• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

SEKOLAH PASCASARJANA

un. Tamansari nomor 64 Bandung 40116 Gedung CCAR It. IV, Teip.: (022) 4254006; Telp./Fax.: (022) 2511495 E-mail: [email protected]; URL: http://www.sps.itb.ac.id

No. 0573 /1 1BO1i/PP/2018 26 April 2018

Lampiran 1 (satu) Berkas

Hal : Beasiswa Peninkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI)/

Sandwich-like Tahun 2018

Yang Terhormat 1. Dekan FMIPA 2. Dekan SF 3. Dekan STH 4. Dekan FTTM 5. Dekan FITB 6. Dekan FT

Institut Teknologi Bandung

7. Dekan STEi 8. Dekan FTMD 9. Dekan FTSL 1O,Dekan S4PPK 11.Dekan FSRD 12.Dekan SBM

Menindaklarijuti surat dan Direktur Kualifikasi Sumber Daya Manusia, Kemristekdikti, No.

563/D3/PG/2018, tertanggal 16 April 2018, tentang tawaran beasiswa Peningkatan Kuahtas Publikasi Internasional (PKPI)/ Sandwich like Tahun 2018 (terlampir), kami sampaikan bahwa mahasiswa Program Doktor (S3) yang herminat mengikuti program tersebut wajib melakukan penidaltaran secara on line d http://beasiswa.ristekdikti.go.id/pkpi mulal tangga 16 s.d. 30 April 2018. Pedoman Beasiswa PKPI (sandwich-like) tahun 2018 dapat diunduh pada aman http://sumberdaya.ristekdikti.go.id/wp- content/uploads/2018/04/PAN DUAN-PKPI-2018. pdf.

Demikian informasi mi kami sampaikan dan mohon untuk diinformasikan ke mahasiswa Program Doktor di Jingkungan masing-masing. Alas perhatian dan kerja sama yang diberikan, karni ucapkan terirna kasih.

/

\p p/crtc3Ø' /

f.Dr. Pudji Astuti, MS Tembusan Yth.:

1. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan-ITB;

2. Para Waki Dekan SPs-JTB 3. Para Ketua Prodi Doktor-ITB.

(2)

Tikasi Sumber Daya Manusia

'1 sort

016 199002 1 001

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

IREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN T1NGGI

Jalan Raya Jenderal Sudirman. Pintu I Senayan, Jakarta - 10270 lelp. (021) 57946100 (HUNTING) / (fax) 021-57946052 Email subdit_pkdikti.go.id Homepage: http://ristekdikti.go.id

Nornor

J3

/D3IPGI2O 18 Jakarta, / April 2018

Lampiran : satu berkas

Perihal : Tawaran Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI)/ Sandwich-like Tahun 2018

Kepada Yth.

Direktur Program/Dekan Sekolab Pascasarjana (daftai terlampir)

Salah satu bentuk kontribusi dosen d tingkat internasiona1 adalah publikasi karya ilmiah pada jurnal yang bertaraf internasional. Publikasi yang dihasilkan tersebut dapat dilakukan melalui pencangkokan/magang dosen ke beberapa pembimbing bertaraf internasional di luar negeri. Pada tahun mi Ditjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, leknologi dan Pendidikan Tinggi kembali menawarkan Program Beasiswa Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI)ISandwich-like bagi mahasiswa S3 yang sedang studi pada SekolahlProgram Pascasarjana penyelenggaran BPP-DN di Jingkungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, kami mohon kesediaan Saudara untuk menyebarluaskan informasi dan panduan PKPllSandwi.ch-like tahun 21 8 (terlampir) kepada mahasiswa S3 pada Pascasarjana Saudara. Pendafiaran dilakukan secara daring (online) rnelalui laman http://beasiswa.ristekdikti.go.id/pkpi, yang sudah bisa diakses mulai tanggal 16 s.d. 30 April 2018.

Demikian tawaran mi kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik, diucapkan terima kasih.

Tembusan:

Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti (sebagai laporan)

RJ/PKP)/4 -2018

(3)

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

DJREKTOpT JENDERAL SUMBER DAYA ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TJNGGI

Jalan Raya Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan, Jakarta - 10270 lelp. (021) 57946100 (HUNTING) / (fax) 021-57946052 Email subditjkØdiktj.go.jd Homepage: http://ristekdikti.go.id Lampiran surat

Nomor : 563 /D3/PG/2018 Iangga1: 16 April 2018 flaftar Pascasarjana 1. Institut Pertanian Bogor 2. Institut Teknologi Band ung

3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember 4. Instiut Seni Indonesia Surakarta 5. Institut Seni Indonesia Yogvakarta 6. Universitas Andalas

7. Universitas Airlangga 8. Univrsitas Bengkulu 9. Universitas Brawaya 10. Universitas Diponegoro 11. Universitas Gadjh Mada 12. Universitas Hasanuddin 13. Universitas Haluoleo 14. Universitas Indonesia 15. Universitas Islam Nusantara 16. Universitas Islam Sultan Agung 17. Universitas Jenderal Soedirman I 8. Universitas Jernber

19. Universitas Katolik Atmajaya

20. Universitas Muhanimadiyah Surakarta 21. Universitas Muslim Indonesia 22. Universitas Negeri Padang 23. Universitas Negeri Jakarta 24. Universitas Negeti Medan 25. tin iversitas Negeri Semarang 26. Universitas Negeri Surabaya 27. Universitas Negeri Malang 28. Universitas Neged Yogyakarta 29. Universitas Negeri Makassar 30. Universitas Padjadjaran

31. Universitas Pendidikan Indonesia 32. Universitas Riau

33. Universitas Sumatera Utara 34. Universitas Sriwijaya 35. Universitas Sebelas Maret 36. Universitas Sam Ratulangi 37. Universitas Tadulako

(4)

)

RISTEKDIKT

PEDIIMAN BEASISWA PENINOKATAN KIIALITAS PUBLIKASI INTERNASIDNAL (PKPI) TAHUN 2018

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLDGI DAN PENUIDIKAN TINGGI DIREKIDRAT iENDERAL UMER DAYA IPTEK DAN PENDIDIKAN TINGGI

DIREKIDRAT KUALIFIKASI SUMDER DAVA MANUSIA

(5)

KATA SAMBUTAN

Undang-Undang Repubtik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dengan jelas menyatakan bahwa kuaLifikasi akademik minimum dosen adatah lulusan Program Magister untuk program sarjana dan lulusan Program Doktor untuk program pascarjana. Dalam Rencana Strategis Kementerian Riset, Teknotogi dan Pendidikan Tinggi, upaya mi adalah bagian dan pilar peningkatan mutu dan daya saing pendidikan. Dan kondisi kualifikasi akademik dosen-dosen saat mi, sebagian besar dosen masih memerlukan peningkatan kualifikasi akademik untuk mencapai standar minimal. UU RI Nomor 14 tahun 2005 mencantumkan dua hat yang sangat penting, yaitu, (1) dosen berkewajiban meningkatkan dan mengembangkan kompetensinya secara terus menerus; dan (2) mereka berhak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, mendapatkan akses ke sumber betajar, informasi, sarana dan prasarana pembetajaran, serta penetitian dan pengabdian kepada masyarakat. Bahkan Profesor dan Doktor bukan akhir untuk terus beLajar, harus ada upaya penyegaran kembaLi (rechar9ing) bagi dosen yang sudah sampal pada jabatan akademik dan kuaLifikasi akademik tertinggi mi.

Menghadapi tantangan di atas, Direktorat Jenderat Sumber Daya Itmu Pengetahuan, Teknotogi dan Pendidikan Tinggi, metaksanakan kegiatan percepatan peningkatan kuatifikasi dosen perguruan tinggi Indonesia dengan memberi beasiswa pendidikan S2 dan S3 ke luar negeni yang dilaksanakan sejak 2008, di samping beasiswa pendidikan pascasarjana (BPPS) untuk pendidikan S2 dan 53 daLam negeri yang tetah bertangsung sejak 1976 (dikenal sebagai Tim Manajemen Program Doktor/TMPD). Datam rangka meningkatkan kualitas Lulusan yang berwawasan globaL maka mahasiswa S3 pada pascasarjana di datam negeri diberi kesempatan pada tahun mi oleh Direktorat Jenderat Sumber Daya Itmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk melakukan magang pada perguruan tinggi atau institusi riset di Luar negeri. Pemagangan pada mitra di Luar negeri diharapkan menjadi salah satu implementasi dan amanat yang tercantum pada Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kuatifikasi Nasional Indonesia, bahwa learning outcomes untuk lulusan S3 adatah mampu mengembangkan pengetahuan, teknotogi, dan/atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesional metalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original dan

(6)

teruji; mampu memecahkan permasatahan itmu pengetahuian, teknotogi dan atau seni di dalam bidang keilmuar,riya melalui pendekatan inter, multi dan transdisiptiner-; dan mampu mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi itmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasionat dan internasionat.

Pengakuan internasional yang tercantum dalam amanat di atas sekurang- kurangnya akan dapat dicapal apabita mahasiswa S3 semenjak studi pada pascasarjana sudah memitiki artikel/paper yang dipubtikasikan pada jurnat internasionat. Kuantitas dan kuatitas publikasi seperti yang dimaksud dapat menjadi langkah-Langkah rut untuk secara berkelanjutan melaksanakan Peraturan Menteri Pendidikan Nasionat Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggutangan Plagiat di Perguruan Tinggi, Surat Edaran Dirjen Dikti Nomor 2050 Tahun 2011 tentang Unggah Karya Itmiah, dan Surat Edaran Dirjen Dikti Nomor 152 Tahun 2012 tentang Publikasi Karya Itmiah. Dengan menjadikan publikasi internasionat sebagal budaya akademik dan kekuatan atmosfer akademik di perguruan tinggi, tujuan penataan program doktor seperti yang ditegaskan pada Surat Edaran Dirjen Dikti Nomor 1483/E/T/2012 dan Nomor 152/E/2012 dapat secara maksimaL terwujud.

Di samping itu Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PAN-RB) Nomor 17 Tahun 2013 telah menegaskan bahwa pubtikasi itmiah di jenjang nasional maupun internasional harus menjadi suatu kebutuhan yang tidak terpisahkan dan kegiatan Tn Dharma Perguruan Tinggi.

Khususnya, ayat (3) dan ayat (4), pada pasat 26 Permen PAN-RB Nomor 17 Tahun 2013, secara tegas mengkondisikan atmosfer akademik bahwa kebutuhan pubtikasi menjadi prioritas bagi dosen di tingkungan Ditjen Sumber Daya ILmu Pengetahuan, leknologi dan Pendidikan Tinggi. Setain itu dosen yang masih berijazah Master (S2) wajib meningkatkan kemampuan akademiknya sampai memperoLeh ijazah Doktor (S3) agar dapat mencapai jenjang kepangkatan Lektor Kepata. Sedangkan untuk mencapai jabatan akademik Profesor, seorang dosen harus sudah berijazah Doktor dan memiliki pubtikasi pada jurnat internasionat yang bereputasi. Dengan demikian, bagi dosen yang sedang studi S3 pada program pascasarjana penyetenggara BPP-DN pertu memperoleh kesempatan dan fasit.itasi untuk sekurang-kurangnya bisa

(7)

memenuhi tuntutan publikasi seperti yang tercantum dalam Permeripan Nomor 17 tahun 2013.

Dengan mendasarkan pada kualitas karya itmiah yang dihasilkan oleh tulusan S3 pada pascasarjana penyetenggara BPP-DN, beasiswa peningkatan kuatitas pubtikasi internasional (PKPI) mahasiswa S3 dipandang sangat retevan, dan memberikan banyak manfaat bagi para dosen dan/atau calon dosen yang sedang studi S3 pada program Pascasarjana di datam negeri. Akhirnya kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Tim Pengembarig dan semua pihak yang tetah metakukan berbagai upaya sehingga memungkinkan buku panduan mi terwujud.

Direktur Kuatifikasi Sumber Daya Manusia, Direktorat Jenderal. Sumber Daya Iptek dan Dikti,

Mukhlas Ansori

(8)

DAFTAR ISI

KATASAMBUTAN 1

DAFTAR Si 4

1. PENDAHULUAN . 5

2. DESKR!PSI PROGRAM KEGIATAN 8

3. BEASISWA YANG DISEDIAKAN 10

4. PERSYARATAN CALON PENERIMA BEASISWA. 10

5. PROSES PENJARINGAN CALON PENERIMA BEASISWA 12

6. BEBERAPA HAL YANG PERLU MENDAPAT PERHATIAN

DARI PASCASARJANA . 14

7. PERAN DITJEN SUMBERDAYA IPTEK dan DIKTI 15

8. PERAN PENERIMA PROGRAM BEASISWA PKPI. 15

9. BAGAN ALIR PROSES SELEKSI PKPI TAHUN 2018 15

10. KETENTUAN LAIN 15

11. JADWALKEGiATAN 16

LAMPIRAN 17

(9)

1. PENDAHULUAN

Untuk mempersiapkan sumberdaya manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas dan memitiki daya saing internasionat metalui pendidikan tinggi, Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas dosen perguruan tinggi. Sampal dengan tahun 2017, peningkatan kuatitas dosen dilakukan metatul berbagai cara, di antaranya melatui penyediaan beasiswa studi tanjut ke jenjang S3, balk di datam negeri maupun ke tuar negeri, dan/atau beasiswa untuk program tan-gelar bagi para mahasiswa S3 pada perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan para dosen senior di Lingkungan Direktorat Jenderat Sumber Daya Itmu Pengetahuan, Teknotogi dan Pendidikan Tinggi . Untuk program peningkatan kuatitas dosen perguruan tinggi, setain metatui berbagai bentuk kerjasama dan kemitraan dengan pihak-pihak Luar negeri, Pemerintah Indonesia telah menyediakan beasiswa I.uar negeri dan dana Anggaran Pendapatan dan Betanja Negara (APBN).

Sebagai lembaga pendidikan, perguruan tinggi di tingkungan Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti memitiki peran yang besar datam peningkatan pengembangan SDM dan peningkatan daya saing bangsa. Agar peran perguruan tinggi yang strategis mi berjaLan dengan balk, harustah ditunjang oteh dosen-dosen dengan kuatitas unggut. Untuk memperoLeh dosen berkuatitas unggut tersebut, perencanaan yang terarah dan matang pertu disusun dengan baik. Hat itu akan menjadikan dosen sebagai satah satu komponen SDM perguruan tinggi mempunyai peran sentrat dan strategis. Kuatitas dosen akan menentukan tinggi-rendahnya kuatitas suatu perguruan tinggi. Mengingat bahwa upaya internasionalisast kuatitas berperan sangat penting datam meningkatkan mutu pendidikan di era globaLisasi, sementara pada umumnya dosen Perguruan Tinggi di Indonesia meLanjutkan studi pada Pascasarjana di berbagai Perguruan Tinggi datam negeri, khususnya penyeLenggara Beasiswa Pendidikan Pascasarjana DaLam Negeri (BPP-DN), maka dipertukan adanya upaya untuk membenikan kesempatan bagi mahasiswa S3 untuk juga mengatami sendiri sistem pendidikan internasionaL.

(10)

Datam upaya menambah wawasan dan memberikan pengataman internasional tersebut, kepada para dosen tetap di tingkungan Kemenristekdikti yang sedang metaksanakan studi 53-nya pada Pascasarjana penyelenggara BPP-DN.

Pemerintah Indonesia menyediakan beasiswa program Peningkatan Kualitas Publikasi Internasfonal (PKPI, sebelumnya dikenal sebagai Sandwich-Like 53 Luar Negeri) atau pemagangan di berbagai perguruan tinggi/institusi riset luar negeri yang terkemuka. Metatui program mi, diharapkan wawasan internasional, khususnya pubtikasi internasionat, para dosen akan tercapai dan kualitas para tenaga dosen tersebut diharapkan semakin meningkat. Berdasarkan meta-anatisis yang dilakukan terhadap laporan maupun seminar dan hasH kegiatan Sandwich-like S3 Luar Negeri periode 2008-2012 dan kegiatan PKPI periode 2013-2017 tercatat masih betum signifikan publikasi internasional yang dilakukan oteh para mahasiswa S3 yang mengikuti program-program tersebut. Pada umumnya mereka hanya terfokus untuk menambah referensi, peningkatan metode penelitian, sudah merasa nyaman dengan hanya pubtikasi nasional. Hanya sedikit peserta Sandwich-like S3 yang menggunakan Laboratorium luar negeri untuk memperkuat eksperimen yang mampu mempercepat penyetesaian studi nya.

Arah tujuan Kemenristekdikti yang mendorong setiap perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk mampu berkontribusi di jenjang internasional, the World Class University (WCU), mengembangkan inovasi dan menerapkan inovasi di sektor industri baik Langsung maupun tidak Langsung dengan menempatkan dosen sebagal salah satu ujung tombak datam mengakseLerasi pencapaian tujuan tersebut. Arah tersebut tercantum datam pada Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka KuaLifikasi NasionaL Indonesia, bahwa learning outcomes untuk luLusan S3 adalah:

"mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan/atau seni baru di dalam bidang keitmuannya atau praktek profesional. metalui nset, hingga menghasilkan karya kreatif, original dan teruji; mampu memecahkan permasalahan itmu perigetahuian, teknologi dan atau seni di dal.am bidang keilmuannya meLaLui pendekatan inter, multi dan transdisiptin; dan mampu mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset dan pengembangan yang

(11)

bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan kemastahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasionat".

Dengan demikian peraturan tersebut secara tegas mengamanatkan bahwa pengakuan internasionat adalah sebuah keniscayaan bagi 1uIusan S3 pada Pascasarjana di datam negeri.

Satah satu bentuk kontribusi dosen di tingkat internasionat adalah me1aui pubtikasi karya itmiah dalam jurnal internasionaL bereputasi. Guna menghasilkan pubtikasi tersebut dipandang pedu untuk m&akukan penguatan dan program Sandwich-Like S3 Luar Negeri, dengan tetap menerapkan modeL pencangkokan/

magang ke beberapa pembimbing/mentor di perguruan tinggi Luar negeri dengan program PKPI. OLeh karena itu, Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti menjembatani kebutuhan publikasi internasionaL bagi para mahasiswa S3 pada Pascasarjana penyeLenggara BPP-DN dengan memberikan beasiswa untuk PKPI mahasiswa S3.

Kuantitas dan kuatitas pubLikasi yang dapat diunggutkan, dan para mahasiswa S3 pada Pascasarjana penyeLenggara BPP-DN, dapat menjadi indikator ketercapaian dan implementasi nil dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 17 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan PLagiat di Perguruan Tinggi maupun Surat Edaran Dirjen Dikti Nomor 20150 tahun 2011 tentang Unggah Karya ILmiah. Pada akhirnya publikasi karya iLmiah seperti yang diatur datam Surat Edaran Dirjeri Dikti Nomor 152 tahun 2012 benar-benar dapat mendukung penataan program Doktor seperti yang ditegaskan dalam Surat Edaran Dirjeh. Dikti Nomor 1483 Tahun 2012.

Di samping itu Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Btrokrasi (Permen PAN-RB) Nomor 17 Tahun 2013 telah menegaskan bahwa publikasi itmiah di jenjang nasional maupun internasional. harus menjadi suatu kebutuhan yang tidak terpisahkan dan kegiatan Tn Dharma Perguruan Tinggi.

Khususnya, berdasarkan ayat (3) dan ayat (4), pada pasal. 26 Permenpan Nomor 17 Tahun 2013, secara tegas mengkondisikan atmosfer akademik bahwa kebutuhan publikasi menjadi prioritas bagi dosen di tingkungan Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti. Setain itu dosen yang masih berijazah Master (S2) wajib meningkatkan kemampuan akademiknya sampai memperoteh ijazah Doktor (53) agar dapat

(12)

mencapal jenjang kepangkatan Lektor Kepata. Untuk mencapai jabatan akademik Profesor, seorang dosen harus sudah berijazah Doktor dan memitiki pubUkasi pada jurnat internasionat bereputasi. Bagi dosen yang sedang studi S3 pada program pascasarjana penyetenggara BPP-DN pertu memperol.eh kesempatan dan difasititasi untuk sekurang-kurangnya bisa memenuhi tuntutan pubtikasi seperti yang tercantum datam Permenpan Nomor 17 tahun 2013.

Hasit evaluasi penyetenggaraan PKPI sejak 2013 menunjukkan bahwa jumlah peserta PKPI terus menurun dan tahun ke tahun. Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti menengarai ada beberapa faktor penyebab menurunnya minat mengikuti PKPI, yang meliputi (1) faktor dan calon peserta PKPI sendini, terutama kemampuan berbahasa Inggris untuk berkomunikasi dan menutis artiket sangat temah; (2) faktor perguruan tinggi asat, tempat calon sedang studi 53, kurang memacu minat para mahasiswa 53 untuk magang di Luar negeri; dan (3) Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti tidak tertibat sama sekali datam proses pemanduan dan pemantauan dan kemajuan para peserta program PKPI di luar negeri.

2. DESKRIPSI PROGRAM KEGIATAN

Beasiswa Peningkatan KuaLitas Pubtikasi Internasional (PKPI) tahun 2018 diperuntukkan bagi mahasiswa 53 pada pascasarjana penyetenggara BPP-DN, dengan karakteristik penyetenggaraan sebagai berikut:

2.1. Program ml diperuntukkan bagi mahasiswa pascasarjana yang masih aktif menempuh studi S3 pada pascasarjana penyelenggana BPP-DN;

2.2. MeLaLui kesepakatan antara Perguruan Tinggi Indonesia dengan Perguruan Tinggi/Institusi Riset Luar Negeri; disepakati bahwa sebagian kegiatan pendidikannya dilakukan di Perguruan Tinggi/Institusi Riset mitra di Luar Negeni;

2.3. Metatul kesepakatan antara Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti dengan Perguruan Tinggi/Institusi Riset Luar Negeri; disepakati bahwa sebagian kegiatan pendidikannya ditakukan di Perguruan Tinggi/Institusi Riset mitra di Luar Negeri;

(13)

2.4. Kegiatan yang ditakukan di Perguruan Tinggi/Institusi Riset Luar Negeri yang dimaksud, adatah kegiatan-kegiatan yang terkait tangsung dengan topik disertasi S3 dan dapat metiputi aspek-aspek berikut:

a. Metakukan penulisan paper/artikel dengan bimbingan dan/atau mitra di Luar negeri untuk tujuan publikasi pada jurnat internasional bereputasi;

b. Metakukan penyempurnaan maupun penguatan karya seni atau kriya, dan/atau yang sejenis untuk tujuan memperoleh pengakuan internasional sesuai dengan aturan itmiah yang berLaku untuk bidang seni dan sastra;

c. Metakukan penetitian Lanjutan (anatisis taboratorium) yang tidak mungkin atau suLit ditaksanakan di Indonesia guna meningkatkan kuatitas data untuk publikasi internasionaL.

2.5. Datam hat berkegiatan seperti yang dimaksud pada butir 2.4, semua pihak wajib mengacu pada poLa pembiayaan yang diberLakukan oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti;

2.6. Beasiswa PKPI adalah program tan-geLar, sehingga penerima beasiswa tidak wajib memperoteh ijazah atau sertifikat dan Perguruan linggiulnstitusi Riset Luar Negeri. Ijazah S3 tetap diterbitkan oleh Perguruan Tinggi datam negeri tempat yang bersangkutan harus menyeLesaikan studi S3. Lebih diprioritaskan kegiatan yang bukan untuk menempuh suatu perkutiahan dan/atau suatu peLatihan resmi di Perguruan Tinggi/Institusi Riset Luar Negert;

2.7. MenyeLesaikan kegiatan PKPI di Perguruan Tinggiulnstitusi Riset mitra di Luar Negeri harus sesual dengan kontrak kegiatan dan Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti dan secara tertutis wajib membuat taporan akhir kegiatan dengan metampirkan artikeL (manuskrip) yang dihasilkan setama kegiatan PKPI.

(14)

3. BEASISWA YANG DISEDIAKAN

Beasiswa PKPI tahun 2018 yang disediakari oteh Ditjen Sumber Daya ptek dan Dikti berupa:

3.1. Dana APBN meLalui anggaran Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti;

3.2. Dana yang disediakan untuk program mi berjangka waktu sekurang- kurangnya 3 (tiga) bulan dan akhir kegiatan tidak metebihi butan Desember 2018;

3.3. Komponen biaya yang diberikan metiputi:

a. Bench fee bersifat at cost dan sebanyak-banyaknya 30% dan nilai Tuition Fee satu semester, serta Lebih dipnoritaskan yang sudah termasuk biaya bahan habis pakai (consumable fee) dan/atau contingency fee;

b. Biaya hidup (standar Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Luar Negeri - BPP-LN Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti);

c. Asuransi kesehatan standar (at cost) dan tidak metebihi batas maksimaL yang ditentukan oteh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti;

d. Biaya buku (standar BPP-LN Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti);

e. Perjatanan dengan pesawat untuk sekab pergi dan putang (at cost) keLas ekonomi;

3.4. Komponen-komponen Lain yang tidak disebutkan di atas mutLak dibebankan kepada Pascasarjana, Perguruan Tinggi AsaL, dan/atau para peserta.

4. PERSYARATAN CALON

Syarat-syarat caLon penerima beasiswa PKPI untuk tahun 2018 adatah sebagai berikut:

4.1. Dosen tetap PTN maupun PTS di lingkungan Kemenristekdikti yang masih aktif studi pada satah satu Pascasarjana penyeLenggara BPP-DN;

4.2. Memitiki NIDN atau NIDK;

4.3. LuLus ujian proposaL penetitian S3 dengan Promotor yang sudah bersifat tetap;

(15)

4.4. Memiliki data awal yang dapat digunakan untuk penulisan artikel (manuskrfp) di j urnal internasional bereputasi;

4.5. Masa studi tidak metebihi 8 (delapan) semester dan program 53 yang tet.ah ditempuhnya pada Pascasarjana penyelenggara BPP-DN pada saat keberangkatan;

4.6. Wajib mendaftar secara daring (on-line) pada laman http: I Ibeasiswa. ristekdikti. qo. id/pkpi;

4.7. Membawa semua dokumen yang diperlukan saat wawancara, metiputi:

a. Form-PKPI Luar Negeri Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti yang telah diisi dan disetujui oleh Promoton/Pembimbing Pertama di Indonesia;

b. Usulan program kegiatan selama berada di Pendidikan Tinggi/Institusi Riset Luar Negeri yang telah disetujui oleh Promotor/Pembimbing Pertama di Indonesia. Lebih diprioritaskan usulan program kegiatan tersebut sudah memperoLeh persetujuan dan calon Supervisor/Mentor di Luar Negeri;

c. Usulan program kegiatan sekurang-kurangnya sudah secara eksplisit menyebutkan banyaknya artikel (harus dituliskan judul artikelnya) yang akan ditulis dan/atau diselesaikan dan/atau dipublikasikan bersama calon Supervisor/Mentor di Luar Negeri;

d. Surat Rekomendasi yang ditulis Promotor/Pembimbing Pertama pada Pascasarjana penyetenggara BPP-DN (butir-butir Surat Rekomendasi dilampirkan) dengan memperoleh persetujuan dan Direktur Pascasarjana;

e. Surat keterangan lulus ujian proposal dan Dekan Sekotah/Direktur Program Pascasarjana atau Ketua Program Studi Pascasarjana;

f. Surat penerimaan (letter of acceptance (LoA), letter of invitation (Lot)) yang menyatakan bahwa Perguruan Tinggi/Institusi Riset Luar Negeri yang dituju slap menerima karyasiswa yang bersangkutan, atau minimal ada surat penerimaan (LoA/LoI) dan calon pembimbing/mentor dengan bidang itmu yang sejenis dengan calon. Sangat diprioritaskan LoA/LoI ditutis daLam bahasa Inggris dan bersifat tanpa syarat (unconditional);

g. Bukti kemampuan bahasa Inggris setara TOEFL ITP minimal 500 atau IELTS minimal 5.5;

(16)

h. Draf artikel pubtikasi (manuskrip) yang disetujui promotor di Indonesia dan caton Supervisor/Mentor di Perguruan Tinggi/Institusi Riset Luar Negeri;

1. Calon Supervisor/Mentor di Perguruan Tinggi/Institusi Riset Luar Negeri tetah memberikan masukan terhadap draft artiket untuk publikasi internasionat pada butir h;

j. Resume rekam jejak akademik caton pembimbing/mentor Perguruan Tinggi/Institusi Riset Luar Negeri dengan metampirkan dokumen biodatanya;

k. Deskripsi yang eksplisit desain/skenario/naskah/purwarupa karya seni atau kriya dan/atau yang sejenis, bagi caton dengan bidang keitmuan yang satu rumpun dengan seni dan sastra, yang sudah disetujul promotor di Indonesia.

4.8. Harus tutus seteksi administratif yang dilakukan oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti;

4.9. Lutus seteksi wawancara yang ditaksanakan dalam bahasa Inggris oleh Tim SeLeksi yang ditetapkan oteh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti;

4.10.Mampu menunjukkan kemampuan berkomunikasi Lisan dan tuLisan dalam bahasa Inggris;

4.11.BeLum pernah mengikuti program PKPI dan Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti;

4.12.Wajib mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang berLaku.

5. PROSES SELEKSI

Proses seteksi penerima beasiswa PKPI tahun 2018 ditaksanakan meLatui tahapan berikut:

5.1. Penawaran

Beasiswa PKPI tahun 2018 ditawarkan kepada seLuruh dosen tetap Perguruan Tinggi di tingkungan Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti, Kemenristekdikti, yang sedang menempuh studi S3 pada program Pascasarjana penyelenggara BPP-DN. Penawaran tersebut disertai dengan

(17)

batas waktu penawaran, prosedur melamar, proses seteksi, jum[ah beasiswa yang tersedia, dan persyaratan-persyaratan lainnya.

Penawaran beasiswa PKPI tahun 2018 disebartuaskan meaLui aman http: / /sumberdaya. ristekdikti . go.id dan surat kepada pimpinan Perguruan Tinggi Penyelenggara BPP-DN.

5.2. Tata Cara Pendaftaran

Para caLon yang mendaftar untuk memperoleh beasiswa PKPI tahun 2018 harus mengikuti tata cara yang ditentukan berikut:

a. Proses pendaftaran harus dilakukan secara daring (on-line), yaitu melalui laman Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti di http: / / beasiswa. ristekdikti .go. id/pkpi. Tiap petamar akan mendapatkan nomor registrasi (registration number) yang harus dibawa pada saat wawancara;

b. Pendaftar harus mengunggah (upload):

I. Letter of Acceptance(LoA) atau Letter of Invitation (Lot);

ii. Sertifikat bahasa Inggris;

iii. Usutan kegiatan PKPI secara rind yang teLah disetujui oleh pembimbing daLam negeri dan caLon Supervisor/Mentor tuar negeri.

Perlu diingat bahwa target kegiatan PKPI adalah publikasi internasional;

iv. Surat ijin Dekan/SekoLah/Direktur Program Pascasarjana tempat studi S3;

v. Surat keterangan Lutus ujian proposaL;

vi. Surat kesanggupan dan pembimbing I.uar negeri.

5.3. Tahapan Seleksi

a) SeLeksi Administrasi

b) Seteksi akan dimutai dengan pemeriksaan kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan pada butir 5.2. bagian b.

(18)

C) Seteksi Tatap Muka

Proses seteksi tatap muka/wawancara ditaksanakan datam bahasa Inggris oleh Tim Seleksi BPP-LN yang dibentuk oteh Ditjen Sumberdaya Iptek dan Dikti. Seleksi akan didasarkan pada beberapa aspek, yaitu:

i. Aspek Akademik. Kesiapan petamar dalam menulis dan menyelesaikan artiket yang akan di pubtikasikan dan rencana penyelesaian studi setelah petaksanaan PKPI akan menjadi pertimbangan Tim Seleksi.

ii. Aspek Bahasa. Kemampuan berbahasa Inggris yang baik merupakan syarat mutlak yang harus dimitiki oLeh pet.amar. SeLain itu, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris juga dinilai ketika petamar mengikuti wawancara di hadapan Tim SeLeksi.

iii. Aspek Tan-Akademik. Persiapan peLamar untuk studi di luar negeri juga merupakan satah satu kriteria yang diniLai, termasuk kesiapan peLamar untuk beradaptasi di negara asing yang berbeda bahasa, tradisi, dan budaya, serta motivasi din dalam menyeLesaikan program PKPI.

6. BEBERAPA HAL YANG PERLU MENDAPAT PERHATIAN DARI SEKOLAH/PROGRAIV% PASCASARJANA

Butir-butir yang perLu mendapat perhatian dan SekoLah/Program Pascasarjana penyelenggara BPP-DN untuk program i, metiputi:

1.

Program mi tidak dapat dipisahkan dari tugas dan tanggung-jawab Seko[ah /Program Pascasarjana/ Promotor pengusut yang meliputi:

a. Pencanian Perguruan Tinggi Luar Negeri mitra (laboratorium, profesor, dan lainnya) yang dituju;

b. Ke[engkapan berkas administrasi dan penentuan program kerja setiap pendaftar;

c. Ketentuan Lain di Luar yang sudah diatur sel.ama tidak bertentangan dengan yang teLah ditentukan oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti;

2. Supervisor/Mentor di Luar negeri harus setingkat profesor, doktor, atau dosen senior di bidang ilmu yang tinier atau minimal serumpun dengan pendaftar;

(19)

3. Seorang supervisor/mentor di tuar negeri diperbotehkan menerima maksimum 4 (empat) peserta PKPI;

4. Sangat direkomendasikan bahwa Perguruan Tinggi/Institusi Riset tujuan di Luar Negeri adalah Perguruan Tinggi yang memiliki reputasi balk.

7. PERAN DITJEN SUMBER DAYA IPTEK dan DIKTI a. Penyandang dana program;

b. Seleksi administrasi;

c. Mengumumkan hasit seleksi administrasi;

d. MenyeLenggarakan wawancara;

e. Mengumumkan hasit seleksi;

f. Menyetenggarakan Lokakarya dan seminar hasiL.

8. PERAN PENERIMA PROGRAM BEASISWA PKPI

a. Wajib mengikuti kegiatan tokakarya pra-keberangkatan yang waktu dan tempatnya akan ditentukan oLeh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti;

b. Wajib menandatangani kontrak kegiatan di Ditjen Sumber Daya Iptek dan Di kti;

c. Wajib metaksanakan kegiatan sesual usutan kegiatan;

d. Wajib membuat Laporan akhir;

e. Wajib mengikuti Seminar Hash.

9. BAGAN ALIR PROSES SELEKSI PKPI

Bagan atir proses seleksi PKPI tahun 2018 disajikan pada Lampiran 1.

10. KETENTUAN LAIN

Ketentuan Lain yang perlu diperhatikan meliputi berikut mi:

10.1. Setetah setesal mengikuti program mi, penerima beasiswa PKPI wajib secepatnya kembali sebagai mahasiswa Pascasarjana pengirim dan secepatnyaIenyeLesaikan studi 53 -nya.

10.2. Setama mengikuti program kegiatan PKPI di Perguruan Tinggi/Institusi Riset Luar Negeri, peserta ditarang melakukan kegiatan Lain di luar kegiatan PKPI dan/atau kegiatan studi 53-nya.

(20)

10.3. Pe[anggaran atas ketentuan-ketentuan di atas akan dikenakan sanksi akademik maupun administrasi kepada penerima beasiswa PKPI, baik o[eh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti maupun Pascasarjana tempat studinya.

10.4. Jika peserta menerima beasiswa BPP-DN, maka selama di luar negeri BPP-DN dihentikan. Beasiswa BPP-DN akan diaktifkan kembali ketika peserta kembali melanjutkan studinya di sekolah Pascasarjana semuta di Indonesia.

10.5. Peserta PKPI secara tertuUs wajib membuat laporan akhir kegiatan, dengan melampirkan semua artiket dan/atau manuskrip yang dihasilkan selama berkegiatan PKPI di Luar Negeri (format Laporan Akhir Kegiatan dapat dilihat pada lampiran) dan mepresentasikan hash kegiatan tersebut dalam Seminar Sehari yang waktunya akan ditetapkan kemudian oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti;

10.6. Apabila peserta PKPI hanya dapat melaksanakan sebagian dan/atau tidak dapat menyelesaikan kegiatan sesuai rentang waktu yang telah disepakati, maka peserta PKPI wajib metaporkan kepada Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti pada kesempatan pertama dan wajib mematuhi segala ketentuan yang berlaku dalam pengembaUan beasiswa PKPI yang sudah diterimanya.

11. JADWAL KEGIATAN

Jadwal kegiatan PKPI (ten tatif) disajikan pada tabeL berikut.

WäktuH Pendaftaran Peserta April 2018

Seleksi Administrasi Mel 2018 SeLeksi Tatap Muka (daLam

bahasa Inggris) Mel 2018

Pengumuman Final Peserta Juni 2018 Pengurusan administrasi

keberangkatan JuLi 2018

Lokakarya Pra Keberangkatan Agustus 2018 Penandatanganan Kontrak

(diLakukan saat Lapor

keberangkatan ke LN di Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti)

Agustus 2018

Periode Petaksanaan Kegiatan Agustus - Desember 2018 Seminar HasiL Kegiatan Peserta

PKPI Tahun 2018 Februari 2019

(21)

-

Mencoba thn berikutnya

A Lampiran 1: Bagan Alir Proses Seleksi PKPI Tahun 2018.

Mahasiswa S3 (pelamar)

Mendaftar on-line ke laman:

http :/beasiswaistekdikti .go.d/pkpi

Seleksi Administrasi

tidak

ya

• Interview dalam B.Inggris

• Verifikasi Usulan Kegiatan dan Dokumen Pendukung

,c7

Pengumuman hasil seleksi

tidak

ya

Lokakarya pra- keberangkatan

'7

Keberangkatan &

penandatanganan kontrak

(22)

Lampiran 2: Format Laporan Keglatan PKPI Tahun 2018

RSTEKDIKTI

LAPORAN

BEASISWA PENINGKATAN KUALITAS PUBLIKASI INTERNASONAL MAHASISWA S3 TAHUN ANGGARAN 2018

OLEH

(Nama Lengkap Peserta) (Program Pascasarjana)

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA IPTEK DAN DIKTI

DIREKTORAT KUALIFIKASI SUMBER DAYA MANUSIA 2018

(23)

DAFTAR ISI

Halaman KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN

a. Latar Belakang Kegiatan b. Tujuan Kegiatan

c. Manfaat Kegiatan

BAB II RENCANAKEGIATAN

a. Tempat Kegiatan di Luar Negeri b. Waktu Kegiatan

c. Lingkup Kegiatan

d. Data Singkat Pembimbing/Mentor di Luar Negeri e. Deskripsi Rind Rencana Kegiatan

f. Rencana Penyelesaian Studi

g. Deskripsi Luaran (output) Kegiatan h. Deskripsi Dampak (outcome) Kegiatan

BAB III PELAKSANAAN KEG IATAN a. Tahap Persiapan Kegiatan b. Tahap Petaksanaan Kegiatan c. Tahap Akhir Kegiatan

BAB IV PENUTUP a. Kesimpulan b. Saran

DAFTAR PUSTAKA

(24)

LAMP IRAN

1. Surat-surat ijin yang mendukung keberangkatan melaksanakan kegiatan PKPI tahun 2018

2. Fotocopy paspor:

a. Hataman identitas b. Halaman Keberangkatan c. Halaman Visa (bilamana ada) d. Halaman Keputangan

3. Dokumen output kegiatan, antara tam:

a. Manuskrip artikel yang telah diselesaikan untuk pubEikasi di Jurnal Internasional yang bereputasi

b. Kegiatan lain (bilamana ada), antara lain:

I. Ringkasan kerja lapangan

ii. Resume kegiatan analisis laboratorium dan data iii. Resume/draft penulisan disertasi

4. Surat-surat pendukung dan Perguruan Tinggi/Institusi Riset di Luar Negeri:

a. Fotocopy LoA/LoO/LoI

b. Fotocopy rekomendasi/surat keterangan dan Supervisor/Mentor di Luar Negeri

c. Sertifikat-sertifikat seminar di Luar Negeri d. Surat keterangan dan KBR! setempat

5. Curricutum Vitae

Foto-foto kegiatan (akademik) yang penting dan relevan.

Referensi

Dokumen terkait

KEPUTUSAN SENAT AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Nomor : ../SK/K…SA/2017 TENTANG KEBIJAKAN AKADEMIK PENGEMBANGAN SENI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG SENAT AKADEMIK

Out of 714, 353 number of students follow the food and diet related pages and the percentage is 49.4.The experiments shows that 53.2 percent students eat food from recommended pages