MAKALAH
LANDASAN IPTEK DAN INOVASI PENDIDIK
KELAS : LANDASAN KEPENDIDIKAN 2A
DISUSUN OLEH :
Nadin Septiani (2486206094) Putri Dina Rivana (2486206062)
Dosen Pengampu : Dr. Ganjar Winata, A.Md., S.Pd., M.Pd.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD) FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP)
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KOTABUMI (UMKO) TAHUN AJARAN 2024/2025
KATA PENGANTAR
Puji Syukur marilah kita panjatkan selalu pada kehadirat ALLAH SWT karena atas limpahan nikmat dan Rahmat-nya, sehingga makalah yang berjudul
"Landasan IPTEK dan inovasi pendidik” dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu guna memenuhi tugas kelompok untuk mata kuliah Landasan Kependidikan. Tak lupa pula, shalawat beriringkan salam semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya, para sahabatnya, dan semoga kita sebagai umatnya kelak akan mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir, Aamiin ya rabbal,,alamiin.
Sebelumnya, kami ucapkan banyak terimakasih kepada dosen pengampu bapak Dr. Ganjar Winata, A.Md., S.Pd., M.Pd. yang telah memberikan tugas.
Harapan kami,semoga makalah ini dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan bagi siapapun yang membacanya. Apabila sekiranya dalam makalah ini masih terdapat banyak kesalahan dan kekurangannya, kami memohon maaf serta mohon kritik dan saran yang membangun untuk dapat menyempurnakannya. Akhir kata kami ucapkan sekian, terima kasih.
Kotabumi, 7 April 2025
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...ii
DAFTAR ISI ...iii
BAB I PENDAHULUAN...1
A. Latar Belakang...1
B. Rumusan Masalah...2
C. Tujuan...2
BAB II PEMBAHASAN...3
A. Landasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi...3
B. Dampak Teknologi dan Pengaruh IPTEK...3
C. Pentingnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi...5
D. Pengertian Inovasi Pendidik...6
E. Bentuk-bentuk Inovasi Sistem Pendidikan...7
BAB III PENUTUP...10
A. Kesimpulan... 10
B. Saran... 10 DAFTAR PUSTAKA
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Memasuki zaman sekarang dengan adanya kemajuan teknologi yang mengglobal telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, baik di bidang politik, ekonomi, kebudayaan, seni, dan bahkan di bidang pendidikan.
Kemajuan teknologi pada perkembangan zaman ini merupakan sesuatu yang tidak dapat kita hindari dalam kehidupan, karena kemajuan teknologi berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Dalam bidang pendidikan, teknologi mempunyai pengaruh penting dalam ilmu pengetahuan, di mana para peserta didik diajarkan tentang gejala dan fakta alam, dan dengan adanya teknologi ini manusia dapat menerapkan ilmu pengetahuan tersebut (Maritsa et al., 2021).
Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan dua hal yang sangat sulit dipisahkan karena ilmu pengetahuan muncul sebagai akibat dari aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, baik kebutuhan jasmani maupun kebutuhan rohani. Biasanya hasil pemikiran dari ilmu pengetahuan tersebut diwujudkan dalam teknologi (Bangun, 2023). Seiring dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) semakin canggih dan mendukung terciptanya inovasi dan teknologi baru yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Kemajuan teknologi telah mempengaruhi kehidupan ini dan tidak bisa dihindari karena IPTEK memberikan banyak manfaat dan memudahkan pekerjaan (Mulyani, 2021).
Dalam dunia pendidikan, IPTEK mendorong berbagai bentuk inovasi, khususnya pada peran pendidik. Pendidik dituntut untuk tidak hanya menyampaikan materi secara konvensional, tetapi juga mengembangkan strategi dan pendekatan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Inovasi pendidik menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar agar sesuai dengan kebutuhan zaman. Guru sebagai fasilitator pembelajaran harus mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan suasana belajar yang
menyenangkan, interaktif, dan relevan dengan dunia nyata. Dengan inovasi yang dilakukan oleh pendidik, maka pembelajaran akan lebih bermakna, berpusat pada peserta didik, dan mampu menumbuhkan keterampilan abad 21, seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas. Oleh karena itu, penguasaan teknologi dan kemampuan berinovasi menjadi bagian penting dalam profesionalisme seorang guru di era modern ini.
B. Rumusan Masalah
1.Apa yang dimaksud dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan bagaimana landasannya dalam pendidikan?
2.Apa saja dampak positif dan negatif dari perkembangan IPTEK terhadap dunia pendidikan?
3.Bagaimana pemanfaatan IPTEK dapat meningkatkan prestasi belajar siswa?
4.Mengapa inovasi dalam pendidikan, khususnya oleh pendidik, menjadi penting di era globalisasi?
5.Apa saja bentuk-bentuk inovasi dalam sistem pendidikan yang relevan dengan perkembangan IPTEK?
C. Tujuan
1.Untuk menjelaskan pengertian serta pentingnya IPTEK dalam dunia pendidikan.
2.Untuk mengidentifikasi dampak positif dan negatif dari kemajuan IPTEK terhadap proses pembelajaran.
3.Untuk mengkaji manfaat pemanfaatan IPTEK dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.
4.Untuk menjelaskan pentingnya inovasi oleh pendidik dalam menyikapi perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan masa kini.
5.Untuk mengetahui bentuk-bentuk inovasi dalam sistem pendidikan sebagai respon terhadap tantangan dan perkembangan zaman.
BAB II PEMBAHASAN
A. Landasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Secara singkat IPTEK merupakan gabungan kata antara “Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”. IPTEK menjadi cabang ilmu yang penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Dapat dilihat dari negara-negara maju yang memprioritaskan pengembangan pemberdayaan ilmu pengetahuan dan teknologi sudah menjadi bukti peranan dan pentingnya IPTEK. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi tidak lepas dari cara manusia menjalani kehidupan.
Dapat dibayangkan jika ilmu pengetahuan dan teknologi tidak pernah sampai kepada kehidupan manusia, maka tidak ada manusia yang berpakaian, berkendara, belajar dan seluruh hal-hal penting lainnya yang dapat membedakan antara manusia dengan hewan (Sitika et al., 2023).
IPTEK merupakan landasan penting bagi pendidikan karena dapat menambah informasi, meningkatkan kemampuan belajar, memudahkan akses belajar, membuat materi menjadi lebih menarik, dan meningkatkan minat belajar siswa. IPTEK juga telah berkembang secara historis sejak zaman Yunani Kuno hingga menjadi dasar bagi perkembangan pendidikan modern.
Adanya IPTEK menyebabkan segala perubahan yang direncanakan oleh pendidikan dapat dikerjakan. Penggunaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi suatu negara merupakan hal yang sangat penting. Apalagi untuk zaman seperti sekarang ini, di mana negara yang penggunaan IPTEK tertinggal sudah pasti tidak akan bisa mengikuti perkembangan zaman dan justru akan menjadi negara tertinggal. Termasuk di Indonesia, perkembangan iptek sangat diperhatikan sehingga secara khusus diatur dalam undang-undang. Sedangkan landasan perkembangan IPTEK di Indonesia dilandasi oleh Pancasila.
B. Dampak Teknologi dan Pengaruh IPTEK
Perkembangan teknologi saat ini semakin maju, hal ini dapat dilihat dari banyaknya inovasi di era sekarang ini, khususnya pembelajaran terus
mengalami perubahan dengan mengikuti perkembangan zaman. Dalam pembelajaran saat ini kita sering memanfaatkan teknologi sebagai proses dalam pembelajaran yang diberikan, perkembangan teknologi ini bukan hanya positifnya saja yang kita dapatkan, tapi juga dampak negatif dari perkembangan teknologi tidak dapat kita pungkiri (Sulistyarini, 2023).
Berkembangnya teknologi yang semakin canggih tentu diikuti dengan beberapa dampak, baik dampak positif maupun dampak negatif. Ada banyak pendapat yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.
Nicholas Gane (dalam Selwyn, 2011) berpendapat bahwa teknologi internet terkait secara langsung dalam mengubah pola kehidupan sehari-hari, termasuk cara bekerja, akses dan pertukaran informasi, berbelanja, bertemu orang-orang, dan memelihara dan mengatur hubungan sosial yang ada. Adanya internet memudahkan seseorang berkomunikasi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Dengan adanya internet, seseorang juga dapat belajar atau menempuh pendidikan jarak jauh dengan mudah. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa hal ini dapat mengubah tatanan sosial di masyarakat, seperti dapat merubah seseorang menjadi lebih individualis dan apatis terhadap keadaan sekitar mereka (Lestari, 2018). Dampak positif dari adanya perkembangan teknologi dalam pendidikan akan mempengaruhi kualitas pembelajaran, serta secara otomatis baik guru, siswa dan orang tua belajar melakukan literasi digital untuk mengikuti perkembangan zaman. Sedangkan dampak negatif dari adanya pengaruh teknologi dalam pendidikan akan bertentangan dengan sikap, perilaku, norma, aturan, dan moral seseorang dalam kehidupannya (Wulandari,2023). Berikut ini contoh dampak dan pengaruh positif dan negatif dari perkembangan teknologi, yaitu:
Dampak positif teknologi, antara lain:
1.Sistem pembelajaran dapat dilakukan secara daring atau online tidak harus tatap muka (luring) dengan menggunakan aplikasi zoom, google meet, dan webex, dll.
2.Inovasi dunia pendidikan semakin berkembang.
4.Dapat menyelesaikan pekerjaan dengan semakin mudah dan cepat.
5.Memudahkan dalam mencari informasi yang dibutuhkan.
Dampak negatif IPTEK, antara lain:
1. Adanya e learning menggeser fungsi guru.
2. Terjadinya gangguan perilaku dan karakter siswa.
3. Dapat mengakses hal-hal yang tidak yang tidak baik (pornografi, game online).
4. Siswa dapat terkena information overload.
5. Timbul sikap yang apatis pada siswa/guru. (Wulandari, 2023) C.Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa adalah pemanfaatan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). IPTEK dapat membantu siswa dalam memperoleh informasi dan pengetahuan yang lebih luas dan mendalam. Selain itu, IPTEK juga dapat membantu siswa dalam memperoleh keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Oleh karena itu, pemanfaatan IPTEK dapat menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan prestasi belajar siswa (Andriansyah et al., 2023). Selain itu, berikut merupakan contoh lain dari pemanfaatan IPTEK, antara lain:
1.Peserta didik dapat mengakses ilmu pengetahuan dan materi pelajaran dimanapun dan kapanpun.
2.Peserta didik dapat menjalin komunikasi melalui internet sehingga ilmu pengetahuan yang didapat akan lebih banyak.
3.Pembelajaran akan lebih mudah dan menyenangkan.
4.Proses pembelajaran akan lebih interaktif dan inovatif.
5.Kreativitas peserta didik akan bertambah karena dibantu oleh dorongan website yang menarik. (Sitika et al., 2023)
C. Pentingnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Penggunaan teknologi sudah bukan hal yang asing lagi di dalam era globalisasi. Termasuk di dunia pendidikan, sebagai tempat lahirnya teknologi, sudah sewajarnya bila pendidikan juga memanfaatkan teknologi untuk
memudahkan pelaksanaan pembelajaran.(Manongga, 2021). Dengan adanya teknologi ini sangat berguna untuk strategi dan metode pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kreativitas dan kemandirian. IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar dan dapat secara signifikan meningkatkan prestasi belajar siswa. Kurangnya pemahaman tentang pemanfaatan IPTEK dalam pembelajaran memberi dampak negatif bagi perkembangan kemampuan siswa di era sekarang ini (Andriansyah et al., 2023). Dalam dunia pendidikan, IPTEK memiliki peranan yang sangat penting karena dengan adanya teknologi dapat memudahkan dan juga meningkatkan media pembelajaran, dengan begitu media tersebut dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
D. Pengertian Inovasi Pendidik
Pendidikan selalu berkembang dalam setiap zaman, akibat hal tersebut pendidik dan tenaga kependidikan harus selalu belajar untuk dapat mengikuti perkembangan zaman dan memberikan pembelajaran yang sesuai kepada siswa.
Tenaga pendidik haruslah menciptakan pembelajaran yang menarik, kreatif, serta tidak monoton. Maka dari itu diperlukan inovasi-inovasi terhadap ketenagaan pendidik tersebut. Guru adalah salah satu faktor tercapainya tujuan pendidikan secara maksimal.
Pendidik adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik (Umar Tirtaraharja & La Sulo).
Menurut Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 bahwa peran tenaga kependidikan adalah penunjang penyelenggaraan pendidikan. Dari pemaparan tersebut dapat disimpulkan bahwa pendidik merupakan seseorang yang memiliki profesi atau keahlian tugas untuk memberi pendidikan bagi peserta didik serta memberikan berbagai pelayanan untuk menunjangkeberlangsungan pendidikan.Dalam upaya meningkatkan keberhasilan pendidikan guru haruslah meningkatkan kinerja atau prestasi kerja dalam menghadapi tantangan dunia untuk menciptakan
Melihat hal tersebut, dibutuhkan peningkatan mutu pendidikan pada setiap jenis dan jenjang pendidikan. Hal ini dibutuhkan karena mengingat seiring berkembangnya zaman, tenaga pendidik haruslah mampu mengembangkan ilmu pengetahuan sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu tenaga pendidik dalam penyelenggaraan pendidikan haruslah dapat menciptakan inovasi yang dapat menunjang kualitas Pendidikan. Dengan perkembangan teknologi, komunikasi, dan informasi serta perubahan masyarakat yang lebih demokratis dan terbuka akan menghasilkan suatu dorongan dalam tenaga kependidikan agar melakukan inovasi atau pengembangan kreativitas, maka dari itu diperlukan adanya inovasi dalam bidang ketenagaan (Susilowati, 2010).
Inovasi merupakan suatu ide, gagasan, praktik atau obyek/benda yang disadari dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau kelompok untuk diadopsi. Inovasi pada dasarnya merupakan hasil pemikiran cemerlang yang bercirikan hal baru bisa berupa praktik-praktik tertentu ataupun berupa produk dari suatu hasil olah pikir dan olah teknologi yang diterapkan melalui tahapan tertentu, yang diyakini dan dimaksudkan untuk memecahkan persoalan yang timbul dan memperbaiki suatu keadaan tertentu ataupun proses tertentu yang terjadi di masyarakat.
Dalam istilah "inovasi pendidik" yaitu merujuk pada upaya pembaruan yang dilakukan oleh pendidik, seperti guru atau dosen, dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pembaruan ini dapat berupa pengenalan ide, metode, alat, atau praktik baru yang sebelumnya belum diterapkan, dengan tujuan mencapai efektivitas dan efisiensi dalam pembelajaran.
E. Bentuk-bentuk Inovasi Sistem Pendidikan
Model-model inovasi pendidikan telah banyak dilontarkan dalam berbagai bentuk, tujuannya untuk memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi, antara lain: usaha pemerataan pendidikan, peningkatan mutu, peningkatan efisiensi dan efektifitas pendidikan, dan relevansi pendidikan. Kesemuanya dimaksudkan agar inovasi yang dilakukan bisa diadopsi dan dimanfaatkan
untuk perbaikan dan pemecahan persoalan pendidikan di Indonesia. Dari sekian upaya itu terdapat dua isu utama yang perlu disoroti yaitu pembaruan kurikulum, dan peningkatan kualitas pembelajaran. Kurikulum pendidikan harus komprehensif dan responsif terhadap dinamika sosial, relevan dan tidak overload, serta mampu mengakomodasi keberagaman keperluan dan kemajuan teknologi. Sedangkan kualitas pembelajaran harus ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas hasil pendidikan. Untuk itu secara mikro harus ditemukan metode atau pendekatan pembelajaran yang lebih efesien di kelas dan lebih memberdayakan potensi siswa. Kedua hal inilah yang menjadi fokus inovasi pendidikan di Indonesia.
1. Inovasi Dalam Kurikulum
Dalam rangka memperbaiki mutu pendidikan Nasional pemerintah telah melakukan berbagai usaha, salah satunya dengan penyempurnaan kurikulum.
langkah ini harus dilakukan guna merespon tuntutan terhadap kehidupan berdemokrasi, globalisasi dan otonomi daerah. Adapun bentuk inovasi kurikulum itu adalah dengan merubah pola penyelenggaraan pendidikan yang sentralistik, monolitik dan uniformistik, menjadi lebih demokratis. Selama ini keputusan-keputusan pendidikan selalu dilaksanakan berdasarkan hierarkhi birokrasi yang terkesan otoriter sehingga pihak bawahan harus melaksanakan seluruh keinginan pihak atasan.
Konsekuensi dari desentralisasi itu adalah diterapkannya kurikulum yang berbasis kompetensi (competency based curriculum) sebagai penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya yang cenderung berorientasi pada isi (content based curriculum). Kurikulum perlu dikembangkan dengan pendekatan berbasis kompetensi agar lulusan pendidikan nasional memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif sesuai standar mutu nasional dan internasional.
Dengan kompetensi sebagai dasar pengembangan kurikulum akan dijamin adanya fleksibilitas dalam pencapaian penguasaan kompetensi. Pendekatan ini menekankan identifikasi kompetensi dasar setiap bidang studi yang indikator-indikatornya dapat membantu guru menentukan strategi dan teknik
akan membantu anak memahami apa yang harus mereka kuasai. Berpangkal pada pendekatan ini pemerintah kemudian mengembangkan kurikulum Tingkat satuan pendidikan yang memberikan otonomi bagi tiap satuan pendidikan untuk menyusun dan mengembangkan sendiri kurikulumnya berdasarkan karakteristik peserta didik dan kepentingan daerah masing- masing. Kebijakan ini bukan berarti menghilangkan unsur-unsur nasional dan menimbulkan fanatisme daerah, tetapi dalam rangka memberikan perimbangan yang proporsional antara kurikulum nasional dan daerah (lokal).
2. Peningkatan Kualitas Pembelajaran
Peningkatan kualitas pembelajaran harus dilakukan agar mencapai peningkatan kualitas hasil pendidikan. Faktor penentu utama keberhasilan upaya itu adalah pendidik. Di tangan pendidikan kurikulum akan hidup dan bermakna. Di tangan pendidik pula metode penyajian menjadi hidup dan menarik bagi peserta didik. Begitu pula alat pendidikan baik material maupun non material dapat digunakan oleh pendidik sesuai dengan kepentingan dan kebutuhannya.
Dan diharapkannya akan muncul guru-guru profesional yang kreatif dan inovatif untuk mencari strategi dan pendekatan baru dalam pembelajaran.
Pencarian pendekatan dan strategi inilah yang menimbulkan berbagai macam inovasi dalam pembelajaran.
Pada prinsipnya, inovatif merupakan sifat pembaharuan atau kreasi baru.
Kreasi ini berhubungan dengan pendekatan, metode, atau gagasan. Dengan kata lain, inovatif berarti kemampuan untuk memperkenalkan sesuatu yang baru. Untuk menjadi guru harus memiliki sifat tersebut, ada beberapa cara.
Kuasai materi sebelum mengajar. Materi pelajaran perlu disiapkan oleh para guru dengan mempertimbangkan karakteristik dan kemampuan peserta didiknya. Seorang guru harus mengolah materi pembelajaran dalam urutan logis, yang dapat diajarkan (teachable) dan diterima (accesible).
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) memberikan dampak besar dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam bidang pendidikan. IPTEK mampu mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif, menarik, serta mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pemanfaatan IPTEK dalam pendidikan memberikan berbagai kemudahan, seperti akses informasi yang luas, sistem pembelajaran daring, dan metode pembelajaran yang lebih interaktif.
Namun, di balik manfaat tersebut, kemajuan teknologi juga membawa dampak negatif seperti menurunnya interaksi sosial, gangguan perilaku, hingga potensi penyalahgunaan teknologi oleh peserta didik. Oleh karena itu, pemanfaatan IPTEK dalam pendidikan harus dilakukan secara bijak, dengan pengawasan dan arahan dari pendidik dan orang tua.
Selain itu, inovasi dalam dunia pendidikan menjadi sangat penting, terutama dalam hal kurikulum dan metode pembelajaran. Guru sebagai pendidik dituntut untuk terus berinovasi agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, serta menciptakan proses pembelajaran yang relevan, kreatif, dan berkualitas.
B. Saran
Dari makalah ini yang kami buat jika terdapat keterbatasan yang penulis miliki maka akan dijumpai kekurangan baik dalam segi penulisan kata-kata maupun adanya ketidak sesuaian materi yang kami tulis pada makalah ini, kami mohon maaf. Untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran seluas- luasnya dari pembaca untuk dapat memperbaiki makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
All Habsy,Bakhrudin,Dkk.2024.Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Dalam Pendidikan.Jurnal Bima, 2(4).301-314
Azhar Sophia.2018.Urgensi Inovasi Dalam Sistem Pendidikan.Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2),257-271
Mubarokah, Lailatul,Dkk.2021.Pentimgnya Inovasi Pendidik Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan.Jurnal Inovasi Dan Riset Akademik, 2(9),1350-1357