PENDAHULUAN
Latar Belakang
Maka penulis ingin mendalami permasalahan ini dengan judul “Strategi Guru Pendidikan Aqidah Akhlak Dalam Menghadapi Kenakalan Siswa Kelas VII MTs Nurul Haq Bina Karya Putra Kecamatan Rumbia Berdasarkan uraian tersebut maka peneliti tertarik untuk mengkaji tentang Aqidah Akhlak Strategi Guru Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Kelas VII MTs Bina Karya Putra Kecamatan Rumbia.
Pertanyaan Penelitian
Kenakalan siswa biasanya dapat diserap oleh anak dari lingkungan sekitarnya, misalnya teman bermainnya dan juga teman di sekolah serta teman-temannya yang lebih dewasa. Apa faktor penghambat Guru Aqidah Akhlak dalam mengatasi kenakalan siswa kelas VII MTs Nurul Haq Bina Karya Putra Kecamatan Rumbia.
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Diharapkan penelitian ini dapat mendeskripsikan strategi guru Aqidah Akhlak dalam mengatasi kenakalan siswa kelas VII Mts Nurul Haq Rumbia Lampung Tengah. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat menambah wawasan siswa untuk membangun semangat tentang strategi Aqidah Akhlak guru dalam mengatasi kenakalan di Kelas VII Mts Nurul Haq Rumbia Lampung Tengah.
Penelitian Relevan
Berdasarkan beberapa penelitian di atas, nampaknya belum ada yang meneliti tentang “Strategi Guru Aqidah Akhlak dalam Mengatasi Kenakalan Siswa”. Putra, Kecamatan Rumbia.
LANDASAN TEORI
Strategi Guru Aqidah Akhlak
- Pengertian Strategi
- Tujuan Strategi
- Manfaat Strategi
Guru Aqidah Akhlak adalah guru yang tugas utamanya mendidik dan mengamalkan ilmu yang berkaitan dengan akhlak, kepribadian dan akhlak. Strategi akhlak aqidah guru adalah cara bertindak dalam melakukan sesuatu dan mendidik serta mengamalkan ilmu yang berkaitan dengan akhlak, kepribadian dan akhlak guna mencapai keberhasilan dalam mencapai tujuan tertentu.
Kenakalan Siswa
- Pengertian Kenakalan Siswa
- Jenis-jenis Kenakalan Siswa
- Macam-macam Bentuk Kenakalan
- Faktor-faktor Penyebab Kenakalan Siswa
- Macam-macam Strategi Pemecahan Masalah Kenakalan
- Faktor Pendukung dan Penghambat Strategi Guru Aqidah
Sarwono, Psikologi Remaja, (Jakarta: Rajawali Press, 2010), h. Kenakalan siswa yang dimaksud di sini adalah perilaku yang menyimpang dari kebiasaan atau melanggar hukum, Jensen membagi kenakalan remaja atau kenakalan remaja menjadi empat jenis, yaitu. Masalah kenakalan siswa menjadi perhatian masyarakat di mana-mana, baik di masyarakat maju maupun di masyarakat primitif, karena kenakalan menyebabkan gangguan ketentraman orang lain. Berbagai macam perilaku atau tindakan siswa yang sering menimbulkan keresahan dan kesusahan bagi orang lain.
Bentuk khusus kenakalan siswa antara lain membangkang kepada guru, membolos, berpakaian tidak sesuai aturan sekolah, berjudi dan tawuran atau tawuran. Oleh karena itu, untuk mengatasi dan mencegah itu semua, pendidikan agama perlu digiatkan untuk mencapai kehidupan yang sejahtera dan menjadi generasi yang diidam-idamkan oleh orang tua, agama, bangsa dan negara. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan metode-metode tersebut tentu akan dirasakan sangat penting jika dapat memahami dunia anak yang dimanifestasikan oleh siswa melalui tindak pidana siswa pada dasarnya hanya untuk menunjukkan kepribadian dan mengembangkan kreativitas siswa sebagai bentuk komitmen siswa. dan imajinasi.
Faktor Pendukung dan Penghambat Strategi Guru Aqidah Akhlak dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa.
METODOLOGI PENELITIAN
Jenis dan Sifat Penelitian
Sumber Data
Sumber data sekunder adalah sumber data di luar kata-kata dan perbuatan, yaitu sumber tertulis. Sumber data tambahan (sekunder) dalam penelitian ini akan diperoleh penulis dari pihak lain di sekolah, seperti kepala sekolah dan siswa. Data yang akan diperoleh terdiri dari dokumen yang meliputi: Profil sekolah, struktur organisasi, visi dan misi, data siswa, data terkait sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah dan data lain yang dapat digunakan sebagai sumber data tambahan yang relevan dengan penelitian ini dari MTs. Nurul Haq Rumbia Lampung Tengah.
Teknik Pengumpulan Data
Wawancara, sering juga disebut dengan wawancara atau angket lisan, adalah “dialog yang dilakukan oleh pewawancara untuk memperoleh informasi dari yang diwawancarai”. Berdasarkan pendapat di atas dapat dijelaskan bahwa metode wawancara adalah suatu metode pengumpulan data yang dilakukan oleh seorang peneliti terhadap orang-orang, yang dilakukan oleh seorang peneliti terhadap orang-orang yang diwawancarai secara tatap muka dengan mengajukan pertanyaan secara lisan dan sistematis. berdasarkan tujuan penelitian. Wawancara terbimbing, wawancara terarah, adalah wawancara yang dilakukan oleh pewawancara dengan rangkaian pertanyaan yang lengkap dan terperinci sebagaimana dimaksud dalam wawancara terstruktur.
Dengan demikian, metode wawancara yang akan penulis gunakan dalam penelitian ini adalah wawancara bebas terbimbing. Observasi adalah “suatu cara pengumpulan informasi, yang dilakukan dengan cara mengamati dan memutilasi secara sistematis fenomena-fenomena yang dijadikan objek pengamatan.37 Pendapat lain mengatakan bahwa observasi adalah “suatu teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui suatu pengamatan yang disertai dengan catatan-catatan, stat. atau perilaku objek target. Pengamatan adalah pengamatan yang disengaja dan sistematis terhadap fenomena sosial dengan gejala psikologis untuk pendaftaran selanjutnya. 39 “Observasi dilakukan untuk memperoleh informasi tentang tingkah laku manusia sebagaimana yang terjadi di dunia nyata. 40.
Penggunaan metode dokumentasi dalam penelitian ini digunakan untuk memperoleh data tentang Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Kelas VII MTs Nurul Haq Bina Karya Putra Kecamatan Rumbia.
Teknik Penjamin Keabsahan Data
Teknik Analisis Data
- Struktur organisasi MTs Nurul Haq
- Denah Lokasi MTs Nurul Haq
- Visi, Misi dan Tujuan MTs Nurul Haq
MTs Nurul Haq Binakarya Putra berdiri pada tanggal 17 Juli 1986, awalnya bernama MTs Nurul Haq atas prakarsa Bapak. dan Tuan. M.Sabad dan Drs.H.Wajito, kedua tokoh ini bekerja sama dan mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama di antaranya. Dengan pesatnya informasi dan perubahan zaman, pada tahun 2000 MT Nurul Haq berpindah lokasi gedung sekolah yang dulunya satu atap dengan MI Al-Islam. Adapun yang menjabat sebagai kepala Madrasah Tsanawiyah Nurul Haq dari awal sampai sekarang adalah sebagai berikut secara berturut-turut.
Fasilitas yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di MTs Nurul Haq Binakarya Putra masih tergolong sederhana antara lain perpustakaan sekolah dengan buku-buku yang mencerminkan keislaman, buku akhlak, buku ibadah lengkap dengan gambar kaligrafi. Dalam proses belajar mengajar waktu belajar di Madrasah Tsanawiyah Nurul Haq dilaksanakan setiap hari pada pagi hari dari. Guru dan staf MTs Nurul Haq Binakarya Putra berjumlah 20 orang, sedangkan jumlah guru dapat dilihat pada tabel berikut.
Jumlah siswa madrasah Tsanawiyah Nurul Haq cukup banyak untuk madrasah Tsanawiyah swasta, hal ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat di desa Binakarya dan sekitarnya.
Analisis Strategi Guru Aqidah Akhlak dalam Menangani
Guru Aqidah Akhlak memiliki strategi khusus dan diharapkan mampu melakukan upaya pencegahan, penanganan dan penanggulangan siswa bermasalah. Berdasarkan data yang penulis peroleh di atas dapat dijelaskan bahwa Strategi Guru Aqidah Akhlak cukup baik, guru memberikan peringatan dan hukuman yang bersifat mendidik sehingga mau tidak mau siswa harus menghormati bahkan mungkin membuat siswa tidak rela. untuk mengulanginya lagi. Guru akhlak aqidah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan siswa dan mengetahui perannya sebagai pendidik agama Islam untuk memperkenalkan ajaran Islam.
Guru Aqidah Akhlak mengetahui pentingnya strategi dalam mengatasi kenakalan siswa sebagai acuan untuk meminimalisir kenakalan yang sering dilakukan oleh para siswa tersebut. Selain mendidik siswa, guru Aqidah Akhlak juga mengetahui pentingnya strategi guru dalam mengatasi kenakalan siswa. Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat dijelaskan bahwa salah satu strategi guru Aqidah Akhlak sudah cukup baik, namun belum maksimal menerapkan strategi dalam menangani tindak pidana siswa, hal ini dibuktikan dengan tindakan guru yang hanya berhubungan dengan siswa. kejahatan. menggunakan strategi tindakan represif, dan hanya hukuman, dan tidak memperhatikan strategi lain, seperti strategi tindakan preventif, tindakan kuratif, dan tindakan rehabilitatif.
Analisis faktor pendukung Strategi Guru Aqidah Akhlak dalam mengatasi kenakalan siswa di MTs Nurul Haq Rumbia.
Analisis Faktor Pendukung Strategi Guru Aqidah Akhlak
Sebagai upaya pencegahan, penyelesaian masalah dan penanganan siswa yang melakukan kenakalan atau pelanggaran di sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang ada di sekolah juga menjadi tanggung jawab sekolah. Namun sebagai seorang guru akhlak akidah, saya tidak mudah menyerah, walaupun sekolah mendukung saya, saya akan terus memberikan yang terbaik untuk sekolah ini.” (W/G/F.
Berdasarkan wawancara di atas dapat dijelaskan bahwa pihak sekolah terus mendukung guru Aqidah Akhlak dalam mengatasi kenakalan siswanya yang bermasalah di sekolah, guru Aqidah Akhlak selalu menyiapkan strategi baru dan terbaik untuk memecahkan masalah siswa dan siswi mereka takut untuk mengulangi perbuatan yang telah dilakukan selama ini. Berdasarkan pengamatan terhadap strategi guru mengenai akhlak aqidah dan wawancara yang dilakukan penulis, penulis melihat bahwa faktor pendukung sangat membantu guru aqidah akhlaq dalam mengatasi kenakalan santrinya, karena ditinjau dari faktor pendukungnya yang terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah adanya dukungan dari sekolah untuk lebih meningkatkan moral siswa dan adanya kerjasama antar guru di sekolah.
Analisis Faktor Penghambat Strategi Guru Aqidah Akhlak Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa di MTs Nurul Haq Rumbia.
Analisis Faktor Penghambat Strategi Guru Aqidah Akhlak
Dalam wawancara penulis dengan guru Aqidah Akhlak MTs Nurul Haq Bina Karya Putra Rumbia mengatakan iya. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kerjasama antara orang tua siswa dengan guru Aqidah Akhlak masih belum terjalin dengan baik, karena guru Aqidah Akhlak jarang berkomunikasi dengan orang tua siswa yang memiliki permasalahan yang siswa miliki. Strategi Guru Aqidah Akhlak Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Di MTs Nurul Haq Bina Karya Putra Rumbia Lampung Tengah Tahun Pelajaran.
Guru Aqidah Akhlak MTs Nurul Haq Bina Karya Putra Rumbia Lampung Tengah mengetahui pentingnya penanggulangan tindak pidana pelajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi tindak pidana pelajar. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa guru Aqidah Akhlak belum secara optimal menerapkan strategi dalam mengatasi tindak kriminalitas siswa di MTs Nurul Haq. Sehingga dapat dijadikan acuan untuk lebih meningkatkan kinerja dan strategi Guru Aqidah Akhlak dalam menangani tindak pidana pelajar.
Guru Aqidah Akhlak hendaknya dapat menerapkan strategi penyelesaian masalah kenakalan siswa secara maksimal yaitu dengan melakukan tindakan preventif, represif, kuratif, punitif dan rehabilitasi.
PENUTUP
Kesimpulan
Hal ini terlihat dari sikap guru dalam menangani kenakalan siswa dengan memberikan hukuman dan sanksi kepada siswa yang melakukan pelanggaran atau kenakalan.
Saran