• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Gizi pada Usia Dewasa - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Karakteristik Gizi pada Usia Dewasa - Spada UNS"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

Gizi pada Usia Dewasa

Oleh :

Mujahidatul Musfiroh

(2)

Karakteristik Gizi pada Usia Dewasa

1. Secara biologis, usia dewasa merupakan usia dengan pencapaian kematangan

tubuh secara optimal dan kesiapan untuk bereproduksi

2. Secara psikologis, usia dewasa merupakan usia dengan periode kedewasaan dan

kematangan yang ditandai dengan

kestabilan emosi, bersikap toleran, optimis dan kesadaran realitas yang tinggi

(3)

Lanj...

3. Secara pedagogis, usia dewasa ditandai dengan tumbuhnya rasa tanggung jawab, berperilaku sesuai nilai dan norma,

memiliki pekerjaan, berpartisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat

4. Usia dewasa dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu dewasa muda : 19-29 tahun, dewasa pertengahan : 30-49 tahun, dewasa tua : 50-64 tahun

(4)

Lanj...

5. Gizi pada usia dewasa berguna untuk mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan

6. Kebutuhan gizi pada usia dewasa

tergantung pada aktivitas fisik individu

(5)

Kebutuhan Gizi pada Usia Dewasa

1. Karbohidrat 2. Protein

3. Lemak

4. Vitamin A, vitamin B1, vitamin B2 dan niacin, mineral dan air

(6)

AKG pada Usia Dewasa

Zat Gizi Kebutuhan

Energi 1.900 - 2250

Karbohidrat 285 – 323

Lemak 53 – 75

Protein 57

Vitamin B1 0,9

Vitamin B2 0,9

Vitamin B3 12

Vitamin B6 10

Asam folat 1

Vitamin B12 10 – 15

Vitamin C 30

(7)

Proporsi Zat Gizi Makro pada Usia Dewasa

1. Karbohidrat : 60 – 75%

2. Protein : 10 – 25 % 3. Lemak : 10 – 25 %

(8)

Kebutuhan Gizi Berdasarkan Waktu Makan

1. Makan pagi 20%

2. Selingan pagi 10%

3. Makan siang 35%

4. Selingan siang 10%

5. Makan malam 25%

(9)

Kebutuhan Energi Berdasarkan Aktivitas

1. Bekerja ringan : 2.050 kkal 2. Bekerja sedang : 2.250 kkal 3. Bekerja Berat : 2.600 kkal

(10)

Kebutuhan Energi Berdasarkan BMR

Aktivitas Faktor Aktivitas

Sangat ringan 1,30

Ringan : laki-laki 1,56

Ringan : perempuan 1,55

Sedang : laki-laki 1,76

Sedang : perempuan 1,70

Berat : laki-laki 2,10

Berat : perempuan 2,00

(11)

Kebutuhan Energi pada Usia Dewasa dalam Kondisi Sakit

Aktivitas Faktor Aktivitas Trauma/Stres Faktor Trauma/Stres Istirahat di tempat

tidur

1,2 Gizi baik, tidak stres

1,3 Aktivitas ringan 1,3 Stres ringan,

peradangan saluran cerna, kanker, bedah elektif, trauma fisik tingkat sedang

1,4

Stres sedang, sepsis, bedah

tulang, luka bakar sedang, trauma fisik berat

1,5

(12)

Lanj...

Aktivitas Faktor Aktivitas Trauma/Stres Faktor Trauma/Stres Stres berat,

trauma multiple, sepsis, bedah multisistim

1,6

Stres sangat berat, cedera kepala berat, sindrom penyakit pernapasan

akut, luka bakar berat, sepsis

1,7

Luka bakar sangat berat

2,1

(13)

Perhitungan BMR

1. Rumus Harris Benedict - Laki-laki :

66 + (13,7 x BB) + (5 x TB) – (6,8 x U) - Perempuan :

655 + (9,6 x BB) + (1,8 x TB) – (4,7 x U)

(14)

Lanj...

2. Cara cepat - Laki-laki :

1 kkal x BB x 24 jam 30 kkal x BB

- Perempuan :

0,95 kkal x BB x 24 jam 25 kkal x BB

(15)

Lanj...

3. Rumus WHO

Kelompok Usia Laki-laki Perempuan

18 – 30 15,3 BB + 679 14,7 BB + 496

30 – 60 11,6 BB + 879 8,7 BB + 829

≥ 60 13,5 BB + 487 10,5 BB + 596

(16)

Kriteria Aktivitas

Aktivitas Jenis Kegiatan

Sangat ringan 100% waktu untuk duduk atau

berdiri

Ringan 75% waktu untuk duduk atau

berdiri

25% waktu untuk berdiri dan bergerak

Sedang 60% waktu untuk duduk atau

berdiri

40% waktu untuk berdiri dan bergerak

Berat 40% waktu untuk duduk atau

berdiri

60% waktu untuk berdiri dan bergerak

(17)

Kriteria Jenis Pekerjaan

Jenis Kegiatan Contoh

Pekerja ringan 8 jam tidur

7 jam bekerja di kantor 2 jam pekerjaan sedang di rumah tangga

½ jam olahraga

6½ jam pekerjaan ringan

Pekerja di kantor

Pekerja sedang 8 jam tidur

8 jam bekerja di industri 2 jam pekerjaan di rumah tangga

6 jam pekerjaan ringan

Pekerja pabrik

garment, supir, PRT

Pekerja berat 8 jam tidur

8 jam pekerjaan berat 2 jam pekerjaan sedang

Pekerja pabrik baja, pekerja di industri mesin, kuli

(18)

Masalah Gizi pada Usia Dewasa

1. Jantung koroner 2. Hipertensi

3. Obesitas 4. Kanker

5. Kolesterol tinggi 6. Hipotiroid

7. Gangguan bipolar 8. Diabetes Melitus

(19)

Lanj...

9. Arthritis

10.Motor neuron disease 11.Parkinson

(20)

Anjuran Asupan Gizi untuk Usia Dewasa

1. Makanlah makanan yang segar

2. Konsumsi makanan dengan sumber energi tinggi

3. Konsumsi garam beryodium 4. Olah raga secara teratur

5. Biasakan diri membaca label dalam kemasan makanan

(21)
(22)

KASUS 1

Nn. P umur 21 tahun seorang mahasiswi, berat badan 65 kg dan tinggi badan 162 cm. Kegiatan yang dilakukan yaitu pergi ke kampus untuk

kuliah, membantu pekerjaan rumah tangga, seperti mencuci piring, menyapu lantai dan

mencuci baju. Selain kegiatan tersebut, waktunya digunakan untuk tidur, belajar dan menonton

telivisi.

1. Hitunglah kebutuhan energi Nn. P (rumus Harris Benedict, rumus cepat, rumus WHO)!

2. Hitunglah kebutuhan energi Nn. P berdasarkan aktivitas fisik Nn. P!

3. Hitunglah kebutuhan energi untuk mencapai berat badan ideal!

(23)

KASUS 2

1. Hitunglah kebutuhan energi Nn. P, jika dia sedang menderita peradangan saluran

pencernaan!

2. Hitunglah kebutuhan energi Nn P, jika dia sedang mengalami cedera kepala berat!

Referensi

Dokumen terkait

HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DAN LAMA KERJA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PASA USIA DEWASA MUDA DI DESA PONDOK KECAMATAN NGUTER KABUPATEN SUKOHARJO.. Disusun Oleh :

Proporsi hasil akhir pengobatan penderita tuberkulosis paru pada usia dewasa berdasarkan jenis kelamin di Rumah Sakit Umum Haji Medan tahun 2017 dapat dilihat pada gambar di bawah

Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan menikah pada wanita usia dewasa awal yaitu meliputi sifat individu yang terlalu idealis mengenai pria, kurang percaya diri

Tidak adanya perbedaan faktor risiko pada lansia dan usia dewasa ini senada dengan penilitan kohort oleh Licher, S et all (2019) 13 yang membandingkan faktor risiko seumur hidup

Berdasarkan tujuan dan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien usia dewasa pra-ekstraksi gigi di Puskesmas 1

Aktivitas menonton televisi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan status gizi seseorang.Asupan nutriri yang berlebih tidak diimbangi dengan pengeluaran energi

Pengertian Zat Gizi 3  Komponen kimia dalam makanan yang digunakan tubuh sebagai sumber energi serta membantu pertumbuhan, perbaikan dan membantu perawatan pada sel-sel tubuh

Klasifikasi Klinis Nyeri Leher Faktor Risiko Nyeri Leher Non- Spesifik pada Usia Dewasa Produktif Faktor Risiko yang Tidak Dapat di Modifikasi Pertambahan usia Jenis kelamin