KEARIFAN
LOKAL SUKU
BADUI DALAM
ANGGOTA KELOMPOK
• M. Abby Fahrezy Sutikno
• Sheeny Az-Zahra
• Annisa Nurul Lailatul Rahmadani
• Moh. Jafar Umar
• Muhammad Amjad Hamy Faqih
Suku Badui Dalam
Peralatan,
Komunikasi, dan Seni
Seminomaden juga didefinisikan sebagai orang yang memiliki harta benda minimal, termasuk barang seni dan alat tehnologi. Gaya hidup "Orang Rimbo" sifatnya tabu untuk memiliki atau menambah harta benda yang tidak termasuk kebutuhan primer atau memiliki barang-barang yang menyulitkan untuk berpindah-pindah.
menurut ilmu antropologi, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dari belajar. Alfred Kroeber dan Clyde Kluckhon, dalam Suwardi Hasan, yang melakukan kompilasi 164 kata budaya umumnya digunakan dalam tiga pengertian mendasar. Pertama, keunggulan cita rasa dan selera terhadap kesenian dan kemanusiaan yang biasanya disebut budaya tinggi.
BudayaOrang Rimba
• Kelompok masyarakat kanekes atau suku Badui memuja arwah nenek moyang
(animisme) yang bernama Sunda wiwitan dan
• Inti dari kepercayaan tersebut dinamakan 'pikukuh'
atau ketentuan adat mutlak yang dianut oleh kanekes atau
Baduy dalam pada kehidupan sehari-hari.
• Kelompok ini secara umum terbagi menjadi
3 kelompok, yaitu tangtu, panamping, dan
dangka.
• Pemimpin adat tertinggi di kanekes yaitu "puun" yang
berada di tiga kampung tangtu.
• Ada 3 hal yang mewarnai
keseharian mereka, antara
lain: sikap hidup sederhana,
bersahabat dengan alam yang
alami, dan spirit kemandirian.
Pola kehidupan sosial budaya dan ekonomi masyarakat Baduy dalam
1. Pembagian Kelompok Masyarakat Kanekes secara umum terbagi menjadi tiga kelompok yaitu tangtu,
panamping, dan dangka.
A. Aspek Sosial
2. Sikap yang dimiliki oleh Suku Baduy yaitu sikap hidup sederhana, bersahabat dengan alam yang alami, dan spirit kemandirian.
4. sistem
bermasyarakat, suku Baduy mengedepankan gotong royong,
kebersamaan dan penuh toleransi.
3. Struktur Pemerintahan Masyarakat Suku Baduy mengenal dua sistem pemerintahan, yaitu sistem nasional, dan sistem adat
5. Hubungan antar Manusia, orang Baduy sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat.
Pola kehidupan sosial budaya dan ekonomi masyarakat Baduy dalam
1. Bahasa yang mereka gunakan adalah Bahasa Sunda dialek Sunda–
Banten. Untuk
berkomunikasi dengan penduduk luar mereka menggunakan Bahasa Indonesia.
B. Aspek Budaya
2. Kepercayaan
masyarakat Kanekes atau suku Baduy yang disebut sebagai Sunda Wiwitan berakar pada pemujaan kepada arwah nenek moyang (animisme)
Untuk menunjang kehidupan perekonomiannya adalah bertani, diajarkan secara sederhana dengan tetap menjaga keseimbangan alam.
3. Pendekatan
pendidikan di Baduy adalah non formal yang dilakukan di rumah- rumah maupun di lapangan secara langsung.
sistem berladang yang mereka kerjakan sesuai dengan
kepercayaan serta ideologi hidup mereka untuk tidak membuat perubahan secara besar-besaran pada alam B. Aspek Ekonomi