I N
I
. 5
,
:
;
.
;
:
Rekomendasi
Survey/Kegiatan Tim, Kelompok dan Organisasi
Sektor Layanan : Kesatuan Bangsa dan Politik
Jenis Layanan : Rekomendasi Survey/Kegiatan Tim, Kelompok dan Organisasi Deskripsi : Rekomendasi Survey/Kegiatan Tim, Kelompok dan Organisasi
adalah Rekomendasi yang diberikan kepada organisasi/lembaga kemasyarakatan, organisasi politik, mahasiswa/organisasi kemahasiswaan atau kepanitian yang menyelenggarakan kegiatan yang berisi keterangan tentang kelayakan pelaksanaan kegiatan A. Dasar Hukum
a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan;
b. Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
c. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan;
d. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2011 tentang Pedoman Penerbitan Rekomendasi Penelitian;
e. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2017 tentang Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah;
f. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Pengelolaan Sistem Informasi Organisasi Kemasyarakatan;
g. Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 26 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Terpadu Satu Pintu Pada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
B. Persyaratan
1. Syarat Pengajuan Baru
a. Surat permohonan ditujukan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
b. Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) Pusat/Daerah;
c. Rekomendasi dari Dirjen Kesbang Kemendagri RI (jika organisasi berasal dari pusat);
d. Rekomendasi/persetujuan Rektor (Jika mahasiswa/organisasi kemahasiswaan);
e. Surat keterangan terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Prov.
Sulsel yang masih berlaku (Jika LSM, Ormas, Partai);
f. Fotocopy identitas penanggungjawab kegiatan;
g. Proposal Kegiatan;
h. Surat pernyataan/bukti pemakaian tempat kegiatan (booking fee) yang akan berlangsung (disesuaikan dengan kondisi kegiatan);
i. Fotocopy kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (Bagi perusahaan pendamping).
2. Syarat Perpanjangan/Perubahan
a. Surat permohonan ditujukan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
b. Rekomendasi dari Dirjen Kesbang Kemendagri RI (jika organisasi berasal dari pusat);
c. Rekomendasi/persetujuan Rektor (Jika mahasiswa/organisasi kemahasiswaan);
d. Surat keterangan terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Prov.
Sulsel yang masih berlaku (Jika LSM, Ormas, Partai);
e. Fotocopy identitas penanggungjawab kegiatan;
f. Proposal Kegiatan;
g. Surat pernyataan/bukti pemakaian tempat kegiatan (booking fee) yang akan berlangsung (disesuaikan dengan kondisi kegiatan);
h. Fotocopy kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (Bagi perusahaan pendamping).
Sistem, Mekanisme dan Prosedur Pelayanan
1. Pemohon menuju touchscreen atau Customer Services : 1. Mencari informasi pelayanan yang dibutuhkan;
2. Mengambil Formulir Permohonan;
2. Petugas Loket Informasi/Customer Services:
1. Apabila pemohon masih dalam rangka mencari informasi maka petugas informasi memberikan penjelasan tentang persyaratan dan prosedur pengajuan permohonan pelayanan;
2. Apabila pemohon tersebut adalah pemohon yang telah siap dengan kelengkapan peryaratan pengajuan permohonan, dipersilahkan menuju ke Loket Pendaftaran;
3. Pemohon menyerahkan berkas permohonan ke Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan dengan melampirkan persyaratan yang telah ditentukan
4. Petugas Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan :
1. Meneliti berkas persyaratan, dan setelah persyaratan permohonan dinyatakan lengkap maka berkas diterima;
2. Petugas pendaftaran memberikan tanda terima kepada pemohon;
3. Menginformasikan waktu penyelesaian dan biaya yang harus dibayar apabila dikenakan biaya pelayanan/retribusi;
5. Tim Teknis :
1. Menerima berkas dari loket pendaftaran/desk pelayanan yang sudah dinyatakan lengkap;
2. Melakukan validasi dan evaluasi terhadap berkas;
3. Melakukan proses untuk penerbitan rekomendasi teknis (untuk izin yang memerlukan kajian teknis);
4. Apabila berkas telah lengkap dan valid, selanjutnya diserahkan ke Kepala Seksi (korektor) untuk diproses lebih lanjut;
6. Kepala Seksi (korektor):
1. Melakukan koreksi terhadap berkas permohonan;
2. Membuat pengantar ke Unit Reaksi Cepat (URC) OPD dan diserahkan ke Kepala Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan (Verifikator);
3. Memerintahkan pencetakan surat izin untuk permohonan yang telah lengkap, valid dan memenuhi persyaratan;
7. Loket Penyerahan :
Setelah Seksi Administrasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan menomor izin/rekomendasi menyerahkan surat izin/rekomendasi ke pemohon melalui petugas loket penyerahan, dengan meminta tanda bukti pendaftaran dan membuat tanda terima.
D. Jangka Waktu Penyelesaian
Jangka Waktu Penyelesaian Pelayanan paling lama 2 (dua) HARI KERJA sejak tanggal diterimanya berkas permohonan secara lengkap, benar dan telah dilaksanakan Proses Pertimbangan Teknis.
Biaya/Tarif 0 Rupiah.
F. Produk Pelayanan
Rekomendasi Survey/Kegiatan Tim, Kelompok dan Organisasi diterima oleh pemohon yang dicetak dengan spesifikasi sebagai berikut:
1 (satu) rangkap ASLI;
MenggunakanBarcode;
Kertas ukuran F4, Tebal 80 gram;
Tanda tangan Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan an.
Kepala DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan dan cap stempel basah DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan dan jika produk pelayanan berupa Dokumen Elektronik menggunakan Tanda Tangan Elektronik (Digital Signature);
Nomor Izin berdasarkan Ketentuan Penomoran Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
Tanggal Izin berdasarkan tanggal terbitnya izin;
Sah dimata hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
G. Sarana, Prasarana dan/atau fasilitas
Sarana:
Meja, kursi, alat tulis kantor, checklist, almari, komputer, Printer, Komputer Server, Scanner, CCTV, Kamera, Proyektor, Lemari Arsip, Wifi, alat penyimpanan data (database), alat kontrol, alat telekomunikasi, sarana kebersihan dan keindahan Kantor.
Prasarana:
Instalasi listrik, telpon, ruang server, ruang kerja, ruang rapat/pertemuan, ruang pelayanan, ruang pengaduan, ruang penyimpanan arsip/dokumentasi, ruang sistem kontrol, ruang entry data, gudang arsip.
Fasilitas :
Media informasi dan pengaduan, Ruang tunggu ber AC, Lapangan Parkir Gratis, sarana hiburan TV dan akses internet.
H. Kompetensi Pelaksana
a. Pendidikan sekurang-kurangnya SLTA dan telah memiliki Sertifikat Service Excellent bagi Petugas Pelayanan di DPMPTSP
b. Pendidikan Sekurang-kurangnya S1 dan memahami dengan baik berbagai regulasi dan ketentuan terkait sektor Kesatuan Bangsa dan Politik bagi Tim Teknis yang ditempatkan di PTSP
c. Dapat mengoperasikan komputer dengan baik
I. Pengawasan Internal
Pengawasan Internal dilakukan langsung oleh masing-masing pimpinan dan secara berkala oleh TIM Pengawas Internal yang dibentuk dan ditugaskan khusus oleh Kepala DPMPTSP
J. Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan
1. Pelayanan Informasi dan Pengaduan ditangani oleh dua orang Petugas;
2. Petugas Pelayanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat memiliki kompetensi sebagai berikut :
a. Memiliki sikap dan perilaku yang sopan dan ramah;
b. Menguasai teknik berkomunikasi yang baik;
c. Memiliki latar belakang pendidikan komunikasi dan psikologi;
3. Dilengkapi sarana dan prasarana informasi pelayanan untuk setiap jenis layanan dan penerimaan pengaduan meliputi telepon/fax, Formulir Pengaduan/Buku Agenda Pengaduan, SMS Pengaduan, Pengaduan via email, rak arsip, komputer;
K. Jumlah Pelaksana
a) Minimal 2 orang di Front Office PTSP
b) Minimal 3 orang termasuk Kepala Dinas di Back Office c) Minimal 1 orang TIM Teknis dari OPD terkait
L. Jaminan Pelayanan
Permohonan Izin akan diproses minimal sesuai dengan Standar Operational Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan (SP) yang berlaku, dan jika tidak sesuai, pemohon dapat menyampaikan pengaduan dan atau pelaporan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
M. Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan
Setiap pemohon yang mengikuti prosedur yang telah ditetapkan akan mendapatkan jaminan keamanan selama di ruang pelayanan (front Office), termasuk keamanan berkas permohonan selama proses berlangsung hingga kepada terbitnya izin, hak atas informasi serta pelayanan yang tepat waktu.
N. Evaluasi Kinerja
Kesesuaian proses pelayanan terhadap SOP dan Standar Pelayanan (SP) akan dimonitoring melalui mekanisme penyelenggaraan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dan akan dievaluasi secara periodik dan berkesinambungan oleh DPMPTSP bersama OPD Teknis Terkait dan pihak Eksternal lainnya yang relevan. Hasil Monitoring dan evaluasi akan di publikasikan dan dilaporkan secara tertulis kepada Gubernur selaku Pembina dan Pimpinan Pemerintah Daerah.
Izin Pengeluaran/Pemasukan Bahan Asal Hewan (BAH) dan Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH
)Sektor Layanan : Peternakan dan Kesehatan Hewan
Jenis Layanan : Surat Izin Pengeluaran/Pemasukan Bahan Asal Hewan (BAH) dan Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH)
Deskripsi : Surat Izin Pengeluaran/Pemasukan Bahan Asal Hewan (BAH) dan Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH adalah Izin tertulis yang harus dimiliki oleh usaha perorangan atau badan usaha yang melakukan kegiatan pemasukan dan/atau pengeluaran Bahan Asal Hewan (BAH) dan Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH) dari dan ke luar wilayah Provinsi
A. Dasar Hukum
h. Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan;
i. Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
j. Undang – Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan;
k. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2000 tentang Karantina Hewan;
l. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintergrasi Secara Elektronik;
m. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 07/Permentan/OT.140/2008 tentang Syarat dan Tata Cara Pemasukan dan Pengeluaran Benih, Bibit Ternak, dan Ternak Potong;
n. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 482/Kpts/PD.620/8/2008 tentang Pemasukan Ternak Rumanansia dan Produknya;
o. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 10 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu;
p. Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Juklak Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor. 10 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu;
q. Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 26 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Terpadu Satu Pintu Pada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
B. Persyaratan
j. Surat permohonan ditujukan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
k. Fotocopy KTP (Perorangan);
l. Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) Pusat/Daerah;
m. Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) Asli, untuk Izin Pengeluaran dan SKKH Fotocopy, untuk Izin Pemasukan;
n. Uji Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR), DOC Ayam, Hasil RBT (sapi dll), Fotocopy hasil uji laboratorium khusus ternak potong;
o. Fotokopi NIB;
p. Fotokopi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Sistem, Mekanisme dan Prosedur Pelayanan
8. Pemohon menuju touchscreen atau Customer Services : 1. Mencari informasi pelayanan yang dibutuhkan;
2. Mengambil Formulir Permohonan;
9. Petugas Loket Informasi/Customer Services:
1. Apabila pemohon masih dalam rangka mencari informasi maka petugas informasi memberikan penjelasan tentang persyaratan dan prosedur pengajuan permohonan pelayanan;
2. Apabila pemohon tersebut adalah pemohon yang telah siap dengan kelengkapan peryaratan pengajuan permohonan, dipersilahkan menuju ke Loket Pendaftaran;
10.Pemohon menyerahkan berkas permohonan ke Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan dengan melampirkan persyaratan yang telah ditentukan
11.Petugas Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan :
1. Meneliti berkas persyaratan, dan setelah persyaratan permohonan dinyatakan lengkap maka berkas diterima;
2. Petugas pendaftaran memberikan tanda terima kepada pemohon;
3. Menginformasikan waktu penyelesaian dan biaya yang harus dibayar apabila dikenakan biaya pelayanan/retribusi;
12.Tim Teknis :
1. Menerima berkas dari loket pendaftaran/desk pelayanan yang sudah dinyatakan lengkap;
2. Melakukan validasi dan evaluasi terhadap berkas;
3. Melakukan proses untuk penerbitan rekomendasi teknis (untuk izin yang memerlukan kajian teknis);
4. Apabila berkas telah lengkap dan valid, selanjutnya diserahkan ke Kepala Seksi (korektor) untuk diproses lebih lanjut;
13.Kepala Seksi (korektor):
1. Melakukan koreksi terhadap berkas permohonan;
2. Membuat pengantar ke Unit Reaksi Cepat (URC) OPD dan diserahkan ke Kepala Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan (Verifikator);
3. Memerintahkan pencetakan surat izin untuk permohonan yang telah lengkap, valid dan memenuhi persyaratan;
14.Loket Penyerahan :
Setelah Seksi Administrasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan menomor izin/rekomendasi menyerahkan surat izin/rekomendasi ke pemohon melalui petugas loket penyerahan, dengan meminta tanda bukti pendaftaran dan membuat tanda terima.
D. Jangka Waktu Penyelesaian
Jangka Waktu Penyelesaian Pelayanan paling lama 2 (dua) HARI KERJA sejak tanggal diterimanya berkas permohonan secara lengkap, benar dan telah dilaksanakan Proses Pertimbangan Teknis.
Biaya/Tarif 0 Rupiah.
F. Produk Pelayanan
Surat Izin Pengeluaran/Pemasukan Bahan Asal Hewan (BAH) dan Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH) diterima oleh pemohon yang dicetak dengan spesifikasi sebagai berikut:
1 (satu) rangkap ASLI;
MenggunakanBarcode;
Kertas ukuran F4, Tebal 80 gram;
Tanda tangan Kepala DPMPTSP an. Gubernur Sulawesi Selatan selaku Administrator Perizinan dan cap stempel basah DPMPTSP Provinsi Sulawesi
Selatan dan jika produk pelayanan berupa Dokumen Elektronik menggunakan Tanda Tangan Elektronik (Digital Signature);
Nomor Izin berdasarkan Ketentuan Penomoran Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
Tanggal Izin berdasarkan tanggal terbitnya izin;
Sah dimata hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
G. Sarana, Prasarana dan/atau fasilitas Sarana:
Meja, kursi, alat tulis kantor, checklist, almari, komputer, Printer, Komputer Server, Scanner, CCTV, Kamera, Proyektor, Lemari Arsip, Wifi, alat penyimpanan data (database), alat kontrol, alat telekomunikasi, sarana kebersihan dan keindahan Kantor.
Prasarana:
Instalasi listrik, telpon, ruang server, ruang kerja, ruang rapat/pertemuan, ruang pelayanan, ruang pengaduan, ruang penyimpanan arsip/dokumentasi, ruang sistem kontrol, ruang entry data, gudang arsip.
Fasilitas :
Media informasi dan pengaduan, Ruang tunggu ber AC, Lapangan Parkir Gratis, sarana hiburan TV dan akses internet.
H. Kompetensi Pelaksana
d. Pendidikan sekurang-kurangnya SLTA dan telah memiliki Sertifikat Service Excellent bagi Petugas Pelayanan di DPMPTSP
e. Pendidikan Sekurang-kurangnya S1 dan memahami dengan baik berbagai regulasi dan ketentuan terkait sektor Peternakan dan Kesehatan Hewan bagi Tim Teknis yang ditempatkan di PTSP
f. Dapat mengoperasikan komputer dengan baik
I. Pengawasan Internal
Pengawasan Internal dilakukan langsung oleh masing-masing pimpinan dan
secara berkala oleh TIM Pengawas Internal yang dibentuk dan ditugaskan khusus oleh Kepala DPMPTSP
J. Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan
4. Pelayanan Informasi dan Pengaduan ditangani oleh dua orang Petugas;
5. Petugas Pelayanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat memiliki kompetensi sebagai berikut :
d. Memiliki sikap dan perilaku yang sopan dan ramah;
e. Menguasai teknik berkomunikasi yang baik;
f. Memiliki latar belakang pendidikan komunikasi dan psikologi;
6. Dilengkapi sarana dan prasarana informasi pelayanan untuk setiap jenis layanan dan penerimaan pengaduan meliputi telepon/fax, Formulir Pengaduan/Buku Agenda Pengaduan, SMS Pengaduan, Pengaduan via email, rak arsip, komputer;
K. Jumlah Pelaksana
d) Minimal 2 orang di Front Office PTSP
e) Minimal 3 orang termasuk Kepala Dinas di Back Office f) Minimal 1 orang TIM Teknis dari SKPD terkait
L. Jaminan Pelayanan
Permohonan Izin akan diproses minimal sesuai dengan Standar Operational Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan (SP) yang berlaku, dan jika tidak sesuai, pemohon dapat menyampaikan pengaduan dan atau pelaporan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
M. Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan
Setiap pemohon yang mengikuti prosedur yang telah ditetapkan akan
mendapatkan jaminan keamanan selama di ruang pelayanan (front Office), termasuk keamanan berkas permohonan selama proses berlangsung hingga kepada terbitnya izin, hak atas informasi serta pelayanan yang tepat waktu.
N. Evaluasi Kinerja
Kesesuaian proses pelayanan terhadap SOP dan Standar Pelayanan (SP) akan dimonitoring melalui mekanisme penyelenggaraan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dan akan dievaluasi secara periodik dan berkesinambungan oleh DPMPTSP bersama OPD Teknis Terkait dan pihak Eksternal lainnya yang relevan. Hasil Monitoring dan evaluasi akan di publikasikan dan dilaporkan secara tertulis kepada Gubernur selaku Pembina dan Pimpinan Pemerintah Daerah.
Izin Pengeluaran/Pemasukan Hewan Kesayangan
Sektor Layanan : Peternakan dan Kesehatan Hewan
Jenis Layanan : Izin Pengeluaran/Pemasukan Hewan Kesayangan
Deskripsi : Surat Izin Pengeluaran/Pemasukan Hewan Kesayangan adalah Izin tertulis yang harus dimiliki oleh setiap orang yang melakukan kegiatan pemasukan dan/atau pengeluaran hewan kesayangan dari dan ke luar wilayah Provinsi
A. Dasar Hukum
r. Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan;
s. Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
t. Undang – Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan;
u. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2000 tentang Karantina Hewan;
v. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintergrasi Secara Elektronik;
w. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 07/Permentan/OT.140/2008 tentang Syarat dan Tata Cara Pemasukan dan Pengeluaran Benih, Bibit Ternak, dan Ternak Potong;
x. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 482/Kpts/PD.620/8/2008 tentang Pemasukan Ternak Rumanansia dan Produknya;
y. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 10 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu;
z. Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Juklak Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor. 10 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu;
aa. Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 26 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Terpadu Satu Pintu Pada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
B. Persyaratan
1. Surat permohonan ditujukan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
2. Fotocopy KTP;
3. Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) Pusat/Daerah;
4. Surat/buku keterangan vaksinasi rabies yang masih berlaku;
5. Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) Asli, untuk Izin Pengeluaran dan SKKH Fotocopy, untuk Izin Pemasukan;
6. Khusus untuk keperluan pameran, lomba, show dll. dilengkapi dengan surat keterangan/undangan;
7. Fotokopi NIB.
C. Sistem, Mekanisme dan Prosedur Pelayanan
15.Pemohon menuju touchscreen atau Customer Services : 1. Mencari informasi pelayanan yang dibutuhkan;
2. Mengambil Formulir Permohonan;
16.Petugas Loket Informasi/Customer Services:
1. Apabila pemohon masih dalam rangka mencari informasi maka petugas informasi memberikan penjelasan tentang persyaratan dan prosedur pengajuan permohonan pelayanan;
2. Apabila pemohon tersebut adalah pemohon yang telah siap dengan kelengkapan peryaratan pengajuan permohonan, dipersilahkan menuju ke Loket Pendaftaran;
17.Pemohon menyerahkan berkas permohonan ke Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan dengan melampirkan persyaratan yang telah ditentukan
18.Petugas Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan :
1. Meneliti berkas persyaratan, dan setelah persyaratan permohonan dinyatakan lengkap maka berkas diterima;
2. Petugas pendaftaran memberikan tanda terima kepada pemohon;
3. Menginformasikan waktu penyelesaian dan biaya yang harus dibayar apabila dikenakan biaya pelayanan/retribusi;
19.Tim Teknis :
1. Menerima berkas dari loket pendaftaran/desk pelayanan yang sudah dinyatakan lengkap;
2. Melakukan validasi dan evaluasi terhadap berkas;
3. Melakukan proses untuk penerbitan rekomendasi teknis (untuk izin yang memerlukan kajian teknis);
4. Apabila berkas telah lengkap dan valid, selanjutnya diserahkan ke Kepala Seksi (korektor) untuk diproses lebih lanjut;
20.Kepala Seksi (korektor):
1. Melakukan koreksi terhadap berkas permohonan;
2. Membuat pengantar ke Unit Reaksi Cepat (URC) OPD dan diserahkan ke Kepala Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan (Verifikator);
3. Memerintahkan pencetakan surat izin untuk permohonan yang telah lengkap, valid dan memenuhi persyaratan;
21.Loket Penyerahan :
Setelah Seksi Administrasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan menomor izin/rekomendasi menyerahkan surat izin/rekomendasi ke pemohon melalui petugas loket penyerahan, dengan meminta tanda bukti pendaftaran dan membuat tanda terima.
D. Jangka Waktu Penyelesaian
Jangka Waktu Penyelesaian Pelayanan paling lama 2 (dua) HARI KERJA sejak tanggal diterimanya berkas permohonan secara lengkap, benar dan telah dilaksanakan Proses Pertimbangan Teknis.
Biaya/Tarif 0 Rupiah.
F. Produk Pelayanan
Surat Izin Pengeluaran/Pemasukan Ternak Bibit/Potong diterima oleh pemohon yang dicetak dengan spesifikasi sebagai berikut:
1 (satu) rangkap ASLI;
MenggunakanBarcode;
Kertas ukuran F4, Tebal 80 gram;
Tanda tangan Kepala DPMPTSP an. Gubernur Sulawesi Selatan selaku Administrator Perizinan dan cap stempel basah DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan dan jika produk pelayanan berupa Dokumen Elektronik menggunakan Tanda Tangan Elektronik (Digital Signature);
Nomor Izin berdasarkan Ketentuan Penomoran Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
Tanggal Izin berdasarkan tanggal terbitnya izin;
Sah dimata hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
G. Sarana, Prasarana dan/atau fasilitas
Sarana:
Meja, kursi, alat tulis kantor, checklist, almari, komputer, Printer, Komputer Server, Scanner, CCTV, Kamera, Proyektor, Lemari Arsip, Wifi, alat penyimpanan data (database), alat kontrol, alat telekomunikasi, sarana kebersihan dan keindahan Kantor.
Prasarana:
Instalasi listrik, telpon, ruang server, ruang kerja, ruang rapat/pertemuan, ruang pelayanan, ruang pengaduan, ruang penyimpanan arsip/dokumentasi, ruang sistem kontrol, ruang entry data, gudang arsip.
Fasilitas :
Media informasi dan pengaduan, Ruang tunggu ber AC, Lapangan Parkir Gratis, sarana hiburan TV dan akses internet.
H. Kompetensi Pelaksana
g. Pendidikan sekurang-kurangnya SLTA dan telah memiliki Sertifikat Service Excellent bagi Petugas Pelayanan di DPMPTSP
h. Pendidikan Sekurang-kurangnya S1 dan memahami dengan baik berbagai regulasi dan ketentuan terkait sektor Peternakan dan Kesehatan Hewan bagi Tim Teknis yang ditempatkan di PTSP
i. Dapat mengoperasikan komputer dengan baik
I. Pengawasan Internal
Pengawasan Internal dilakukan langsung oleh masing-masing pimpinan dan secara berkala oleh TIM Pengawas Internal yang dibentuk dan ditugaskan khusus oleh Kepala DPMPTSP
J. Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan
7. Pelayanan Informasi dan Pengaduan ditangani oleh dua orang Petugas;
8. Petugas Pelayanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat memiliki kompetensi sebagai berikut :
g. Memiliki sikap dan perilaku yang sopan dan ramah;
h. Menguasai teknik berkomunikasi yang baik;
i. Memiliki latar belakang pendidikan komunikasi dan psikologi;
9. Dilengkapi sarana dan prasarana informasi pelayanan untuk setiap jenis layanan dan penerimaan pengaduan meliputi telepon/fax, Formulir Pengaduan/Buku Agenda Pengaduan, SMS Pengaduan, Pengaduan via email, rak arsip, komputer;
K. Jumlah Pelaksana
g) Minimal 2 orang di Front Office PTSP
h) Minimal 3 orang termasuk Kepala Dinas di Back Office i) Minimal 1 orang TIM Teknis dari SKPD terkait
L. Jaminan Pelayanan
Permohonan Izin akan diproses minimal sesuai dengan Standar Operational Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan (SP) yang berlaku, dan jika tidak sesuai, pemohon dapat menyampaikan pengaduan dan atau pelaporan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
M. Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan
Setiap pemohon yang mengikuti prosedur yang telah ditetapkan akan mendapatkan jaminan keamanan selama di ruang pelayanan (front Office), termasuk keamanan berkas permohonan selama proses berlangsung hingga kepada terbitnya izin, hak atas informasi serta pelayanan yang tepat waktu.
N. Evaluasi Kinerja
Kesesuaian proses pelayanan terhadap SOP dan Standar Pelayanan (SP) akan dimonitoring melalui mekanisme penyelenggaraan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dan akan dievaluasi secara periodik dan berkesinambungan oleh DPMPTSP bersama OPD Teknis Terkait dan pihak Eksternal lainnya yang relevan. Hasil Monitoring dan evaluasi akan di publikasikan dan dilaporkan secara tertulis kepada Gubernur selaku Pembina dan Pimpinan Pemerintah Daerah.
Izin Pelaksanaan Reklamasi
Sektor Layanan : Kelautan dan Perikanan Jenis Layanan : Izin Pelaksanaan Reklamasi
Deskripsi : Izin Pelaksanaan Reklamasi adalah Izin yang terbitkan untuk melakukan kegiatan atau konstruksi reklamasi
A. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal;
2. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulai Kecil;
3. Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintergrasi Secara Elektronik;
5. Peraturan Presiden Nomor 122 Tahun 2012 tentang Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil;
6. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 23/PERMEN-KP/2016 tentang Perencanaan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil;
7. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 24/PERMEN-KP/2019 tentang Tata Cara Pemberian Izin Lokasi Perairan dan Izin Pengelolaan Perairan Di Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil;
8. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 25/PERMEN-KP/2019 tentang Izin Pelaksanaan Reklamasi Di Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil;
9. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 2 Tahun 2019 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau kecil Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2019-2039;
10.Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 26 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Terpadu Satu Pintu Pada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
B. Persyaratan
1. Surat permohonan ditujukan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
2. Fotocopy KTP;
3. Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) Pusat/Daerah;
4. Izin Lokasi Pemanfaatan Ruang Laut Dibawah 12 Mill Di Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil;
5. Surat Keterangan Lokasi Sumber Material;
6. Rencana Induk;
7. Studi Kelayakan;
8. Rancangan Detail;
9. Izin Lokasi Perairan;
10. Fotocopy NIB;
11. Fotocopy kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Sistem, Mekanisme dan Prosedur Pelayanan
22.Pemohon menuju touchscreen atau Customer Services : 1. Mencari informasi pelayanan yang dibutuhkan;
2. Mengambil Formulir Permohonan;
23.Petugas Loket Informasi/Customer Services:
1. Apabila pemohon masih dalam rangka mencari informasi maka petugas informasi memberikan penjelasan tentang persyaratan dan prosedur pengajuan permohonan pelayanan;
2. Apabila pemohon tersebut adalah pemohon yang telah siap dengan kelengkapan peryaratan pengajuan permohonan, dipersilahkan menuju ke Loket Pendaftaran;
24.Pemohon menyerahkan berkas permohonan ke Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan dengan melampirkan persyaratan yang telah ditentukan
25.Petugas Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan :
1. Meneliti berkas persyaratan, dan setelah persyaratan permohonan dinyatakan lengkap maka berkas diterima;
2. Petugas pendaftaran memberikan tanda terima kepada pemohon;
3. Menginformasikan waktu penyelesaian dan biaya yang harus dibayar apabila dikenakan biaya pelayanan/retribusi;
26.Tim Teknis :
1. Menerima berkas dari loket pendaftaran/desk pelayanan yang sudah dinyatakan lengkap;
2. Melakukan validasi dan evaluasi terhadap berkas;
3. Melakukan proses untuk penerbitan rekomendasi teknis (untuk izin yang memerlukan kajian teknis);
4. Apabila berkas telah lengkap dan valid, selanjutnya diserahkan ke Kepala Seksi (korektor) untuk diproses lebih lanjut;
27.Kepala Seksi (korektor):
1. Melakukan koreksi terhadap berkas permohonan;
2. Membuat pengantar ke Unit Reaksi Cepat (URC) OPD dan diserahkan ke Kepala Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan (Verifikator);
3. Memerintahkan pencetakan surat izin untuk permohonan yang telah lengkap, valid dan memenuhi persyaratan;
28.Loket Penyerahan :
Setelah Seksi Administrasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan menomor izin/rekomendasi menyerahkan surat izin/rekomendasi ke pemohon melalui petugas loket penyerahan, dengan meminta tanda bukti pendaftaran dan membuat tanda terima.
D. Jangka Waktu Penyelesaian
Jangka Waktu Penyelesaian Pelayanan paling lama 10 (sepuluh) HARI KERJA sejak tanggal diterimanya berkas permohonan secara lengkap, benar dan telah dilaksanakan Proses Pertimbangan Teknis.
Biaya/Tarif 0 Rupiah.
F. Produk Pelayanan
Izin Pelaksanaan Reklamasi diterima oleh pemohon yang dicetak dengan spesifikasi sebagai berikut:
1 (satu) rangkap ASLI;
MenggunakanBarcode;
Kertas ukuran F4, Tebal 80 gram;
Tanda tangan Kepala DPMPTSP an. Gubernur Sulawesi Selatan selaku Administrator Perizinan dan cap stempel basah DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan dan jika produk pelayanan berupa Dokumen Elektronik menggunakan
Tanda Tangan Elektronik (Digital Signature);
Nomor Izin berdasarkan Ketentuan Penomoran Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
Tanggal Izin berdasarkan tanggal terbitnya izin;
Berlaku selama 2 (dua) Tahun;
Sah dimata hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
G. Sarana, Prasarana dan/atau fasilitas
Sarana:
Meja, kursi, alat tulis kantor, checklist, almari, komputer, Printer, Komputer Server, Scanner, CCTV, Kamera, Proyektor, Lemari Arsip, Wifi, alat penyimpanan data (database), alat kontrol, alat telekomunikasi, sarana kebersihan dan keindahan Kantor.
Prasarana:
Instalasi listrik, telpon, ruang server, ruang kerja, ruang rapat/pertemuan, ruang pelayanan, ruang pengaduan, ruang penyimpanan arsip/dokumentasi, ruang sistem kontrol, ruang entry data, gudang arsip.
Fasilitas :
Media informasi dan pengaduan, Ruang tunggu ber AC, Lapangan Parkir Gratis, sarana hiburan TV dan akses internet.
H. Kompetensi Pelaksana
j. Pendidikan sekurang-kurangnya SLTA dan telah memiliki Sertifikat Service Excellent bagi Petugas Pelayanan di DPMPTSP
k. Pendidikan Sekurang-kurangnya S1 dan memahami dengan baik berbagai regulasi dan ketentuan terkait sektor Kelautan dan Perikanan bagi Tim Teknis yang ditempatkan di PTSP
l. Dapat mengoperasikan komputer dengan baik
I. Pengawasan Internal
Pengawasan Internal dilakukan langsung oleh masing-masing pimpinan dan secara berkala oleh TIM Pengawas Internal yang dibentuk dan ditugaskan khusus oleh Kepala DPMPTSP
J. Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan
10.Pelayanan Informasi dan Pengaduan ditangani oleh dua orang Petugas;
11.Petugas Pelayanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat memiliki kompetensi sebagai berikut :
j. Memiliki sikap dan perilaku yang sopan dan ramah;
k. Menguasai teknik berkomunikasi yang baik;
l. Memiliki latar belakang pendidikan komunikasi dan psikologi;
12.Dilengkapi sarana dan prasarana informasi pelayanan untuk setiap jenis layanan dan penerimaan pengaduan meliputi telepon/fax, Formulir Pengaduan/Buku Agenda Pengaduan, SMS Pengaduan, Pengaduan via email, rak arsip, komputer;
K. Jumlah Pelaksana
j) Minimal 2 orang di Front Office PTSP
k) Minimal 3 orang termasuk Kepala Dinas di Back Office l) Minimal 1 orang TIM Teknis dari OPD terkait
L. Jaminan Pelayanan
Permohonan Izin akan diproses minimal sesuai dengan Standar Operational Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan (SP) yang berlaku, dan jika tidak sesuai, pemohon dapat menyampaikan pengaduan dan atau pelaporan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
M. Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan
Setiap pemohon yang mengikuti prosedur yang telah ditetapkan akan mendapatkan jaminan keamanan selama di ruang pelayanan (front Office), termasuk keamanan berkas permohonan selama proses berlangsung hingga kepada terbitnya izin, hak atas informasi serta pelayanan yang tepat waktu.
N. Evaluasi Kinerja
Kesesuaian proses pelayanan terhadap SOP dan Standar Pelayanan (SP) akan dimonitoring melalui mekanisme penyelenggaraan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dan akan dievaluasi secara periodik dan berkesinambungan oleh DPMPTSP bersama OPD Teknis Terkait dan pihak Eksternal lainnya yang relevan. Hasil Monitoring dan evaluasi akan di publikasikan dan dilaporkan secara tertulis kepada Gubernur selaku Pembina dan Pimpinan Pemerintah Daerah.
Rekomendasi
Survey/Kegiatan Tim, Kelompok dan Organisasi
Sektor Layanan : Kesatuan Bangsa dan Politik
Jenis Layanan : Rekomendasi Survey/Kegiatan Tim, Kelompok dan Organisasi
Deskripsi : Rekomendasi Survey/Kegiatan Tim, Kelompok dan Organisasi adalah Rekomendasi yang diberikan kepada organisasi/lembaga kemasyarakatan, organisasi politik, mahasiswa/organisasi kemahasiswaan atau kepanitian yang menyelenggarakan kegiatan yang berisi keterangan tentang kelayakan pelaksanaan kegiatan
A. Dasar Hukum
a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan;
b. Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
c. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan;
d. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2011 tentang Pedoman Penerbitan Rekomendasi Penelitian;
e. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2017 tentang Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah;
f. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Pengelolaan Sistem Informasi Organisasi Kemasyarakatan;
g. Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 26 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Terpadu Satu Pintu Pada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
B. Persyaratan
1. Syarat Pengajuan Baru
a. Surat permohonan ditujukan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
b. Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) Pusat/Daerah;
c. Rekomendasi dari Dirjen Kesbang Kemendagri RI (jika organisasi berasal dari pusat);
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
d. Rekomendasi/persetujuan Rektor (Jika mahasiswa/organisasi kemahasiswaan);
e. Surat keterangan terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Prov. Sulsel yang masih berlaku (Jika LSM, Ormas, Partai);
f. Fotocopy identitas penanggungjawab kegiatan;
g. Proposal Kegiatan;
h. Surat pernyataan/bukti pemakaian tempat kegiatan (booking fee) yang akan berlangsung (disesuaikan dengan kondisi kegiatan);
i. Fotocopy kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (Bagi perusahaan pendamping).
2. Syarat Perpanjangan/Perubahan
a. Surat permohonan ditujukan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
b. Rekomendasi dari Dirjen Kesbang Kemendagri RI (jika organisasi berasal dari pusat);
c. Rekomendasi/persetujuan Rektor (Jika mahasiswa/organisasi kemahasiswaan);
d. Surat keterangan terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Prov. Sulsel yang masih berlaku (Jika LSM, Ormas, Partai);
e. Fotocopy identitas penanggungjawab kegiatan;
f. Proposal Kegiatan;
g. Surat pernyataan/bukti pemakaian tempat kegiatan (booking fee) yang akan berlangsung (disesuaikan dengan kondisi kegiatan);
h. Fotocopy kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (Bagi perusahaan pendamping).
C. Sistem, Mekanisme dan Prosedur Pelayanan
1. Pemohon menuju touchscreen atau Customer Services : 1. Mencari informasi pelayanan yang dibutuhkan;
2. Mengambil Formulir Permohonan;
2. Petugas Loket Informasi/Customer Services:
1. Apabila pemohon masih dalam rangka mencari informasi maka petugas informasi memberikan penjelasan tentang persyaratan dan prosedur pengajuan permohonan pelayanan;
2. Apabila pemohon tersebut adalah pemohon yang telah siap dengan kelengkapan peryaratan pengajuan permohonan, dipersilahkan menuju ke Loket Pendaftaran;
3. Pemohon menyerahkan berkas permohonan ke Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan dengan melampirkan persyaratan yang telah ditentukan
4. Petugas Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan :
1. Meneliti berkas persyaratan, dan setelah persyaratan permohonan dinyatakan lengkap maka berkas diterima;
2. Petugas pendaftaran memberikan tanda terima kepada pemohon;
3. Menginformasikan waktu penyelesaian dan biaya yang harus
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
dibayar apabila dikenakan biaya pelayanan/retribusi;
5. Tim Teknis :
1. Menerima berkas dari loket pendaftaran/desk pelayanan yang sudah dinyatakan lengkap;
2. Melakukan validasi dan evaluasi terhadap berkas;
3. Melakukan proses untuk penerbitan rekomendasi teknis (untuk izin yang memerlukan kajian teknis);
4. Apabila berkas telah lengkap dan valid, selanjutnya diserahkan ke Kepala Seksi (korektor) untuk diproses lebih lanjut;
6. Kepala Seksi (korektor):
1. Melakukan koreksi terhadap berkas permohonan;
2. Membuat pengantar ke Unit Reaksi Cepat (URC) OPD dan diserahkan ke Kepala Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan (Verifikator);
3. Memerintahkan pencetakan surat izin untuk permohonan yang telah lengkap, valid dan memenuhi persyaratan;
7. Loket Penyerahan :
Setelah Seksi Administrasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan menomor izin/rekomendasi menyerahkan surat izin/rekomendasi ke pemohon melalui petugas loket penyerahan, dengan meminta tanda bukti pendaftaran dan membuat tanda terima.
D. Jangka Waktu Penyelesaian
Jangka Waktu Penyelesaian Pelayanan paling lama 2 (dua) HARI KERJA sejak tanggal diterimanya berkas permohonan secara lengkap, benar dan telah dilaksanakan Proses Pertimbangan Teknis.
E. Biaya/Tarif 0 Rupiah.
F. Produk Pelayanan
Rekomendasi Survey/Kegiatan Tim, Kelompok dan Organisasi diterima oleh pemohon yang dicetak dengan spesifikasi sebagai berikut:
1 (satu) rangkap ASLI;
Menggunakan Barcode;
Kertas ukuran F4, Tebal 80 gram;
Tanda tangan Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
an. Kepala DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan dan cap stempel basah DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan dan jika produk pelayanan berupa Dokumen Elektronik menggunakan Tanda Tangan Elektronik (Digital Signature);
Nomor Izin berdasarkan Ketentuan Penomoran Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
Tanggal Izin berdasarkan tanggal terbitnya izin;
Sah dimata hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
G. Sarana, Prasarana dan/atau fasilitas Sarana:
Meja, kursi, alat tulis kantor, checklist, almari, komputer, Printer, Komputer Server, Scanner, CCTV, Kamera, Proyektor, Lemari Arsip, Wifi, alat penyimpanan data (database), alat kontrol, alat
telekomunikasi, sarana kebersihan dan keindahan Kantor.
Prasarana:
Instalasi listrik, telpon, ruang server, ruang kerja, ruang rapat/pertemuan, ruang pelayanan, ruang pengaduan, ruang
penyimpanan arsip/dokumentasi, ruang sistem kontrol, ruang entry data, gudang arsip.
Fasilitas :
Media informasi dan pengaduan, Ruang tunggu ber AC, Lapangan Parkir Gratis, sarana hiburan TV dan akses internet.
H. Kompetensi Pelaksana
a. Pendidikan sekurang-kurangnya SLTA dan telah memiliki Sertifikat Service Excellent bagi Petugas Pelayanan di DPMPTSP
b. Pendidikan Sekurang-kurangnya S1 dan memahami dengan baik berbagai regulasi dan ketentuan terkait sektor Kesatuan Bangsa dan Politik bagi Tim Teknis yang ditempatkan di PTSP
c. Dapat mengoperasikan komputer dengan baik
I. Pengawasan Internal
Pengawasan Internal dilakukan langsung oleh masing-masing pimpinan dan secara berkala oleh TIM Pengawas Internal yang dibentuk dan ditugaskan khusus oleh Kepala DPMPTSP
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
J. Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan
1. Pelayanan Informasi dan Pengaduan ditangani oleh dua orang Petugas;
2. Petugas Pelayanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat memiliki kompetensi sebagai berikut :
a. Memiliki sikap dan perilaku yang sopan dan ramah;
b. Menguasai teknik berkomunikasi yang baik;
c. Memiliki latar belakang pendidikan komunikasi dan psikologi;
3. Dilengkapi sarana dan prasarana informasi pelayanan untuk setiap jenis layanan dan penerimaan pengaduan meliputi telepon/fax, Formulir Pengaduan/Buku Agenda Pengaduan, SMS Pengaduan, Pengaduan via email, rak arsip, komputer;
K. Jumlah Pelaksana
a) Minimal 2 orang di Front Office PTSP
b) Minimal 3 orang termasuk Kepala Dinas di Back Office c) Minimal 1 orang TIM Teknis dari OPD terkait
L. Jaminan Pelayanan
Permohonan Izin akan diproses minimal sesuai dengan Standar Operational Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan (SP) yang berlaku, dan jika tidak sesuai, pemohon dapat menyampaikan pengaduan dan atau pelaporan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
M. Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan
Setiap pemohon yang mengikuti prosedur yang telah ditetapkan akan mendapatkan jaminan keamanan selama di ruang pelayanan (front Office), termasuk keamanan berkas permohonan selama proses berlangsung hingga kepada terbitnya izin, hak atas informasi serta pelayanan yang tepat waktu.
N. Evaluasi Kinerja
Kesesuaian proses pelayanan terhadap SOP dan Standar Pelayanan (SP) akan dimonitoring melalui mekanisme penyelenggaraan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dan akan dievaluasi secara periodik dan berkesinambungan oleh DPMPTSP bersama OPD Teknis Terkait dan pihak Eksternal lainnya yang relevan. Hasil Monitoring dan evaluasi
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
akan di publikasikan dan dilaporkan secara tertulis kepada Gubernur selaku Pembina dan Pimpinan Pemerintah Daerah.
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
Izin Pengeluaran/Pemasukan Bahan Asal Hewan (BAH) dan Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH
)Sektor Layanan : Peternakan dan Kesehatan Hewan
Jenis Layanan : Surat Izin Pengeluaran/Pemasukan Bahan Asal Hewan (BAH) dan Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH)
Deskripsi : Surat Izin Pengeluaran/Pemasukan Bahan Asal Hewan (BAH) dan Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH adalah Izin tertulis yang harus dimiliki oleh usaha perorangan atau badan usaha yang melakukan kegiatan pemasukan dan/atau pengeluaran Bahan Asal Hewan (BAH) dan Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH) dari dan ke luar wilayah Provinsi
A. Dasar Hukum
a. Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan;
b. Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
c. Undang – Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan;
d. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2000 tentang Karantina Hewan;
e. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintergrasi Secara Elektronik;
f. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 07/Permentan/OT.140/2008 tentang Syarat dan Tata Cara Pemasukan dan Pengeluaran Benih, Bibit Ternak, dan Ternak Potong;
g. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 482/Kpts/PD.620/8/2008 tentang Pemasukan Ternak Rumanansia dan Produknya;
h. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 10 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu;
i. Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Juklak Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor. 10 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu;
j. Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 26 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Terpadu Satu Pintu Pada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
B. Persyaratan
1. Surat permohonan ditujukan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
2. Fotocopy KTP (Perorangan);
3. Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) Pusat/Daerah;
4. Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) Asli, untuk Izin Pengeluaran dan SKKH Fotocopy, untuk Izin Pemasukan;
5. Uji Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR), DOC Ayam, Hasil RBT (sapi dll), Fotocopy hasil uji laboratorium khusus ternak potong;
6. Fotokopi NIB;
7. Fotokopi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
C. Sistem, Mekanisme dan Prosedur Pelayanan
1. Pemohon menuju touchscreen atau Customer Services : 1. Mencari informasi pelayanan yang dibutuhkan;
2. Mengambil Formulir Permohonan;
2. Petugas Loket Informasi/Customer Services:
1. Apabila pemohon masih dalam rangka mencari informasi maka petugas informasi memberikan penjelasan tentang persyaratan dan prosedur pengajuan permohonan pelayanan;
2. Apabila pemohon tersebut adalah pemohon yang telah siap dengan kelengkapan peryaratan pengajuan permohonan, dipersilahkan menuju ke Loket Pendaftaran;
3. Pemohon menyerahkan berkas permohonan ke Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan dengan melampirkan persyaratan yang telah ditentukan
4. Petugas Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan :
1. Meneliti berkas persyaratan, dan setelah persyaratan permohonan dinyatakan lengkap maka berkas diterima;
2. Petugas pendaftaran memberikan tanda terima kepada pemohon;
3. Menginformasikan waktu penyelesaian dan biaya yang harus dibayar apabila dikenakan biaya pelayanan/retribusi;
5. Tim Teknis :
1. Menerima berkas dari loket pendaftaran/desk pelayanan yang sudah dinyatakan lengkap;
2. Melakukan validasi dan evaluasi terhadap berkas;
3. Melakukan proses untuk penerbitan rekomendasi teknis (untuk izin yang memerlukan kajian teknis);
4. Apabila berkas telah lengkap dan valid, selanjutnya diserahkan ke Kepala Seksi (korektor) untuk diproses lebih lanjut;
6. Kepala Seksi (korektor):
1. Melakukan koreksi terhadap berkas permohonan;
2. Membuat pengantar ke Unit Reaksi Cepat (URC) OPD dan diserahkan ke Kepala Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan (Verifikator);
3. Memerintahkan pencetakan surat izin untuk permohonan yang
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
telah lengkap, valid dan memenuhi persyaratan;
7. Loket Penyerahan :
Setelah Seksi Administrasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan menomor izin/rekomendasi menyerahkan surat izin/rekomendasi ke pemohon melalui petugas loket penyerahan, dengan meminta tanda bukti pendaftaran dan membuat tanda terima.
D. Jangka Waktu Penyelesaian
Jangka Waktu Penyelesaian Pelayanan paling lama 2 (dua) HARI KERJA sejak tanggal diterimanya berkas permohonan secara lengkap, benar dan telah dilaksanakan Proses Pertimbangan Teknis.
E. Biaya/Tarif 0 Rupiah.
F. Produk Pelayanan
Surat Izin Pengeluaran/Pemasukan Bahan Asal Hewan (BAH) dan Hasil Bahan Asal Hewan (HBAH) diterima oleh pemohon yang dicetak dengan spesifikasi sebagai berikut:
1 (satu) rangkap ASLI;
Menggunakan Barcode;
Kertas ukuran F4, Tebal 80 gram;
Tanda tangan Kepala DPMPTSP an. Gubernur Sulawesi Selatan selaku Administrator Perizinan dan cap stempel basah DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan dan jika produk pelayanan berupa Dokumen Elektronik menggunakan Tanda Tangan Elektronik (Digital Signature);
Nomor Izin berdasarkan Ketentuan Penomoran Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
Tanggal Izin berdasarkan tanggal terbitnya izin;
Sah dimata hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
G. Sarana, Prasarana dan/atau fasilitas Sarana:
Meja, kursi, alat tulis kantor, checklist, almari, komputer, Printer, Komputer Server, Scanner, CCTV, Kamera, Proyektor, Lemari Arsip, Wifi, alat penyimpanan data (database), alat kontrol, alat
telekomunikasi, sarana kebersihan dan keindahan Kantor.
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
Prasarana:
Instalasi listrik, telpon, ruang server, ruang kerja, ruang rapat/pertemuan, ruang pelayanan, ruang pengaduan, ruang
penyimpanan arsip/dokumentasi, ruang sistem kontrol, ruang entry data, gudang arsip.
Fasilitas :
Media informasi dan pengaduan, Ruang tunggu ber AC, Lapangan Parkir Gratis, sarana hiburan TV dan akses internet.
H. Kompetensi Pelaksana
a. Pendidikan sekurang-kurangnya SLTA dan telah memiliki Sertifikat Service Excellent bagi Petugas Pelayanan di DPMPTSP
b. Pendidikan Sekurang-kurangnya S1 dan memahami dengan baik berbagai regulasi dan ketentuan terkait sektor Peternakan dan Kesehatan Hewan bagi Tim Teknis yang ditempatkan di PTSP c. Dapat mengoperasikan komputer dengan baik
I. Pengawasan Internal
Pengawasan Internal dilakukan langsung oleh masing-masing pimpinan dan secara berkala oleh TIM Pengawas Internal yang dibentuk dan ditugaskan khusus oleh Kepala DPMPTSP
J. Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan
1. Pelayanan Informasi dan Pengaduan ditangani oleh dua orang Petugas;
2. Petugas Pelayanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat memiliki kompetensi sebagai berikut :
a. Memiliki sikap dan perilaku yang sopan dan ramah;
b. Menguasai teknik berkomunikasi yang baik;
c. Memiliki latar belakang pendidikan komunikasi dan psikologi;
3. Dilengkapi sarana dan prasarana informasi pelayanan untuk setiap jenis layanan dan penerimaan pengaduan meliputi telepon/fax, Formulir Pengaduan/Buku Agenda Pengaduan, SMS Pengaduan, Pengaduan via email, rak arsip, komputer;
K. Jumlah Pelaksana
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
a) Minimal 2 orang di Front Office PTSP
b) Minimal 3 orang termasuk Kepala Dinas di Back Office c) Minimal 1 orang TIM Teknis dari SKPD terkait
L. Jaminan Pelayanan
Permohonan Izin akan diproses minimal sesuai dengan Standar Operational Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan (SP) yang berlaku, dan jika tidak sesuai, pemohon dapat menyampaikan pengaduan dan atau pelaporan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
M. Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan
Setiap pemohon yang mengikuti prosedur yang telah ditetapkan akan mendapatkan jaminan keamanan selama di ruang pelayanan (front Office), termasuk keamanan berkas permohonan selama proses berlangsung hingga kepada terbitnya izin, hak atas informasi serta pelayanan yang tepat waktu.
N. Evaluasi Kinerja
Kesesuaian proses pelayanan terhadap SOP dan Standar Pelayanan (SP) akan dimonitoring melalui mekanisme penyelenggaraan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dan akan dievaluasi secara periodik dan berkesinambungan oleh DPMPTSP bersama OPD Teknis Terkait dan pihak Eksternal lainnya yang relevan. Hasil Monitoring dan evaluasi akan di publikasikan dan dilaporkan secara tertulis kepada Gubernur selaku Pembina dan Pimpinan Pemerintah Daerah.
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
Izin Pengeluaran/Pemasukan Hewan Kesayangan
Sektor Layanan : Peternakan dan Kesehatan Hewan
Jenis Layanan : Izin Pengeluaran/Pemasukan Hewan Kesayangan Deskripsi : Surat Izin Pengeluaran/Pemasukan Hewan Kesayangan
adalah Izin tertulis yang harus dimiliki oleh setiap orang yang melakukan kegiatan pemasukan dan/atau pengeluaran hewan kesayangan dari dan ke luar wilayah Provinsi
A. Dasar Hukum
a. Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan;
b. Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
c. Undang – Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan;
d. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2000 tentang Karantina Hewan;
e. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintergrasi Secara Elektronik;
f. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 07/Permentan/OT.140/2008 tentang Syarat dan Tata Cara Pemasukan dan Pengeluaran Benih, Bibit Ternak, dan Ternak Potong;
g. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 482/Kpts/PD.620/8/2008 tentang Pemasukan Ternak Rumanansia dan Produknya;
h. Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 10 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu;
i. Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Juklak Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor. 10 Tahun 2011 Tentang Retribusi Perizinan Tertentu;
j. Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 26 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Terpadu Satu Pintu Pada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
B. Persyaratan
1. Surat permohonan ditujukan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
2. Fotocopy KTP;
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
3. Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) Pusat/Daerah;
4. Surat/buku keterangan vaksinasi rabies yang masih berlaku;
5. Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) Asli, untuk Izin Pengeluaran dan SKKH Fotocopy, untuk Izin Pemasukan;
6. Khusus untuk keperluan pameran, lomba, show dll. dilengkapi dengan surat keterangan/undangan;
7. Fotokopi NIB.
C. Sistem, Mekanisme dan Prosedur Pelayanan
1. Pemohon menuju touchscreen atau Customer Services : 1. Mencari informasi pelayanan yang dibutuhkan;
2. Mengambil Formulir Permohonan;
2. Petugas Loket Informasi/Customer Services:
1. Apabila pemohon masih dalam rangka mencari informasi maka petugas informasi memberikan penjelasan tentang persyaratan dan prosedur pengajuan permohonan pelayanan;
2. Apabila pemohon tersebut adalah pemohon yang telah siap dengan kelengkapan peryaratan pengajuan permohonan, dipersilahkan menuju ke Loket Pendaftaran;
3. Pemohon menyerahkan berkas permohonan ke Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan dengan melampirkan persyaratan yang telah ditentukan
4. Petugas Loket Pendaftaran/Desk Pelayanan :
1. Meneliti berkas persyaratan, dan setelah persyaratan permohonan dinyatakan lengkap maka berkas diterima;
2. Petugas pendaftaran memberikan tanda terima kepada pemohon;
3. Menginformasikan waktu penyelesaian dan biaya yang harus dibayar apabila dikenakan biaya pelayanan/retribusi;
5. Tim Teknis :
1. Menerima berkas dari loket pendaftaran/desk pelayanan yang sudah dinyatakan lengkap;
2. Melakukan validasi dan evaluasi terhadap berkas;
3. Melakukan proses untuk penerbitan rekomendasi teknis (untuk izin yang memerlukan kajian teknis);
4. Apabila berkas telah lengkap dan valid, selanjutnya diserahkan ke Kepala Seksi (korektor) untuk diproses lebih lanjut;
6. Kepala Seksi (korektor):
1. Melakukan koreksi terhadap berkas permohonan;
2. Membuat pengantar ke Unit Reaksi Cepat (URC) OPD dan diserahkan ke Kepala Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan (Verifikator);
3. Memerintahkan pencetakan surat izin untuk permohonan yang telah lengkap, valid dan memenuhi persyaratan;
7. Loket Penyerahan :
Setelah Seksi Administrasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan menomor izin/rekomendasi menyerahkan surat izin/rekomendasi
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
ke pemohon melalui petugas loket penyerahan, dengan meminta tanda bukti pendaftaran dan membuat tanda terima.
D. Jangka Waktu Penyelesaian
Jangka Waktu Penyelesaian Pelayanan paling lama 2 (dua) HARI KERJA sejak tanggal diterimanya berkas permohonan secara lengkap, benar dan telah dilaksanakan Proses Pertimbangan Teknis.
E. Biaya/Tarif 0 Rupiah.
F. Produk Pelayanan
Surat Izin Pengeluaran/Pemasukan Ternak Bibit/Potong diterima oleh pemohon yang dicetak dengan spesifikasi sebagai berikut:
1 (satu) rangkap ASLI;
Menggunakan Barcode;
Kertas ukuran F4, Tebal 80 gram;
Tanda tangan Kepala DPMPTSP an. Gubernur Sulawesi Selatan selaku Administrator Perizinan dan cap stempel basah DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan dan jika produk pelayanan berupa Dokumen Elektronik menggunakan Tanda Tangan Elektronik (Digital Signature);
Nomor Izin berdasarkan Ketentuan Penomoran Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan;
Tanggal Izin berdasarkan tanggal terbitnya izin;
Sah dimata hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
G. Sarana, Prasarana dan/atau fasilitas Sarana:
Meja, kursi, alat tulis kantor, checklist, almari, komputer, Printer, Komputer Server, Scanner, CCTV, Kamera, Proyektor, Lemari Arsip, Wifi, alat penyimpanan data (database), alat kontrol, alat
telekomunikasi, sarana kebersihan dan keindahan Kantor.
Prasarana:
Instalasi listrik, telpon, ruang server, ruang kerja, ruang rapat/pertemuan, ruang pelayanan, ruang pengaduan, ruang
penyimpanan arsip/dokumentasi, ruang sistem kontrol, ruang entry data, gudang arsip.
Fasilitas :
Media informasi dan pengaduan, Ruang tunggu ber AC, Lapangan
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
Parkir Gratis, sarana hiburan TV dan akses internet.
H. Kompetensi Pelaksana
a. Pendidikan sekurang-kurangnya SLTA dan telah memiliki Sertifikat Service Excellent bagi Petugas Pelayanan di DPMPTSP
b. Pendidikan Sekurang-kurangnya S1 dan memahami dengan baik berbagai regulasi dan ketentuan terkait sektor Peternakan dan Kesehatan Hewan bagi Tim Teknis yang ditempatkan di PTSP c. Dapat mengoperasikan komputer dengan baik
I. Pengawasan Internal
Pengawasan Internal dilakukan langsung oleh masing-masing pimpinan dan secara berkala oleh TIM Pengawas Internal yang dibentuk dan ditugaskan khusus oleh Kepala DPMPTSP
J. Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan
1. Pelayanan Informasi dan Pengaduan ditangani oleh dua orang Petugas;
2. Petugas Pelayanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat memiliki kompetensi sebagai berikut :
a. Memiliki sikap dan perilaku yang sopan dan ramah;
b. Menguasai teknik berkomunikasi yang baik;
c. Memiliki latar belakang pendidikan komunikasi dan psikologi;
3. Dilengkapi sarana dan prasarana informasi pelayanan untuk setiap jenis layanan dan penerimaan pengaduan meliputi telepon/fax, Formulir Pengaduan/Buku Agenda Pengaduan, SMS Pengaduan, Pengaduan via email, rak arsip, komputer;
K. Jumlah Pelaksana
a) Minimal 2 orang di Front Office PTSP
b) Minimal 3 orang termasuk Kepala Dinas di Back Office c) Minimal 1 orang TIM Teknis dari SKPD terkait
L. Jaminan Pelayanan
Permohonan Izin akan diproses minimal sesuai dengan Standar Operational Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan (SP) yang berlaku,
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan
dan jika tidak sesuai, pemohon dapat menyampaikan pengaduan dan atau pelaporan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
M. Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan
Setiap pemohon yang mengikuti prosedur yang telah ditetapkan akan mendapatkan jaminan keamanan selama di ruang pelayanan (front Office), termasuk keamanan berkas permohonan selama proses berlangsung hingga kepada terbitnya izin, hak atas informasi serta pelayanan yang tepat waktu.
N. Evaluasi Kinerja
Kesesuaian proses pelayanan terhadap SOP dan Standar Pelayanan (SP) akan dimonitoring melalui mekanisme penyelenggaraan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dan akan dievaluasi secara periodik dan berkesinambungan oleh DPMPTSP bersama OPD Teknis Terkait dan pihak Eksternal lainnya yang relevan. Hasil Monitoring dan evaluasi akan di publikasikan dan dilaporkan secara tertulis kepada Gubernur selaku Pembina dan Pimpinan Pemerintah Daerah.
Standar Pelayanan (SP) Perizinan dan Non Perizinan