KEGIATAN PEMBELAJARAN
Peluang usaha
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran 2 ini diharapkan Anda dapat menjelaskan peluang usaha usaha kerajinan dari bahna limbah berbentuk bangun datar
Mengidentifikasi administrasi yang harus dipersiapkan dalam usaha kerajinan dari bahan limbah.
4. Menentukan strategi pemasaran yang cocok untuk kegiatan usaha kerajinan dari bahan limbah.
Ide dan Peluang Usaha
Pengolahan Makanan Awetan dari Bahan Nabati
1. Peluang usaha adalah suatu ide yang menarik atau usulan usaha yang memberikan kemungkinan untuk memberikan hasil bagi seseorang yang ingin mengambil risiko.
Suatu peluang usaha yang baik mampu memenuhi beberapa kriteria berikut ini:
• Permintaan yang nyata
• Pengembalian investasi, yaitu memberikan hasil dalam janga waktu cepat, lama, dan tepat waktu.
• Kompetitif,
• Mencapai tujuan, yaitu memenuhi tujuan dan aspirasi dari orang atau organisasi yang mengambil risiko.
• Ketersediaan sumber daya dan ketrampilan
2. Makanan awetan dari bahan nabati adalah makanan yang dibuat dari sumber daya alam nabati, yang sudah melalui proses pengolahan yang tepat sesuai dan dikemas dengan baik, baik menggunakan pengawet maupun
tidak sehingga mempunyai umur simpan yang lebih panjang.
• proses penggalian ide untuk menentukan usaha makanan awetan dari
bahan nabati perlu memperhatikan kebutuhan pasar akan produk yang akan dibuat. Apa yang diinginkan dan dibutuhkan serta dibutuhkan oleh pasar.
• Pemilihan jenis produk makanan awetan dari bahan nabati dapat
dikembangkan dengan merujuk pada seperti keahlian, kesukaan atau
minat, ketersediaan bahan baku yang ada di sekitarnya, serta peluang
yang ada.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Sumber Daya yang Dibutuhkan
dan Administrasi Usaha
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran ini diharapkan Anda dapat:
1. Menganalisis sumber daya yang dibutuhkan dalam sebuah kegiatan usaha
2. Menjelaskan administrasi dalam menjalankan usaha
Pertanyaan Pemantik
1. Apa itu sumber daya?
1. Sumber Daya yang Dibutuhkan Untuk Usaha
Sumber Daya adalah segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya atau usahanya.
Berikut ini adalah sumber daya yang dibutuhkan dalam menjalankan sebuah usaha yang dikenal dengan istilah 6M, yaitu:
1. Man (manusia) atau yang dikenal dengan istilah sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor yang mengelolah modal dan keterampilan.
2. Money (uang) berupa modal usaha atau biasanyan berupa uang. Pada dasarnya semua kegiatan membutuhkan modal awal di mana kita bisa melakukan hal-hal berupa pengorbanan yang akan membuat modal tersebut akan kembali menjadi modal dan memiliki tambahan yang kita sebut keuntungan.
3. Material (bahan) adalah bahan baku apa yang akan digunakan untuk kegiatan produksi.
4. Machine (mesin) merupakan alat yang digunakan untuk mempermudah kegiatan produksi agar dapat menghasilkan produk secara maksimal. Dapat berupa mesin canggih ataupun mesin sederhana, tergantung kemampuan dari perusahaan tersebut.
5. Methode (metode) adalah cara yang digunakan oleh perusahaan agar kegiatan produksi dapat berjalan secara efektif dan efisien.
6. Market (pasar). perusahaan harus memiliki pangsa pasar yang potensial yang membutuhkan produk yang dihasilkan perusahaan. sehingga pasar dapat berfungsi maksimal bagi perusahaan untuk menghasilkan pendapatan/uang.
1. Man 4. Methode Dibutuhkan 2 Orang Tenaga Kerja :
1 Orang Bagian Produksi Dodol
1 Orang Bagian Pengemasan dan penjualan
• Bersihkan buah magga dari kulit dan bijinya.
• Hancurkan buah mangga yang sudah bersih dengan mesin copper hingga agak halus namun masih sedikit teksturnya.
• Kemudian masak buah mangga yg sudah halus ke dalam wajan hingga airnya mengering.
• Setelah airnya kering masukkan gula.
• Masak lagi hingga gulanya menyatu dengan buah mangga dan tekstutr dodolnya telah mengeras.
• Setelah itu tuangkan kewadah untuk didinginkan.
• Setelah dingin dodol mangga siap dikemas.
2. Material 5. Money
Buah Mangga, Gula, Kemasan, Gas LPG,
Wadah Kemasan. Kebutuhan Modal :
Buah Mangga : 10 Kg x Rp 15.000 = Rp 150.000 Gula : 10 Kg x Rp 14.000 = Rp 140.000 Wadah Kemasan 20 Pack x Rp 5.000 = Rp 100.000 Gas LPG 3 KG = Rp 20.000 + Rp 410.000
3. Machine 6. Market
Pisau, Mesin Copper, Kompor, Spatula,
Wajan, timbangan. Produk Mangga Ini dikhususkan sebagai oleh oleh jadi akan dititipkan di toko oleh-oleh. Namun juga bisa dipesan lewat online/e-commerce
Contoh : Dodol Mangga
Strength/Kekuatan
adalah keunikan dan keunggulan produk maupun sumberdaya yang didukung oleh faktor internal
bisnis
1. keuntungan/kelebihan produk
2. kemampuan dalam pengelolaan produk 3. sumber daya
Weaknes/Kelemahan
Kelemahan yang didukung oleh faktor internal pada bisnis dan dapat ditingkatkan.
1. Kerugian/kelemahan
2. Sifat yang mudah diserang/Kekurangan 3. keterbatasan
Oppurtunity/Peluang
peluang yang bisa dimanfaatkan oleh bisnis kamu yang dipengaruhi oleh faktor eksternal
dengan merancang berbagai strategi.
1. Kesempatan 2. Perkembangan
3. keuntungan/penghasilan
Treat/Ancaman
ancaman bersifat menghambat jalannya bisnis kamu yang berasal dari faktor eksternal 1. rintangan
2. Gangguan eksternal 3. resiko
Analisis SWOT
3. Analisi Peluang Usaha Metode S.W.O.T
Analisis SWOT adalah evaluasi terhadap kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang terdapat pada individu atau organisasi, dengan tujuan mempertahankan dan meningkatkan kekuatan dan peluang, dan
mengurangi kelemahan dan menghaindari ancaman.
Strength/Kekuatan
1. Digoreng dengan minyak yang bersih dan selalu diganti 2. Bahan-bahan mudah ditemukan
3. Terdapat beberapa pilihan bumbu selain sambal kecap
Weaknes/Kelemahan
1. Tidak tahan lama untuk dimakan sampai esok hari
2. Harga lebih mahal dibanding gorengan biasa
Oppurtunity/Peluang
1. Bisa dipesan melalui pesan antar online 2. Berjualan di lokasi yg strategis
3. Masyarakat menyukai gorengan 4. Untungnya besar
Treat/Ancaman
1. Persaingan tahu krispi terus bertambah dengan harga yang terjangkau
2. Munculnya pesaing tahu krispi dengan penyajian unik
Analisis SWOT TAHU KRISPI
C o n t o h A n a l i s i s
Material Machine
Method Money
3. Tugas Analisis SWOT dari Ide usaha-Mu!
Isilah kolom-kolom Analisis SWOT dibawah ini berdasarkan ide usaha yang telah kamu rancang!
Pertanyaan Pemantik
2. Apa itu administrasi bisnis?
2. administrasi sebelum membuat Usaha
Tujuan Administrasi
Tujuan diterapkannya administrasi yaitu:
1. Mendapatkan informasi proses bisnis perusahaan.
2. mendapatkan data yang akurat dalam mengambil keputusan, Penyusunan program dalam rencana pengembangan usaha seperti lisensi atau waralaba franchise
3. Mengetahui kinerja perusahaan.
4. Memperlancar proses antar bagi dalam menjanlakan pekerjaan.
Administrasi adalah usaha atau kegiatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kebijakan atau program dalam mencapai tujuan usaha.
Kegunaan utama dari catatan administrasi perusahaan yaitu:
1. Administrasi di gunakan sebagai alat bukti catatan 2. Administrasi di gunakan
sebagai alat manajemen laporan
3. Administrasi di butuhkan sebagai penilaian catatan dan laporan
Kegiatan Administrasi
Kegiatan administrasi atau tata usaha meliputi pekerjaan pencatatan yang perlu dilakukan dalam perusahaan seperti:
1. Mencatat penyelenggaraan produksi
2. Menyusun rencana anggaran perusahaan
3. Melakukan surat-menyurat kedalam dan keluar perusahaan 4. Membuat daftar gaji karyawan 5. Mencatatan pesanan
6. Menyelenggarakan pembukuan 7. Melakukan pengarsipan
dokumen
3. pasar
Segmentasi Pasar
Langkah awal sebelum memulai sebuah usaha adalah menentukan segmentasi pasar. Ada 2 faktor penetuan segmentasi pasar dalam merencanakan pemasaran , yaitu:
1) Lokasi Usaha
Segmentasi pasar bisa dibedakan berdasarkan lokasi usaha tersebut berada. Oleh sebab itu, perhatikan kebutuhan dan minat konsumen di sekitar lokasi usaha agar produk yang ditawarkan sesuai dengan permintaan para konsumen.
2) Harga jual.
Para pelaku usaha biasanya membagi target pasar menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok konsumen bawah, konsumen menengah, dan konsumen segmen atas. Strategi pemasaran untuk setiap target pasar tentu saja berbeda.
Pasar adalah tempat bertemunya antara penjual &
pembeli untuk bertransaksi jual beli barang maupun jasa.
Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan berbagai komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan.
Berdasarkan luasannya, pasar dapat dibedakan menjadi:
• Pasar lokal; Pasar yang terbatas di lingkungan atau daerah yang sama dengan tempat produksi
• Pasar nasional
• Pasar global/pasar internasional
Segmentasi pasar sasaran dapat dibedakan secara:
• Geografis atau tempat
• Demografis meliputi usia, gender, bangsa, etnis, pekerjaan, dan tingkat ekonomi
• Psikografis meliputi karakter kelas sosial, gaya hidup dan
kepribadian
4. Pemasaran
Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk
merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang
memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
Fungsi Pemasaran
1. Pengenalan produk. Dengan adanya pemasaran, produk akan lebih mudah dikenal oleh pelanggan.
2. Riset (penelitian). Riset memungkinkan pemasar untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai pasar target sebuah produk.
3. Distribusi. Dengan distribusi yang baik, akan
memastikan bahwa produk dapat mudah dipindahkan dari lokasi produksi ke pasar luas, dan juga
memastikan bahwa produk dapat dengan mudah didapatkan oleh pelanggan.
4. Layanan purnajual. Layanan setelah penjualan memang sangat dibutuhkan. Pemasaran harus membantu pelanggan setelah mereka membeli
produk. memastikan dan membantu agar produk itu berfungsi dengan semestinya.
5 kegiatan rencana pemasaran untuk
mengomunikasikan produk dan merk usaha, yakni:
1. Penjualan personal (personal selling), bentuk komunikasi yang menggunakan media individu.
2. Iklan (advertising), komunikasi produk melalui media dan tidak dilakukan secara individu atau perorangan.
3. Promosi penjualan (sales promotion), digunakan untuk memasarkan dan mengomunikasikan pesan produk anda kepada calon konsumen.
4. Publikasi (publication), pengaturan komunikasi masa diluar iklan dan promosi penjualan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan atau memperkuat merek secara tidak langsung dan tidak bersifat menjual.
5. Sponsorship, merupakan aplikasi dalam
mempromosikan produk atau merek yang berasosiasi dengan kegiatan perusahaan lain atau kegiatan
pemerintah dan masyarakat.
Soal Formatif
1. Tulikan 1 ciri peluang usaha yang baik?
2. Tuliskan 1 contoh kegiatan administrasi bisnis?
3. Tuliskan 2 Faktor yang mempengaruhi segmentasi pasar
4. Tuliskan 2 manfaat pemasaran?
KEGIATAN PEMBELAJARAN PEMASARAN
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran 2 ini diharapkan Anda dapat menjelaskan
1. Menjelaskan pengertian pemasaran 2. Menjelaskan fungsi dari pemasaran 3. Menjelaskan jenis-jenis pemasaran
4. Menentukan strategi pemasaran yang potensial agar target penjualan produk sesuai dengan yang telah direncanakan.
• Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
• 2. Fungsi Pemasaran
• a. Pengenalan produk
• Dengan adanya pemasaran, produk akan lebih mudah dikenal oleh pelanggan. Pemasar harus menonjolkan keunggulan dari produk yang di pasarkan.
Sehingga bisa lebih menarik perhatian dibanding produk pesaing.
• b. Riset (penelitian)
• Riset memungkinkan pemasaruntuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai pasar target sebuah produk. Beberapa hal yang biasanya harus diriset adalah kepopuleran, usia, jenis kelamin kebutuhan hingga keinginan dan lain sebagainya. Nantinya produk yang diproduksi bisa disesuaikan dengan apa yang sesuai dengan target pasarnya.
• c. Distribusi
• Dengan distribusi yang baik, akan memastikan bahwa produk dapat mudah dipindahkan dari lokasi produksi ke pasar luas menggunakan jalur darat, air dan laut. Selain itu juga memastikan bahwa produk dapat dengan mudah didapatkan oleh pelanggan. Sebagai pemasar juga harus merencanakan segala sesuatunya seperti armada, keuangan dalam proses distribusi.
• d. Layanan purnajual
• Dalam sebuah penjualan, layanan setelah penjualan memang sangat dibutuhkan. Pemasaran harus membantu pelanggan setelah mereka membeli produk. Misalnya seperti produk mesin, pelanggan mungkin akan merasa kesulitan ketika menemukan masalah pada mesin yang telah mereka beli.
Tugas bagian pemasaran, memastikan dan membantu agar mesin itu berjalan dengan semestinya.
3. PEMASARAN USAHA
Perencanaan Pemasaran Usaha
Langkah awal sebelum memulai sebuah usaha adalah menentukan segmentasi pasar. Ada 2 faktor penetuan segmentasi pasar dalam merencanakan pemasaran , yaitu:
1) Lokasi Usaha
Segmentasi pasar bisa dibedakan berdasarkan lokasi usaha tersebut berada. Oleh sebab itu, perhatikan kebutuhan dan minat konsumen di sekitar lokasi usaha agar produk yang ditawarkan sesuai dengan permintaan para konsumen.
2) Harga jual.
Para pelaku usaha biasanya membagi target pasar menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok konsumen bawah, konsumen menengah, dan konsumen segmen atas. Strategi pemasaran untuk setiap target pasar tentu saja berbeda.
5 kegiatan rencana pemasaran untuk
mengomunikasikan produk dan merk usaha, yakni:
1. Penjualan personal (personal selling), bentuk komunikasi yang menggunakan media individu.
2. Iklan (advertising), komunikasi produk melalui media dan tidak dilakukan secara individu atau perorangan.
3. Promosi penjualan (sales promotion), digunakan untuk memasarkan dan mengomunikasikan pesan produk anda kepada calon konsumen.
4. Publikasi (publication), pengaturan komunikasi masa diluar iklan dan promosi penjualan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan atau memperkuat merek secara tidak langsung dan tidak bersifat menjual.
5. Sponsorship, merupakan aplikasi dalam
mempromosikan produk atau merek yang berasosiasi dengan kegiatan perusahaan lain atau kegiatan
pemerintah dan masyarakat.
3. Jenis-jenis Pemasaran
• Terdapat beberapa pilihan untuk mengenalkan produk kita kepada konsumen. Apa yang dipilih perusahaan sangat disesuaikan siapa yang menjadi target market kita. Berikut beberapa jenis pemasaran, silahkan pelajari dan tentukan sesuai dengan produk dan kekhasan perusahaanmu ya.
• a. Branding
• Produk dan layanan harus memiliki target pasar, dan nama atau “merek,” untuk dikenal. Branding adalah bentuk pemasaran yang memiliki fungsi sebagai iklan jangka panjang. Ini sangat membantu untuk membuat produk atau layanan menjadi lebih menarik dan terkenal. Branding sering kali menyertakan nama, slogan, dan logo.
• b. Iklan Siaran
• Menggunakan radio sebagai media pemasaran adalah salah satu bentuk iklan berbayar yang paling umum. Pemasaran ke pelanggan sangat potensial ketika menggunakan radio karena pendengar radio benar-benar mendengarkan apa yang diucapkan oleh penyiarnya. Selain itu, juga bisa menggunakan media TV untuk menjangkau pelanggan secara luas.
• c. Multi-Level Marketing
• Pemasaran dengan menggunakan multi-level marketing adalah bentuk penjualan langsung yang melibatkan banyak orang di mana perusahaan merekrut dan menjual produk- produknya. Multi-level marketing juga disebut network marketing karena tenaga penjualan mendapatkan komisi dari produk yang mereka jual serta komisi penjualan dari jaringannya.
• d. Internet atau online
• Internet menjadi salah satu media pemasaran yang paling diminati. Hampir semua orang pasti menggunakan internet, sehingga pasarnya sangat luas. Pemasaran dapat dilakukan dalam berbagai cara seperti menggunaan email, website atau iklan. Target pasarnya juga bisa ditentukan karena banyak penyedia jasa iklan yang memiliki fitur ini.
• Setiap jenis pemasaran memiliki kelebihan dan kelemahan, sangat bergantung kepada kondisi perusahaan masing-masing. Oleh karena itu, sesuaikanlah dengan berdiskusi dengan anggota perusahaan atau kelompokmu
KEGIATAN PEMBELAJARAN Perencanaan usaha
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran 2 ini diharapkan Anda dapat menjelaskan
diharapkan kalian dapat menjelaskan komponen perencanaan usaha dan menyusun perencanaan usaha.
• Ada tujuh komponen dalam menyusun perencanaan usaha, semua bagian tersebut saling terkait dan berhubungan dalam kegiatan perencanaan bisnis sehingga menghasilkan sebuah persiapan yang baik untuk memulai suatu usaha. Berikut ini adalah komponen dalam sebuah perencanaan usaha
• 1. Deskripsi Usaha
• Deskripsi usaha memuat uraian secara singkat, bidang usaha yang dijalankan, potensi produk yang direncanakan saat ini dan kemungkinannya di masa depan, serta informasi peluang pasar perkembangan produk untuk bisa bertahan dan menyesuaikan dengan pasar.
• 2. Analisis Pasar
• Analisis pasar sangat perlu agar dapat memahami seluruh aspek yang memiliki kaitan erat dengan pasar. Hal ini sangat berguna untuk menentukan target pembeli dan target penjualan dalam perencanaan usaha serta strategi pemasarannya.
• 3. Analisis Pesaing
• Analisis pesaing digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing usaha dalam satu pasar yang sama. Setelah menemukan kekuatannya, kemudian mencari strategi untuk memasarkan produk dengan cara yang berbeda dengan pesaing
• 4. Rencana Desain dan Pengembangan
• Rencana desain dan pengembangan diperlukan untuk menunjukkan tahap perencanaan produk, grafik pengembangan dalam konteks produksi dan penjualan. Hal ini berguna untuk membuat rencana anggaran biaya produksi sesuai dengan kebutuhan.
• 5. Rencana Operasional dan Managemen
• Rencana operasional dan managemen dibuat untuk menjelaskan bagaimana usaha akan berjalan dan berkelanjutan
• 6. Pembiayaan
• Faktor pembiayaan menjadi unsur penting dalam sebuah rencana bisnis. Darimana sumber dana berasal dan bagaimana mengatur anggaran agar efisien, namun tetap berjalan lancar.
• Simpulan Usaha
• Simpulan usaha merupakan uraian dari seluruh kerangka rencana kerja. Simpulan usaha berisi simpulan kegiatan baik hambatan maupun kekurangan dari kegiatan usaha.
PERBEDAAN NABATI &
HEWANI
1. Bahan pangan nabati adalah bahan pangan yang bersumber dari tumbuhan, seperti buah-buahan, sayur-mayur, kacang-kacangan, dan umbi-umbian.
2. Bahan pangan hewani adalah bahan pangan yang berasal dari hewan. Jenis
bahan pangan hewani di antaranya adalah, ikan, daging telur, dan susu.
JENIS-JENIS BIAYA PRODUKSI
• Biaya adalah Kas (Uang) yang dikorbankan untuk mendapatkan barang atau semua pembiayaan dalam memproduksi barang yang diharapkan memberikan manfaat baik untuk masa sekaran maupun masa yang akan datang.
• biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan dalam mengolah bahan baku sehingga menjadi produk selesai
• Ketika melakukan produksi Anda setidaknya perlu menghitung lima jenis biaya produksi yaitu:
1. Biaya Tetap / Fixed Cost (FC) adalah biaya yang keluar setiap periodenya dan tidak bergantung pada berlangsung atau tidak berlangsungnya produksi. Biasanya biaya tetap ini berhubungan dengan aset-aset perusahaan dalam jangka waktu panjang seperti:
• gedung
• administrasi
• pajak
• biaya listrik
• air dan lain-lain
JENIS-JENIS BIAYA PRODUKSI
2. Biaya Tidak Tetap / Variable Cost (VC)
Biaya variabel adalah biaya yang pengeluarannya tergantung jumlah produksi. Semakin banyak barang yang diproduksi maka biaya variabel yang keluar juga akan semakin banyak dan berhubungan langsung dengan trend pasar (Ketika trend pasar sedang meningkat atau menurun, maka biaya variabel yang perlu untuk dikeluarkan juga akan semakin meningkat atau menurun) maka biaya variabel terkait produksi seperti
• gaji pekerja
• bahan baku utama dll.
3. Total Cost (TC)
Kalau biaya total, adalah seluruh penjumlahan biaya variabel dan biaya tetap yang dikeluarkan setiap periodenya.
4. Average Cost (AC)
Jika Anda sedang membuat rata-rata biaya per periode. Untuk menghitung biaya rata-rata produksi adalah dengan menghitung biaya total dibagi dengan jumlah produk yang dihasilkan.
Dari biaya rata-rata ini sudah bisa menentukan harga jual produk. Karena jika menggunakan
biaya variabel atau biaya tetap saja ketika menghitung harga jual salah satu komponen dalam
biaya tidak terpenuhi. Sehingga kemungkinan akan mengalami kerugian.
JENIS-JENIS BIAYA PRODUKSI
5. Break event point atau titik impas
1. Titik impas atau Break Even Point (BEP) diartikan sebagai suatu titik atau keadaan dimana
perusahaan di dalam operasinya tidak memperoleh keuntungan dan tidak menderita kerugian, pada keadaan itu keuntungan atau kerugiaan sama dengan nol.
2. Manfaat BEP adalah:
a. Alat perencanaan untuk menghasilkan laba
b. Memberikan informasi mengenai berbagai tingkat volume penjualan, serta hubungannya dengan kemungkinan memperoleh laba menurut tingkat penjualan yang bersangkutan.
c. Mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhan
d. Mengganti sistem laporan yang tebal dengan grafik yang mudah dibaca dan dimengerti.
• Total Penerimaan (TR) = Harga (P) x Jumlah (Q)
• Total Biaya (TC) = Total Biaya Tetap (TFC) + Total Biaya Varbel (TVC)
• Laba = Total Penerimaan (TR) – Total Biaya (TC)
• Total Penerimaan (TR) = Harga (P) x Jumlah (Q)
• Total Biaya (TC) = Total Biaya Tetap (TFC) + Total Biaya Varbel (TVC)
• Laba = Total Penerimaan (TR) – Total Biaya (TC)
a. Break Even Point (BEP) Penjualan dalam Unit
Break even point volume produksi menggambarkan produksi minimal yang harus
dihasilkan pada perusahaan agar tidak mengalami kerugian. Rumus perhitungan BEP unit seperti berikut.
Keterangan:
BEP= Break Even Point (Titik Impas) Q = Quantity (jumlah produk)
FC = Fixed Cost (Biaya Tetap)
VC = Variable Cost (Biaya Variabel) P = Harga Produk
Pe r h i t u n g a n T i t i k I m p a s U n i t