KONSEP
KEPRILAKUAN DARI PSIKOLOGI DAN
PSIKOLOGI SOSIAL
Akuntansi Keprilakuan – Fauziah Rahman
Sikap Berasal dari
kata latin
“apus”
Dalam keadaan sehat dan siap
melakukan aksi/tindakan
Kesimpulan :
Suatu bentuk evaluasi atau reaksi perasaan, baik positif atau negative yakni suatu kecendrungan untuk menyetujui atau menolak dikaitkan dengan situasi objek dan lingkungan, serta dengan kesiapan individu terhadap stimulus, maka dari itu sikap
sifatnya dinamis
Gordon Williard Allport
“kesiapan mental, yaitu suatu proses yang berlangsung dalam diri seseorang, bersama dengan pengalaman individual masing-masing, mengarah dan menentukan respon terhadap
berbagai objek dan situasi ”
Karakteristik Sikap
Menurut Yayat Suharyat
Konsisten
Sikap dengan respin harus sesuai
Spontanitas
Penyampaian sikap selalu spontan
Memiliki Arah
Sikap selalu ke arah positif dan negatif
Intensitas
Kemungkinan ada sikap yang berbeda dalam situasi yang sama
Keleluasaan
Dalam suatu situasi
belum tentu
seseorang merespon suatu hal yang terjadi
Sikap
Kognitif Berhubungan dengan penilaian individu terhadap objek atau subjek
Afektif Perasaan individu terhadap objek atau subjek
Perilaku Tindakan dengan keyakinan dan keinginan
individu
Komponen sikap
Pembentukan Sikap
Kondisi Klasik
Terjadi ketika stimulus rangsangan diikuti oleh
stimulus rangsangan yang lain
Belajar Melalui Pengamatan
Mengamati perilaku orang lain lalu mencontohnya
Pengondisian Instumental
Terjadi karena perilaku mendatangkan hasil menyenangkan/sebalik
nya
Perbandingan Sosial
Terjadi dengan membandingkan orang lain dengan diri
kita
Hubungan Sikap dan Perilaku
Perilaku
Skinner Respon atau reaksi seseprang terhadap stimulus dari luar
Saifudin Aswar
Reaksi bersifat sederhana maupun kompleks dan merupakan ekspresi sikap seseorang
Kurt Lewin Fungsi karakteristik individu (motif, nilai-nilai, sifat
kepribadian, dll) dan lingkungan
Kesimpulan
Perilaku merupakan cerminan kongkret yang tampak dalam sikap, perbuatan dan kata – kata yang muncul
karena proses pembelajaran, rangsangan dan lingkungannya
Teori Hubungan Sikap dengan Perilaku
How do we do it?
Teori Perilaku Beralasan
Fishbein
& Ajzen, 1980
Teori Perilaku Berencana
Fishbein
& Ajzen, 1980
Attitude – to – Behavior Process Model
Fazio, 1989
Ajzen mengatakan bahwa sikap mempengaruhi
perilaku lewat suatu proses pengambilan keputusan yang teliti dan beralasan dan dampaknya terbatas hanya pada 3 hal antara lain :
1. perilaku tidak banyak ditentukan oleh sikap umum tapi oleh sikap yang spesifik terhadap sesuatu.
2. perilaku dipengaruhi tidak hanya oleh sikap tapi juga oleh norma morma objektif (subjektif norms) yaitu keyakinan kita mengenai apa yang orang lain inginkan agar kita perbuat.
3. sikap terhadap suatu perilaku bersama norma- norma subjektif membentuk suatu intensi atau niat berperilaku tertentu.
TEORI PERILAKU BERALASAN
Teori ini adalah pengembangan dari teori sebelumnya (Theory of Reaction Action). Dalan
teori ini perilaku tidak hanya dipengaruhi oleh sikap dan norma subjektif tetapi juga
dipengaruhi oleh control perilaku yang dipersepsikan.
TEORI PERILAKU BERENCANA
Hubungan sikap dan perilaku adalah spontan.
Apabila kita dihadapkan pada sebuah kejadian atau peristiwa yang berlangsung secara cepat, maka secara spontan sikap yang terdapat pada
diri kita akan mengarah pada perilaku.
ATTITUDE – to – Behavior Process Model
Sikap adalah penilaian terhadap objek yang
terdapat pada kehidupan kita. Sikap terdiri dari tiga komponan yaitu kognitif, afektif, dan konasi.
Sikap diperoleh dari pembelajaran social,
informasi, perilaku dan sikap orang lain. Fungsi sikap antara lain ; fungsi pengetahuan, identitas, harga diri, pertahanan diri dan motivasi kesan.
Hubungan sikap dan perilaku merupakan
hubungan tidak langsung. Perilaku tidak selalu mempresentasikan sikap, tetapi banyak factor lain dalam konteks social yang mempengaruhi perilaku. Hubungan sikap dan perilaku
dipengaruhi oleh kuat lemahnya sikap.
Kesimpulan
TEORI MOTIVASI AWAL
Teori X dan Teori Y (Mc Gregor)
Teori X dan Teori Y (Mc Gregor)
Teori Dua Faktor (Herzberg) Teori Hierarki Kebutuhan (Maslow)
1
Motivasi
Proses yang berperan pada intensitas, arah, dan lamanya berlangsung upaya individu ke arah pencapaian sasaran 2
3
TEORI HIERARKI KEBUTUHAN
Aktualisasi dorongan untuk menjadi seseorang sesuai ambisinya.
Penghargaa n
harga diri, otonomi, prestasi (internal) status, pengakuan, dan perhatian
(eksternal)
Sosial Kasih sayang, rasa memiliki, diterima baik, dan persahabatan
Keamanan keselamatan dan perlindungan terhadap kerugian fisik & emosional
Psikologis Lapar, Haus,perlindungan (pakaian dan tempat tinggal), seks, dll
Teori X dan Teori Y
Pada dasarnya terdapat dua pandangan berbeda mengenai
manusia
Yang positif disebut teori Y
Yang negative disebut teori X
Karyawan akan menghindari tanggung jawab
Karyawan tidak menyukai kerja
Karyawan
menempatkan keamanan di atas semua faktor dan
menunjukkan ambisi rendah
Karyawan harus
dipaksa,
diawasi, dan diancam
Menurut teori X empat asumsi
manajemer terhadap karyawan :
Karyawan melakukan pengarahan dan pengawasan diri jika mereka berkomitmen
Karyawan memandang kerja sebagai kegiatan alamiah
Karyawan mampu
mengambil keputusan inovatif
Karyawan
dapat belajar menerima
bahkan
mengusahakan tanggung
jawab
Menurut teori Y empat asumsi
manajemer terhadap karyawan :
Teori Dua Faktor
Email marketing
Hubungan antara individu dan pekerjaan merupakan hubungan dasar dan sikap seseorang terhadap kerja
dapat menentukan
kesuksesan atau kegagalan individu
Lawan dari “kepuasan” adalah
“tidak ada kepuasan” dan lawan dari “ketidakpuasan” adalah “tidak ada ketidakpuasan”
Teori Dua Faktor
Faktor Penyebab Ketidakpuasan Faktor Penyebab Kepuasan Kebijakan dan administrasi Prestasi
Penyeliaan Pengakuan
Hubungan dengan penyelia Kerja itu sendiri
Kondisi kerja Tanggung jawab
Gaji Pertumbuhan
Hubungan dengan rekan sekerja Hidup pribadi
Hubungan dengan bawahan Status
Keamanan
Teori Motivasi Kontemporer
78
% 56
% 24
% Venus
It’s the second planet from the
Sun Mars
Mars is actually a very cold place
Jupiter
Jupiter is the biggest planet of them all
Teori ERG (existence, relatedness, & growth) Teori ERG (existence, relatedness, & growth) Teori Kebutuhan McClelland
Teori Kebutuhan McClelland Teori Evaluasi Kognitif
Teori Evaluasi Kognitif Teori Penetapan Sasaran Teori Penetapan Sasaran
Teori Hanyut (Flow) dan Motivasi Intrinsik Teori Hanyut (Flow) dan Motivasi Intrinsik Teori Kesetaraan
Teori Kesetaraan Teori Pengharapan Teori Pengharapan
TEORI ERG
TEORI ERG
Eksistensi mencakup psikologis dan keamanan dalam Maslow
Keterhubung an
mencakup komponen sosial dan penghargaan eksternal dalam Maslow
Pertumbuha n
mencakup penghargaan internal dan aktualisasi diri dalam Maslow
Lebih dari satu kebutuhan dapat berjalan pada saat yang sama
Jika kepuasan pada kebutuhan tingkat lebih tinggi tertahan maka hasrat memenuhi kebutuhan tingkat lebih rendah meningkat
TEORI KEBUTUHAN McClelland
TEORI ERG
Need of Achieveme
nt
dorongan untuk unggul, berprestasi, berupaya keras untuk meraih sukses
Need of Power
kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara yang sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya
Need of Affiliation
Hasrat untuk hubungan antarpribadi yang ramah dan akrab
Teori Kebutuhan McClelland
Email marketing
Teori yang menyatakan bahwa pemberian ganjaran ekstrinsik untuk perilaku yang sebelumnya telah diberi hadiah intrinsik cenderung mengurangi motivasi
Pendapat sebelumnya menyatakan motivasi intrinsik seperti prestasi, tanggung jawab, dan kompetensi tidak bergantung pada motivator ekstrinsik seperti upah, promosi, dan kondisi kerja yang menyenangkan
Teori Evaluasi
Kognitif
Email marketing
Teori yang menyatakan bahwa sasaran yang khusus dan sulit akan menghasilkan kinerja yang lebih tinggi
Dipengaruhi oleh faktor umpan balik, komitmen sasaran, keefektifan diri, dan budaya nasional
Teori
Penetapan
Sasaran
Copy
KEMAJUAN KOMPETENS
I
Teori Hanyut dan Motivasi Intrinsik
Perluasan konsep flow
mengidentifikasi unsur pokok yang menciptakan motivasi intrinsik, yaitu:
.
Ketika individu menghadapi tugas-tugas yang menantang dan menuntut ketrampilan tinggi yang diarahkan
berdasarkan sasaran dan mempunyai umpan balik
,individu cenderung mengalami hanyut (flow) dalam tugas
mereka
PILIHAN Photography
PENUH ARTI
Di dalam diri orang
Individu atau kelompok lain lain
di dalam organisasi
Jadi Luar diri orang lain
Individu atau kelompok lain di luar organisasi
Di Luar Diri
Pengalaman karyawan dalam situasi atau posisi di luar organisasinya
sekarang
Di dalam diri
Pengalaman karyawan dalam posisi yang
berbeda dalam organisasinya sekarang
TEORI KESETARAAN
Pembandin gan Acuan
Individu membandingkan masukan dan keluaran pekerjaan mereka dengan
masukan dan keluaran orang lain dan kemudian
merespon untuk menghapuskan segala
ketidaksetaraan
TEORI KESETARAAN …
Mendistorsikan persepsi
mengenai diri Merubah keluaran Mengubah
Masukan
Meninggalka n medan
Memilih acuan yang
berlainan
Mendistorsikan persepsi
mengenai orang lain
Tindakan yang dapat dilakukan
Teori Pengharapan
Kuatnya
kecenderungan untuk bertindak
dalam cara tertentu bergantung pada kekuatan
pengharapan bahwa tindakan
itu akan diikuti oleh output tertentu dan pada daya tarik output tersebut bagi individu itu
Hubungan Upaya -
kinerja
Hubunga n kinerja - imbalan Hubunga
n imbalan – sasaran
pribadi