NAMA : IRENE KATHARINA VON BORA SIPANGKAR NIM : PO71390210068
TINGKAT : III-B A. JUDUL
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENGGUNAAN OBAT TETES MATA YANG BAIK DAN BENAR DI KECAMATAN JELUTUNG
B. LATAR BELAKANG
Masalah :
1. Pengetahuan masyarakat tentang cara penggunaan obat tetes mata yang masih rendah.
2. Latar belakang masyarakat sebagai pengguna obat tetes mata.
3. Pemberian edukasi kepada masyarakat terkait cara penggunaan obat tetes mata yang belum optimal.
Skala :
1. Obat tetes mata yang diperjualbelikan secara bebas.
2. Data prevalensi pasien yang terdiagnosis gangguan penglihatan di Indonesia pada tahun 2015.
Kronologi :
1. Pentingnya masyarakat memiliki pengetahuan tentang cara penggunaan obat tetes mata yang baik.
2. Dampak pengetahuan penggunaan obat tetes mata yang tidak tepat.
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan masyarakat.
4. Penatalaksanaan pemberian edukasi terkait cara penggunaan obat tetes mata kepada masyrakat.
Solusi :
Melakukan penelitian tentang tingkat pengetahuan masyarakat tentang cara penggunaan obat tetes mata yang baik dan benar di Kecamatan Jelutung.
Berdasarkan survei awal yang dilakukan menggunakan kuisioner berisikan 5 pertanyaan untuk kategori pengetahuan dengan 3 skala likert (Kurang, Cukup, dan Baik) dengan jumlah responden pada survei ini adalah 30 orang dengan 3 karakteristik responden. Survei berdasarkan Pendidikan yaitu 11 responden Pendidikan SD, 9 responden Pendidikan SMP dan 10 responden Pendidikan SMA diperoleh 7 responden memiliki pengetahuan kurang, 12 responden memiliki pengetahuan yang cukup dan 11 responden yang memiliki pengetahuan baik. Berdasarkan Jenis Kelamin yaitu 15 responden Laki-laki dan 15 responden Perempuan diperoleh 7 responden yang memiliki pengetahuan kurang, 12 responden yang memiliki pengetahuan yang cukup dan 11 responden yang memiliki pengetahuan baik. Berdasarkan Pekerjaan yaitu 9 responden ASN, 7 responden IRT, 8 responden Wiraswasta dan 6 responden Petani diperoleh 7 responden yang memiliki pengetahuan kurang, 12 responden yang memiliki pengetahuan cukup dan 11 responden yang memiliki pengetahuan baik.
Pengetahuan cara penggunaan obat tetes mata di Kecamatan Jelutung tergolong cukup.
Menurut pasien pengetahuan yang rendah mengenai penggunaan obat tetes mata karena kurangnya informasi saat pembelian obat dan ketidakpahaman pasien saat pemberian informasi obat oleh Apoteker/ TTK.
Berdasarkan Situs Gangguan Penglihatan RI dalam Infodatin Kemenkes RI menyebutkan bahwa tahun 2015 sebanyak 7,33 triliun penduduk dunia ada 253 juta orang (3,38%) menggidap gangguan penglihatan. Ketika ada masalah kecil pada mata, seperti iritasi ringan, banyak orang mengatasinya dengan memberikan obat tetes mata yang dibeli sendiri di apotek maupun toko obat. Padahal, pemakaian obat mata tidak boleh sembarangan. Dokter Spesialis Mata Setiyo Budi Riyanto mengatakan, pemakaian obat mata secara sembarangan bisa berakibat fatal. Misalnya, jika menggunakan obat tetes mata yang mengandung steroid. Ia menegaskan, obat tetes mata yang mengandung steroid seharusnya menggunakan resep dokter. Budi menceritakan, beberapa dokter pernah mendapati pasien dengan kondisi tekanan mata tinggi dan sudah menderita katarak di usia muda. Setelah diselidiki pasien tersebut ternyata sering menggunakan obat tetes mata yang dibeli secara bebas di apotek (Kompas, 2015).
Pasien yang menggunakan obat tetes mata harus mengetahui cara penggunaan dengan tepat agar menjamin keberhasilan pengobatan dan mencegah terjadinya efek yang tidak diinginkan akibat penggunaan tetes mata tersebut. Efek samping yang dapat muncul yaitu iritasi mata ringan, meningkatkan mata merah & kering, mengurangi kadar air mata alami, berisiko menimbulkan masalah mata yang lebih serius dan memberikan efek rebound.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan masyarakat tentang cara penggunaan obat tetes mata yaitu pendidikan, informasi & media massa, sosial, budaya & ekonomi, lingkungan, pengalaman dan usia.
Berdasarkan latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Penggunaan Obat Tetes Mata Yang Baik Dan Benar Di Kecamatan Jelutung”
C. TUJUAN
TUJUAN KHUSUS
1. Agar masyarakat di Kecamatan Jelutung mengetahui tentang cara penggunaan obat tetes mata.
2. Agar masyarakat di Kecamatan Jelutung mengetahui dampak terkait penggunaan obat tetes mata yang tidak tepat.
3. Agar masyarakat di Kecamatan Jelutung teredukasi secara optimal terkait cara penggunaan obat tetes mata.
TUJUAN UMUM
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat tetes mata di Kecamatan Jelutung.