• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM IAI BUNGA BANGSA CIREBON

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM IAI BUNGA BANGSA CIREBON "

Copied!
65
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Bagaimana perencanaan pembelajaran IPA dalam pembelajaran PAI kelas XI di SMA Windu Wacana Kota Cirebon.

Tujuan Penelitian

Pendidikan agama Islam juga merupakan usaha sadar dan terencana untuk mempersiapkan peserta didik mengenal, memahami dan menghayati keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia dalam pengamalan ajaran agama. Yaitu untuk memperoleh data tentang kondisi SMA Windu Wacana Kota Cirebon yang menerapkan pembelajaran saintifik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam sebagai objek penelitian, termasuk proses belajar mengajar dengan menggunakan pembelajaran saintifik, kondisi pra sekolah. guru dan kondisi siswa yang menerima pendidikan sains dan kondisi sarana dan prasarana dan sebagainya. Untuk mengetahui pokok bahasan pembelajaran pendidikan agama Islam, apa saja yang harus disampaikan kepada siswa dan penilaian dalam setiap proses pembelajaran.

Metode dan media pembelajaran yang digunakan oleh guru PAI kelas XI sangat bervariasi tergantung dari materi pembelajaran dan keterampilan yang harus dicapai siswa, hal ini dapat dibuktikan oleh peneliti pada saat proses pembelajaran berlangsung di dalam kelas. Dengan demikian, agar proses belajar siswa menjadi lebih baik, seorang guru sangat perlu menyiapkan media dan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan proses pembelajaran dalam pendidikan agama Islam. Upaya guru mata pelajaran pendidikan agama Islam adalah menentukan media pembelajaran, rubrik, penilaian yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan oleh siswa, serta mengembangkan model pembelajaran yang akan diterapkan pada siswa melalui pembelajaran saintifik.

Penerapan Pembelajaran IPA dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI di SMA Windu Wacana Kota Cirebon. Penerapan pembelajaran saintifik bidang pendidikan agama Islam diawali dengan kegiatan persiapan yaitu kegiatan apresiasi dan penyusunan bahan pembelajaran baik oleh guru maupun siswa. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru PAI Bapak Didi Mulyadi tentang dampak pembelajaran berbasis IPA terhadap hasil belajar siswa.

Kegunanaan Penelitian

Ruang Lingkup Penelitian

Ruang lingkup dan subjek penelitian yaitu SMA Windu Wacana di Kota Cirebon sebaiknya dibatasi pada masalah. Untuk mendapatkan ruang lingkup yang jelas, menghindari salah persepsi, menghindari masalah yang membingungkan dan menyebarkan masalah saat menulis dan mendiskusikan proposal ini, serta membuatnya mudah dipahami.

Definisi Operasional

Ruang lingkup pembahasan difokuskan pada bagaimana perencanaan pembelajaran saintifik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam, bagaimana penggunaan pembelajaran saintifik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam, bagaimana dampak penggunaan pembelajaran saintifik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Pendidikan agama Islam mempunyai tujuan atau orientasi sebagai mata pelajaran atau mata kuliah yang mendidik tentang akidah Islam berupa materi yang ada yang kemudian ditransmisikan dan dipelajari untuk diamalkan.

Manfaat Penelitian

Dengan metode observasi, siswa menemukan adanya hubungan antara objek yang dianalisis dengan materi pembelajaran yang digunakan oleh guru. Guru yang efektif mampu menginspirasi siswa untuk memperbaiki dan mengembangkan sikap, keterampilan, dan pengetahuannya. Dalam pendekatan sains, guru diharapkan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkomunikasikan apa yang telah dipelajarinya.

Hasil tersebut dikomunikasikan di kelas dan dinilai oleh guru sebagai hasil belajar siswa atau kelompok siswa. Siswa lain juga dapat memberikan komentar, saran atau perbaikan atas apa yang telah disajikan rekan mereka. RPP dikembangkan berdasarkan kurikulum dan memandu kegiatan belajar siswa dalam upaya pencapaian Kompetensi Dasar (KD).

Sesuai dengan wawancara yang dilakukan peneliti, beberapa upaya yang telah dilakukan oleh guru PAI untuk mengembangkan sumber belajar yang meningkatkan proses pembelajaran siswa bidang agama yaitu. Proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan pembelajaran saintifik dilaksanakan meliputi kegiatan pendahuluan untuk mempersiapkan fisik dan psikis peserta didik secara kontekstual, kegiatan ini dilaksanakan dengan pembelajaran saintifik yang meliputi mengamati, menanya, mencoba, menalar dan mengkomunikasikan, dan kegiatan penutup hendaknya memuat rangkuman. , umpan balik dan refleksi 68. Selain itu, dampak pembelajaran saintifik adalah: siswa lebih kreatif, sehingga pembelajaran tidak membosankan.

TINJAUAN PUSTAKA

Pembahasan Perencanaan Pembelajaran

Perencanaan berasal dari kata plan yaitu membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan. Pembelajaran adalah proses kerjasama antara guru dan siswa untuk mendayagunakan segala potensi dan sumber yang baik, potensi yang berasal dari diri siswa itu sendiri, seperti minat, bakat dan kemampuan dasar yang dimiliki, termasuk gaya belajar dan potensi yang ada di luar diri siswa itu sendiri seperti. lingkungan, fasilitas dan sumber belajar sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Dari kedua pengertian perencanaan dan pembelajaran tersebut dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran adalah suatu proses pengambilan keputusan sebagai hasil berpikir secara rasional tentang tujuan dan sasaran pembelajaran tertentu, yaitu perubahan tingkah laku dan rangkaian kegiatan yang akan dilakukan sebagai upaya pencapaian tujuan tersebut dengan memanfaatkan segala potensi dan sumber belajar yang tersedia.

Perencanaan dan persiapan mengajar merupakan faktor penting dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar oleh guru bagi siswanya. Agar proses pembelajaran siswa berkembang dengan baik, sangat tergantung pada perencanaan persiapan pengajaran yang dilakukan oleh guru, yang harus baik, cermat dan sistematis. Berikan lebih banyak waktu untuk masalah yang dianggap sulit. e) Memperhatikan karakteristik siswa yang berbeda-beda.

Mengelola kelas dengan memperhatikan perbedaan dalam kelompok. f) Memberikan perhatian khusus kepada siswa yang dianggap memiliki kemampuan “sedang” dan “kurang”. g) Membentuk penggunaan gaya bahasa yang kreatif, komunikatif, sederhana dan mudah dicerna saat memberikan materi pembelajaran kepada siswa. h) Juga merencanakan jenis/bentuk metode/teknik pengajaran yang ada. kebutuhan aplikasi. i) Merencanakan kebutuhan penggunaan media pembelajaran. j) Merencanakan bentuk pemberian tugas kepada siswa terkait. dengan pengiriman barang. k) Merencanakan penggunaan jenis/format alat evaluasi, waktu dan tindakan lain yang diperlukan. l) Menyusun RPP dan persiapan serta waktu pelaksanaan.

Pembahasan Tentang Pengajaran

Pendidikan Agama Islam (IAE) adalah upaya sadar dan terencana untuk mempersiapkan peserta didik agar meyakini, memahami, dan mengamalkan ajaran agama Islam melalui kegiatan pembelajaran, pengajaran dan pembelajaran. Nazarudin, Manajemen Pembelajaran Menerapkan Konsep Karakteristik, Metodologi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum, (Yogyakarta: Teras, 2007), h. Pendidikan Agama Islam (IAE) adalah upaya sadar untuk menyiapkan peserta didik agar memahami (mengetahui), mahir dalam menerapkan (mengerjakan) dan mengamalkan (menjadi) agama Islam melalui kegiatan pendidikan.

Muhammad Fadhli Al-Jamali mengatakan bahwa tujuan pendidikan agama Islam adalah untuk menumbuhkan moralitas pengetahuan pada manusia. Melihat ruang lingkup di atas, dapat kita pahami bahwa tujuan pendidikan agama Islam memiliki cakupan yang sangat luas, baik secara material maupun spiritual. Bahwa pendidikan agama Islam tidak memandang pendidikan hanya sebagai upaya mendidik (pendidikan akal, kecerdasan), tetapi sesuai dengan konsepsi Islam tentang manusia dan hakikat keberadaannya.

Nazarudin, Implementasi Manajemen Pembelajaran Konsep Fitur Metodologi Pengajaran Agama Islam di Sekolah Negeri, (Yogyakarta: Teras, 2007) h.

METODE PENELITIAN

  • Tempat dan Waktu Penelitian
  • Data dan Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Pengelolaan Data
    • Analisis Data

Maka peneliti ini akan mendeskripsikan atau menjelaskan data yang diperoleh mengenai pembelajaran saintifik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas XI di SMA Windu Wacana Kota Cirebon, serta faktor pendukung dan penghambat dengan menggunakan pembelajaran ini. Metode ini digunakan untuk memperoleh data proses belajar mengajar pendidikan agama Islam terkait metode pembelajaran saintifik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas XI SMA Windu Wacana Kota Cirebon dan faktor penghambat dalam penggunaan pembelajaran tersebut. Metode ini digunakan untuk memperoleh data tentang latar belakang SMA Windu Wacana Kota Cirebon yang meliputi sejarah singkat, visi, misi dan tujuan, struktur organisasi, kondisi guru dan pegawai, kondisi siswa, serta sarana dan prasarana yang tersedia.

Dalam hal ini peneliti akan terjun langsung ke lapangan dan mengalami situasi yang terjadi selama proses belajar mengajar PAI, terkait dengan pembelajaran saintifik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di kelas XI SMA Windu Wacana Kota Cirebon. Dalam hal ini berkaitan dengan pembelajaran IPA dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas XI SMA Windu Wacana Kota Cirebon. Penelitian ini menetapkan objek penelitian mengingat siswa kelas XI SMA Windu Wacana Kota Cirebon telah melaksanakan proses belajar mengajar dengan menggunakan pembelajaran saintifik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas XI, sehingga memudahkan peneliti untuk melanjutkannya. riset.

Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Menggunakan Pembelajaran Saintifik di Kelas XI SMA Windu Wacana Kota Cirebon. Dampak Penerapan Pembelajaran Saintifik Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI SMA Windu Wacana Kota Cirebon Kelas XI SMA Windu Wacana Kota Cirebon. Dampak penerapan pembelajaran saintifik: dampak penerapan pendekatan saintifik yang dilakukan oleh guru PAI terhadap peningkatan hasil belajar siswa yaitu siswa yang lebih kreatif, aktif, produktif, inovatif, afektif dan mandiri dalam pembelajaran proses di dalam kelas atau di luar kelas.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Penerapan Pembelajaran Saintifik Dalam Pengajarain

Dampak Penerapan Pembelajaran Saintifik Terhadap

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sangat bergantung pada guru, karena guru merupakan titik sentral dalam proses pembelajaran. Di kelas XI MIPA, setiap kelas memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda-beda, ada kelas dengan tingkat kecerdasan tinggi, sedang, dan rendah. Dampak penerapan pendekatan IPA siswa aktif mendapat nilai lulus, siswa pasif mendapat nilai lulus/tidak lulus untuk siswa biasa-biasa saja.

Dengan pembelajaran saintifik yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam di SMA Windu Wacana Kota Cirebon, mata pelajaran Pendidikan Agama Islam tidak lagi dipandang sebelah mata oleh siswa. pengetahuan seperti Ulangan Harian, Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester, tetapi juga penilaian sikap (spiritual dan sosial) dan penilaian keterampilan. Dengan penerapan pembelajaran saintifik, pembelajaran meliputi 5 hal yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar dan mengkomunikasikan secara tertulis. Hari/Tanggal : Senin, 08 April 2019 Mata Pelajaran : Zaman Keemasan Islam Nama Guru : Didi Mulyadi, S.Ag Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam.

Selain itu pada saat pembelajaran siswa dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa, meningkatkan motivasi dan semangat siswa dan guru, meningkatkan hasil belajar siswa yang dapat dilihat pada penilaian UH, UTS dan UAS.

Referensi

Dokumen terkait

“Metode Internalisasi Nilai-nilai Akhlak dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 17 Kota Palu.” Ta’lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol.. Handoyo,

11 Evaluasi yang dimaksudkan dalam penelitian ini yaitu proses untuk mengevaluasi penerapan pendekatan saintifik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi