• Tidak ada hasil yang ditemukan

Investasi Jumlah Uang Beredar (JUB)

N/A
N/A
Putri Juliani

Academic year: 2024

Membagikan "Investasi Jumlah Uang Beredar (JUB)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

INVESTASI JUMLAH

UANG BEREDAR (JUB)

DAN PENERIMAAN UANG

KELOMPOK 2

(2)

Disusun Oleh :

Putri Juliani (C0E023016)

Nadila khoirunnisa (C0E023014)

Arifah (C0E023022)

Muhammad Al Ikrom (C0E023018)

(3)

Investasi JUB mengacu pada upaya-upaya yang dilakukan untuk mempengaruhi dan meningkatkan jumlah uang yang beredar dalam perekonomian.

Investasi Jumlah

Uang Beredar (JUB)

(4)

Meningkatkan likuiditas perekonomian 1.

Mendorong konsumsi dan investasi 2.

Memacu pertumbuhan ekonomi 3.

Menjaga stabilitas harga (inflasi) 4.

Tujuan utama dari

investasi JUB

(5)

Kebijakan

Mempengaruhi JUB

Pemerintah dan bank sentral dapat

menggunakan berbagai kebijakan untuk mempengaruhi JUB, seperti:

Menaikkan/menurunkan suku bunga acuan

Melakukan operasi pasar terbuka (membeli/menjual surat berharga) Mengubah rasio cadangan wajib

bank

(6)

investasi JUB yang berlebihan juga dapat menimbulkan masalah

seperti kenaikan inflasi yang dapat mengikis daya beli masyarakat.

Oleh karena itu, perlu ada keseimbangan antara pertumbuhan

ekonomi dan stabilitas harga. Bank sentral harus cermat dalam

mengelola JUB agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, namun

tetap menjaga stabilitas harga.

(7)

Penerimaan uang mengacu pada aliran uang masuk ke dalam suatu entitas, seperti individu, perusahaan, atau pemerintah.

Permintaan Uang

(8)

PERMINTAAN UANG

Harapan inflasi:

Ekspektasi inflasi tinggi meningkatkan

permintaan uang sebagai cadangan

nilai Permintaan uang: Keinginan masyarakat untuk memegang

uang - Faktor yang memengaruhi permintaan uang:

Pendapatan: Semakin tinggi, permintaan uang semakin besar

Tingkat bunga:

Kenaikan suku bunga menurunkan

permintaan uang

Tingkat harga:

Kenaikan harga meningkatkan permintaan uang

untuk transaksi

(9)

Hubungan JUB dan Permintaan Uang

Investasi JUB dan pengelolaan permintaan uang saling terkait

1.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat dan stabil, perlu keseimbangan antara JUB dan permintaan uang

2.

Pemahaman atas faktor-faktor yang

mempengaruhi kedua sisi ini penting bagi kebijakan ekonomi makro

3.

(10)

Kebijakan moneter dapat mempengaruhi permintaan uang melalui

instrumen-instrumen seperti suku bunga, operasi pasar terbuka, dan rasio cadangan wajib. Pemahaman atas faktor-faktor yang mempengaruhi

permintaan uang penting untuk merumuskan kebijakan yang efektif.

(11)

Investasi JUB bertujuan meningkatkan likuiditas, konsumsi, dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah dan

bank sentral mengatur JUB melalui kebijakan

moneter.Permintaan uang adalah keinginan masyarakat memegang uang, dipengaruhi oleh faktor seperti

pendapatan, suku bunga, dan inflasi. Kebijakan moneter juga dapat mempengaruhi permintaan uang.

KESIMPULAN

(12)

SESI PERTANYAAN

(13)

Thank You

Referensi

Dokumen terkait

Dan apabila kecepatan uang beredar yang sangat cepat (V) dan Jumlah uang yang beredar sangat besar maka berdasarkan persamaan diatas akan menigkatkan pula permintaan

Jika jumlah uang beredar yang menurun, maka Bank Indonesia melakukan. kebijakan moneter melalui tingkat suku bunganya atau BI Rate

Ada 3 lembaga yang menawarkan uang antara lain : pemerintah, bank sentral, dan bank umum. Setiap penawaran uang ke masyarakat dicatat dalam neraca. Pemerintah dan Bank

Di dalam kehidupan masyarakat, jumlah uang yang beredar ditentukan oleh kebijakan dari bank sentral untuk menambah atau mengurangi jumlah uang melalui kebijakan moneter ..

Saran untuk Bank Indonesia agar lebih berhari-hati dalam menetapkan kebijakan moneter tersebut yang terkait dengan masalah tingkat suku bunga serta jumlah uang beredar

Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah uang beredar yaitu Kebijakan Bank Sentral melalui hak oktroinya, pemerintah melalui hak mencetak uang dengan nominal terkecil dan

Otoritas moneter dalam hal ini disebut dengan Bank sentral sebagai lembaga independen mengatur peredaran uang yang dicetaknya, hanya pada bank sentral uang kartal

Melalui kebijakan moneter, bank sentral (BI) dapat Melalui kebijakan moneter, bank sentral (BI) dapat mengendalikan jumlah uang beredar untuk mengendalikan jumlah uang beredar