PENDAHULUAN
Pertanyaan Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Penelitian Relevan
Dalam penelitian ini menjelaskan bahwa penerapan nilai-nilai Islam berpengaruh terhadap loyalitas nasabah pada bank syariah di kota Medan. Berdasarkan ketiga penelitian di atas dapat ditegaskan bahwa penelitian yang dilakukan peneliti terkait penerapan nilai-nilai Islam pada kinerja pegawai BRI Syariah KCP Bandar Jaya murni penelitian peneliti dan memiliki perbedaan dengan penelitian sebelumnya yang pada umumnya tidak membahas penerapan nilai-nilai Islam pada kinerja karyawan. 10 Tugas Akhir, Munawaroh, “Implementasi Nilai-Nilai Islam Pada Bank Syariah Dan Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Nasabah (Studi Kasus Pada Masyarakat Kota Medan)”, pada laman http://repository.uinsu.ac.id/1359/1 /munawaroh % 20ekni.pdf, diunduh pada 4 Oktober 2019.
LANDASAN TEORI
Pengertian Nilai Islam
Macam-macam Nilai Islam
Kata akidah berasal dari bahasa arab aqad yang berarti ikatan, sedangkan menurut ahli bahasa aqidah adalah sesuatu yang. 4 Ema Salma, “Nilai-Nilai Islam Pada Bank Berbasis Syariah”, Tesis (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, yang terhubung dengan hati dan perasaan halus orang atau yang dibuat orang untuk agama dan menjadi pedoman jiwa, dan menjadi keyakinan yang tidak bercampur dengan keragu-raguan.Nilai aqidah adalah nilai yang mengacu pada masalah keimanan dan dasar-dasar keimanan, sehingga kata aqidah sering diletakkan di samping kata keimanan.6 Iman Islam bukanlah hanya keyakinan di dalam hati, tetapi harus pada tahap selanjutnya menjadi acuan dan landasan perilaku, serta untuk perbuatan baik yang mengarah pada perbuatan baik.
Dapat disimpulkan bahwa Syariah berisi peraturan dan hukum yang menentukan garis kehidupan yang harus dilintasi oleh seorang Muslim. Syariah adalah pedoman yang diberikan oleh Allah. berdasarkan sumber primer berupa Al-Qur'an dan As-Sunnah serta pada sumber yang berasal dari akal manusia dalam ijtihad ulama atau ulama Islam. Syariah juga dapat diartikan sebagai sistem ketuhanan yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan alam lingkungan.
Berdasarkan definisi di atas, diketahui bahwa syariat terdiri dari dua bagian, yaitu bagian ibadah yang mengatur hubungan antara manusia dengan Allah (hablum minallah) dan bagian muamalah yang mengatur hubungan antara manusia (hablum minannas). Oleh karena itu, syariah berbeda dengan keyakinan yang tetap atau tidak berubah, syariah berkembang sesuai dengan kemajuan peradaban manusia. Sejalan dengan hal tersebut maka kualitas keimanan seseorang dapat dibuktikan melalui pelaksanaan ibadah yang sempurna dan realisasi nilai-nilai yang terkandung dalam syariah dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Jika syariat dipelajari secara detail di dalamnya, terdapat nilai-nilai dan norma-norma dalam ajaran Islam yang ditetapkan oleh ajaran Islam yang telah Allah SWT tetapkan bagi umatnya yang akan mampu mengantarkan mereka pada makna yang sebenarnya. kehidupan. Melalui ihsan, seseorang akan selalu merasa dirinya dilihat oleh Allah SWT, yang mengetahui, melihat dan mendengar sekecil apapun perbuatan yang dilakukan seseorang, meskipun dilakukan di tempat yang tersembunyi. Dalam Islam, akhlak atau perilaku seorang muslim dapat memberikan gambaran tentang pemahaman mereka tentang Islam.
Dalam penelitian ini, penulis akan menggunakan ketiga nilai keislaman tersebut untuk menganalisis nilai-nilai yang dipraktikkan di BRI Syariah KCP Bandar Jaya. Nilai-nilai syariah adalah aturan dan hukum yang menentukan garis hukum seorang Muslim dan merupakan pedoman yang diberikan oleh Allah SWT berdasarkan sumber utama, yaitu Al-Qur'an dan As-Sunnah. Nilai akhlak disebut juga dengan ihsan dimana seseorang akan selalu merasa selalu diperhatikan dan dijaga oleh Allah SWT.
Kinerja Karyawan
- Pengertian Kinerja Karyawan
- Penilaian Kinerja
- Tujuan dan Manfaat Kinerja
- Indikator Penilaian Kinerja Individu
- Kinerja dalam Perspektif Islam
Hasil kerja adalah hasil yang diperoleh seorang pegawai dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tuntutan pekerjaan atau standar kinerja 14 Seorang pegawai dapat dikatakan berhasil dalam melaksanakan pekerjaannya atau memiliki kinerja yang baik apabila hasil kerja yang diterima lebih tinggi dari standar kinerja. . Penilaian kinerja merupakan suatu proses yang dilakukan oleh organisasi untuk menilai atau menilai keberhasilan pegawai dalam melaksanakan tugasnya. Apabila hasil yang dicapai sesuai atau lebih tinggi dari standar kerja, maka dapat dikatakan kinerja pegawai tersebut dalam kategori baik.
Karyawan yang dihargai atas pekerjaannya akan menunjukkan sikap kerja yang lebih positif begitu pula sebaliknya. 18 Anjur Perkasa Alam, “Analisis Kinerja Pegawai Pada PT Bank Syariah Mandiri Cabang Literasi Medan Dalam Pandangan Manajemen Syariah”, Analytica Islamica, Vol. Setiap individu dalam organisasi dinilai dari kinerjanya, bagi karyawan yang kinerjanya kurang baik perlu dilakukan pengembangan baik melalui pendidikan maupun pelatihan.
Karyawan dengan kinerja buruk karena kurangnya pengetahuan tentang pekerjaannya akan ditingkatkan pelatihannya, sedangkan karyawan yang kurang terampil dalam pekerjaannya akan mendapatkan pelatihan yang sesuai. Wawancara karyawan akan memberikan manfaat sebagai dasar untuk tindak lanjut pekerjaan karyawan di masa depan. Manfaat penilaian kinerja disini berkaitan dengan keputusan manajemen sumber daya manusia, pemenuhan hukum manajemen sumber daya manusia dan sebagai kriteria pengujian validitas.
Dalam melakukan penilaian kinerja diperlukan suatu teknik yang tepat agar hasil pengukuran juga memberikan hasil yang akurat dan benar. Jika sebuah perusahaan dalam kondisi buruk, karyawan dengan nilai loyalitas rendah cenderung pindah ke perusahaan lain. Berbeda dengan karyawan yang menjunjung tinggi loyalitas atau loyalitas pasti akan bertahan di perusahaan.
Semakin sering seorang karyawan berinovasi, maka menandakan bahwa karyawan tersebut engagement dan kinerjanya meningkat begitu pula sebaliknya. Pada penelitian ini peneliti akan menggunakan keempat indikator penilaian tersebut untuk menilai peningkatan kinerja pegawai BRI Syariah KCP Bandar Jaya. 25 Anjur Perkasa Alam, Menganalisis Kinerja Pegawai Pada PT Bank Syariah Mandiri Cabang Literasi Medan Dalam Rangka Manajemen Syariah, Analytica Islamica, Vol.
Jenis dan Sifat Penelitian
Sumber Data Penelitian
Karim berjudul Fiqih dan Analisis Keuangan Bank Islam, buku karya Jusmaliani berjudul Bisnis Berbasis Syariah, buku karya Heri Sudarsono berjudul Konsep Ekonomi Islam, dll.
Teknik Pengumpulan Data
Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data berupa data tertulis yang berisi informasi dan penjelasan masalah penelitian 5 Dokumentasi digunakan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mengumpulkan dokumen dan literatur yang relevan dengan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi yaitu dokumen yang biasanya berupa tulisan, gambar atau karya monumental seseorang. Observasi adalah pengamatan yang disengaja dan sistematis terhadap fenomena sosial dengan gejala psikis untuk kemudian direkam 6 Metode ini digunakan penulis untuk melakukan pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap gejala yang diselidiki.
Teknik Analisa Data
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
- Sejarah Singkat BRI Syariah KCP Bandar Jaya
- Visi & Misi BRI Syariah KCP Bandar Jaya
- Struktur Organisasi BRI Syariah KCP Bandar Jaya
- Gambaran kegiatan BRI Syaraiah KCP Bandar Jaya
- Penerapan Nilai-nilai Islam Terhadap Kinerja Karyawan pada
- Analisis Penerapan Nilai-nilai Islam Terhadap Kinerja
Pembentukan BRI Syariah KCP Bandar Jaya diawali dengan melihat peluang bisnis di Bandar Jaya. 3 Wawancara dengan Bpk. Iswan Zendrato sebagai Pimpinan Cabang Pembantu BRI Syariah KCP Bandar Jaya pada tanggal 7 Mei 2019. BRI Syariah KCP Bandar Jaya merupakan lembaga keuangan Syariah yang bekerja setiap hari sebelum dimulainya kegiatan usaha.
5Wawancara dengan Bapak Yanda Agung selaku Branch Operation Supervisor BRI Syariah KCP Bandar Jaya pada tanggal 14 Mei 2020. 6 Wawancara dengan Bapak Yanda Agung selaku Branch Operation Supervisor BRI Syariah KCP Bandar Jaya pada tanggal 7 Oktober 2019. Analisis implementasi implementasi Nilai keislaman tentang kinerja pegawai di BRI Syariah KCP Bandar Jaya BRI Syariah KCP Bandar Jaya.
Berdasarkan penelitian di BRI Syariah KCP Bandar Jaya, peneliti memperoleh informasi bahwa BRI Syariah KCP Bandar Jaya menerapkan nilai-nilai Islami dalam melakukan aktivitas kerja. 11 Wawancara dengan Bpk. Iwan Susilo sebagai Kepala Unit BRI Syariah KCP Bandar Jaya pada tanggal 19 Juni 2020. 12 Wawancara dengan Sdr. Iwan Susilo sebagai Pemimpin Unit BRI Syariah KCP Bandar Jaya pada 19 Juni 2020.
16 Wawancara dengan Bpk. Yanda Agung selaku Operation Supervisor BRI Syariah KCP Bandar Jaya tanggal 19 Juni 2020. 18 Wawancara Indah Lestari selaku Marketing Account Officer BRI Syariah KCP Bandar Jaya tanggal 19 Juni 2020. Terkait penerapan nilai-nilai Islami tersebut, loyalitas pegawai dapat tergambar dari keberlangsungan hidup pegawai BRI Syariah KCP Bandar Jaya dengan menerapkan nilai-nilai Islami tersebut dalam aktivitas kerjanya.
Penerapan nilai-nilai Islam tersebut juga mempengaruhi kualitas BRI Syariah KCP Bandar Jaya. 23 Wawancara dengan Bpk. Yanda Agung selaku Operation Supervisor BRI Syariah KCP Bandar Jaya pada tanggal 19 Juni 2020. Bahwa Insan BRI Syariah KCP Bandar Jaya senantiasa menanamkan dan menerapkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari dan ruang lingkup pekerjaan.
PENUTUP
Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti, terdapat beberapa saran untuk BRI Syariah KCP Bandar Jaya yaitu lebih mengoptimalkan pelaksanaan pelaksanaan nilai-nilai Islam khususnya dalam kegiatan pengajian, dalam hal penerapannya sebaiknya memberikan penilaian khusus kepada seluruh pegawai BRI Syariah KCP Bandar Jaya baik dari pimpinan sampai dengan jabatan yang paling rendah untuk menerapkan nilai-nilai islami pada kinerja pegawai untuk lebih memotivasi pegawai dalam meningkatkan kinerjanya dan memberikan sanksi bagi pegawai yang tidak melaksanakan dan menerapkan hal tersebut kegiatan untuk memberikan pelajaran yang sama. Alam, Anjur Perkasa, “Analisis Kinerja Karyawan PT Bank Syariah Mandiri Cabang Literasi Medan Dalam Cahaya Tata Kelola Syariah”, Analytica Islamica, Vol. Alkausar, “Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Manajemen Sumber Daya Manusia di Bank Pembiayaan Rakyat (BPRS) Mitra Agro Syariah.
Implementasi Nilai-Nilai Islam Pada Bank Berbasis Syariah Dan Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Nasabah”, Dinamik Journal-Journal Of Islamic Management And Business Vol.1, No. Bungin, Burhan, Metodologi Penelitian Kuantitatif: Komunikasi, Ekonomi dan Kebijakan Publik serta Ilmu Sosial Lainnya, Jakarta: Kencana, 2005. Munawaroh, “Penerapan Nilai-Nilai Islam Pada Bank Syariah Dan Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Nasabah (Studi Kasus Pada Masyarakat Perkotaan . Medan)", pada laman http://repository.uinsu.ac.id/1359/1/munawaroh%20ekni.pdf, diunduh pada 4 Oktober 2019.
Nurjanah dan Dewi Laela Hilyatin, “Strategi Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Dalam Pembiayaan Murabahah Di Bank Syariah Mandiri Cabang Purwokerto”, (Purwokerto: IAIN Purwokerto dan Penerbit el-Jizya), Vol. Usep Deden Suherman, Pengaruh Implementasi Nilai-Nilai Islam dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Bagian Pemasaran Pada Bank Umum Syariah Di Jawa Barat, Jurnal Ekonomi Islam, Volume 9, Edisi 1 (2018): Issn Print Online).