Seni budaya SMP/MTs Kelas IX yang disajikan dalam buku ini juga tunduk pada ketentuan tersebut. Sejalan dengan konsep Kurikulum 2013, buku ini disusun dengan mengacu pada pembelajaran seni budaya secara terpadu dan utuh.
Seni Lukis
Alur Pembelajaran
Pengertian Seni Lukis
Jika kita dihadapkan pada selembar kertas kosong dan dilengkapi dengan alat tulis pasti kita akan mempunyai keinginan untuk mencoret-coret di kertas tersebut, mungkin hanya garis-garis saja, namun dari garis-garis yang ditulis tadi akan menjadi area-area yang terpotong. Ekspresi atau guratan dapat dikembangkan menjadi sebuah lukisan, agar guratan lebih bermakna maka harus disempurnakan, misalnya imajinasi, emosi, kelenturan, intensitas kekentalan, termasuk dalam hal ini coretan warna.
Seni Lukis, Gaya atau Aliran
- Tujuan Berkarya Seni Lukis
- Aliran seni lukis
- Manusia Dengan Dirinya Sendiri Seni rupa merupakan salah satu
- Manusia dengan Manusia Lain Seorang perupa kadangkala
Ekspresionisme, yaitu aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan keadaan spontan jiwa seniman ketika melihat objek karyanya. Memahami tema-tema dalam sebuah karya seni murni berarti kita dapat memahami tujuan diciptakannya karya seni tersebut.
Tema Seni Lukis
- Manusia dengan Alam Sekitarnya
- Manusia dengan Alam Benda
- Manusia dengan Aktivitasnya
- Manusia dengan Alam Khayal Ide yaitu imajinasi atau khayalan
Tema merupakan gagasan, gagasan, atau gagasan pokok dalam suatu karya seni, baik yang berbentuk karya seni dua dimensi maupun tiga dimensi. Bersosialisasi dengan orang lain Seniman terkadang memanfaatkan benda dan orang disekitarnya untuk mengekspresikan rasa keindahannya.
Alat dan Bahan Berkarya Seni Lukis
- Pastel dan Krayon
- Cat (pewarna)
- Kuas
- Pisau palet
- Palet
- Kanvas
Berbeda dengan cat akrilik yang cepat kering, cat minyak membutuhkan waktu untuk mengering. Berbagai bahan tambahan umum ditambahkan ke cat akrilik sehingga diperoleh berbagai jenis cat dengan sifat berbeda.
Jenis Lukisan Teknik dan Bahan yang Digunakan
- Lukisan Cat Air (Aquarel) Bahan yang dipakai dalam teknik
- Mozaik
- Lukisan kaca
- Lukisan Batik
Bahan yang bisa digunakan untuk teknik ini antara lain pecahan keramik, porselen, potongan kertas, atau bisa juga batu warna-warni. Teknik melukis kaca menggunakan kaca, timah, kuningan dan tembaga sebagai sambungan sehingga membentuk sebuah lukisan.
Prosedur Berkarya dan Seni Lukis
Gagasan dan gagasan di atas kami uraikan baik dari segi bentuk maupun susunan bendanya menjadi sebuah sketsa yang menarik agar apa yang kita lihat, rasakan atau pikirkan dapat dipahami oleh para pemerhati seni rupa. Sketsa ini kemudian diselesaikan hingga menjadi sebuah lukisan yang sempurna, sketsa tersebut biasanya hanya berupa guratan-guratan global saja, tidak secara detail, sketsa yang kita buat akan menggambarkan apa yang akan kita temukan.
Uji Kompetensi PengetahuanPengetahuan
Membuat lukisan secara mandiri atau berkelompok, dengan ketentuan sebagai berikut. a) Buatlah konsep dengan menentukan tema dan judul lukisan yang akan Anda buat. Seni lukis merupakan salah satu cabang seni rupa yang cara pengungkapannya melalui karya dua dimensi dimana unsur utama dalam karya dua dimensi adalah garis, warna dan bentuk.
Rangkuman
Rel eksi
Seni Patung
- Pengertian dan Fungsi Patung
- Bentuk dan Jenis Patung
- Bahan
- Bahan dan Alat dalam Berkarya Seni Patung
- Alat
- Teknik Berkarya Seni Patung
- Praktik Berkarya Seni Patung
Patung sebagai fungsi pribadi Karya seni patung diciptakan semata-mata untuk kepentingan pribadi (pribadi), sebagai ungkapan perasaan dan ekspresi pribadi, termasuk untuk keperluan keagamaan (sarana ibadah). Teknik apa yang digunakan dengan bahan seperti emas, perak dan perunggu untuk menciptakan seni patung?
Menyanyikan Lagu Secara
- Jenis Penampilan Vokal Solo/Tunggal
- Materi Vokal
- Teknik Vokal
- Penampilan
- Latihan Improvisasi Lagu Secara Solo/Tunggal
- Ritmis
- Melodis
- Dinamika
- Pengetahuan
- Keterampilan
- Uji Kompetensi
- Berusaha belajar dengan sungguh-sungguh dalam memahami jenis penampilan musik vokal
Seseorang yang bernyanyi dengan teknik vokal yang benar niscaya akan menghasilkan suara yang bagus dan layak untuk didengarkan. Ikutilah pembelajaran dengan penuh perhatian agar mereka dapat menggunakan teknik vokal yang baik saat bernyanyi solo.
Lagu Populer dalam Sajian
- Konsep Menyajikan Lagu Secara Vokal Grup
- Ciri-ciri vokal grup
- Aransemen vokal
- Menentukan lagu pop yang akan digubah atau diaransemen Tentukan lagu yang memiliki bentuk lagu yang sederhana
- Latihan Mengembangkan Ornamentasi Lagu Populer secara Vokal GrupPopuler secara Vokal Grup
- Mengaransemen melodi utama menjadi konsep vokal grup Tahapan selanjutnya adalah mengaransemen atau menggubah lagu
- Uji Kompetensi
- Rangkuman
- Rel eksi
Bab ini akan membahas mengenai penyajian lagu-lagu populer dalam bentuk vokal grup yang tentunya akan menambah variasi hasil lagu yang akan didengarkan nantinya. Penampilan vokal grup yang langsung menyita perhatian adalah aransemen lagunya yang tentu saja berbeda dengan lagu aslinya. Pergantian lagu populer sebagai grup vokal pada kesempatan kali ini lebih pada mengaransemen lagu populer agar lebih variatif.
Berlatihlah mengembangkan hiasan lagu Grup Vokal Populer Grup Vokal Populer Grup Vokal Populer Pada bagian tertulis, uraikan pengalaman Anda dalam mengaransemen lagu-lagu populer dalam bentuk penampilan vokal grup.
Seni Tari
Tari Kreasi
- Pengertian Tari Kreasi
- Jenis Tari Kreasi
- Tari kreasi berpolakan tradisi
- Tari kreasi baru tidak berpolakan tradisi (nontradisi)
- Keunikan Gerak Tari Kreasi
- Tari Gegot
- Tari Ronggeng Blantek
- Tari Loliyana
- Tari Saman
- Uji Kompetensi
- Penilaian Diri
- Evaluasi Pembelajaran
- Penilaian Antarteman
- Rangkuman
- Rel eksi
Tari kreatif baru mempunyai kebebasan dalam berkreasi, beberapa koreografer mendapat inspirasi dari daerah lain. Untuk memudahkan Anda, bacalah konsep tentang tari kreatif, jenis-jenis tari kreatif, dan keunikan gerak tari kreatif berikut ini. Koreografi dan teknik gerak tari yang kreatif dapat menyesuaikan dengan tren masa kini.
Berbagai motif gerak dapat dimanfaatkan untuk berkembang menjadi gerak baru dan menciptakan kreasi tari baru. Pada Bab V, Anda mempelajari tentang tari kreatif yang terbagi menjadi dua jenis tari sesuai dengan pola yang digarapnya.
Unsur
Pendukung Tari Kreasi
- Unsur Pendukung Tari
- Iringan (Musik)
- Properti Tari
- Tata Rias dan Busana Tari Kreasi
- Tempat Pentas
- Tata Lampu dan Tata Suara
- Memperagakan Gerak Tari Kreasi dengan Menggunakan Unsur PendukungMenggunakan Unsur Pendukung
- Evaluasi Pembelajaran
- Penilaian antarteman
- Rangkuman
- Rel eksi
Unsur penunjang tari dapat dilihat dari sumber lain seperti internet, menonton tayangan di VCD dan sumber belajar lainnya. Anda bisa mengamati unsur-unsur tari yang berkembang di tempat Anda, namun Anda juga bisa menyaksikan tarian dari daerah lain. Unsur pendukung dalam tari meliputi pengiring (musik), busana (kostum), tata rias, ruang, pencahayaan, dan suara.
Unsur pendukung dalam tari meliputi pengiring (musik), busana (kostum), tata rias, lokasi, pencahayaan, dan suara. Unsur-unsur pendukung tari mempunyai peranan yang sangat penting dalam pertunjukan tari, yang dapat memberikan pesona dan daya tarik pertunjukan tari.
Dasar
Pemeranan
Teater Modern
Tujuan Pembelajaran
Untuk menghubungkan landasan tindakan yang berbasis pada olah tubuh, olah suara, dan olah emosi dengan sikap dan kehidupan sosial budaya dalam masyarakat.
Proses Pembelajaran
- Kegiatan Pembelajaran
Lakukan latihan seluruh tubuh ini, dimulai dengan pemanasan, lalu lanjutkan ke latihan inti dan pendinginan. Untuk latihan, Anda dapat mengikuti petunjuk dalam buku ini atau menggunakan sumber lain. Mintalah bimbingan kepada guru Anda jika ada petunjuk latihan ini yang Anda kurang mengerti atau tidak mengerti.
Latihan Olah Tubuh 1. Latihan Pemanasan
Inti
Bengkokkan tulang ekor ke bawah dan ke dalam, bulatkan tulang belakang di dada dan bahu dan turunkan kepala dan leher. Angkat tulang ekor, kosongkan bahagian belakang dada dan bahu, dan luruskan leher dan kepala. Turunkan pinggul, luruskan tulang belakang dada dan bahu untuk membentuk garis lurus dan tulang ekor.
Turunkan leher Anda hingga berada pada garis lurus dengan tulang belakang di bahu. Lakukan latihan di atas dengan kecepatan lambat pada tahap awal, dan yang terpenting adalah Anda bisa merasakan pergerakan tulang belakang setelah tulang belakang.
Tulang belakang seorang aktor mempunyai kedudukan yang sangat penting karena postur yang diciptakan aktor bergantung pada kelenturan tulang belakangnya. Setelah Anda merasakannya dengan baik, tingkatkan kecepatan dan perlahan-lahan perlambat hingga berhenti. Tekuk tubuh bagian atas, tarik tulang ekor ke dalam, lalu turunkan tubuh secara perlahan ke lantai.
Luruskan kaki Anda dan gerakkan tulang belakang Anda sehingga seluruh punggung Anda rata dengan lantai. Gulingkan seluruh tulang belakang ke depan mulai dari kepala, leher, tulang belakang, dan tulang ekor hingga menekuk di atas kaki dan meregang ke depan.
Pendinginan
Berdiri tegak, jarak kedua kaki 60 cm, badan ditekuk ke kiri, kaki kanan lurus, kaki kiri agak ditekuk, lengan kanan lurus di kepala dan tangan kiri diletakkan di paha kaki kiri, tahan selama 8 hitungan. Posisi berdirinya masih sama, namun badan diluruskan di tengah dan lengan diluruskan ke kiri kanan lurus di bahu, kaki agak ditekuk ke bawah dan melakukan gerakan naik turun, lakukan selama 8 hitungan. Posisi berdiri masih sama, kedua lengan lurus ke atas kepala dan condong ke kiri, tahan selama 8 hitungan.
Posisi berdiri masih sama, tangan kanan lurus ke atas di samping kepala dan tangan kiri menekan kepala ke kiri, tahan selama 8 hitungan. Posisi berdiri masih sama, lengan menempel badan, mengawali lengan diangkat lurus ke atas kepala pada tarikan napas sebanyak 4 hitungan dan turunkan lengan pada hembusan napas sebanyak 4 hitungan.
Latihan Olah Vokal
- Persiapan Latihan Olah Vokal a. Pernapasan Dada
Latihan Teknik Olah Vokal g. Berbisik
Latihan Artikulasi a. Latihan bunyi suara Nasal
Latihan Intonasi
- Latihan Olah Rasa
- Latihan Konsentrasi Pancaindra a. Indra Penglihat
- Latihan Imajinasi dengan Stimulus
- Latihan Imajinasi Tanpa Stimulus a. Jembatan Tali
- Latihan Ingatan Emosi dengan Rasa
- Latihan Ingatan Emosi dengan Permainan a. Lintasan Emosi
- Evaluasi
- Pengayaan
- Remedial
- Interaksi dengan Orang Tua Peserta didik
Latihan ini menggunakan rangsangan berbagai macam rasa, cobalah merasakan berbagai jenis rasa yang ada dan ukur tingkat rasa tersebut. Latihan ini berfokus pada sensasi rasa individu, bukan rasa kolektif, karena tingkat rasa sangat individual. CATATAN: Latihan ini bisa dimulai dari siapa saja dan tidak perlu memulai mengucapkan angka satu kepada orang yang sama.
Lakukan latihan ini dengan berbagai macam emosi yang ada, seperti marah, gembira, malu, takut, bahagia dan lain-lain. Saya berusaha belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh untuk menguasai dasar-dasar akting teater modern.
Penulisan Lakon
Latihan Menulis Struktur Cerita a. Menentukan Tema
Ide cerita atau ide cerita yang menjadi dasar atau inti cerita yang akan ditulis oleh seorang penulis cerita. Menulis ulang alur cerita yang mendapat masukan untuk dijadikan cerita yang akan dipentaskan. Kerangka cerita yang paling sederhana hanya terdiri dari deskripsi, konflik dan penyelesaian atau awal, tengah dan akhir.
Sekaligus menjawab pertanyaan penonton mengenai jalannya cerita dan penonton diharapkan mendapat hikmah dan pencerahan dari cerita yang disajikan. Inilah hasil pengamatan dan penelitian yang dicatat dan dapat menjadi dasar penulisan cerita.
Latihan Menulis Cerita
Ciptakan konflik antar peran dan ini bisa menjadi konflik yang sangat sederhana atau kompleks. Padahal klimaks merupakan titik akhir pertikaian atau konflik antara peran tokoh protagonis dengan peran tokoh antagonis. Bagian pemisahan ini berisi alternatif jawaban atas permasalahan hingga terjadi konflik antara peran antagonis dan protagonis.
Lakon cerita teatrikal menarik yang dapat dipentaskan adalah lakon cerita yang melibatkan pertentangan atau konflik antara satu kelompok dengan kelompok lainnya. Peristiwa yang dekat dengan calon penulis naskah drama dan terbiasa menjadi saksi akan menjadi bahan yang menarik untuk ditulis, asalkan mampu menghadirkan konflik atau kontradiksi dalam cerita.
Interaksi dengan Orang Tua Siswa
Seni Rupa
Membuat seni grafis menggunakan salah satu teknik seni grafis yang dipamerkan dalam suasana kelompok.
Seni Grai s
- Pengertian Seni Grai s
- Jenis Karya Seni Grai s dan Teknik
- Proses pembuatan cetak tinggi
- Berkarya Seni Grai s
- Cetak saring
- Rangkuman KeterampilanKeterampilan
Seni grafis meliputi karya seni dua dimensi yang dibuat untuk mengekspresikan gagasan/gagasan dan emosi seseorang dengan menggunakan teknik pencetakan, sehingga memungkinkan terjadinya reproduksi karya seseorang. Karya seni grafis pada umumnya dibuat di atas kertas, dengan teknik monotype prosesnya mampu menghasilkan salinan karya yang sama dalam jumlah banyak, hal ini disebut dengan proses pencetakan. Seni grafis lain yang disebut sablon menggunakan lembaran kain berpori (sablon) yang direntangkan pada suatu bingkai.
Setelah mengetahui pengertian dan jenis-jenis seni grafis, amatilah karya seni grafis yang ada di lingkungan sekolah anda, isilah data-data berikut ini. Grafik diambil dari bahasa Inggris 'Graph' yang artinya membuat tulisan, gambar dengan cara sayatan atau goresan, grafik dibuat melalui teknik pencetakan.
Pameran
- Pengertian
- Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Pameran
- Fungsi Pameran di Sekolah
- Tujuan Pameran Seni Rupa di Sekolah
- Perencanaan Pameran
- Tahapan Penyelenggaraan Pameran Seni Rupa
- Evaluasi Pameran
Pameran seni rupa baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan Sumber: seleb-tempo.com Sumber: p://byebyecouch.com/event/. Setelah mengetahui fungsi pertunjukan seni sekolah dan cara merencanakan pertunjukan seni sekolah, cobalah menyusun proposal pertunjukan seni kelompok sebagai bagian dari kegiatan pekan seni di akhir semester. Setelah mempelajari tahapan-tahapan mengadakan pameran, buatlah denah ruang pameran dan susun kelengkapan pameran seni rupa di dalam kelas pada gambar berikut.
Berbagai karya seni dapat dipamerkan, antara lain pameran lukisan, pameran kerajinan tangan, pameran tekstil dan berbagai karya seni lainnya. Persiapan yang dilakukan dalam kegiatan pameran seni rupa antara lain publikasi kegiatan melalui siaran radio, spanduk, leaflet, undangan dan lain-lain.
Seni Musik
Bernyanyi
Lagu Populer
Jenis Lagu Populer
- Lagu Pop
- Lagu Jazz
- Lagu Rock
Untuk menambah harta karun gaya bernyanyi Anda, Anda perlu mendengarkan berbagai jenis lagu. Pemanfaatan teknologi dalam bidang musik menjadikan lagu-lagu yang beredar saat ini semakin digemari karena banyak alat musik yang mempunyai berbagai fasilitas dan perangkat yang mudah digunakan untuk membuat suatu lagu menjadi lebih baik. Lagu-lagu pop yang dikembangkan saat ini bersifat komersil dan ingin memiliki daya tarik massa.
Lagu jenis rock ini identik dengan suara nyaring dengan efek gitar yang mendengung, tempo bass drum yang cepat, dan kelompok pendengar yang ekspresif. Lirik yang dibawakan lagu rock ini ekspresif dan mengajak pendengarnya untuk selalu bersemangat.