• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEMENTRIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "KEMENTRIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO "

Copied!
103
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Pertanyaan Penelitian

Fokus Penelitian

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Untuk memperkaya pengetahuan di bidang komunikasi, khususnya yang berkaitan dengan psikologi dakwah pada masyarakat Islam Kejawen. Kami berharap penelitian ini dapat menambah bahan informasi bagi peneliti untuk mengkaji lebih dalam tentang psikologi dakwah dalam tradisi penguburan Istighosah di masyarakat Islam Kejawen.

Penelitian Relevan

Penelitian ini menemukan hubungan antara karakteristik psikologis mad'u dan penerima pesan mad'u dengan keterbatasan psikologis mad'u dalam menerima pesan dakwah di Gampong Sukaramai Blower Banda Aceh. Dalam penelitian ini, ia menganalisis dan mendeskripsikan psikologi Islam yang dikemukakan oleh Hanna Djumhana Bastaman. 9 Zaki Ainul Yaqin, “Konsep Psikologi Islam Menurut Hanna Djumhana Bastaman”, (Skripsi Program Bimbingan dan Konseling Islam, IAIN Purwekerto, 2016), h.

LANDASAN TEORI

Pengertian Psikologi Dakwah

Tujuan Psikologi Dakwah

Wawancara dalam penelitian ini dilakukan terhadap praktik istighosa di kuburan dengan tujuan untuk mengumpulkan data kondisi psikologis masyarakat yang melakukan istighosa di kuburan desa Kresnowidodo. Mengenai pementasan Istighos di makam kiyai Muhammad Sholeh bin Muhammad Bakri desa KresnoWidodo kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran peneliti melakukan wawancara dengan ketua pementasan iatighos yaitu. Pendapat kedua dari juru kunci makam Bpk. Rodi mengatakan, terkait pelaksanaan istighos di makam Kyai Muhammad Sholeh bin Muhammad Bakri di Desa Kresnowidodo melalui proses persiapan dalam pelaksanaannya yaitu dengan menetapkan waktu pada setiap malam Jumat Keliwona atau satu kali. setiap 35 hari.

Membaca sambil istighos di makam Kyai Muhammad Sholeh bin Muhammad Bakri Desa Kresnowidodo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran peneliti mewawancarai M. Berikut doa yang dibacakan pada saat Istighosah Kyai Muhammad Sholeh bin Muhammad Bakri Desa Kresnowidodo Tegineneng Kecamatan, Kabupaten Pesawaran .

Esensi Psikoogi Dakwah

Faktor Psikologi yang mempengaruhi perkembangan

Konsep Istighosah

  • Pengertian Istighosah
  • Macam-macam Istighosah
  • Tujuan Istigosah
  • Bacaan-bacaan Istighosah

Istighosah dari segi istilah (ungkapan), Istighosah ialah beberapa bacaan khusus Wirid yang dilakukan untuk memohon pertolongan Allah Swt. Berdoa bermaksud menyeru, menyeru atau meminta pertolongan Allah SWT atas apa-apa yang dihajati. Seruan kepada Allah SWT boleh berupa tesbih (Subhanallah), pujian (Alhamdulillah), Istighfar (Astaghfirullah) atau memohon perlindungan (A'udzubillah) dsb.

Konsep Komunitas Islam Kejawen

  • Pengertian Komunitas
  • Pengertian Islam Kejawen
  • Hakekat Islam Kejawen
  • Macam-macam kegiatan keagamaan jawa

Kejawen adalah agama dan pandangan hidup orang Jawa yang menekankan kedamaian batin, keselarasan dan keseimbangan, sikap narima terhadap segala peristiwa yang terjadi, dengan tetap menempatkan individu di bawah masyarakat dan masyarakat di bawah alam semesta. Kegiatan masyarakat Jawa Kejawen lainnya adalah semedi atau semedi yang biasanya dilakukan bersamaan dengan bertapa dan dilakukan di tempat-tempat yang dianggap keramat, misalnya di gunung, makam keramat, ruang keramat dan lain sebagainya. Secara sosial ekonomi, masyarakat Jawa terbagi menjadi dua kelompok, yaitu wong cilik (rakyat kecil), yakni mayoritas massa petani dan berpenghasilan rendah, dan golongan bangsawan, yaitu golongan buruh dan orang-orang yang dianggap terpelajar (intelektual).

Wadima khas yang tidak pernah dilupakan orang Jawa pada malam Jumat adalah wadima Desa Dhanyang. Malam jumat juga digunakan oleh sebagian besar masyarakat untuk memberikan sesaji kepada Dhanyang Tuwo, Cikal Bakal dan Dhemit. Pada malam jumat sesaji juga diberikan kepada dewi sri pelindung tanaman padi dengan cara membakar seikat jerami yang didalamnya sudah di taruh kemenyan agar tanaman padi tumbuh dengan baik. dengan persembahan. dalam bentuk jamu dan obat-obatan. .

Bagi masyarakat Jawa, sajian dapat dipilih dalam empat jenis, salah satu jenis sajian yang dianggap istimewa oleh satu masyarakat Jawa belum tentu dianggap istimewa oleh masyarakat Jawa lainnya. Persembahan dimaksudkan untuk para perkasa, rasul, wali, dewa, malaikat, kekuatan milik orang terpelajar atau yang dihormati, setan, hantu, makhluk halus dan lain-lain, dengan tujuan untuk menyenangkan mereka. Pengorbanan sebagai cara untuk melawan pengaruh setan, makhluk mengerikan, hantu, roh jahat.

Sesaji berupa makanan yang diberikan kepada para wali, malaikat demi keselamatan arwah orang mati dan keselamatan penyelenggara acara, keluarga dan hartanya.

METODE PENELITIAN

Jenis Penelitian

Menyaksikan peristiwa tersebut dapat dilihat, didengar, dirasakan, yang kemudian direkam seobjektif mungkin 55 Peneliti mengamati pelaksanaan istighosah di pemakaman untuk mendata keadaan psikologis masyarakat yang melakukan istighosah di pemakaman desa Kresnowidodo. Pada tahun 2013 terjadi pemekaran desa dan terbagi menjadi 2 desa yaitu Desa Kresnowiddodo dan Desa Sriwedari. Pembagian desa tersebut menjadi penyebab terbaginya dusun di Desa Kresnowidodo menjadi 5 dusun yaitu Dusun Kresno Tunggal, Dusun Kresno Mulyo, Dusun Kresno Krajan, Dusun Kresno Baru dan Dusun Kresno Aji.

Tokoh-tokoh yang tercatat sebagai perintis seksi Desa Kresnowidodo adalah Bowo Mu'Aris (Kepala Desa Kresnowidodo), Raja Kona (Tokoh Pribumi), Darmo (Pemimpin Masyarakat) dan tokoh masyarakat lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Setelah Desa Kresnowidodo terbentuk, Kepala Desa Kresnowidodo yang pertama adalah Bowo Mu'Aris, Sekretaris Desa adalah Darmo. Salah satu kelompok transmigrasi pergi ke wilayah kecamatan Tegineneng (sekarang) dan membuka lahan kosong yang sekarang menjadi Desa Kresnowidodo.

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa tingkat ekonomi masyarakat Desa Kresnowidodo memiliki beberapa jenis usaha ekonomi yang sebagian besar bermata pencaharian di sektor pertanian yaitu mencapai 1.426 orang. Berdasarkan tabel di atas dapat dijelaskan bahwa pendidikan masyarakat di Desa Kresnowidodo tergolong sedang jika dilihat dari kualifikasi lulusan SMA hingga Perguruan Tinggi. Berdasarkan hasil wawancara dengan Rodi yang merupakan juru kunci pemakaman tersebut mengatakan bahwa masyarakat desa KresnoWidodo mayoritas adalah masyarakat Jawa yang beragama Islam.

Dahulu para kiyai soleh sering mengundang mereka untuk melakukan kegiatan keagamaan seperti pengajian, ceramah, dan kiyai soleh menjadi pembimbing di desa Kresnowidodo. Berdasarkan hasil wawancara di atas, penulis mengembangkan bahwa secara psikologis masyarakat desa Kresnowidodo atau masyarakat Islam Kejawen adalah masyarakat yang meyakini bahwa sembahyang di makam orang saleh bernama Muhammad Sholeh bin Mahammad bakri dapat mendatangkan berkah. dan keberuntungan bagi mereka yang melakukannya dan mereka masih patuh pada etika, sikap, aturan dan tradisi yang diturunkan dari nenek moyang mereka yang telah menjadi identitas mereka sebagai orang Jawa. Masyarakat Kejawen Islam di Desa Kresnowidodo saat ini sudah tidak semurni dulu yang tidak bercampur dengan ajaran lain, namun setelah Islam masuk dan menyebar ke wilayah tersebut, masyarakat Kejawen sedikit demi sedikit mengadopsi ajaran agama Islam, meskipun masih tersisa. dibalik budaya dan aturan nenek moyang mereka, menggabungkan dengan ajaran Islam mereka yang mengikuti.

Keadaan psikologis orang yang mengikuti Istighasah lebih tenang, khusyuk, senang, tidak murung, dan lingkungan yang tenang dapat meningkatkan kekhidmatan, selain itu istighosah merupakan cara berdoa masyarakat desa Kresnowidodo untuk mengharapkan pertolongan Allah SWT. , sehingga dalam menjalani kehidupan ini mereka selalu mendapatkan ketenangan, kemudahan dan segala keinginan dikabulkan oleh Allah SWT, baik penghapus dosa, hidayah, rezeki maupun bencana. Bagi masyarakat desa Kresnowidodo lebih penting lagi meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan keagamaan baik dengan mengikuti istighosah maupun mengikuti pengajian di lingkungan sekitar karena dapat menambah pengetahuan dan keyakinan dalam menerapkan nilai-nilai Islam.

Gambar 1.StrukturOrganisasiPemerintahan Desa Kresnowidodo
Gambar 1.StrukturOrganisasiPemerintahan Desa Kresnowidodo

Sifat Penelitian

Sumber Data

  • Sumber Data Primer
  • Sumber Data Sekunder

Data primer adalah data yang diperoleh dari sumber primer yang direkam melalui catatan tertulis atau melalui alat perekam, pencatatan sumber primer melalui wawancara baik oleh perseorangan atau perseorangan. Sumber data utama yang diperoleh dalam penelitian ini adalah secara langsung melalui wawancara dengan seorang tokoh pelaksana Istighosah, seorang juru kunci pemakaman dan lima orang warga khususnya Desa Kresno Widodo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran yang menjawab pertanyaan peneliti. Sumber data sekunder adalah sumber data tambahan yang berasal dari sumber tertulis 53 Data tersebut merujuk pada pihak-pihak yang tidak terkait langsung dengan penelitian, tetapi terkait dengan objek penelitian, seperti buku dan dokumen.

Teknik Pengumpulan Data

  • Observasi
  • Wawancara
  • Dokumentasi

Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini mengajukan pertanyaan terstruktur karena peneliti menggunakan pedoman wawancara yang disusun secara sistematis dan lengkap untuk mengumpulkan data yang dicari. Adapun yang akan diwawancarai adalah Mujib, pemimpin istighos, Rodi, juru kunci makam, dan lima orang yaitu Khoiriyah, Anisah, Gemi, Misriatin dan Ngatinah. Dokumentasi adalah pencarian informasi tentang hal-hal atau variabel berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, agenda, dll.57.

Pengumpulan data dokumenter adalah sesuatu yang peneliti lakukan untuk mengumpulkan data dari berbagai media cetak yang membahas tentang sumber-sumber yang akan diteliti. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi untuk mencari data analisis psikologis dakwah dalam tradisi istikhosah di pemakaman masyarakat Islam Kejawen.

Teknik Penjamin Keabsahan Data

Jumlah penduduk Desa Kresnowidodo sebanyak 5.168 jiwa atau 1.346 KK, dengan jumlah penduduk usia produktif 3.012 jiwa, sedangkan penduduk yang tergolong miskin sebanyak 314 KK.

Teknis Analisis Data

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Psikologi Dakwah Masyarakat yang melakukan istighosah

Pelaksanaan Istighosah

Untuk tempat istighosa di pendopo yang diramalkan dekat makam Kyai Muhammad Sholeh bin Muhammad Bakri. Berdasarkan wawancara di atas, penulis mengemukakan bahwa pelaksanaan istighosah dilakukan pada malam Jum'at dan orang yang ingin mengikuti istighosah terlebih dahulu diwajibkan untuk berwudhu. Pak Rodi dan Mujib menceritakan tentang awal mula tradisi istighosah, bahwa Kijai Muhammad Sholeh bin Muhammad Bakri begitu masyarakat memanggilnya atau kijai sholeh yang berasal dari Demak adalah orang yang mengajak dan mengajarkan masyarakat untuk membawa perubahan di desa.

Istighasah adalah cara berdoa dan berharap pertolongan Allah SWT agar dalam menjalani kehidupan ini selalu mendapatkan ketenangan, segala keinginan atau keinginan dikabulkan oleh Allah SWT, baik untuk menghapus dosa, hidayah, jauh dari kehinaan, musibah dan kutukan. . Saat melakukan istighasah, jamaah diajak untuk berdzikir, membaca lafadz-lafadz dan memohon ampunan dan harapan, dengan mengingat sang pemilik jiwa ini maka jamaah bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan segala urusan dunia akan mudah digapai. dilakukan. Setelah mengikuti istighotsah, jamaah merasa dekat dengan Allah SWT dan takut berbuat dosa. Maka jemaah akan berhati-hati dalam tindakannya dan menentukan langkahnya untuk melaksanakan apa yang Allah perintahkan dan akan menjauhi segala larangan yang tidak diridhoi Allah.

Pelaksanaan Istighosah tidak lagi menggunakan media apapun, hanya saja diatur dengan kitab. Tidak ada sesaji yang menggambarkan ciri-ciri orang Jawa atau Kejawen. Istighosah dilaksanakan di makam Muhammad Sholeh bin Muhammad Bakri setiap malam Jumat di Keliwon atau setiap 35 hari sekali, mulai pukul 20.30 WIB. Sebelum melakukan istighosah, jamaah diwajibkan bersuci. Pelaksanaan istighosah melalui tahapan-tahapan yang telah ditentukan tanpa adanya persembahan, yaitu dimulai dari pembukaan dan diakhiri dengan penutupan.

Di akhir pelaksanaan Istighosah, dzikir dan doa merupakan puncak dari ziarah kubur ke makam Kyai Muhammad Sholeh bin Muhammad Bakri.

Analisis Hasil Penelitian

PENUTUP

Saran

Bagi para pemimpin Istighosah hendaknya lebih memperhatikan dan memperbanyak kegiatan keagamaan dalam memperkokoh iman dan ilmu agama Islam agar masyarakat dapat mengetahui dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Gambar

Gambar 1.StrukturOrganisasiPemerintahan Desa Kresnowidodo

Referensi

Dokumen terkait

Umairah Sa’adah, 170103030138, Manajemen Dakwah pada Lembaga Dakwah Kampus As-Syifa di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Antasari