Radikalisme
Menurut islam
Apa itu radikalsime?
Radikalisme adalah paham yang menginginkan perubahan sosial dan politik yang mengacu pada sikap ekstrem dengan
menggunakan isu agama sebagai alasannya. Terkadang, para pengikut gerakan radikal melakukan aksi-aksi kasar, seperti menghancurkan atau merusak segala hal yang dianggap tidak
sesuai dengan ajaran dan norma yang berlaku dalam gerakan mereka.
Radikalisme
Islam menentang radikalisme
Dalam QS An-Nisa': 171 Allah Swt berfirman:
ْﻢُﻜِﻨﻳِد ﻲِﻓ اﻮُﻠ ْﻐَﺗ َﻻ ِبﺎَﺘِﻜْﻟا َﻞْﻫَأ ﺎَﻳ
"Wahai ahli Kitab, janganlah kalian bertindak melewati batas (ghuluw) dalam agama kalian" [An-Nisa’/4: 171]
Pada ayat tersebut dijelaskan bahwa umat Islam dilarang melampaui batasan yang telah ditetapkan syariat, baik dalam keyakinan maupun amalan. Salah satu bentuk sikap melampaui
batas yang dimaksud ayat tersebut adalah bersikap radikal dengan segala bentuknya yang menyelisihi syariat. Sikap
melampaui batas ini tidak akan membuahkan hasil yang baik dalam semua urusan, apalagi dalam urusan agama.
bentuk bentuk radikalisme
KEYAKINAN TINDAKAN POLITIK
di Indonesia terdapat 3 macam radikalisme
radikalisme tindakan cenderung menghalalkan segala cara bahkan
pembunuhan atas nama agama untuk mendukung pemikirannya.
.
Radikalisme politik merupakan
kelompok yang ingin menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi khilafah.
radikalisme keyakinan muncul
karena banyak orang yang senang mengkafirkan orang lain dan menilai orang lain di luar kelompoknya akan masuk neraka.
Jadi bentuk radikalisme yang pernah terjadi di Indonesia yaitu jihad teroris atau jihad yang salah dan biasanya berisi aksi-aksi
bom bunuh diri hingga mengebom tempat ibadah umat non- muslim. Misalnya seperti terjadinya bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Maret 2021, bom bunuh diri di Mabes Polri pada April 2021, dan masih banyak lagi peristiwa-peristiwa
pengeboman lainnya.
Bentuk-bentuk radikalisme
di Indonesia
FAKTOR APA SAJA MENYEBABKAN YANG
RADIKALISME?
Munculnya paham radikal, merasa diri ataupun golongannya
yang paling benar sungguh sangat mengancam kerukunan hidup antar umat beragama yang ada di NKRI ini, bahkan jika dibiarkan
ia akan semakin menggerogoti budaya toleransi yang telah mendarahdaging di bumi pertiwi ini.
Yang pada akhirnya bukan tidak mungkin negara besar yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan bahasa ini akan tercerai
berai sehingga akan sangat mudah bagi bangsa asing untuk menghancurkan negara kita.
Radikalisme dapat muncul dipermukaan, hal ini, telah
dikemukakan oleh Syamsul Bahri, bahwa faktor radikalisme akan muncul didorong oleh lima faktor
Faktor munculnya radikalisme
Faktor
Sosial politik
Faktor emosi
keagamaan
Faktor
Kultural Faktor
ideologis
1 2 3 4 5
Faktor Kebijakan pemerintah
faktor radikalisme sosial politik adalah suatu bagian pergerakan yang mengarah pada suatu pengaruh atau kekuasaan yang
dapat mengakibatkan mun- culnya suatu gerakan radikal baru.
Ini muncul akibat dari interaksi sosial antara kelompol internal Islam didorong adanya pergarakan mengarah pada kekuasaan.
Seperti pergerakan dalam bentuk suksesi pemerintahan dalam bentuk khalifah.
Faktor Sosial Politik
Maksud dari faktor radikalisme emosi keagamaan adalah penyebab munculnya gerakan radikalisme ini adanya fakta sentimen pemeluk internal Islam. Sentimen ini terjadi karena
adanya penindasan suatu kelompok pemeluk agama yang
mempunyai kekuatan atau kekuasaan tertentu sehingga muncul emosi yang dilampiaskan menggunakan dalih agama.
Emosi Keagamaan
Maksud dari faktor radikalisme kultural adalah suatu budaya yang dapat menggeser terdapat keadilan Islam, sehingga Islam termarjinalkan, tidak ada kesempatan untuk mendapatkan ruang
mengamalkan syariat Islam, karena adanya dominasi budaya yang bersifat sekulerisme (anti agama).
Kultural
faktor ideologi dalam radikalisme adalah anti
westernisme. Maksudnya ideologi yang berfaham bangsa Barat yang mengandung nilai sekuler perlu
diganti dengan ideologi yang befaham Islam.
Ideologi
faktor radikalisme kebijakan pemerintah biasanya terjadi karena tindakan pemerintah di negara-negara Islam, atau negara
berpenduduk mayoritas Islam kurang diberdayakan untuk
menanggulangi, mengatasi munculnya pergerakan radi- kalisme yang muncul dari internal maupun eksternal pada suatu negara.
Kebijakan Pemerintahan
LALU BAGAIMANA CARA MENCEGAH
PERBUATAN
RADIKAL
Hal yang dapat dilakukan agar terhindar dari paham radikalisme
ini adalah dengan memahami ilmu agama Islam dengan benar,
selalu menjaga kesatuan dan persatuan antar umat beragama,
meminimalisasi terjadinya kesenjangan sosial, memahami dan
mempelajari secara benar nilai-nilai yang terkandung dalam
Pancasila agar tercipta kehidupan yang damai di negeri kita ini.
Terima Kasih
Silakan sampaikan pertanyaan dan saran