Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi keuangan Perum Pegadaian Kantor Cabang Enrekang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi keuangan Perum Pegadaian Cabang Enrekang belum efisien dan efektif.
Latar Belakang
Peristiwa-peristiwa tersebut akan menjadi hal yang intens untuk memotivasi perlunya audit manajemen suatu perusahaan atau fungsi keuangan. Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis mengangkat judul : “Audit Manajemen Fungsi Keuangan Pada Kantor Perum Pegadaian Cabang Enrekang”.
Rumusan Masalah
Tujuan Dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian
Meningkatkan pengetahuan dan pengalaman terkait audit manajemen fungsi keuangan khususnya yang berkaitan dengan bidang asuransi pegadaian.
Pengertian Audit Manajemen
Siagian (2001:13) audit manajemen pada hakikatnya adalah suatu instrumen ilmiah yang ditujukan bagi manajemen senior, untuk menilai tingkat efisiensi, efektivitas dan produktivitas perusahaan, tanpa memandang apakah pendekatan yang diaudit adalah perusahaan secara keseluruhan atau terbatas pada beberapa hal saja. satuan kerja atau hanya bidang fungsional tertentu. Dan tujuan utama dari audit manajemen adalah untuk mengevaluasi fungsi-fungsi dalam perusahaan, terutama efektivitas, efisiensi dan keekonomian dalam perusahaan.
Tujuan Dan Ruang Lingkup Audit Manajemen
Tujuan dalam audit manajemen adalah aktivitas, kegiatan, program dan area dalam perusahaan yang diketahui dan diidentifikasi memerlukan perbaikan/peningkatan, baik dari segi keekonomian, efisiensi maupun efektivitas. Ada tiga elemen utama untuk mencapai tujuan. Audit hubungan ini membentuk kerangka audit manajemen seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.2.
Karekteristik Bukti Audit
Audit adalah suatu proses pengumpulan dan evaluasi bukti yang sistematis, obyektif dan rasional, oleh karena itu pendekatan sistematis dan metode yang konsisten harus digunakan ketika merencanakan dan melaksanakan audit manajemen. - jenis audit manajemen dapat digolongkan menjadi :. a) Bukti lisan, (b) Bukti analitis, (c) Bukti dokumenter, (d) Bukti analitis, (e) Bukti matematis.
Prosedur Audit Manajemen
Evaluasi sistem pengendalian operasional perusahaan biasanya menggunakan kuesioner pengendalian internal atau penjelasan naratif dan penjelasan beberapa transaksi untuk menguji efektivitas dan implementasi sistem pengendalian operasional perusahaan.
Tahap-Tahap Pemeriksaan Manajemen
Jika dikaitkan dengan tujuan audit interim yang dibuat pada audit pendahuluan, maka hasil pengujian pengendalian manajemen ini dapat mendukung tujuan audit interim hingga menjadi tujuan audit yang sebenarnya. Pada tahap ini, auditor mengumpulkan bukti yang cukup dan kompeten untuk mendukung tujuan audit yang dilakukan. Pada tahap ini juga dikembangkan temuan untuk mencari keterhubungan antara satu temuan dengan temuan lainnya dalam penyelidikan permasalahan yang berkaitan dengan tujuan audit.
Fase ini bertujuan untuk mengkomunikasikan temuan audit, termasuk rekomendasi yang diberikan kepada berbagai pihak. Laporan disajikan dalam bentuk yang komprehensif (menyajikan temuan-temuan audit utama untuk mendukung kesimpulan dan rekomendasi audit). Sebagai tahap akhir dari audit manajemen, tindak lanjut bertujuan untuk mendorong pihak yang berwenang untuk melakukan tindakan tindak lanjut sesuai dengan rekomendasi yang diberikan.
Fungsi Keuangan
Fungsi keuangan mengatur berbagai urusan keuangan di dalam perusahaan maupun dengan pihak di luar perusahaan. Tujuan dari fungsi keuangan adalah mengatur pencarian sumber-sumber pembiayaan yang diperlukan bagi usaha dan kemudian mengatur penggunaan dana yang diperoleh. Berdasarkan data harian, fungsi keuangan berperan dalam bidang bisnis utama seperti strategi penetapan harga dan analisis biaya.
Fungsi keuangan harus memastikan adanya sistem yang sama untuk mengatur aktivitas dan biaya di luar aktivitas utama. Audit ini untuk mengatur efisiensi pada fungsi keuangan terkait keuangan, akuntansi, anggaran serta pedoman kebijakan dan standar. Hasil audit manajemen fungsi keuangan berupa laporan audit yang memuat temuan-temuan pada fungsi keuangan serta rekomendasi perbaikannya (http://auliakhairullah.blogspoot.com).
Kerangka Pikir
Fungsi akuntansi harus dievaluasi dan diuji dengan mengajukan pertanyaan sehingga tim audit manajemen dapat menentukan kelemahan dan kekuatan proses pengawasan akuntansi. Tanggung jawab utama departemen ini adalah menjalankan sistem informasi keuangan dalam operasional yang akan menghasilkan data berbagai unit operasi. Pengawasan anggaran dan analisis keuangan dilakukan untuk memastikan bahwa informasi yang tepat dihasilkan oleh bagian ini dan diteruskan ke unit operasi terkait.
Audit manajemen sendiri bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan perusahaan dalam kaitannya dengan penentuan keekonomian, efektivitas, efisiensi dan kebijaksanaan manajemen puncak tanpa mengurangi kualitas produk yang dihasilkan perusahaan.
Hipotesis
Lokasi Dan Waktu Penelitian
Populasi Dan Sampel
Jenis Dan Sumber Data
Data ini diperoleh dengan melakukan observasi langsung dan wawancara atau mengajukan pertanyaan kepada pejabat perusahaan terkait. Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari objek penelitian yang telah diolah dan berupa dokumen-dokumen serta arsip perusahaan yang berkaitan dengan penelitian ini.
Metode Pengumpulan Data
Defenisi Operasional
Metode Analisis
Pada tahap ini, auditor harus mengumpulkan bukti kompeten yang material dan relevan yang cukup untuk dapat menentukan tindakan mana yang diambil oleh manajemen dan karyawan perusahaan yang merupakan penyimpangan dari kriteria dalam tujuan audit perusahaan dan apa akibat dari penyimpangan tersebut. - Penyimpangan dan Besar kecilnya akibat tersebut dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan.
Sejarah Singkat Perusahaan
9 Tahun 1969 yang mengatur tentang bentuk-bentuk usaha negara pada PERJAN, PERUM, PERSERO, maka sesuai dengan keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 664/MK/IV/9/1969 tanggal 20 September 1969 status PN Pegadaian diubah menjadi Perusahaan Pegadaian (PERJAN) Pegadaian dengan modal Rp. Sesuai dengan terbitnya PP No.13 Tahun 1998, maka peraturan mengenai Perum Pegadaian disempurnakan dan diatur kembali dengan PP No.103 Tahun 2000. Meski berulang kali mengalami perubahan status, namun tujuan didirikannya pegadaian tetap sama, yaitu membantu pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah dengan memberikan pelayanan, pinjaman berdasarkan hukum gadai dan fidusia.
Namun pelaksanaan tugas tersebut belum tentu mengindahkan asas usaha dalam pelaksanaan kegiatan usaha pegadaian, apalagi sebagai badan usaha milik negara, menurut UU 10/2003, pegadaian harus beroperasi secara menguntungkan. Kesesuaian antara fungsi sosial yang dijalankan dengan prinsip bisnis yang dijalankan pengurus Pegadaian dapat dilaksanakan secara simultan dan sejalan. Pegadaian sebagai pelaku industri perkreditan dengan usaha utama memberikan pinjaman berdasarkan agunan menghadapi peluang pasar yang sangat luas, pegadaian melebarkan sayap usahanya ke industri pembiayaan bagi masyarakat menengah ke bawah dan usaha mikro dan kecil.
Struktur Organisasi Perusahaan
Uraian tugas dan tanggung jawab masing-masing bagian di Perum Pegadaian Kantor Cabang Enrekang. Penyelenggaraan pengelolaan modal kerja, lelang agunan, kebutuhan dan pemanfaatan infrastruktur, pemasaran dan pelayanan pelanggan di cabang dan UPC. Merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan operasional usaha gadai, melaksanakan tugas pegawai, serta melaksanakan administrasi dan pelaporan kantor cabang.
Bertanggung jawab kepada direksi atas seluruh kegiatan bagian keuangan dan membawahi tiga orang saksi, yaitu saksi keuangan, saksi pembukuan, dan saksi pajak. Perencanaan dan koordinasi kegiatan usaha lainnya, penanganan piutang tak tertagih dan asuransi kredit, penatausahaan dokumen kredit usaha lainnya. Mengatur kegiatan operasional UPC dan melaksanakan serta memantau administrasi, keuangan, infrastruktur, keselamatan dan ketertiban, kebersihan dan laporan operasional UPC.
Pelaksannan Auditor Manajemen Sebagai Internal Control Dalam Perusahaan
Standar Audit Internal dan Satuan Pengawasan Internal pada Perum Pegadaian Cabang Enrekang berpedoman pada landasan hukum Satuan Audit Internal (SPI) BUMN/BUMD yaitu. Bagian audit internal di Perum Pegadaian disebut Satuan Audit Internal (SPI) dan berkedudukan di kantor pusat. Kedudukan SPI di Perum Pegadaian berada langsung di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama.
Bentuk laporan yang dihasilkan oleh bagian SPI Perum Pegadaian Cabang Enrekang terdiri dari: Fungsi auditor internal Perum Pegadaian Cabang Enrekang memegang peranan penting dalam kegiatan perusahaan karena merupakan sumber bahan masukan yang independen bagi manajemen untuk mengevaluasi berbagai kegiatan perusahaan. Bagian SPI perusahaan pegadaian bertugas membantu CEO dalam melakukan penilaian terhadap sistem pengendalian dan pelaksanaannya di wilayah dan unit kerja perusahaan agar efisien, efektif dan ekonomis.
Audit Manajemen atas Laporan Keuangan
Rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (rasio biaya gaji) merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur besar kecilnya alokasi. Dengan demikian, rasio penjualan terhadap biaya operasional perseroan sebesar 6,93% masih dalam batas toleransi standar rasio yang ditentukan. Rasio biaya administrasi terhadap pendapatan penjualan (administrative Expense Ratio) merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar kontribusi alokasi item biaya administrasi dan umum terhadap pendapatan usaha.
Beban atau beban administrasi dan umum adalah biaya-biaya yang harus dikeluarkan oleh Perum Pegadaian Cabang Enrekang sehubungan dengan kegiatan administrasi dan umum perusahaan untuk menghasilkan pendapatan dan keuntungan. Namun, setiap perusahaan mempunyai batasan atau ketentuan baku dalam mengalokasikan biaya administrasi. Melihat hasil perhitungan diatas terlihat bahwa rasio biaya administrasi dan umum Perum Pegadaian cabang Enrekang lebih tinggi dari standar rasio yang ditetapkan perusahaan.
Pembahasan Atas Kondisi Keuangan perusahaan
Pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan tentunya mempunyai tujuan dan tujuan tersebut tidak lain adalah mencari keuntungan. Biaya-biaya yang dikeluarkan juga dapat diperkirakan dan diukur.Perkiraan biaya yang dimiliki perusahaan dapat dilihat dari beberapa aspek, salah satunya adalah efektivitas biaya yang dikeluarkan, manfaat dan pengaruh biaya yang dikeluarkan. Biaya administrasi dan umum merupakan biaya-biaya yang harus dikeluarkan oleh Perum Pegadaian Cabang Enrekang sehubungan dengan kegiatan administrasi dan umum perusahaan untuk menghasilkan pendapatan dan keuntungan.
Semakin tinggi aktivitas perusahaan maka semakin tinggi pula beban biaya yang harus dikeluarkan perusahaan.
Audit Atas Fungsi Keuangan
Survei pendahuluan ini diharapkan dapat menjadi panduan efektif dalam menemukan kesalahan fungsi keuangan yang kemudian akan diverifikasi dan dievaluasi pada tahap audit berikutnya. Survei pendahuluan yang dilakukan mengutamakan informasi umum tentang latar belakang organisasi dan gambaran pelaksanaan pengelolaan fungsi keuangan di perusahaan, apakah audit telah berjalan dengan baik dan apakah dapat efektif. Pengendalian manajemen meninjau elemen pengendalian internal perusahaan, baik pengendalian akuntansi internal maupun pengendalian administrasi internal.
Berdasarkan data dan temuan yang diperoleh pada tahap awal, selanjutnya dilakukan peninjauan terhadap sistem pengendalian manajemen terhadap pelaksanaan kegiatan keuangan. Pada tahap ini, kegiatan fokus pada penilaian kendali manajemen atas aktivitas perusahaan dan sistem keuangan. Tujuan akhir dari audit manajemen adalah penyusunan laporan audit.Tahap penyusunan laporan audit menyajikan hasil audit tahap manajemen pengelolaan fungsi keuangan dalam peningkatan kegiatan operasional perusahaan ( terlampir).
PENUTUP PENUTUP
Saran
Sebaiknya pihak manajemen Perum Pegadaian Cabang Enrekang memperhatikan biaya administrasi dan umum yang sudah melebihi standar rasio yang ditetapkan perusahaan, yaitu dengan mengurangi biaya administrasi dan umum yang tidak terlalu penting. Auditor internal tidak hanya berperan dalam menyelidiki dan mencari temuan, tetapi juga harus berperan sebagai pembimbing dan pelindung pihak-pihak yang berada dalam lingkup pengawasannya, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara yang diperiksa dan yang diperiksa. Khairullah, Aulia Audit Manajemen Fungsi Keuangan (http://auliaakhairullah.blogspot.com/2011/01audit-manajemen-function-financial, bumi, diakses 24 Maret 2014).
Setelah uang tunai telah dihitung dan berkas administrasi terkait dikembalikan ke kasir dan manajer cabang. PERUM PEGADAIAN UPC.ENREKANG Tanggal Pemeriksaan : 12 Mei 2013 Dari perhitungan saldo kas dapat diperoleh hasil sebagai berikut. Oleh karena itu, Berita Acara Pemeriksaan Kas ini dibuat oleh dan ditandatangani oleh pemeriksa dan terperiksa.