• Tidak ada hasil yang ditemukan

kalsium - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "kalsium - Spada UNS"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

KALSIUM

PROGRAM STUDI ILMU TANAH FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

(2)

Sumber Ca tanah

Kalsit (CaCO3)

Dolomit [Ca, Mg(CO3)2]

Anortit (Ca, Al Si2O8)

Gibs (CaSO4.4H2O)

Apatit

Dll

Dpt berasal dari pupuk atau kapur (pengapuran) dari batuan yang mengandung kapur antara lain :

Ca tersedia setelah batuan /

mineral mengalami pelapukan

(3)

Unsur hara dalam tanah dapat berada dalam bentuk:

1. Tidak tersedia (unavailable): masih berada dalam bahan organik/humus, batuan

2. Tersedia (available): terdapat dalam kompleks jerapan yang dapat

dipertukarkan

3. Siap diserap tanaman (readily

available) yang terlarut dalam larutan

tanah

(4)

Siklus Ca

Brady & Weil, 2004. Elements of the Nature and Properties of Soils

(5)

Atmosfir

Lapisan sedimen

Batuan karbonat (Batukapur &

Dolomit)

(6)

KALSIUM (Ca)

Diserap tan dlm btk Ca

++, ,

Unsur immobile Kandungan dalam tan normal 0,2-1,0%

Peranannya :

1. Penyusun molekul khlorofil (15-20%), 2. Pembtk lamella tengah dd sel

3. Pembtk protein, menetral kemasaman

4. Mengatur/membantu stabilitas mitokondria 5. Pembtk polong (leguminosa)

6. Translokasi C, H, O

Diperlukan dalam aktivitas enzim phosphorylase

dalam metabolisme karbohidrat

(7)

Ca dalam larutan tanah mungkin :

Hilang oleh air drainase

Diserap oleh organisme

Dijerap oleh koloidal-koloidal tanah

Mengendap membentuk senyawa Ca sekunder

(8)

Di daerah tropika basah :

Umumnya pada tanah bertekstur kasar, yang berasal dari batuan yang mengandung Ca rendah → kandungan Ca-nya rendah

Tanah dg tekstur halus berasal dari batuan yg mengandung Ca tinggi, mengandung Ca jauh lebih tinggi baik di

kompleks pertukaran kation atau dlm jumlah totalnya

Tanah berkembang dari batuan kapur, sering mempunyai

lapisan permukaan masam. Akibat pelindian yg kuat & air

perkolasi banyak mengandung CO

2
(9)

Di daerah arida

Kandungan Ca tinggi, krn rendahnya curah hujan dan rendahnya pelindian

Banyak mengandung Ca sekunder

(10)

Kelakuan Ca di dlm tanah

Di daerah tropika basah, banyak terdpt dlm bentuk Ca dpt tertukar (Ca exchangeable)

Di dalam tanah :

Bilamana Ca

+2

dlm lrt tanah menurun (pelindian

atau diserap tanaman), maka Ca dpt tertukar

akan dilepaskan dan sebaliknya

(11)

Faktor yg paling menentukan ketersediaan Ca :

1. Suplai total Ca

2. pH tanah

3. KPK

4. Kejenuhan Ca di kompleks pertukaran tanah

5. Tipe koloidal tanah

6. Nisbah Ca/kation lainnya di dlm lrt tanah

7. Total Ca yg disuplai dari tanah masam pasiran dg KPK sangat rendah, Ca yg disediakan sangat rendah

8. Aktivitas H+ yg tinggi pd tanah berpH rendah akan menghalangi penyerapan Ca

9. % kejenuhan Ca mempunyai pengaruh terhadap ketersediaan Ca bagi tanaman. Kejenuhan Ca = 40 – 60 % dan kejenuhan Al = 40 – 60 % menurunkan hasil kapas.

(12)

Faktor yg paling menentukan ketersediaan Ca :

10.Tanah dg tipe mineral lempung 2:1 hrs mempunyai kejenuhan Ca  70 % utk memenuhi kebutuhan tanaman . Tanah dg

mineral lempung 1:1 cukup 40 – 50 %

11.Nisbah Ca/total kation = 0,10 – 0,15 cukup baik utk

perkembangan akar kapas. Nisbah Ca/(Ca + Mg + K) = 0,10 – 0,20 cukup baik utk perpanjangan akar kedelai.

12.Penyerapan Ca+2 ditekan dg keberadaan ion NH4+, Mg+2, Mn+2 dan Al+3

13.Penyerapan Ca+2 ditingkatkan bilamana ditambah NO3- - N, NO3- - N tinggi, meningkatkan sintesa organik an-ion dan akumulasi kation

 Kehilangan Ca banyak terjadi karena pelindian

(13)

Interaksi Ca dengan Na+

Aplikasi Ca-soluble, seperti gipsum, dilakukan untuk desalinasi tanah-tanah sodik melalui mekanisme pertukaran kation

Na+ oleh Ca++

Diunduh dari: ….. http://www.spectrumanalytic.com/doc/library/articles/ca_basics

Tingginya Konsentrasi

Na+ dalam tanah

Na+ menggantikan Ca++ pada tapak

jerapan

Ca++ masuk ke larutan tanah, dan

dapat tercuci

Struktur tanah menjadi jelek dan mungkin toksisitas

Natrium

(14)

Interaksi Ca dengan Fosfat

Jumlah kation Ca biasanya lebih banyak daripada anion fosfat, sehingga interaksi keduanya mengakibatkan penurunan ketersediaan P dalam

tanah.

Diunduh dari: ….. http://www.spectrumanalytic.com/doc/library/articles/ca_basics

Tanah - tanah

pH > 7.0

Akumulasi Ca

bebas dalam tanah

Ca++ berinteraksi dengan anion fosfat

Membentuk senyawa

Ca-P yang tidak

(sukar) larut, P tidak

tersedia bagi tanaman

(15)

Interaksi Ca dengan Boron

Aplikasi Ca terbukti efektif

membantu detoksifikasi B akibat aplikasi B yang berlebihan.

Diunduh dari: ….. http://www.spectrumanalytic.com/doc/library/articles/ca_basics

Tanah kaya Ca Penyerapan B

terhambat

Tanaman kaya Ca Metabolisme B

terhambat

(16)

Calcium – Tanah- Tanaman

 Ca diserap tanaman dalam bentuk Ca++

 Mobilitasnya dalam tanah

Tidak ada , sedikit mobil dalam larutan tanah

 Mobilitas dalam tanaman

Pergerakan kalsium terjadi dalam xylem menuju ke daun (satu arah)

Diunduh dari:

(17)

Pemupukan Kalsium.

Diunduh dari: ….. http://www.spectrumanalytic.com/doc/library/articles/ca_basics

Sumber Ca berfungsi:

Pupuk hara Ca

Kapur (CaCO3) unt menetralisi kemasaman tanah

Koreksi problem Ca:

Pengapuran hingga pH tertentu untuk mensuplai Ca tanaman

Gipsum (CaSO4.7H2O) untuk mensuplai Ca ke tanah tanpa mempengaruhi pH tanah

Gipsum juga untuk mengoreksi tingginya

kandungan garam dalam tanah

(18)

* Calcium content is not the same as neutralizing value. Neutralizing value is determined by the combined amounts of calcium carbonate (CaCO3), magnesium carbonate (MgCO3), and other neutralizing constituents in the liming

material.

Diunduh dari: ….. http://www.spectrumanalytic.com/doc/library/articles/ca_basics

Rekomendasi dosis Ca : ( berdasar hasil uji tanah dan analisis jaringan tanaman)

Bahan kapur Approx. % Ca* Dosis rekomendasi

Calcitic Limestone 32 1,000 to 15,000 lb./Ac Dolomitic Limestone 22 1,000 to 15,000 lb./Ac

Hydrated Limestone 46 750 to 10,000 lb./Ac

Precipitated Lime 60 500 to 10,000 lb./Ac

Blast Furnace Slag 29 100 to 2,000 lb./Ac Fertilizers Approx. % Ca. Recommended Rates

of Product

Gypsum 22 500 to 1500 lb./Ac

CaCI2 36 5-8 lb./Ac Foliar

Ca(NO3) 2 19 10-15 lb./Ac Foliar

Ca-Chelates 3-5 0.25-3 gal/Ac Foliar

(19)

Toksisitas Ca

Secara praktikal, biasanya Ca tidak dianggap sebagai toksik bagi tanaman.

Meskipun jarang terjadi, berlebihannya Ca dalam tanah dapat mengurangi (mengganggu) serapan hara lainnya, seperti P, K, Mg, B, Cu, Fe, atau Zn, sehingga

mengakibatkan defisiensi hara ini.

Diunduh dari: ….. http://www.tetrachemicals.com/Products/Agriculture/The_Importance_of_Calcium.aqf

(20)

Kekurangan :

- Daun muda sukar membuka (menggulung) - Legum tdk berpolong

Defisiensi Ca, dapat menyebabkan

kegagalan terminal bud, atau apical tips of roots. Akibatnya menghambat aktivtas

meristematik.

Referensi

Dokumen terkait

Tekstur tanah mempengaruhi kapasitas tanah untuk menahan air (Rayes, 2006), tanah bertekstur agak halus seperti lempung liat berpasir mempunyai drainase agak buruk yang

Tekstur tanah mempengaruhi kapasitas tanah untuk menahan air (Rayes, 2006), tanah bertekstur agak halus seperti lempung liat berpasir mempunyai drainase agak buruk yang

karakteristik umum suatu tanah sanagt tergantung pada perubahan kondisi iklim... Tekstur tanah, menunjukkan kasar halusnya dari fraksi tanah halus. Teristimewa tekstur..

Tekstur tanah mempengaruhi kapasitas tanah untuk menahan air (Rayes, 2006), tanah bertekstur agak halus seperti lempung liat berpasir mempunyai drainase agak buruk yang

Tekstur tanah mempengaruhi kapasitas tanah untuk menahan air (Rayes, 2006), tanah bertekstur agak halus seperti lempung liat berpasir mempunyai drainase agak buruk yang

Tekstur tanah mempengaruhi kapasitas tanah untuk menahan air, tanah bertekstur agak halus seperti lempung liat berpasir mempunyai drainase agak buruk yang biasanya tanah memiliki

BUDIDAYA TEBU DI LAHAN SAWAH/TANAH BASAH Pada umumnya budidaya tebu sawah dilaksanakan dengan sistem reynoso, yaitu suatu sistem budidaya tebu yang dirancang untuk lahan basah,

Mekanika Tanah FT UNS, Jl Ir Sutami 36 a Surakarta MEKANIKA TANAH 1 TKS-21212 SUB TOPIK : PENGERTIAN TANAH, ASAL-USUL TANAH, SIKLUS BATUAN, JENIS TANAH, PARTIKEL TANAH, MINERAL