• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK PENGGUNA JALAN

N/A
N/A
Agung Oka

Academic year: 2023

Membagikan "KARAKTERISTIK PENGGUNA JALAN"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

KARAKTERISTIK PENGGUNA JALAN

Pertemuan 4:Pengambilan Keputusan

(2)

KEPUTUSAN PENGEMUDI

Pada setiap rangsangan yang diterima, pengemudi harus memutuskan sikap apa yang harus ia lakukan terhadap rangsangan tersebut. Keputusan ini sangat erat kaitannya dengan keselamatan selama di perjalanan

(3)

KEPUTUSAN

ANALYTICAL

EXPERIENTAL

Keputusan diambil setelah mempertimbangkan seluruh alternatif yang ada

Keputusan diambil berdasarkan pengalaman

KOGNITIF

Cara individu menghubungkan,

menilai, mempertimbangkan

dan bertindak dalam cepat /

lambatnya memecahkan

masalah

(4)

4 | 3D Presentation

Sifat Keputusan Aktifitas

Mental (Harus Memilih) Pengemudi

Pengambilan Keputusan

(Kognitif)

Melanggar

Keputusan Cepat

Beresiko Tidak Melanggar

Kompensasi thd waktu

HEURISTIC PROCESS

(5)

5 | 3D Presentation

Heuristic adalah suatu strategi atau pendekatan informal yang bekerja pada suatu kondisi dan jangka waktu tertentu, namun tidak menjamin munculnya jawaban yang benar

Apa yg

dimaksud Proses

Heuristic??

Beberapa Heuristic tsb adalah:

a. Representativeness b. Availability heuristic c. Framing effect

(6)

6 | 3D Presentation

Dalam representativeness, individu

memutuskan untuk memilih suatu hipotesis dengan cara mengevaluasi sejauh mana suatu set petunjuk atau bukti perseptual cocok dengan set yang representative dari hipotesis yang disimpan berdasarkan

pengalaman dalam ingatan jangka panjang

Representative ness

Heuristic??

(7)

7 | 3D Presentation

Dalam vailability heuristic, bila hipotesis kejadian sering muncul maka semakin mudah untuk me-recall, sehingga makin mempengaruhi pengambilan keputusan

Availability

Heuristic??

(8)

8 | 3D Presentation

Dalam framing effect, pengambilan keputusan akan

tergantung pada sudut pandang individu terhadap pilihan yang dihadapi.

Framing effect??

• Bila pilihan yang tersedia adalah pilihan antara keluaran negative, maka individu akan cenderung mengambil pilihan yang paling beresiko.

Keputusan ini diambil karena individu akan berusaha sedapat mungkin memperoleh

kompensasi terbesar hasil keluaran yang negatif

• Bila pilihan yang tersedia adalah pilhan antara keluaran positif, maka individu cenderung akan mengambil pilihan yang tidak beresiko. Dasar dari keputusan ini adalah manusia cenderung mengejar kepastian untuk mendapatkan

keluaran positif

(9)

Bisa Resiko Kecelakaan yang dipersepsi rendah, maka kecenderungannya ia akan melanggar lampu merah

Persepsi

Resiko

Apabila seorang pengendara mempersepsi resiko kecelakaan yang tinggi, maka ia cenderung mengambil keputusan untuk tidak melanggar lampu merah

(10)

LIKELIHOOD IMPACT

(11)

11 | 3D Presentation

Faktor yang mempengaruhi persepsi resiko

Asal Resiko (Alam Atau Manusia)

01 02 Baru atau tidaknya resiko

Kewaspadaan

03 Pertukaran Resiko-

Keuntungan

04

Kepercayaan

05

(12)

12 | 3D Presentation

Asal Resiko (Alam atau

Manusia)

Kejadian tertentu akan dipersepsi beresiko rendah apabila penyebab dari resiko tersebut berasal dari alam.

Bila resiko yang ada disebabkan oleh perbuatan manusia, maka resiko dipersepsi lebih tinggi.

Resiko terlibat dalam suatu kecelakaan yang

disebabkan oleh pohon tumbang karena hujan lebat dipersepsi lebih rendah daripada resiko terlibat

dalam kecelakaan yang dikarenakan kecerobohan pengendara lain yang mengemudi ugal-ugalan.

(13)

13 | 3D Presentation

Baru atau

tidaknya resiko

Apabila individu menemui suatu situasu beresiko yang baru, maka individu akan mempersepsi resiko pada situasi baru tersebut tinggi. Sebaliknya, bila menemui situasi yang telah lama dikenali, maka resiko rendahlah yang

dipersepsikan individu.

Contohnya Ketika kita melewati persimpangan yang baru kita lewati dibandingkan dengan persimpangan yang telah sering kita lewati.

(14)

14 | 3D Presentation

Kewaspadaan

Semakin waspada individu akan suatu resiko, semakin tersedia di kesadarannya, dan semakin perhatian dirinya terhadap resiko tersebut

Individu akan mempersepsi resiko lebih besar apabila baru saja mendapat indormasi bahwa situasi tersebut menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan (kecelakaan).

(15)

15 | 3D Presentation

Pertukaran Resiko-

Keuntungan

Beberapa individu percaya bahwa pertukaran resiko-

keuntungan adalah factor utama yang membuat individu lebih atau kurang takut pada suatu ancaman.

Misalnya, seorang pengendara akan mempersepsi perilaku melanggar lampu merah sebagai resiko kecil bilamana pengendara sedang buru-buru dan beranggapan bahwa bila melanggar lampu merah, maka pengendara akan mendapatkan keuntungan berupa tiba lebih awal di tempat tujuan.

(16)

16 | 3D Presentation

Kepercayaan

Semakin rendah kepercayaan individu pada factor-factor yang menyangkut keamanan dirinya maka individu akan semakin takut.

Bila seorang pengendara percaya bahwa kendaraan yang digunakannya layak jalan dan aman untuk dikendarai, maka resiko yang dipersepsinya kecil.

Resiko akan dipersepsi besar bila pengendara tersebut tidak percaya bahwa kendaraan yang

digunakannya akan membawanya ke tempat tujuan dengan aman.

(17)

17 | 3D Presentation

Polisi

01

Hal yang paling mempengaruhi pengendara dalam mengambil keputusan untuk melanggar lampu merah atau tdak adalah kebedaeraan polisi

Namun, pengendara tidak menganggap keberadaan polisi berkaitan dengan resiko terjadinyan kecelakaan.

Adanya kendaraan dari arah berlawanan

02

Kendaraan tersebut dianggap oleh pengendara sebagai ancaman keselamatan dirinya karena dapat menimbulkan tabrakan.

Survey dan pengamatan di

lapangan, keputusan pengemudi

akan melanggar atau tidak

(18)

18 | 3D Presentation

Kondisi Badan

03

Ketika pengendara mengalami kelelahan maka potensi akan mengambil Tindakan melanggar akan berkurang. Kadang berada di lampu merah digunakan sebagai media istirahat sejenak.

04 Niat

Bila pengendara ingin melanggar lampu merah, maka pengendara akan mengambil keputusan untuk melanggar lampu merah.

Survey dan pengamatan di

lapangan, keputusan pengemudi

akan melanggar atau tidak

(19)

19 | 3D Presentation

Mempunyai Tujuan

05

Situasi dimana pengendara sering melanggar lampu merah adalah pada saat pengendara memiliki tujuan seperti:

a. Terburu-buru b. Terlambat c. Memiliki Janji d. Ingin buang air e. Ingin cepat sampai

Figur Otoritas

06

Keputusan pengendara untuk melanggar

cenderung dipengaruhi oleh keberadaan figure otoritas. Seperti:

a. Polisi

b. Orang Tua

c. Lampu Lalu Lintas d. Rambu

Survey dan pengamatan di

lapangan, keputusan pengemudi

akan melanggar atau tidak

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan pada responden yang memiliki self-efficacy yang rendah (55%) dengan aspek persepsi resiko merokok, dan aspek harapan hasil untuk berhenti merokok tinggi namun untuk

Perhitungan Pengklasifikasian Kelompok Tinggi, Sedang, dan Rendah pada Modal Kerja (pagi).

Kemudian menentukan interval dengan rumus Sturges agar diketahui posisi (tinggi atau rendah) hasil nilai yang didapat. Dari hasil rata-.. viii rata tiap sub variabel,

Gambar 14 menunjukkan prosentase terbanyak dengan 67,5% memilih sangat mengganggu sorotan lampu dari arah berlawanan, dan pertanyaan dibawah merupakan persepsi

Dalam penelitian Wong, Chung, & Huang (2010) ditemukan bahwa pengemudi motor dengan ciri sensation-seeking tinggi dan persepsi terhadap risiko kecelakaan

Karakteristik kecelakaan pada ruas jalan Jember – Sumberbaru menunjukan angka kecelakaan yang cukup tinggi mulai tahun 2006 sampai ahun 2008 dengan faktor manusia sebagai

Pembenahan jalan yang dilakukan oleh pemerintah menjadi salah satu upaya untuk memperkecil resiko kecelakaan pengguna jalan, 14,8% menganggap kondisi jalan saat ini dapat meminimalisir

Hasil menunjukkan bahwa intensitas yang semakin tinggi akan menghasilkan daya yang semakin besar, pada pengujian dengan beban lampu LED DC 200 Watt dihasilkan rata-rata daya maksimum