Windarti, NIM Mei 2021, tajuk tesis "Konsep Pendidikan Islam Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas di Sekolah Dasar Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu". Format pendidikan yang ditawarkan oleh Syed Muhammad Naquib Al-Attas ialah pendidikan Islam sebagai pendidikan bersepadu.
Indikator Masalah
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian 1. Secara Teoritis
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi bagi peneliti yang akan meneliti masalah yang sama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi para pendidik dan pemerhati pendidikan atau pihak yang berwenang dalam memecahkan masalah pendidikan khususnya pendidikan Islam di kota Bengkulu.
Sistematika Penulisan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN membahas tentang Jenis Penelitian, Lokasi Penelitian, Sumber Data, Teknik Pengumpulan Data,
BAB IV HASIL PENELITIAN membahas tentang Analisis Konsep Pendidikan Islam Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan Konsep
PENUTUP berisi Kesimpulan dan Saran-saran
Profil singkat Syed Muhammad Naquib al-Attas
Nama penuh Syed Muhammad Naquib al-Attas bin Ali bin Abdullah bin Muhsin bin Muhammad al-Attas, dilahirkan di Bogor pada 5 September 1931. Datuk sebelah bapa Syed Muhammad Naquib al-Attas bernama Syed Abdullah ibn Muhsin ibn Muhammad al- Attas ialah seorang wali yang sangat berpengaruh di Indonesia dan Arab, sedangkan neneknya bernama Ruqayah Hanum.
Riwayat pendidikan Syed Muhammad Naquib al-Attas
Kemudian, Al-Attas mendapat gelar Sayyid (Sajid) karena menurut silsilahnya dia adalah keturunan langsung Nabi Muhammad 37.17. Sekembalinya dari Inggris, al-Attas diangkat sebagai juru tulis kantor di resimen tentara Melayu, kemudian di Federasi Malaya.
Karya-karya Syed Muhammad Naquib al-Attas
The oldest known Malay manuscript 16th century Malay translation of the Aqaid of al-Nsafi. The Meaning and Experience of Happiness in Islam, The Degree of Existence, and Prolegomena to the Metaphysics of Islam: An Exposition of the Fundamental Elements of the Worldview of Islam.
Prestasi dan Jabatan Syed Muhammad Naquib al-Attas 23
Pada tahun 1976, menjabat sebagai konsultan kepala untuk organisasi Festival Islam Internasional (World of Islam Festival) yang diadakan di London. Bekerja sebagai Ketua Institut Tun Abdul Razak untuk Studi Asia Tenggara (tun Abdul Razak Ketua Studi Asia Tenggara) di American Ohio University.
Konsep Pendidikan Islam Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas 1. Pengertian pendidikan
- Pengertian pendidikan Islam
- Tujuan pendidikan Islam
Sedangkan menurut Muhammad Javed al-Sahlani dalam al-Ta'lim wa Ta'lim al-Qur'an al-Karim, pendidikan Islam adalah proses mendekatkan manusia pada tingkat kesempurnaan dan mengembangkan kemampuannya. Dari ketiga istilah tersebut, istilah yang paling banyak digunakan dalam praktik pendidikan Islam adalah istilah tarbiyah, sedangkan istilah ta'lim dan. Syed Muhammad Naquib Al-Attas menawarkan istilah alternatif untuk konsep pendidikan Islam yang dianggap tepat dan benar, yaitu ta'dib.
Jelas dalam pernyataan di atas bahawa apa yang ada dalam pendidikan Islam menurut Syed Muhammad Naquib al-Attas ialah menanamkan tingkah laku yang kemudiannya membolehkan para pelajar memiliki akhlak atau akhlak yang mulia. Dengan ini al-Quran dijadikan sebagai panduan utama dalam pendidikan Islam. Ijtihad dalam pendidikan mestilah sentiasa berlandaskan al-Quran dan hadis, yang kemudian diubati oleh akal pakar pendidikan Islam.
Insan Kamil, yang meninggal dunia dan akan menghadap Tuhannya, merupakan tujuan akhir dari proses pendidikan Islam. Tujuan pendidikan Islam itu seperti sebuah lingkaran, yang pada tingkatan paling bawah bisa berupa lingkaran kecil. Oleh karena itu, setiap lembaga pendidikan Islam harus mampu merumuskan tujuan pendidikan Islam sesuai dengan jenjang jenis pendidikannya.
Kajian Yang Relevan
Dan hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih pemikiran terhadap pendidikan Islam khususnya dari perspektif kurikulum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) konsep kurikulum pendidikan Islam dalam perspektif Syed Muhammad Naquib Al-Attas merupakan model pembaharuan pendidikan Islam, yang meliputi kurikulum pendidikan Islam yang dirancang dengan tujuan membentuk manusia yang baik. bersifat individual (al-Insan al-Kamil) dan terintegrasi dengan ilmu – fardhu ain ilmu dan fardhu kifayah ilmu pada tingkat universitas sebagai bentuk tertinggi dari sistem pendidikan dan baik untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Faizal Rizqi Sawalludin, Kurikulum Pendidikan Islam Sudut Pandang Syed Muhammad Naquib Al-Attas (Analisis Filsafat Pendidikan Islam) 55 Para ulama dan pemikir terdahulu membentuk pola pikir modernisasi Islam, yang tentunya berimplikasi pada pendidikan Islam dan pendidikannya. kurikulum.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan konsep dasar dan tujuan kurikulum pendidikan Islam dalam perspektif Syed Muhammad Naquib Al-Attas; (2) penjelasan komponen-komponen yang termasuk dalam kurikulum (3) penjelasan teori-teori pembentukan kurikulum (4) penjelasan konsep kurikulum pendidikan Islam menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas. 55 Faizal Rizqi Sawalludin, Perspektif Kurikulum Pendidikan Islam Syed Muhammad Naquib Al-Attas (Analisis Filsafat Pendidikan Islam), Skripsi, (Bandung: UIN Sunan Gunung Djati, 2019). Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan wawancara terstruktur kemudian data dianalisis dengan (a) memberikan gambaran tentang kurikulum (b) menyebutkan teori kurikulum yang digunakan oleh para ahli (c) menyebutkan pentingnya Al-Attas konsep kurikulum berdasarkan instrumen filosofisnya (d) menyimpulkan hasil analisis kurikulum yang telah dielaborasi dengan instrumen filosofis Al-Attas.Salah satu kontribusi Al-Attas terhadap pendidikan Islam kontemporer adalah deskripsinya tentang peran bahasa, yang pada dasarnya berkaitan dengan proses Islamisasi.
Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas, ada beberapa instrumen filosofis yang dapat dijadikan landasan untuk merancang kurikulum pendidikan Islam (1) Kesadaran akan pentingnya memahami epistemologi.
Kerangka Berpikir
Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian dimana pengumpulan data dilakukan di lapangan, seperti pada masyarakat, lembaga, organisasi masyarakat dan instansi pemerintah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggunaan metode penelitian kualitatif yaitu penelitian yang berusaha menjelaskan suatu fenomena atau peristiwa sosial. Hal ini sejalan dengan definisi penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan dari perilaku yang diamati.
Penulis memilih pendekatan deskriptif kualitatif ini berdasarkan tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran proses implementasi konsep pendidikan menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas di SD Islam Al-Azhar 51 kota Bengkulu. Dengan jenis penelitian ini, peneliti mengamati dan berinteraksi dengan guru dan siswa di SD Islam AL-Azhar 51 Kota Bengkulu.
Lokasi Penelitian
Sumber Data
Karya Achmad Gholib berjudul Teologi dalam Perspektif Islam, diterbitkan di Jakarta: UIN Jakarta Press, 2004. Buku ini berisi tentang biografi singkat Syed Muhammad Naquib Al-Attas, pemikirannya tentang konsep Islamisasi ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam yang menjadikan manusia menjadi orang. Camila. Karya Ridjaluddin berjudul Filsafat Pendidikan Islam yang diterbitkan di Jakarta: Pusat Studi Islam FAI UHAMKA, 2009.
Dalam buku ini, definisi pendidikan Islam (ta'dib) dibincangkan oleh Syed Muhammad Naquib Al-Attas. 59 Fitriyatul Hanifiyah, Konsep Ta'dib dalam Pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas, Tesis, (Malang: Universitas Islam Negeri, 2008), hlm.
Teknik Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode wawancara sebagai salah satu pedoman untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Dalam hal ini peneliti melakukan wawancara mendalam dengan menggali informasi lebih mendalam tentang bagaimana konsep pendidikan Islam diterapkan di SD Islam AL-Azhar 51 Kota Bengkulu. Peneliti akan mewawancarai kepala sekolah dan guru di SD Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu untuk mendapatkan data yang diinginkan.
Asal kata dokumentasi adalah document yang berarti “benda tertulis”, dalam penerapan metode dokumentasi peneliti mencari data benda tertulis berupa catatan harian, transkrip, buku, surat kabar, majalah, agenda, risalah rapat dan seterusnya .64. Metode ini digunakan untuk memperoleh data tentang keseluruhan rangkaian kegiatan yang dilakukan guru dan siswa di SD Islam AL-Azhar 51 Kota Bengkulu.
Teknik Keabsahan Data
Triangulasi pada hakekatnya adalah pendekatan multimetode yang digunakan oleh peneliti ketika mengumpulkan dan menganalisis data. Ide dasarnya adalah agar fenomena yang diteliti dapat dipahami dengan baik sehingga diperoleh tingkat kebenaran yang tinggi jika didekati dari beberapa sudut pandang. Dengan kata lain, triangulasi adalah upaya mengecek kebenaran data atau informasi yang diperoleh peneliti dari beberapa sudut pandang yang berbeda dengan cara mengurangi sebanyak mungkin bias yang terjadi selama pengumpulan dan analisis data.
Melalui diskusi Teknik ini dilakukan dengan memaparkan hasil antara atau hasil akhir yang diperoleh dalam bentuk diskusi dengan rekan kerja. Dengan mendiskusikan rekan-rekan yang memiliki pengetahuan umum yang sama tentang apa yang dipelajari, sehingga diharapkan bersama-sama nantinya dapat meninjau kembali persepsi, pandangan dan analisis yang dilakukan, sehingga dapat dijadikan sebagai pembanding.
Teknik Analisis Data
- Sejarah Singkat Berdirinya Sekolah
- Visi dan Misi SD Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu
- Struktur Organisasi Sekolah 71
- Situasi dan Kondisi Sekolah
SD Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu terletak di Jalan Muhajirin Nomor 36 Kelurahan Padang Nangka Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu. SD Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu berdiri di atas tanah seluas 3.096 m2 yang didirikan pada tahun 2015. Nama-nama guru dan pegawai di SD Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu adalah sebagai berikut:69.
Penyusunan RPP di SD Islam Al-Azhar 51 dilakukan setiap minggu oleh guru kelas masing-masing. Menerapkan konsep ta'dib (adab) sangat penting bagi siswa khususnya siswa di SD Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu. Penerapan konsep ta'dib atau adab pada siswa khususnya di SD Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu sangat penting dan harus dilakukan.
Hal ini dilakukan agar sejalan dengan visi misi dan tujuan SD Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu sendiri.
Pembahasan
- Analisis Konsep Pendidikan Islam Menurut Syed Muhammad Naquib Al-AttasNaquib Al-Attas
- Konsep Pendidikan Islam di SD Islam Al-Azhar 51 Kota Bengkulu SD Islam Al-Azhar merupakan SD Islam yang berbeda dengan SD Islam Al-Azhar merupakan SD Islam yang berbeda dengan
Analisis Konsep Pendidikan Islam Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas Naquib Al-Attas Naquib Al-Attas. Oleh itu, Syed Muhammad Naquib Al-Attas berpendapat bahawa istilah tarbiyah dalam pengertian semantik tidak memadai untuk menunjukkan makna pendidikan Islam. Walaupun pendapat Abdul Fattah Jalal kuat, Syed Muhammad Naquib Al-Attas masih tidak dapat mewakili kepentingan pendidikan Islam.
81 Bintang Firstania Sukatno, Konsep Pendidik Menurut Syed Muhammad Naquib al-Attas, Tesis, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2014), hlm. Dari penjelasan di atas, dapat dimengerti bahawa menurut Syed Muhammad Naqib Al-Attas, hakikat pendidikan Islam ialah ta'dib, penanaman adab dalam diri manusia. Berdasarkan hasil temu bual dan pemerhatian yang dijalankan oleh pengkaji di Sekolah Rendah Islam Al-Azhar 51 Bengkulu, dapat diketahui bahawa Sekolah Rendah Islam Al-Azhar telah melaksanakan konsep tingkah laku yang selaras dengan pandangan Syed Muhammad Naquib Al- Atta. Konsep untuk tingkah laku.
Toepassing van die ta'dib-konsep van Syed Muhammad Naquib Al-Attas by Al-Azhar 51 Islamic Elementary School, Bengkulu City.
Saran-saran
Habib, 2017, Konsep Ta‟dib menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Karakter, Tesis, Salatiga: IAIN. Aristyasari, Yunita Furi, 2013, Pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas Tentang Pendidikan Islam, Hermenia: Jurnal Pengajian Islam, Jil. Ardiansyah, Muhammad, 2020, Konsep Adaba Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan aplikasinya dalam pendidikan tinggi, Depok: Yayasan Pendidikan Islam At-Taqwa.
Hanifiyah, Fitriyatul, 2008, The Concept of Ta'dib in the Thoughts of Syed Muhammad Naquib al-Attas, Thesis, Malang: State Islamic University. Sahrodi, Jamali, 2005, Dissecing the Reasoning of Islamic Education, Introduction to the direction of Islamic Education, Yogyakarta: Rihlah Group Library. Sawalludin, Faizal Rizqi, 2019, Islamisk uddannelsespensumperspektiv Syed Muhammad Naquib Al-Attas (Analyse af filosofi om islamisk uddannelse), afhandling, Bandung: UIN Sunan Gunung Djati.
Sukatno, Bintang Firstania, 2014, Konsep pendidik menurut Syed Muhammad Naquib al-Attas, tesis, Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.