Katalogisasi Jasa Konstruksi
LMS KMS Web Link
+ +
LPP PBJ
Collaborative Learning
Arif Rachman, ST.MT.MM
▪ Latar Belakang
▪ Tantangan
▪ Usulan Solusi Perluasan E- katalogisasi Jakons
▪ Current Issues
▪ Tata Kelola Katalog
LATAR BELAKANG & TANTANGAN
Latar Belakang
▪
Meningkatnya target belanja melalui e katalog
▪
Perluasan berbagai model pengadaan & pengembangan ekosistem untuk mendorong belanja di e-katalog
▪
Trend Pengadaan mulai bergeser dengan cara yg lebih
mudah, lebih efisien, terkontrol dgn memanfaatkan teknologi
IT
Tantangan E katalogisasi Jasa Konstruksi
▪
SDM PBJ konstruksi belum terbiasa
▪
Model Proyek Konstruksi masih banyak karakteristiknya spesifik (masing- masing proyek bisa berbeda krn
lingkungan dll)
▪
Model Kontrak E-Purchasing diharapkan dpt mengakomodir jaminan standar mutu
▪
Model Hubungan para pihak yg terlibat dalam proyek
konstruksi utk mendukung katalogisasi jasa konstruksi
USULAN KATALOGISASI JASA
KONSTRUKSI
▪ Memudahkan Kebijakan Perluasan E katalogisasi Jasa Konstruksi diterapkan
▪ Memudahkan pencarian produk Jasa Konstruksi
▪ Mampu melihat secara utuh ekosistem di bisnis Jasa Konstruksi
Tujuan Usulan Pengelompokan etalase Jasa Konstruksi
Contoh: pemberlakuan kewajiban utk kelompok etalase “bahan jadi hasil pabrikasi” melalui metoda SBC (Supplied By Contractor).
Usulan Pengelompokan etalase Jasa Konstruksi
Komponen Bahan
1. Bahan Jadi tipikal konstruksi yang dihasilkan dari Pabrikasi (cth: Jembatan standar, Rumah Modular),
2. Bahan Jadi hasil Pabrikasi (cth: Beton U-Ditch, Lampu, Pintu, Panel Beton Pre Cast, Aspal Terpasang),
3. Bahan 1/2 Jadi hasil pengolahan setempat (cast in situ) (Cth: Aspal Curah, Beton Curah)
4. Bahan Setengah Jadi hasil Pabrikasi (Cth:
Semen, Besi Beton, Additif, Mortar Jadi)
5. Bahan Mentah hasil Penambangan (cth: Pasir, Batu kali, Batu Pecah)
Usulan Pengelompokan etalase Jasa Konstruksi
Komponen Alat
1.Alat Kerja (cth: Sewa/Beli Molen,Vibrator, scaffolding)
2. Peralatan Berat (Cth: Sewa/Beli Buldozer, Excavator)
Usulan Pengelompokan etalase Jasa Konstruksi
Komponen Tenaga Kerja
1. Jasa Upah Borongan Konstruksi (Cth: Jasa Upah Pemasangan Perancah, Jasa Upah
Pengecoran, Jasa Upah Pembesian, Jasa Tukang Borongan, Jasa Mandor Borong) 2. Jasa Borongan Konstruksi meliputi
gabungan upah, bahan dan/atau Alat (Cth:
Jasa Spesialis Pembesian, Jasa Spesialis Bekisting)
3. Jasa Upah Harian Konstruksi (Cth: Jasa Tukang Harian)
Metoda Pengadaan di E katalogisasi Jakons
a. E-Purchasing Bangunan Typikal (Cth: PPK membeli rumah modular melalui e-purchasing)
b. Swakelola dengan E-Purchasing untuk elemen (bahan/Alat/Upah) Jasa Konstruksi (Cth: Pejabat Pengadaan membeli Aspal Curah dari E-Katalog dalam pekerjaan swakelola rehabiitasi Jalan
Kabupaten)
c. Supplied By Contractor (Cth: Kontraktor membeli Tiang Pancang dari E-Katalog, di Proyek Pembangunan Gedung)
d. Supplied By Owner (Cth: Pembangunan Trotoar dgn Bahan Keramik di beli dari E-Katalog oleh PPK/PP)
1. Strategy pengadaan melalui swakelola (1)
1) Kewajiban Pembelian Bahan/Alat/Upah tertentu melalui e-katalog, dengan menimbang VfM (termasuk manfaat kedepannya) lebih baik.
2) LKPP dapat membuat pedoman, apabila K/L/D/I menerapkan kewajiban diatas, contoh diterapkan di swakelola :
1. Swakelola type I (cth: Pek. Perbaikan Jalan berlubang, seperti: pembelian Aspal Curah, penyewaan Alat Berat, Jasa borong/Jasa Harian)
2. Swakelola type II (cth: Pek. Jalan Longsor melibatkan TNI, seperti: pembelian Pre Cast Beton, penyewaan Alat Berat)
3. Swakelola type IV (cth: Pek. Pembangunan Jalan Desa, seperti: pembelian Sirtu, Pembelian Alat Kerja).
Note: Utk Swakelola type IV, tim pengadaannya bisa di fasilitasi dan diberikan akun untuk pembelian
3) Penjaminan mutu, di SPK dilengkapi dengan:
1.Spesifikasi Teknis, Gambar Construction Drawing (Gambar Pelaksanaan) dan Shop Drawing (Gambar Kerja) untuk E- purchasing bahan Jadi Tipikal Konstruksi dan Penyedia Jasa Spesialis Konstruksi.
2.Spesifikasi Teknis, gambar minimal diberikan Shop Drawing untuk E-purchasing bahan jadi elemen Konstruksi; bahan setengah jadi konstruksi hasil pabrikasi; bahan Setengah Jadi hasil pengolahan setempat (cast in situ), dan Jasa Upah Borongan.
1. Strategy pengadaan melalui swakelola (2)
2. Strategy pengadaan melalui SBC (1)
1)Kewajiban Pembelian Bahan; Beli/Sewa Alat Kerja/Alat Berat; Jasa Upah Konstruksi dapat dilaksanakan oleh K/L/D/I dengan kriteria tertentu.
2)Adanya Pedoman dalam pembelian diatas, agar tidak timbul permasalahan, seperti hal sbb:
a.Pemberitahuan kepada para pengguna jasa dan penyedia jasa sebelumnya tentang penerapan aturan tersebut diperlakukan.
b.Pengguna Jasa agar dalam menyusun dokumen Perencanaan dan dokumen HPS nya memperhatikan harga dari e-katalog.
c.Penyedia jasa dalam membuat penawarannya agar memperhatikan harga yang ada di dalam e-katalog
2. Strategy pengadaan melalui SBC (2)
Tahap ke-2
UKPBJ membuat edaran daftar produk
–produk yang bisa dibeli secara SBC dan secara bertahap terus diperluas, diumumkan kepada publik.
Agar para pihak sejak awal sudah mengetahui daftar produk
yang akan digunakan oleh pengguna jasa dalam kegiatan
tender nya.
2. Strategy pengadaan melalui SBC (3)
3. MDP Pek. Konstruksi dan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi MDP di Perlem LKPP No.12/2021, agar dimodifikasi:
1.SSUK & SSKK diperbaiki, mencantumkan Keharusan pembelian lewat E-Katalog diatas untuk komponen tertentu Konstruksi.
2.Isi SSUK menyebutkan keharusan ini secara umum, dan isi SSKK menyebutkan keharusan ini secara spesifik
3.LDP di dok. tender diperbaiki, mengharuskan membuat pernyataan kesanggupan pembelian produk melalui e-katalog dgn produk yang telah ditentukan di LDP dan perbaikan Tata Cara Evaluasi Pemilihan dengan mencantumkan menggugurkan bagi peserta tender yang tidak mengisi pernyataan tsb.
3. Strategy pengadaan melalui SBO (1)
1. Pembelian sebagian produk terstandar sesuai kebutuhan, & memenuhi kriteria yg sesuai cth: Pekerjaan trotoar di Pemda DKI, conblock dilakukan oleh PPK melalui e-katalog, & dicantumkan di Dok. Tender dan Konsep Kontraknya untuk Kontraktor Pelaksana.
2. Pembuatan MDP untuk Kontraktor Pelaksana, agar memudahkan bagi PPK dan Pokja dalam membuat dokumen konsep kontrak dan dokumen tendernya.
3. Pembelian produk yg sifatnya lebih mudah dikontrol seperti komponen Bahan Jadi Tipikal Konstruksi, Bahan Jadi Hasil Pabrikasi, dan Bahan Setengah Jadi Hasil Pengolahan Setempat dapat digunakan dalam kontrak SBO ini.
CURRENT ISSUES
Katalog Elektronik Sektor Konstruksi Bangunan Konstíuksi ľipikal/Píototype
• Satuan Produk Terpasang
• Output Tertentu
Supplied By Owneí (PPK/PP)
• Material/Bahan Konstruksi, Sewa Alat
• Item Pekerjaan Tertentu
Supplied By Kontíaktoí/Aplikatoí *)
Masalah Syarat :
Penerapan Syarat SKP ?
Sebagian Disadur dari Paparan Dit . E-katalog
Katalog Elektronik Sektor Konstruksi
Bangunan Konstíuksi ľipikal/Píototype
• Katalog Elektronik menyediakan fasilitas pembelian SATUAN PRODUK TERPASANG bahan bangunan (pabrikasi) tertentu, misal: U-DITH/ BOX CULVERT/ HOTMIX/ READYMIX, dll).
• Katalog Elektronik juga menyediakan fasilitas pembelian produk bangunan “lump sum” (OUTPUT TERTENTU), misal: RUMAH STANDAR TERTENTU/MODULAR, PEMELIHARAAN JALAN PER M2, PENGECATAN PER M2, dll.
Masalah ukuran/ Satuan yg digunakan ?
Sebagian Disadur dari Paparan Dit . E-katalog
Katalog Elektronik Sektor Konstruksi
Bangunan Konstíuksi ľipikal/Píototype (Lanjutan)
• Untuk mengantisipasi terjadinya “salah beli”, maka pada saat purchasing diutamakan penggunaan SHOP DRAWING (Gambar Pelaksanaan) –bukan Gambar Rencana *), sebagai referensi pemesanan/purchasing produk Katalog.
• Template Pesanan/Kontrak Katalog pada prinsipnya dapat disesuaikan seperti halnya Paket Tender.
Masalah Mutu?
Sebagian Disadur dari Paparan Dit . E-katalog
Beton Precast Terpasang
Contoh 1:
Bangunan Konstíuksi
ľipikal/Píototype (Satuan Píoduk ľeípasang)
Disadur dari Paparan Dit . E-katalog
Detail Atribut Beton Precast Terpasang
Disadur dari Paparan Dit . E-katalog
P e m e l i h a r a a n B a n g u n a n
Contoh 2:
Bangunan Konstíuksi
ľipikal/Píototype (Output ľeítentu)
Disadur dari Paparan Dit . E-katalog
Detail Atribut Pemeliharaan Bangunan/Gedung
Disadur dari Paparan Dit . E-katalog
Rumah Layak Huni/Rumah Permanen Instan
Contoh 3:
Bangunan Konstíuksi
ľipikal/Píototype (Output ľeítentu)
Disadur dari Paparan Dit . E-katalog
Detail Atribut Rumah Layak Huni/Rumah Permanen Instan
Disadur dari Paparan Dit . E-katalog
Disadur dari Paparan:
Ir. Ricky JM Gultom,
Dinas BinaMarga Pemprov DKI Jakarta, 2 Pebruari 2023
Rekomendasi/ Kesimpulan
▪ Selain Pemberian Reward dan Punishment kpd K/L/D/I perlu dibuat Juklak/ Pedoman agar proses pengadaan e-katalog bisa berkompetisi secara sehat, terjadi pemberdayaan bagi dunia usaha dan pemerintah mendapat nilai tambah yg lebih baik
▪ Juklak/ Pedoman dapat mendorong dunia usaha
beralih/bergeser menggunakan e-katalog secara massif
▪ Dalam implementasinya, untuk hal tertentu perlu
dipertimbangkan pentahapan diproses pengadaan yg berpotensi terjadinya ketidakadilan, kurangnya pemberian kesempatan dan pemborosan yang berlebihan
TATA KELOLA E-KATALOG
Dasar Penyelenggaraan Katalog Elektronik
Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021
Peraturan LKPP Nomor 9 Tahun 2021
Penyelengaraan Toko Daring dan Katalog Elektronik
Keputusan Kepala LKPP Nomor 122 Tahun 2022
Tata Cara Penyelenggaraan Katalog Elektronik Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
sumber : jdih.lkpp.go.id
Alur Proses Pencantuman Produk pada Katalog Elektronik
Inisiasi Pencantuman
Barang/Jasa
Penayangan Pembuatan Etalase Produk
Pendaftaran Penyedia Katalog
Elektronik
Selesai
Penelaahan Produk
Etalase Belum Tersedia
Etalase Tersedia
Tahapan Pelaku Usaha
sudah bisa berpartisipasi
PDN yang sudah mempunyai sertifikasi TKDN PDN dengan TKDN
01
PDN yang belum mempunyai sertifikasi TKDN (Self Declare)
PDN tanpa TKDN
02
Produk Non PDN Produk Impor
03 PRODUK KATALOG
ELEKTRONIK
JENIS PRODUK PADA KATALOG ELEKTRONIK
Jenis Metode E-Purchasing
Negosiasi Harga
dilakukan terhadap harga satuan produk dengan mempertimbangkan kuantitas produk yang diadakan, ongkos kirim, biaya instalasi, atau ketersediaan produk.
Mini Kompetisi
dilakukan terhadap 2 (dua) atau lebih Penyedia yang memiliki produk yang sama atau produk dengan spesifikasi sejenis untuk mendapatkan harga terbaik
Competitive Catalogue
memuat data dan informasi yang ditawarkan oleh Penyedia dalam lingkup pekerjaan konstruksi berupa komponen dasar konstruksi yang kemudian dikompetisikan melalui sistem
Neptune is the farthest one from the Sun
1. Penyusunan Spesifikasi Teknis 2. Prioritas Penggunaan PDN
3. Prioritas Penyedia Usaha Kecil 4. Pengumpulan Referensi Harga
PELAKSANAAN
PERSIAPAN
Mercury is the smallest planet
Mars is a cold place full of iron oxide dust
1. Pengecekan Penyedia Katalog 2. Membuat Paket E-Purchasing 3. Negosiasi Harga
4. Negosiasi Layanan Teknis
Pendukung (apabila diperlukan) 5. Penandatangan Surat Pesanan
(Kontrak)
6. Update Keseluruhan Progres pada Aplikasi Katalog Elektronik
E-Purchasing Katalog Elektronik (Metode Negosiasi)
TAHAPAN E-PURCHASING KATALOG
01
Sesuai Perencanaan
Spesifikasi Teknis mengacu pada Spesifikasi Teknis pada Tahap Perencanaan Pengadaan
02
Penyesuaian Spesifikasi
Spesifikasi Teknis dapat disesuaikan dengan
data/informasi pasar terkini
03
Penyebutan Merek
Spesifikasi Teknis dapat menyebut merek dengan
didukung Justifikasi Teknis oleh PPK
Technical Specifications
PENYUSUNAN SPESIFIKASI TEKNIS
PERSIAPAN E-PURCHASING (1)
Data TKDN dan BMP sudah terintegrasi dengan sistem Kementerian
Perindustrian INFORMASI PDN, TKDN, & BMP PADA ATRIBUT PRODUK
LABEL PDN
PERSIAPAN E-PURCHASING (2)
Terdapat “Tagging Khusus” yang
mengumpulkan Etalase Produk dalam Katalog Elektronik yang memiliki Penyedia dengan Kualifikasi Usaha Kecil.
PENGELOMPOKAN USAHA KECIL
PERSIAPAN E-PURCHASING (3)
PERSIAPAN E-PURCHASING (4)
Harga Pembanding Produk sejenis di luar Aplikasi Katalog Elektronik (apabila ada)
02
Dokumen lainnya yang dapat dipertanggungjawabkan
(apabila ada)
04
Produk dengan Harga Terbaik pada Katalog Elektronik
01
Informasi Biaya/Harga Satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh K/L/PD (apabila ada)
03
PENGUMPULAN REFERENSI HARGA
Status Daftar Hitam Klarifikasi Teknis
Verifikasi Data SIKAP
Melakukan pemeriksaan status Daftar Hitam
Penyedia Katalog Elektronik, apabila masuk dalam Daftar
Hitam maka Penyedia tersebut jangan dipilih
Melakukan klarifikasi terhadp Spesifikasi Teknis/fungsi/kinerja/ketentu
an terkait produk yang tercantum pada Aplikasi
Katalog Elektronik
Melakukan verifikasi data kualifikasi Penyedia Katalog Elektroni apabila Penyedia yang dipilih
belum terverifikasi pada aplikasi SIKaP
PENGECEKAN PENYEDIA KATALOG ELEKTRONIK
PELAKSANAAN E-PURCHASING
PELAKSANAAN E-PURCHASING (2)
NEGOSIASI HARGA
Add Text
Meminta kepada Penyedia untuk memberikanBukti
Transaksi Terakhiratas produk yang di negosiasi
Transaksi Terakhir
Meminta Struktur Pembentuk Hargadari Produk yang dinegosiasi
Struktur Harga
Melakukan Pengecekan Riwayat Harga Transaksi
Penyediapada Aplikasi Katalog Elektronik (Apabila
sudah tersedia)
Riwayat Harga
Mempertimbangkan adanya Layanan Teknis
Pendukung
Layanan Teknis Pendukung
JIKA DIPERLUKAN
REFERENSI HARGA
Negosiasi Harga dilakukan dengan memperhatikan Referensi Harga yang sudah
dikumpulkan
RIWAYAT HARGA TRANSAKSI PENYEDIA
Harga Terbaik yang pernah dilakukan E- Purchasing
PELAKSANAAN E-PURCHASING (2)
RIWAYAT HARGA TRANSAKSI PENYEDIA
PELAKSANAAN E-PURCHASING (2)
PELAKSANAAN E-PURCHASING (3)
NEGOSIASI LAYANAN TEKNIS PENDUKUNG
Pelatihan Penggunaan Barang Pelatihan Penggunaan Barang (apabila belum termasuk dalam harga barang)
Instalasi Melakukan instalasi barang/jasa di lokasi (apabila belum termasuk dalam harga barang)
Garansi/Layanan Purna Jual
Menambah ruang linkup maupun jangka waktu garansi/layanan purnajual
Bundling
Menambah Pemaketan (Bundling) dengan produk lainnya selama kompatibel serta
mendukung fungsi dan kinerja barang/jasa
Negosiasi Teknis Layanan Pendukung selain 4 (empat) hal diatas dikonsultasikan terlebih
dahulu dengan Pengelola Katalog
PELAKSANAAN E-PURCHASING (2 & 3)
KESEPAKATAN
NEGOSIASI HARGA & LAYANAN TEKNIS PENDUKUNG
Kesepakatan Harga Satuan pada saat Negosiasi Harga dan Negosiasi Layanan Teknis Pendukung antara PPK/PP dengan Penyedia Tidak Boleh melebihi Harga Satuan
tayang yang tercantum dalam Aplikasi Katalog Elektronik
PELAKSANAAN E-PURCHASING (4)
TANDA TANGAN SURAT PESANAN
NEGOSIASI HARGA
NEGOSIASI LAYANAN TEKNIS PENDUKUNG (APABILA ADA)
APLIKASI KATALOG ELEKTRONIK
RANCANGAN SURAT PESANAN
KESEPAKATAN : DICATATKAN :
FINALISASI
RANCANGAN SURAT PESANAN
TANDA TANGAN SURAT PESANAN UNGGAH SURAT
PESANAN PADA APLIKASI KATALOG
ELEKTRONIK
PELAKSANAAN E-PURCHASING (5)
PENGIRIMAN PENERIMAAN PENYELESAIAN PAKET
PENILAIAN (RATING)
UPDATE PROGRES PELAKSAAN PEKERJAAN PADA APLIKASI KATALOG ELEKTRONIK
TAMPILAN HASIL RATING PENYEDIA
PELAKSANAAN E-PURCHASING (5)
TAMPILAN DASHBOARD UNTUK MEMANTAU PAKET E-PURCHASING
PELAKSANAAN E-PURCHASING (5)