PETA POTENSI DAN PELUANG INVESTASI
KABUPATEN TORAJA UTARA
Tahun 2017-2021
BERDASARKAN DATA YANG ADA DI BADAN PUSAT STATISTIK, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) KABUPATEN TORAJA UTARA DARI TAHUN 2018 SAMPAI DENGAN 2021 SELALU MENGALAMI KENAIKAN
INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2018 - 2021
INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2021
Sumber : Badan Pusat Stastik
11
Berdasarkan Perda Kabupaten Toraja Utara Nomor 3 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Toraja Utara Tahun 2012-2032, meliputi rencana kawasan lindung dan kawasan budidaya. Kawasan budidaya terdiri atas : kawasan peruntukkan hutan rakyat, pertanian, perikanan, pertambangan, industri, parawisata, pemukiman dan peruntukkan lainnya.
Sumber : Perda Rencana Tata Ruang wilayah Kab. Toraja Utara (Bappelitbangda Toraja Utara)
12
Rencana Pengembangan Parawisata
- Mengaju pada kebijakan nasional, Toraja utara merupakan kawasan Strategi Nasional berdasarkan Pepres No. 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan nasional (RIPPARNAS) dengan daya tarik utama wisata alam dan budaya.
- Sejalan dengan kebijakan nasional, kebijakan provinsi juga telah menetapkan toraja sebagai kawasan strategis
parawisata (wisata budaya, wisata alam, agrowisata dan wisata buatan)
- Kebijakan Kabupaten Toraja Utara
1. Visi : Terwujudnya masyarakat toraja utara yang mandiri, bebudaya dan berdaya saing
2. Misi Bidang Parawisata dan Ekonomi : Meningkatkan daya saing parawisata Peningkatan pertumbuhan ekonomi Meningkatkan infrastruktur
Mempertahankan kedaulatan pangan.
Potensi Sektor Pariwisata Kab. Toraja
SEK T0R PAR IWIS ATA
SEKTOR PERHOTELAN
Sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Kabupaten Toraja Utara terdapat beberapa hotel berbintang dan akomodasi lainnya. Secara jumlah cukup memadai tetapi pada umumnya hotel di Toraja Utara sudah tua.
Di Toraja Utara masih terbuka peluang investasi hotel bintang 4 dan 5, untuk wisata MICE (Meeting Insentive Converence Exhibition) atau wisata kerja (untuk acara rapat, seminar dan konvensi, dan pameran skala besar)
Hotel Misiliana (Bintang 4)
Jumlah Hotel dan Akomodasi Lainnya menurut klasifikasi Kab. Toraja Utara
Sumber : Badan Pusat Stastik
Hotel Toraja Heritage (Bintang 4)
Hotel Toraja Prince (Bintang 3)
Hotel Indra (Bintang 2)
Hotel Luta (Bintang 3)
16
SEKTOR RUMAH MAKAN/RESTORAN
Jumlah Rumah Makan / Restoran di Toraja Utara Tahun 2018-2021
Sumber :
Badan Pusat Stastik
Rumah Makan / Restoran merupakan salah satu sarana penunjang dalam dunia parawisata.
Jumlah Rumah Makan / Restoran di Toraja Utara dari tiap tahun ke tahun bertambah / naik jumlahnya, kecuali pada tahun 2021 mengalami penurunan akibat adanya covid 19 sehingga jumlah wisatawan mengalami penurunan.
Sebagai Ibukota Toraja Utara, Kecamatan Rantepao menjadi kecamatan yang paling banyak jumlah rumah makan /restorannya.
Tori Coffee Kapitoo Glamping and Cafe 17
Di Toraja Utara masih terbuka
peluang investasi rumah
makan / restoran yang
representatif, rumah makan /
restoran yang berlabel halal
untuk wisatawan muslim
karena jumlahnya masih
kurang.
Peluang usaha sektor pariwisata masih terbuka luas, terutama pengembangan atraksi daya tarik wisata dan pengembangan amenitas pariwisata untuk mendukung industri pariwisata MICE
(Meeting Insentive Converence Exhibition).
Peluang Investasi Sektor Parawisata meliputi :
1. Pengembangan Atraksi Daya Tarik Wisata Untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, atraksi wisata yang sudah ada (wisata budaya &
alam) perlu dilengkapi dengan atraksi buatan.
Taman Safari dan Theme Park, Water Boom Agro Wisata Perkebunan Kopi, Tamarillo dan Markisa
Pengembangan wisata kuliner
Pengembangan wisata minat khusus
2. Pengembangan amenitas /Pendukung Daya Tarik Wisata:
Hotel dan Convention centre dalam skala besar.
Restaurant/Rumah Makan ,Café, Pusat Kuliner Toko /Pusat Oleh-Oleh & Cindera Mata
Tour dan Travel Agency,Rental Motor, Sepeda
& Mobil
Galeri dan Pusat Pertunjukan Seni Budaya
PELUA N G USA HA PAR IWIS ATA 18
19
KEKAYAAN ALAM, BUDAYA, DAN POTENSI INVESTASI
TORAJA UTARA
SEKTOR TANAMAN PANGAN
PADI
Padi merupakan salah satu sumber karbohidrat yang menjadi bahan makanan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Meskipun dapat digantikan dengan makanan lainnya, namun bagi sebagian masyarakat padi menjadi hal yang penting dan tidak dapat dengan mudah digantikan oleh bahan makanan yang lain.
Kabupaten Toraja Utara sendiri menjadi salah satu kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi penghasil tanaman pangan ini.
Produksi padi di Kabupaten Toraja Utara sekitar 4-7 Ton/Hektar dan tumbuh baik di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Toraja Utara teruta ma di Kecamatan Nanggala.
Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja Utara
20
SEKTOR TANAMAN PANGAN
JAGUNG
Jagung adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia, selain gandum dan padi.
Selain untuk konsumsi, jagung juga dapat digunakan sebagai bahan baku pakan ternak, minyak
jagung, tepung jagung, gula, dan turunannya.
Dalam perkembangannya jagung digunakan bahan baku etanol.
Adapun potensi lahan pengembangan jagung di
Kabupaten Toraja Utara adalah Kecamatan Rantebua.
Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja Utara
UBI KAYU
Ubi Kayu merupakan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.
Selain itu ubi kayu juga
merupakan komoditas penghasil tepung tapiko, bahan baku
industri hilir.
Ubi kayu tumbuh dengan baik di seluruh kecamatan di Kabupaten Toraja Utara.
Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja Utara
21
SEKTOR TANAMAN PANGAN
UBI JALAR
Ubi Jalar merupakan
komodistas tanaman pangan yang unik karena keragaman varietasnya, serta mudah dibudidayakan.
Selain sebagai bahan pangan, dengan kandungan nutrisi phisiologis yaitu antioksidan, serat rapinosa prebiotik, ubi jalar juga dapat diolah
menjadi produk pangan yang mudah diterima masyarakat.
Diversifikasi ubi jalar yang dapat dikembangkan oleh industri pangan antara lain : aneka cookies, cake/kue, keripik ,ice cream, dan bubur bayi.
Sama seperti ubi kayu, ubi jalar terproduksi baik di
seluruh kecamatan.
Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja UtaraPotensi Lahan Pengembangan Tanaman Pangan
Sumber : Seminar Akhir Revisi RT RW
Kab. Toraja Utara
22
SEKTOR
HOLTIKULTURA SAWI
Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja Utara
Sawi merupakan jenis sayuran yang memiliki kandungan gizi yang begitu tinggi. Sawi mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
Semua jenis sawi juga mengandung antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh. Semua kandungan tersebut mampu menangkal radikal bebas dan melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Sawi dapat dimanfaatkan daun atau bunganya sebagai bahan pangan (sayuran), baik segar maupun diolah. Sawi tumbuh dengan baik di Seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Toraja Utara
Tomat dikenal sebagai buah yang rendah kalori dan lemak serta kaya akan vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin C, folat, dan kalium.
Buah ini juga mengandung berbagai antioksidan , seperti likopen, lutein, dan zeaxanthin.
Tomat tumbuh dengan baik di Seluruh Kecamatan di Kabupaten Toraja Utara kecuali Kecamatan Rantepao dan Tallunglipu
Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja Utara
23
HOLTIKULTURA
TOMAT SEKTOR
CABAI SEKTOR
HOLTIKULTURA
Cabai adalah buah yang dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana pemanfaatannya. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa makanan.
Di kabupaten Toraja Utara, cabai juga tumbuh dengan baik di seluruh kecamatan di Kabupaten Toraja Utara kecuali Kecamatan Rantepao dan Tallunglipu. Cabai yang banyak tumbuh di toraja utara yakni cabai katokkon dalam bahasa toraja disebut
lada katokkon. Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja Utara
Potensi Lahan Pengembangan Holtikultura Dataran Tinggi
Sumber : Seminar Akhir Revisi RT RW Kab. Toraja Utara
24
SEKTOR
HOLTIKULTURA TAMARILLO
Tamarilo atau Terung Belanda merupakan holtikultura spesifik yang tumbuh baik di kabupaten Toraja Utara. Sentra penghasil buah tamarilo di Toraja Utara meliputi Kecamatan Buntu Pepasan, Baruppu’, Kapala Pitu dan Rindingallo.
Budidaya umumnya dilakukan secara tradisional hingga produksinya masih rendah.
Saatini di Kabupaten Toraja Utara terdapat 299 ha tanaman tamarilo dan markisa dengan produktivitas 2,3 ton/ha per tahun.
Potensi areal pengembangan masih cukup luas yaitu 2.200 ha.
Potensi pasar untuk produk olahan sangat besar karena didukung dengan status Toraja Utara sebagai tujuan wisata utama setelah Bali. Selain itu Toraja Utara
sebagai Kawasan Strategis Parawisata Nasional (KSPN).
Berdasarkan analisis usaha tani, usaha tani terung belanda (tamarillo) sangat menguntungkan.
Analisis Usaha Tani Tamarilo / Terung Belanda
Sumber : Data Primer
25
KOPI SEKTOR
PERKEBUNAN
Kopi adalah salah satu produk perkebunan yang khas di Provinsi Sulawesi Selatan bahkan terkenal hingga se-Indonesia.
Kopi Toraja telah dikenal luas diseluruh dunia karena kekhasan cita rasa dan aromanya (Kopi Specialty).
Total produksi kopi arabika tahun 2021 sebanyak 6.312 ton sedangkan kopi robusta hanya 899 ton . Kopi arabika umumnya dieksport dalam bentuk biji kopi (coffee green bean).
Toraja cloud honey proces memenangkan juara 2 kopi termahal dalam lelang yang diadakan oleh Spesiality Coffee Association of Indonesia (SCAI) tahun 2016
Kopi tumbuh baik di daerah dataran tinggi. Kopi tumbuh dengan baik di Kabupaten Toraja Utara dan banyak berkembang di Kecamatan Baruppu, Buntu Pepasan, Awan Rantekarua, Rindingallo,Kapala Pitu, Sesean Suluara, Tikala, Rantebua, Sopai, Dende Piongan Napo, dan Sadan.
Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja Utara
26
KOPI
PRODUKSI KOPI ARABICA SETIAP KECAMATAN
TAHUN 2019 - 2021
PRODUKSI KOPI ROBUSTA SETIAP KECAMATAN
TAHUN 2019 - 2021
Sumber :
Dinas Pertanian
Kab. Toraja Utara
27
KAKAO SEKTOR
PERKEBUNAN
Kakao adalah pohon budidaya di perkebunan yang berasal dari Amerika Selatan, tetapi sekarang ditanam di berbagai kawasan tropika. Dari biji tumbuhan ini dihasilkan produk olahan yang dikenal sebagai cokelat.
Tanaman kakao ditumbuhkan dari bibit. Adapun Indonesia sendiri menjadi negara ketiga penghasil kakao terbanyak di Dunia.
Kabupaten Toraja Utara sendiri menjadi salah satu penghasil produk perkebunan ini. Kualitas kakao produksi Toraja Utara termasuk yang terbaik di Indonesia dan tumbuh baik di Kecamatan Buntao, Sanggalangi, Tondon, dan Dende Piongan Napo
Karakteristik kakao Toraja Utara sangat baik karena kandungan lemak tak jenuh yang tinggi
Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja Utara
28
Sektor
Peternakan BABI
Babi merupakan ternak besar yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan sosial budaya masyarakat toraja.
Selain sebagai daging konsumsi, ternak babi digunakan dalam upacara adat rambu tuka dan rambu solo.
Kebutuhan babi di Toraja Utara sangat tinggi dan sebagian masih didatangkan dari luar kabupaten.
Dengan daerah yang penduduknya mayoritas non muslim, babi menjadi ternak yang cocok untuk dikembangkan dan dikelola di daerah ini.
Untuk budidaya ternak babi dapat dilakukan di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Toraja Utara
Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja Utara
29
KERBAU
Kerbau merupakan ternak terpenting di kabupaten Toraja Utara. Kerbau atau dalam bahasa daerah disebut tedong.
Selain sebagai hewan pekerja (pertanian)dan penghasil daging, kerbau juga memegang peran penting dalam ritual adat rambu solo.
Hewan ini melambangkan kesejahteraan sekaligus menandakan tingkat kekayaan dan status sosial pemiliknya di mata masyarakat.
Salah satu jenis kerbau yang memiliki harga mahal yaitu Tedong Bonga atau Kerbau dengan corak belang.
Sektor
Peternakan
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat toraja utara masih banyak kerbau yang diidatangkan dari luar Toraja Utara. Kerbau menjadi hewan ternak yang cocok untuk dibudidayakan di Kabupaten Toraja Utara
Sama seperti Babi, Kerbau juga menjadi hewan yang dijual di Pasar Hewan Bolu.
Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja Utara
30
Sektor
Peternakan Unggas
Unggas yang menjadi komoditi unggulan untuk diternak di Kabupaten Toraja Utara yaitu Ayam Buras, Ayam Ras Pedaging, Ayam Ras Petelur, Itik, dan Itik Manila.
Sumber : Dinas Pertanian Kab. Toraja Utara
31
IKAN MAS Sektor
Perikanan
Ikan Mas atau Ikan Karper adalah ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis penting dan sudah tersebar luas di Indonesia.
Meskipun tergolong ikan air tawar, ikan mas juga kadang-kadang ditemukan di perairan payau atau muara sungai yang bersanitas (kadar garam) 25-30%.
Kabupaten Toraja Utara menjadi salah satu daerah tempat perkembangbiakan dari jenis ikan ini. Benih ikan mas di toraja utara banyak dikirim ke luar daerah seperti ke Palopo. Pada umumnya benih yang dikirim keluaruntuk pembesaran setelah itu dikirim kembali untuk memenuhi kebutuhan ikan mas di Toraja Utara.
Di Toraja Utara Ikan Mas banyak dikembangbiakkan di Kecamatan Rantepao, Sanggalangi, Kesu, Tondon, Nanggala, Tikala, Tallunglipu, Buntao
Sumber : Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Toraja Utara
32
Sektor Perikanan
Ikan Nila
Ikan Nila adalah jenis ikan konsumsi air tawar. Ikan nila merupakan sumber protein hewani murah bagi konsumsi manusia. Budidaya dilakukan di kolam-kolam atau tangki pembesaran.
Di kabupaten Toraja Utara, ikan nila cocok berada di seluruh kecamatan dan budidayanya tergantung pada curah hujan.
Sumber : Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Toraja Utara