LAPORAN RESMI
PRAKTIKUM PRAKARYA KIMIA
“Pembuatan Telur Asin”
Disusun oleh:
1. Ahmad Fahrurrofi’i (K3317004) 2. Annisa Shafira Fuady B M (K3317010) 3. Evi Mia Saputri (K3317028) 4. Melati Mauliatul Hikmah (K3317050) 5. Retno Kusuma Astuti (K3317060)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
2020
LAPORAN PRAKTIKUM PRAKARYA KIMIA Judul : Pembuatan Telur Asin
Tujuan :
1. Mahasiswa mampu memanfaatkan hasil ternak yang ada di sekitar untuknya untuk dijadikan sebuah produk yang ekonomis.
2. Mengetahui proses pembuatan telur asin dengan cara pemeraman dan perendaman.
(Ariani, 2020)
BAB I PENDAHULUAN
Telur adalah salah satu bahan makanan hewani yang dikonsumsi selain daging, ikan dan susu. Umumnya telur yang dikonsumsi berasal dari jenis- jenis burung, seperti ayam, bebek, dan angsa, akan tetapi telur-telur yang lebih kecil seperti telur ikan kadang juga digunakan sebagai campuran dalam hidangan (Surya,2017).
Mengkonsumsi telur sedikitnya 1 butir per hari sangat dianjurkan, mengingat telur adalah sumber protein dengan nilai biologis paling tinggi.
Maksudnya, protein telur paling mudah diserap oleh tubuh. Telur memiliki nilai biologi 93,7 persen. Bandingkan dengan susu yang sekitar 83 persen, ikan sekitar 76 persen, dan daging 74,3 persen.Bicara telur seolah bicara protein saja. Padahal dalam sebutir telur juga terdapat berbagai vitamin dan mineral esensial yang penting bagi tubuh seperti thiamin, riboflavin (Astawan, 2016). Ada 13 jenis vitamin, termasuk vitamin A, D, E, dan B. Kandungan mineralnya juga baik karena terdapat fosfor dan zinc.Pada telur terdapat Lutein dan Zeaxanthin.
(Landep, 2016)
Telur asin adalah istilah umum untuk masakan berbahan dasar telur yang diawetkan dengan cara diasinkan (diberikan garam berlebih untuk menonaktifkan enzim perombak). Kebanyakan telur yang diasinkan adalah telur itik, meski tidak menutup kemungkinan untuk telur-telur yang lain. Telur asin baik dikonsumsi dalam waktu satu bulan (30 hari) (Sandra Leong, 2008)
Di Indonesia, terutama di pulau Jawa telur asin biasanya diproduksi dari telur bebek pelari (Anas platyrhynchos domesticus) yang memiliki ciri khas cangkang telur yang berwarna biru.Panganan ini bersifat praktis dan dapat dipadukan dengan berbagai masakan misalnya nasi jamblang, dan nasi lengko, bahkan dapat pula dimakan tanpa nasi. Nelayan yang melaut atau orang yang bepergian untuk waktu lama biasa membawa telur asin untuk bekal.
Di Jawa Tengah, daerah Brebes dikenal sebagai penghasil utama telur asin. Industri telur asin di Brebes cukup meluas hingga tersedia berbagai pilihan kualitas telur asin. Masing-masing produsen memiliki cap sendiri-sendiri yang biasanya dapat dilihat pada kulit telur. Walaupun selera orang berbeda-beda, telur asin yang dinilai berkualitas tinggi memiliki ciri-ciri bagian kuning telur berwarna jingga terang hingga kemerahan, "kering" (jika digigit tidak mengeluarkan cairan), tidak menimbulkan bau amis, dan rasa asin tidak menyengat.
Di Jawa Timur juga mulai banyak menjual berbagai jenis telur asin, mulai yang original sampai yang rasa-rasa, ada juga telur asin yang warna kuningnya kemerah-merahan, ada juga telur asin organik dan telur asin herbal yang mulai ramai produksi di Kecamatan Singojuruh Kab. Banyuwangi.
BAB II
ALAT DAN BAHAN A. BAHAN
No Bahan Gambar Jumlah
1. Telur Bebek 8 buah
2. Garam 1 kg
3. Abu Gosok 500 gram
Batu bata halus
500 gram
4. Air matang secukupnya
B. ALAT
No Alat Gambar Jumlah
1. Baskom 1 buah
2. Ayakan 1 buah
3. Adukan 1 buah
4. Mika plastik 1 buah
BAB III CARA KERJA
No Perlakuan Hasil
Pengamatan
Gambar
1
1. Telur dicuci atau sedikit diamplas dan dicuci sampai bersih.
Memastikan telur bersih dan tidak ada yang mengapung
2
a. Menyiapkan Larutan kapur jenuh dan garam
dapur dengan
perbandingan 10 bagian kapur dan 1 bagian garam.
b. Larutan garam dapur dengan konsentrasi 26% (larutan garam jenuh).
Larutan garam yang digunakan untuk
merendam telur
3
2. Telur-telur yang sudah dibersihkan kemudian direndam dalam larutan garam dan larutan kapur selama 2 minggu.
Larutan garam meresap sempurna
4
1. Telur kemudian dicuci sampai bersih dan direbus sampai matang.
Telur yang matang , kuningnya berwarna orange
kemerahan dan cangkangnya berwarna biru cerah
Bagan Kerja
BAB IV Telur dicuci atau sedikit
diamplas dan dicuci sampai bersih.
Menyiapkan larutan garam dan larutan kapur
Telur-telur yang sudah dibersihkan kemudian direndam dalam larutan garam
dan larutan kapur selama 2 minggu
Telur kemudian dicuci sampai bersih dan direbus sampai matang.
Analisis Kelayakan Usaha A. ALAT
No Bahan Varian Harga
satuan Total 1. Telur bebek 27 kg (15
butir/kg) Rp 17.000/kg Rp 255.000
2. Garam kasar 27 kg Rp 3.000/kg Rp 81.000
3. Abu gosok 13.5 kg Rp 5.000/kg Rp 67.500
4. Batu bata 13.5 kg Rp 3.000/kg Rp 40.500
5. Label (stempel) 100 biji
Rp 1.000/biji Rp 100.000
6. Mika 100 buah Rp 120/buah Rp 12.000
Total Rp
664.000
Pengeluaran per bulan
Total produksi : 100 mika/2 mg isi 4 butir telur
Biaya produksi : Rp 664.000 x 2 (1 bln 4 mg) = Rp 1.328.000
Total Pengeluaran : Rp 1.328.000 Telur asin dihasilkan : 200 pcs Harga telur asin/pcs : Rp 12.000
Pendapatan per bulan : Rp 12.000 x 200 = Rp 2.400.000
Keuntungan : Rp 2.400.000 – Rp 1.328.000 = Rp 1.072.000
Presentase (%) : Rp1.072.000
Rp1.328 .000x100 % = 80.7%
DAFTAR PUSTAKA
Ariani, Sri Retno Dwi. 2020. Buku Pegangan Kuliah FKIP-KIMIA Praktikum Prakarya Kimia. Surakarta : Laboratorium FKIP UNS
Astawan, M.2016. Telur Asin Aman dan Penuh Gizi. Kesehatan,RI Online.
Landep. 2016. Pengertian Telur lengkap beserta Jenis, cara memilih, manfaat dan penyimpanannya. Diakses di
http://www.watonsinau.work/2016/01/pengertian-telur-lengkap-beserta- jenis.html
Sandra Leong.2008. Salted egg hunt, The Sunday Times diakses pada https://id.wikipedia.org/wiki/Telur_asin
Surya, Edi. 2017. Pengaruh Penambahan Beberapa Jenis Asam Terhadap Proses Pengolahan Telur Asin Untuk Menghilangkan Bau Amis. Jurnal EduBio Tropika, Volume 5, Nomor 2, Oktober 2017, hlm. 54-106
- Stampel telur asin
- Gambar produk telur asin