Nama : Ketlin Asta Caroline ( 20751016) Tika Viorela Margareta (20751028) MK : Etika Profesi dan Hukum Bisnis
Kasus Pelanggaran Hukum dan Etika Bisnis Kasus Korupsi di PT Asabri
Artikel: Kejaksaan Agung sedang menangani kasus korupsi di PT Asabri (Persero). Nilai korupsinya ditaksir mencapai Rp23,7 triliun, dan menjadi skandal korupsi terbesar di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Januari 2021 lalu.
Terkait hal ini, Kejagung berjanji akan menuntaskan kasus Asabri, bahkan, dia siap berhadapan dengan segala risiko yang akan dihadapi.
Saat ini, Kejagung sedang memasuki tahap penulusuran aset yang dimiliki tersangka korupsi.
Kedepan, aset ini akan dipakai untuk mengembalikan kerugian negara.
Setidaknya, ada delapan tersangka dalam kasus korupsi PT Asabri, antara lain eks Direktur Utama PT Asabri periode 2011-2016, Mayjen (Purn), Adam Rachmat Damiri, eks Dirut PT Asabri periode 2016-2020, Letjen (Purn) Sonny Widjaja, mantan Direktur Keuangan PT Asabri periode 2008-2014 Bachtiar Effendi, mantan Direktur Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019 Hari Setiono, Kepala Divisi Investasi PT Asabri periode 2012-2017 Ilham W.
Siregar dan Dirut PT prima Jaringan Lukman Purnomosidi.
Berikutnya, Dirut PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.
1. Uraian Kasus Berdasarkan 5 Prinsip Dalam Etika Bisnis
a) Prinsip Otonomi yaitu kemampuan untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan keselarasan tentang apa yang baik untuk dilakukan dan bertanggung jawab secara moral atas keputusan yang diambil.
Berdasarkan kasus : Jika dilihat pada pengertian prinsip otonomi dapat dilihat bahwa perusahaan belum mengambil keputusan apapun terkait kasus ini, dan masih diserahlan kepada pihak Kejaksaan Agung.
b) Prinsip Kejujuran dalam hal ini kejujuran merupakan kunci keberhasilan suatu bisnis,kejujuran dalam pelaksanaan control terhadap konsumen,dalam hubungan kerja dan sebagainya.
Berdasarkan kasus : Bahwa perusahaan berani mengambil tindakan kecurangan untuk menekan mengambil keuntungan pribadi dengan cara korupsi
c) Prinsip Keadilan bahwa setiap orang dalam berbisnis diperlakukan sesuai dengan haknya masing-masing dan tidak ada yang boleh dirugikan.
Berdasarkan kasus : PT Asabri (persero) dikenakan pasal atas etika bisnis yang telah mereka langar yaitu, UU NO 30 Tahun 1999, Pasal 2 dan pasal 3.
d) Prinsip Saling Menguntungkan juga dalam bisnis yang kompetitif
Berdasarkan kasus: Dalam kasus ini perusahaan tidak menerapkan prinsip saling menguntungkan dan malah merugikan banyak orang.
e) Prinsip Integritas Moral, ini merupakan dasar dalam berbisnis ,harus menjaga nama baik perusahaan tetap dipercaya dan merupakan perusahaan terbaik.
Berdasarkan Kasus : Adanya pelanggaran etika bisnis tersebut dapat melemahkan daya saing hasil industri di pasar internasional.
2. Kasus ini kaitan nya sama hati nurani dn tanggung jawab!
Jika memang benar terjadi hal-hal yg membahayakan dalam satu produk,sebaiknya perusahaan mengkaji ulang untuk pembuatannya, Agar tidak merugikan konsumen sebagai pengguna.
Sumber: https://voi.id/berita/39170/3-contoh-kasus-hukum-bisnis-dan-penyelesaiannya https://www.dpr.go.id/dokjdih/document/uu/UU_1999_31.pdf