

16.014 Survei Penilaian Integritas ( SPI )

Jumlah OPD yang mengikuti

OPD 63 OPD 6 OPD 6 OPD 100 % 18

OPD

18 OPD 100 %

(12)

6 | I N S P E K T O R A T

sosialisasi Survei Persepsi Integritas 16.016 Evaluasi dan Tindak

lanjut hasil temuan pengawasan

Jumlah Berita Acara tindak lanjut hasil temuan pengawasan dan evaluasi pengawasan BPK-RI

BAP TLHP 1077 BAP TLHP

- - - 318 250 78 %

16.017 Penanganan pemeriksaan di lingkungan Pemerintah Daerah

Jumlah laporan hasil

pengawasan kasus dan khusus

LHP 294 LHP - - - 84 60 71 %

…17 PROGRAM PENINGKATAN PROFESIONALISME TENAGA

PEMERIKSA DAN APARATUR PENGAWASAN

% 100 % 58 % 100 % 172 % 82 % 82 % 100 %

17.001 Pelatihan pengembangan tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan

Jumlah peserta diklat

pengembangan tenaga

pemeriksa dan aparatur pengawasan

76 Orang 76 76 100 % 48 48 100 %

17.002 Fasilitasi Peningkatan Kapabilitas APIP

Jumlah peserta peningkatan kapabilitas APIP

76 Orang 76 76 100 % 61 61 100 %

17.003 Penghitungan Angka Kredit Jabatan Fungsional Auditor

Jumlah Auditor yang difasilitasi Penghitungan Angka Kredit Jabatan Fungsional Auditor

56 Laporan 56 57 100 % 56 52 92.85 %

…18 PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS PERANGKAT DAERAH

Prosentase tertib adminsitrasi pemerintah dan pengelola keuangan pada

OPD di

lingkungan pemerintah daerah

% 80 % 40 % 80 % 200 % 50 % 50 % 100 %

Penyusunan laporan harta kekayaan PNS ( LHKASN )

Jumlah Pejabat yang melaporkan LHKPN &

LHKASN

Orang 1660 317 317 100 % 323 323 100 %

Probity Audit Jumlah OPD yang pengadaan barang/jasa telah dilaksanakan sesuai ketentuan perundangan yang berlaku

OPD 11 1 0 0 % 2 2 100 %

Evaluasi sistem pengendalian internal pemerintah

Jumlah OPD yang mencapai kualitas sesuai sistem pengendalian internal pemerintah

OPD 63 36 36 100 % 36 36 100 %

Fasilitasi penyelenggaraan Sistem

Pengendalian Internal Pemerintah

Jumlah SKPD yang di ikut sertakan pada bimtek penyelenggaraan SPIP

OPD - 14 14 100 % - - -

Evaluasi sistem pengendalian internal

pemerintah tingkat organisasi perangkat daerah

Jumlah SKPD yang diikut sertakan diklat pengendalian korupsi

OPD 36 36 100 %

Coaching Clinic Jumlah capaian konsultasi OPD yang sudah terselesaikan

OPD 63 - - - 63 63 100 %

(13)

7 | I N S P E K T O R A T

Pengembangan Tunas dan zona integritas

Jumlah OPD yang telah mengembangkan Tunas dan Zona Integritas

OPD 63 - - - 5 5 100 %

Review Dana Alokasi Khusus (DAK)

Jumlah OPD yang di Review Dana Alokasi Khusus (DAK) nya

OPD 8 - - - 8 8 100 %

Review Dokumen Perencanaan Kabupaten Tangerang

Jumlah dokumen review RKPD Kabupaten Tangerang

Dokumen 9 - - - 9 9 100 %

Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB)

Jumlah laporan penilaian mandiri pelaksanaan reformasi birokrasi

OPD 63 - - - 63 63 100 %

Evaluasi Laporan Kinerja dan Reviu Laporan Keuangan

Jumlah laporan reviu LKIP dan reviu LKD Pemerintah Daerah

Dokumen 10 - - - 2 2 100 %

(14)

8 | I N S P E K T O R A T Terhadap hasil evaluasi pelaksanaan RENJA INSPEKTORAT Tahun 2019 hingga disampaikan hal-hal sebagai berikut :

a. Program/kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja hasil/keluaran adalah :

Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH:

Pada kegiatan Fasilitasi Pembentukan Tunas Integritas APBD TA. 2019 yang dilaksanakan pada Triwulan III

Untuk kegiatan Fasilitasi Pembentukan Tunas Integritas tidak tercapai target kinerja (0%) hal tersebut dikarenakan kegiatan tidak dapat dilaksanakan karena narasumber dari KPK maupun Kemenpan RB sampai dengan akhir tahun anggaran atau Triwulan IV tidak dapat memberikan kejelasan untuk waktu pelaksanaan

PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS PERANGKAT DAERAH

Pada kegiatan Probity Audit APBD TA. 2019 yang dilaksanakn pada TW I, II, III, IV dapat dijelaskan bahwa kegiatan Probity Audit tidak dapat dilaksanakn karena tidak ada permintaan dari OPD untuk dilakukan pendampingan pada kegiatan yang dilaksanakan maupun perintah dari pimpinan

b. Program/kegiatan yang tel ah memenuhi/melebihi target kinerja hasil/keluaran adalah : Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH dalam hal indikator kinerja pada kegiatan :

• Pelaksanaan Pengawasan Internal

• Tindak lanjut hasil temuan pengawasan

• Penanganan pemeriksaan kasus dilingkungan pemda

• Penanganan pemeriksaan khusus dilingkungan pemda

• Evaluasi berkala temuan hasil pengawasan

• Evaluasi berkala temuan hasil pengawasan BPK-RI

• Pengendalian manajemen kebijakan KOH

• Review RKA Kabupaten Tangerang

• Fasilitasi Tim Saber Pungli

• Penyusunan Pelaporan Tim Evaluasi & pengawasan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (TEPRA)

• Penyusunan Stock Opname dan Cash Opname Kabupaten Tangerang

• Fasilitasi Pembangunana Zona lntegritas

• Survei Penilaian Integritas ( SPI )

(15)

9 | I N S P E K T O R A T Program Peningkatan Kapasitas Perangkat Daerah dalam indikator Kegiatan :

• Laporan Harta Kekayaan PNS

• Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Pemerintah

• Fasilitasi Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah

• Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Pemerintah Tingkat OPD

c. lmplikasi yang timbul terhadap target capaian program RENSTRA INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG adalah terdapat kegiatan dalam program renstra yang masih belum terpenuhi.

2.2 ANALISIS KINERJA PELAYANAN INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG Sesuai dengan dokumen Renstra Inspektorat Kabupaten Tangerang Tahun 2019-2023 yang telah disusun maka hubungan antara tujuan, sasaran serta indikatornyaadalah sebagai berikut :

Tabel 2.2 Rencana Strategis Inspektorat Kabupaten Tangerang Tahun 2019-2023

Tujuan Sasaran Indikator Target Indikator Sasaran

2019 2020 2021 2022 2023 Meningkatnya

akuntabilitas keuangan dan kinerja Pemerintah Daerah

Meningkatnya pengawasan dan pemeriksaan yang efektif

Prosentase rekomendasi hasil pemeriksaan yang ditindaklanjuti

84 % 85 % 86 % 87 % 88 %

Prosentase penurunan jumlah temuan hasil pemeriksaan

25 % 30 % 35 % 40 % 45 %

Prosentase pengaduan masyarakat yang terselesaikan

100 % 100 % 100 % 100 % 100 %

Meningkatnya maturitas penyelenggaraan SPIP Kabupaten Tangerang

Nilai Maturitas Penyelenggaraan SPIP

3.0811 3.1005 3.1522 3.1808 3.2005

Terwujudnya tata kelola Inspektorat yang baik

Meningkatnya akuntabilitas kinerja inspektorat

Nilai AKIP Inspektorat Kabupaten Tangerang

71.50 72.00 73.00 74.00 75.00 Meningkatnya Kapabilitas

APIP

Level Kapabilitas APIP 3.00 3.00 3.00 3.00 3.00

Analisis kinerja pelayanan Inspektorat Kabupaten Tangerang sesuai dengan RENSTRA INSPEKTORAT tertuang dalam capaian sasaran Strategis Tahun 2019 adalah sebagai berikut :

(16)

10 | I N S P E K T O R A T Tabel 2.3 Pencapaian Kinerja INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG

No Indikator

Target RENSTRA Realisasi Capaian

(2019)

Proyeksi

Catatan Analisis

2019 2020 2021 2022 2023 2020 2021

1 Prosentase rekomendasi hasil pemeriksaan yang ditindaklanjuti

84 % 85 % 86 % 87 % 88 % 82.55 % 85 % 86 % Prosentase Capaian = RT X 100 %

TL

Rekomendasi Temuan (RT) = 1427

Tindak Lanjut Rekomendasi (TL) = 1178

2 Prosentase penurunan jumlah temuan hasil pemeriksaan

25 % 30 % 35 % 40 % 45 % 42 % 30 % 35 % Prosentase Capaian = TTB X 100 % TTL

Temuan tahun berjalan (TTB) = 19

Temuan tahun lalu (TTL) = 45

3 Prosentase pengaduan masyarakat yang terselesaikan

100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % Prosentase Capaian = S X 100 %

P

Jumlah pengaduan yang diterima (P) = 5

Jumlah pengaduan yang (S) = 5

4 Nilai Maturitas Penyelenggaraan SPIP

3.0811 3.1005 3.1522 3.1808 3.2005 3.0811 3.1005 3.1522 Hasil QA dari Tim BPKP 5 Nilai AKIP Inspektorat

Kabupaten Tangerang

71.50 72.00 73.00 74.00 75.00 71.50 72.00 73.00 Hasil reviu Inspektorat 6 Level Kapabilitas APIP 3.00 3.00 3.00 3.00 3.00 3.00 3.00 3.00 Hasil QA dari Tim BPKP

Ada beberapa faktor yang merupakan pendorong keberhasilan dan beberapa faktor penghambat/kendala dalam pelaksanaan atau perwujudan indikator sasaran organisasi, yaitu : a. Faktor Pendorong

Struktur Organisasi Inspektorat Kabupaten Tangerang yang telah sesuai dengan Peraturan Bupati Tangerang Nomor 86 Tahun 2016

Mekanisme kerja Inspektorat Kabupaten Tangerangyang berorientasi kepada pencapaian kinerja

Adanya hubungan kerja yang baik dan komitmen yang kuat antara pimpinan dan staff Inspektorat Kabupaten Tangerang dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif sehingga menimbulkan motivasi kerja yang tinggi

Adanya kerja sama yang baik dari perangkat daerah terhadap upaya peningkatan kualitas hasil pengawasan

Pola kerja yang sistematik dan terjadwal sehingga memeberikan hasil yang optimal efektif dan efisien

b. Faktor Penghambat

Belum memadainya jumlah aparatur pengawasan dibanding dengan jumlah objek (perangkat daerah, desa, kelurahan, objek lainnya) yang diperiksa

Belum memadainya jumlah aparatur pengawasan yang memiliki sertifikat pengawasan

Belum memadainya kebijakan sistem dan prosedur pengawasan dalam rangka percepatan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme

(17)

11 | I N S P E K T O R A T Sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) yang dilaksanakan perangkat

daerah belum optimal

Belum memadainya sarana dan prasarana pendukung operasional dalam rangka peningkatan kualitas pengawasan

2.3 ISU-ISU PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI INSPEKTORATKABUPATEN TANGERANG

Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya Inspektorat Kabupaten Tangerang tidak dapat terlepas dari isu-isu strategis yang melingkupinya. Isu-isu strategis dimaksud antara lain :

1. Akuntabilitas pengelolaan keuangan wajib menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

2. Penerapan sistem akuntabilitas kinerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang secara keseluruhan sudah mulai berjalan dengan baik (nilai SAKIP Pemerintah Tahun 2019 = B) walaupun tantangan kedepan terhadap SAKIP Kabupaten Tangerang masih harus berbenah untuk dapat mempertahankan nilai tersebut atau meningkatkannya.

3. Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) belum dapat dilaksanakan dengan optimal dan terkoordinasi dengan mengedepankan peran sebagai Quality Assurance (menjamin kualitas dari suatu instansi) bukan mencari kesalahan

4. Maturitas Kapabilitas APIP di awal tahun 2020 harus ada kenaikan dari Level 3 (nilai 3,0602) menjadi level 3 (nilai 3,0811) dengan tetap mengedepankan profesionalisme APIP sebagai Quality Assurance bagi Bupati Tangerang

2.4 REVIU TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD

hasil reviu terhadap rancangan awal RKPD dan hasil analisa kebutuhan untuk pelaksanaan tahun 2020, dapat dijelaskan pada tabel berikut ini :

(18)

12 | I N S P E K T O R A T

TABEL 2.4 REVIU TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD TAHUN 2020

RANCANGAN RKPD ANALISA HASIL KEBUTUHAN CATATAN PENTING

Kode Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Target Capaian

Pagu Indikatif

(Rp)

Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Target Capaian

Pagu Indikatif

(Rp)

…16 PROGRAM PENINGKATAN SISTEM PENGAWASAN INTERNAL DAN PENGENDALIAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN KEPALA DAERAH

PROGRAM PENINGKATAN SISTEM PENGAWASAN INTERNAL DAN PENGENDALIAN

PELAKSANAAN KEBIJAKAN KEPALA DAERAH

16.001 Pelaksanaan

Pengawasan Internal Secara Berkala

Tangerang Tersedianya laporan hasil pengawasan Internal Secara Berkala

100 LHP 100.000.000 Pelaksanaan Pengawasan Internal Secara Berkala

Tangerang Jumlah laporan pengawasan umum,

ADD, Dana

BOS/BOSDA, Audit Ketaatan, Audit Fisik Konstruksi

151 LHP 1.132.500 Perubahan indikator kegiatan dan pagu indikatif

16.009 Peningkatan Kinerja Tim Saber Pungli

Tangerang Tersedianya fasilitasi Tim Saber Pungli

62 OPD 420.000.000 Peningkatan Kinerja Tim Saber Pungli

Tangerang Jumlah OPD di lingkungan

Pemerintah

Kabupaten Tangerang yang bersih, jujur dan adil

63 OPD 411.750.000 Perubahan indikator kegiatan dan pagu indikatif

16.010 Penyusunan pelaporan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (TEPRA)

Tangerang Tersedianya laporan Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (TEPRA)

63 OPD 30.000.000 Penyusunan pelaporan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (TEPRA)

Tangerang Jumlah OPD terkait pengawasan atas realisasi penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah

63 OPD 13.200.000 Perubahan indikator kegiatan target capaian dan pagu indikatif

16.013 Penyusunan Stock Opname dan Cash Opname Kabupaten Tangerang

Tangerang Tersedianya laporan Stock Opname dan

Cash Opname

Kabupaten Tangerang

2 Dokumen

50.000.000 Penyusunan Stock Opname dan Cash Opname Kabupaten Tangerang

Tangerang Meningkatnya kualitas laporan pengendalian pengelolaan keuangan

& barang milik daerah

2 Dok 43.700.000 Perubahan indikator kegiatan dan pagu indikatif

16.014 SPI Tangerang Meningkatnya Survey Penilaian Integritas (SPI)

18 OPD 150.000.000 SPI Tangerang Meningkatnya Survey Penilaian Integritas (SPI)

18 OPD 350.000.000 Perubahan pagu indikatif

(19)

13 | I N S P E K T O R A T

16.016 Evaluasi dan Tindak lanjut hasil temuan pengawasan

Tangerang Tersedianya laporan Tindak lanjut hasil temuan pengawasan

& evaluasi pengawasan BPK-RI

318 BA TLHP

190.000.000 Evaluasi dan Tindak lanjut hasil temuan pengawasan

Tangerang Jumlah laporan pengawasan Evaluasi dan Tindak lanjut hasil temuan pengawasan

310 BA TLHP

134.470.000 Perubahan indikator kegiatan target capaian dan pagu indikatif

16.017 Penanganan

pemeriksaan di lingkungan Pemerintah Daerah

Tangerang 1. Jumlah laporan pengawasan pemeriksaan kasus 2. Jumlah laporan

pengawasan pemeriksaan Khusus

30 LHP 64 LHP

18.000.000 Penanganan pemeriksaan di lingkungan

Pemerintah Daerah

Tangerang 1. Jumlah laporan pengawasan pemeriksaan kasus 2. Jumlah laporan

pengawasan pemeriksaan Khusus

30 LHP 64 LHP

18.000.000

…17 PROGRAM PENINGKATAN PROFESIONALISME TENAGA PEMERIKSA DAN APARATUR PENGAWASAN

PROGRAM PENINGKATAN PROFESIONALISME TENAGA PEMERIKSA DAN APARATUR PENGAWASAN

17.001 Pelatihan

Pengembangan tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan

Tangerang Jumlah peserta diklat pengembangan tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan

70 Orang 300.000.000 Pelatihan Pengembangan tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan

Tangerang Jumlah peserta diklat pengembangan tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan

48 Orang 410.000.000 Perubahan target capaian dan pagu indikatif

17.002 Peningkatan Kinerja Peningkatan kapabilitas APIP

Tangerang Jumlah peserta peningkatan

kapabilitas APIP

76 Orang 380.000.000 Peningkatan Kinerja Peningkatan kapabilitas APIP

Tangerang Meningkatnya profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan

61 Orang 410.000.000 Perubahan indikator kegiatan,Perubahan target capaian dan pagu indikatif

17.003 Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Auditor

Tangerang Jumlah Auditor yang difasilitasi

Penghitungan Angka Kredit Jabatan Fungsional Auditor

56 Laporan

140.000.000 Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Auditor

Tangerang Meningkatnya kualitas administrasi

kepegawaian

52 Laporan

53.075.000 Perubahan indikator kegiatan,Perubahan target capaian dan pagu indikatif

…18 PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS PERANGKAT DAERAH 18.002 Laporan Harta

Kekayaan PNS

Tangerang Jumlah pejabat yang melaporkan LHKPN dan LHKSN

323 Orang 40.000.000 Laporan Harta Kekayaan PNS

Tangerang 1. Jumlah OPD terkait aksi implementasi penyelenggaraan negara yang bebas KKN

2. Jumlah OPD terkait aksi implementasi

128 LHKPN

195 LHKSN

23.500.000 Perubahan indikator kegiatan,Perubahan target capaian dan pagu indikatif

(20)

14 | I N S P E K T O R A T

penyelenggaraan negara yang bebas KKN

18.004 Probity Audit Tangerang Jumlah OPD yang pengadaan

barang/jasa telah dilaksanakan sesuai ketentuan

perundangan yang berlaku

2 OPD 75.000.000 Probity Audit Tangerang Jumlah OPD yang pengadaan

barang/jasa telah dilaksanakan sesuai ketentuan

perundangan yang berlaku

2 OPD 99.000.000 Perubahan pagu indikatif

18.005 Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Pemerintah

Tangerang Jumlah SKPD terkait penyelenggaraan pengendalian korupsi

63 OPD 325.000.000 Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Pemerintah

Tangerang Jumlah OPD yang mencapai kualitas sesuai Sistem Pengendalian Internal Pemerintah

63 OPD 127.377.000 Perubahan indikator kegiatan dan pagu indikatif

18.009 Choaching Clinic Tangerang Jumlah OPD yang memanfaatkan coaching Clinic

63 OPD 400.000.000 Choaching Clinic Tangerang Jumlah capaian konsultasi OPD yang sudah terselesaikan

63 OPD 8.960.000 Perubahan indikator kegiatan dan pagu indikatif

18.010 Pengembangan Tunas dan Zona Integrasi

Tangerang Jumlah OPD yang telah

mengembangkan Tunas dan Zona Integrasi

25 OPD 275.000.000 Pengembangan Tunas dan Zona Integrasi

Tangerang Meningkatnya implementasi penyelenggaraan negara yang bebas KKN

5 OPD 151.900.000 Perubahan indikator kegiatan,Perubahan target capaian dan pagu indikatif

18.011 Review Dana Alokasi Khusus (DAK)

Tangerang Jumlah OPD yang direviu DAK nya

9 OPD 300.000.000 Review Dana Alokasi Khusus (DAK)

Tangerang Tercapainya

pelaksanaan Review Dana Alokasi Khusus (DAK)

8 OPD 9.840.000 Perubahan indikator kegiatan,Perubahan target capaian dan pagu indikatif

18.012 Review Dokumen Perencanaan

Kabupaten Tangerang

Tangerang Jumlah dokumen reviu RKPD Kabupaten Tangerang

1 Dok 575.000.000 Review Dokumen Perencanaan Kabupaten Tangerang

Tangerang Tersedianya Laporan terkait Review RKA, DPA, RKA-Perubahan, DPA-Perubahan,KUA- PPAS, KUA-PPAS Perubahan, RKPD, RKPD Perubahan, LPPD

9 Dok 477.900.000 Perubahan indikator kegiatan,Perubahan target capaian dan pagu indikatif

18.013 Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB)

Tangerang Jumlah laporan Penilaian Mandiri Pelaksanaan

Reformasi Birokrasi (PMPRB)

1 Dok 150.000.000 Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB)

Tangerang Tercapainya Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB)

63 OPD 88.397.500 Perubahan indikator kegiatan,Perubahan target capaian dan pagu indikatif

(21)

15 | I N S P E K T O R A T

18.014 Evaluasi Laporan Kinerja dan Review Laporan Keuangan

Tangerang Tercapainya

pelaksanaan Evaluasi Laporan Kinerja dan Review Laporan Keuangan

2 Dok 551.200.000 Evaluasi Laporan Kinerja dan Review Laporan Keuangan

Tangerang Tercapainya

pelaksanaan Evaluasi Laporan Kinerja dan Review Laporan Keuangan

2 Dok 551.200.000

(22)

16 | I N S P E K T O R A T

2.5 PENELAAHAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN MASYARAKAT

Penelahaan usulan program dan kegiatan masyarakat diutamakan yang

merupakan usulan-usulan yang berasal dari aspirasi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Khusus untuk bidang pengawasan, usulan-usulan tersebut tidak dimunculkan/tidak ada dan dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2.5 Usulan Program dan Kegiatan dari Pemangku Kepentingan Tahun 2019

NO PROGRAM LOKASI INDIKATOR KINERJA BESARAN/VOLUME CATATAN

1 2 3 4 5 6

TIDAK ADA USULAN

(23)

17 | I N S P E K T O R A T

BAB III

TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

3.1 TELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL

Pembangunan nasional merupakana upaya semua kompnen bangsa yang dilaksanakan dalam rangka mencapai tujuan bernegara sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan berdasarkan Pancasila. Pencapaian tujuan ini dilaksanakan secara bertahap, mulai dari jangka panjang, jangka menengah, hingga tahunan. Rencana pembangunan jangka panjang nasional 2020-2024 menggariskan Visi Indonesia tahun 2020 yaitu INDONESIA YANG MANDIRI, MAJU, ADIL DAN MAKMUR yang pelaksanaannya dibagi ke dalam 4 (empat) tahap pembangunan jangka menengah.

Pembangunan tahun 2020 berada pada tahap jangka menengah yang ke-satu yang arahnya digariskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan Visi MEWUJUDKAN INDONESIA YANG MANDIRI, MAJU, ADIL DAN MAKMUR.

Dalam rangka mensinergikan pembangunan nasional dengan pembangunan daerah Kabupaten Tangerang, maka berdasarkan Rancangan Awai RKP Tahun 2020 dan RKPD Kabupaten Tangerang Tahun 2020 dapat disusun hubungan antara Kebijakan Pembangunan Nasional dengan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun 2020 sebagai berikut :

Tabel 3.1. Hubungan Prioritas Pembangunan Nasional dengan Prioritas Pembangunan Daerah

NO PRIORITAS NASIONAL PRIORITAS DAERAH 1 Ekonomi

2 Lingkungan 3 Politik 4 Hukum

5 Pertahanan & Keamanan

6 Tata Kelola & Reformasi Birokrasi Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan : a. Meningkatkan pelayanan publik yang

transparan dan akuntabel

b. Meningkatkan penyelenggaraan tata kelola pemerintah yang baik

7 Kesejahteraan Rakyat 8 Kewilayahan

9 Kelautan

(24)

18 | I N S P E K T O R A T Sehubungan dengan tugas pokok dan fungsi INSPEKTORAT Kabupaten Tangerang maka Prioritas Nasional yang berkaitan langsung adalah pada Prioritas ke-6 yaitu Tata Kelola dan Reformasi Birokrasi.

3.2. TUJUAN DAN SASARAN RENJA INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG

Hubungan yang selaras antara RENJA dan RENSTRA, maka tujuan dan sasaran Rencana Kerja Tahun 2020 merupakan tujuan dan sasaran RENSTRA INSPEKTORAT tahun ke 2 untuk periode 2019-2023, yaitu :

o Tujuan

a. Meningkatnya akuntabilitas keuangan dan kinerja Pemerintah Daerah b. Terwujudnya tata kelola lnspektorat yang baik

o Sasaran

a. Meningkatnya pengawasan dan pemeriksaan yang efektif

b. Meningkatnya maturitas penyelenggaraan SPIP Kabupaten tangerang c. Meningkatnya akuntabilitas kinerja Inspektorat

d. Meningkatnya Kapabilitas APIP

Bila dibandingkan dengan pencapaian sasaran RENJA Tahun 2019, maka tujuan dan sasaran tersebut tetap relevan dan layak karena merupakan cerminan dari tugas pokok dan fungsi Inspektorat Kabupaten Tangerang sebagai Quality Assurance dan Consulting bagi Bupati Kabupaten Tangerang terhadap pelaksanaan anggaran Kabupaten Tangerang.

3.3 PROGRAM DAN KEGIATAN

Program kerja yang akan dilaksanakan oleh Inspektorat Kabupaten Tangerang tahun 2020 sesuai dengan kewenangan dan uraian tugas dalam rangka pencapaian tujuan terdiri dari belanja SKPD dan belanja urusan wajib/pilihan.

Adapun rencana program dan kegiatan dalam belanja program SKPD dan belanja urusan wajib pilihan adalah sebagai berikut :

Tabel 3.2 Program dan Kegiatan Tahun 2020

Kode

Program Kode

Kegiatan

Program Kegiatan

3002 PENGAWASAN

…..01 PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI

PERKANTORAN 01.001 Penyediaan jasa surat menyurat

01.005 Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional

01.007 Penyediaan jasa kebersihan kantor 01.008 Penyediaan alat tulis kantor

01.009 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan

(25)

19 | I N S P E K T O R A T

01.010 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

01.012 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan

01.013 Penyediaan makanan dan minuman

01.014 Rapat-rapat kordinasi dan konsultasi ke luar daerah

01.015 Penyediaan Jasa Administrasi / Teknis Pendukung Perkantoran Non PNS

01.019 Penyediaan Jasa Iklan/Media Cetak

Kode

Program Kode

Kegiatan

Program Kegiatan

…..02 PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR

02.007 Pengadaan perlengkapan gedung kantor 02.009 Pengadaan peralatan gedung kantor 02.010 Pengadaan mebeleur

02.011 Pengadaan Alat-alat Kebersihan

02.021 Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor 02.033 Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor

02.043 Penataan Ruang Hijau di SKPD

…..05 PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR

05.001 Pendidikan dan pelatihan formal

…..06 PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN

06.001 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

06.007 Penyusunan Laporan Keuangan

…..07 PROGRAM PENINGKATAN PERENCANAAN SKPD

07.001 Penyusunan Perencanaan SKPD

07.002 Penyusunan Dokumen Perencanaan SKPD 07.004 Penyusunan Rencana Kerja

07.010 Penyediaan Data Pembangunan SKPD/Wilayah 07.011 Monitoring Evaluasi dan Pelaporan

…..16 PROGRAM PENINGKATAN SISTEM PENGAWASAN INTERNAL DAN PENGENDALIAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN KEPALA DAERAH

16.001 Pelaksanaan Pengawasan Internal Secara Berkala 16.009 Peningkatan Kinerja Tim Saber Pungli

16.010 Penyusunan pelaporan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (TEPRA)

16.013 Penyusunan Stock Opname dan Cash Opname Kabupaten Tangerang

16.014 SPI

16.016 Evaluasi dan Tindak lanjut hasil temuan pengawasan 16.017 Penanganan pemeriksaan di lingkungan Pemerintah

Daerah

…..17 PROGRAM PENINGKATAN PROFESIONALISME TENAGA PEMERIKSA DAN APARATUR PENGAWASAN

(26)

20 | I N S P E K T O R A T

17.001 Pelatihan Pengembangan tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan

17.002 Peningkatan Kinerja Peningkatan kapabilitas APIP 17.003 Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Auditor

…..18 PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS PERANGKAT DAERAH

18.002 Laporan Harta Kekayaan PNS 18.004 Probity Audit

18.005 Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Pemerintah 18.009 Choaching Clinic

18.010 Pengembangan Tunas dan Zona Integrasi 18.011 Review Dana Alokasi Khusus (DAK)

18.012 Review Dokumen Perencanaan Kabupaten Tangerang

18.013 Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB)

18.014 Evaluasi Laporan Kinerja dan Review Laporan Keuangan

(27)

21 | I N S P E K T O R A T

BAB IV

RENCANA KERJA DAN PENDANAAN INSPEKTORAT KABUPATEN TANGERANG

Rencana Kerja (RENJA) merupakan acuan setiap perangkat daerah (PD) dalam mengoperasionalkan program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam rangka mencapai visi jangka menengah daerah. Dengan rencana kerja yang terukur dan didukung oleh pendanaan, maka menjadi suatu instrumen dan indikator yang digunakan dalam upaya mewujudkan pembangunan daerah agar lebih terarah.

Penyusunan RENJA berpedoman pada renstra lnspektorat Kabupaten Tangerang dan mengacu pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD). Penyusunan RENJA bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri, melainkan merupakan rangkaian kegiatan yang simultan dengan penyusunan RKPD, serta merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penyusunan APBD. Rencana Kerja lnspektorat merupakan bagian yang utuh dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana strategis (RENSTRA) lnspektorat. Keduanya merupakan penjabaran dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah dan peraturan menteri dalam negeri nomor 28 tahun 2009 tentang perubahan atas peraturan menteri dalam negeri nomor 23 tahun 2007 tentang pedoman tata cara pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, dengan demikian program dan kegiatan pembangunan yang ada pada dokumen perencanaan diatur secara rinci dalam rencana kerja (RENJA).

Rumusan rencana kerja dan pendanaan Perangkat daerah Tahun 2019 dan prakiraan maju tahun 2020 sebagaimana tercantum dalam Tabel 4.1. berikut ini:

(28)

22 | I N S P E K T O R A T

Gambar

Tabel 2.2 Rencana Strategis Inspektorat Kabupaten Tangerang Tahun 2019-2023
TABEL 2.4 REVIU TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD TAHUN 2020
Tabel 2.5 Usulan Program dan Kegiatan dari Pemangku Kepentingan Tahun 2019
Tabel   3.1.   Hubungan   Prioritas   Pembangunan   Nasional   dengan   Prioritas   Pembangunan Daerah
+2

Referensi

Dokumen terkait

Newslineupdate join our community: Twitter • Facebook • Website 29 March 2013 • ISSUE 295 Public Notices Council Meetings Agendas and Minutes for Council Meetings can be viewed

2.5, and as such can only contribute to the unobservable phase of the wave function, which is why we permit ourselves to omit it: H = Ȧp = Ȧn ; n = 0, r1, r2,..., 3.3 If we would find