KERJA NYATA UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO DESA MASIAGA KECAMATAN BONE
WAKTU/JAM TUGAS/KEGIATAN EVALUASIPELAKSA
NAAN PARAF
DPL Mulai Sampai JenisKegiatan
Langkah- langkah Kegiatan
Lokasi
HasilCapaia n (%)
Keterangan
Mengetahui TandaTangan PesertaKKN
KepalaDesa/Lurah
(...) (...
Lampiran27. FormatPenilaianKegiatanKKN
FORMAT PENILAIAN KEGIATAN KKNDILAPANGAN
Nama:...NIM:...Fak./Jur.:.../...
Desa/Kel.:...
NO NIM
NAMA MHS
FAK/P RODI
ASPEKPENILAIAN
JL H
RAT A- RAT A
NILA IHUR UF DISIPL
IN
KEHA DIRA N
PERIL AKU
KERJ ASAM A
KREA TIVI TAS
JURN AL
LAP ORA N
1 2 3 4 5 6 ken
Mengetahui,
KEPALA DESA TIM PELAKSANA
(...) (...)
Lampiran 28 .Sistematika Laporan Akhir Mahasiswa KKN
HALAMAN SAMPULHALAMAN PENGESAHANKATA PENGANTARDAFTARISI
DAFTAR GAMBARDAFTAR TABELDAFTAR LAMPIRANBABI.PENDAHULUAN
1.1 Gambaran UmumLokasiKKN
a. SejarahDesa
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Gambaran Umum Lokasi KKN a. Sejarah Desa
Desa Masiaga adalah desa pemekaran dari desa Taludaa (Induk) yang terdiri dari 3 (tiga) dusun yaitu : Dusun Siaga Permai, dusun kali bone,dan dusun bonda bagu Kata MASIAGA diambil dari salah satu nama Gunung yang merupakan potensi terbesar di Desa Taludaa yaitu penghasil cengkih terbesar di kecamatan Bone.
Desa Masiaga merupakan aspirasi murni masyarakat yang berada di wilayah Dusun Siaga Permai dan Dusun Hulia Jaya, setelah musyawarah tokoh masyarakat bersama seluruh masyarakat, sehingga tercapailah satu kesepakatan mufakat untuk memekarkan desa dari Desa Induk (Taludaa) menjadi Desa Persiapan Masiaga.
Dari hasil musyawarah tersebut dibentuklah Panitia Pemekaran Desa Persiapan Masiaga yaitu :
Ketua : Yusuf Tangahu
Sekertaris : Sarkia Gani
Bendahara : Nurhayati Suaib (Kepala Dusun Permai dan Mustafa Mooduto (Kepala Dusun Hulia Jaya).
Panitia bersama masyarakat menyepakati dan mengusulkan Ibu Raklin K. Lasori sebagai Penjabat Kepala Desa Persipan Masiaga.
Panitia Pemekaran Desa Persipan Masiaga, membuat proposal pemekaran
dan memenuhi segala ketentuan yang berlaku, kemudian diajukan ke Camat Bone (Drs.Muhtar O Samah) kemudian Kecamatan menindak lanjuti ke Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, sehingga dalam waktu singkat tepatnya hari selasa tanggal 5 juni 2007 diresmikanlah Dea Masiaga menjadi Desa Persiapan dengan Penjabatnya Ibu Raklin K. Lasori, kemudian pada tanggal 30 Juli 2007 ditetapkan menjadi Desa Definitif sesuai dengan Perda Kabupaten Bone Bolango Nomor 17 Tahun 2007.
Desa Masiaga memiliki adat dan budaya sesuai dengan garis keturunan yaitu : berasal dari Kecamatan Suwawa sehingga sebagian masyarakat menggunakan bahasa (Bonda) atau bahasa daerah suwawa dan sebagian menggunakan bahasa gorontalo, begitupula dengan pelaksanaan adat atau hajatan masyarakat.
Kemudian pada hari selasa tanggal 7 Agustus 2007 Pemerintah Desa dan Lembaga Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Perempuan, mengadakan rapat dana menyepakati penambahan 2 wilayah Dusun, yaitu:
Dusun II (Dua) Kali Bone dan Dusun III (Tiga) Huwata, dan satu tahun kemudian mengadakan rapat dan menyepakati pula penambahan 1 dusun lagi yaitu Dusun IV (Empat) Bonda Bagu.
Demikian Sejarah Singkat Terbentuknya Desa Masiaga Kecamatan Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo.
b. Profil Desa
Desa Masiaga adalah sebuah desa yang berada dikecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango,Gorontalo. Desa masiaga adalah hasil pemekaran dari desa Taludaa (Induk) yang terdiri dari 2 (dua) dusun yaitu : Dusun Siaga Permai dan Dusun Hulia Jaya, Kata MASIAGA diambil dari salah satu nama Gunung yang merupakan potensi terbesar di Desa Taludaa yaitu penghasil cengkih terbesar di kecamatan Bone.
Desa Masiaga merupakan aspirasi murni masyarakat yang berada di wilayah Dusun Siaga Permai dan Dusun Hulia Jaya, setelah musyawarah tokoh masyarakat bersama seluruh masyarakat, sehingga tercapailah satu kesepakatan mufakat untuk memekarkan desa dari Desa Induk (Taludaa) menjadi Desa Persiapan Masiaga.
1.2 TujuanPelaksanaanKKN
Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) merupakan suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah masyarakat di luar kampus, yang secara langsung bersama-sama masyarakat mengidentifikasi potensi dan menangani masalah sehingga diharapkan mampu mengembangkan potensi desa/daerah dan meramu solusi untuk masalah yang ada di desa.
Kegiatan KKNT diharapkan dapat mengasah softskill, kerjasama tim serta disiplin/keilmuan (lintas kompetensi), dan leadership mahasiswa dalam mengelola program pembangunan di wilayah perdesaan.
Pelaksanaan KKNT dapat dilakukan pada desa sangat tertinggal, tertinggal dan berkembang, yang sumber daya manusianya belum memiliki kemampuan perencanaan pembangunan dengan fasilitas dana yang besar tersebut. Sehingga efektivitas penggunaan
dana desa untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi
masih perlu ditingkatkan, salah satunya melalui mahasiswa yang dapat menjadi sumber daya manusia yang lebih memberdayakan dana desa serta membuat desa masiaga diversivikasi pengolahan produk perikanan untuk mendukung terwujudnya desa masiaga yang mandiri pangan.
1.3 Manfaat Pelaksanaan KKNT
Dari pelaksanaan program mahasiswa KKNT membuat desa masiaga yang dulunya desa tertinggal sekarang sudah bisa berkembang dan mampu mendukung terwujudnya desa masiaga mandiri pangan baik pengolahan produk perikanan.
BABII HASIL OBSERVASI
2.1 Permasalahan diLokasi KKN (Uraikan semua permasalahan yang ditemui)
Berdasarkan observasi yang kami lakukan di desa masiaga kendala yang kami temui adalah masyarakat di desa tersebut lebih condong bermata pencaharian sebagai petani dan penambang emas karena letak geografis desa masiaga sebagian besar adalah pegunungan, dan juga berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan desa masiaga tidak memilki laut hal ini menjadi masalah karena sesuai program utama kami yang sangat membutuhkan ikan, nelayan, dan laut.
Adapun beberapa masalah lain yang kami temukan adalah, di desa masiaga tidak memiliki
wadah untuk memasarkan prodak yang telah kami berikan kepada masyarakat desa masiaga 2.2 Rencana Penyelesaian (Uraikan solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan)
Solusi yang ditawarkan adalah kerja sama dengan nelayan didesa tetangga yang memiliki laut yang masyarakatnya banyak berprofesi sebagai nelayan.
Dan untuk permasalahan terkait pemasaran kami memberikan solusi untuk menyiapakan sebuah kelompok yang berfokus sebagai team yang memasarkan produk dan menyiapkan wadah tersendiri untuk produk yang akan dipasrkan
BAB III
AKSI PELAKSANAAN PROGRAM
3.1 Rencana Aksi Program (Uraikan secara rinci Aksi Program yang akan dilaksanakan berdasarkan pada hasil observasi)
Membuat produk perikan dan membuat label penjualan
Menyiapkan tempat pemasaran produk
3.2 Tahapan Pelaksanaan Program
melakukan rapat secara internal sesama mahasiswa kkn T desa masiaga
Melakukan rapat dengan pemerintah desa dan karang taruna desa masiaga
Mengundang masyarakat untuk membahas terkait kesiapan ke ikut sertaan dalam pelaksaan program
Kemudian tahap terakhir menjalankan program yang sudah di siapkan
BAB IV PEMBAHASAN 4.1. Realisasi Rencana Aksi
Memperkenalkan produk ketahan pangan yang telah kami berikan sesuai dengan tema kampus
Sosialisasi kemasyarakat pembuatan vco
Pembuatan pupuk cair
Penyaluran pupuk kompos kemasyarakat
Pemberian 3000 bibit rempah dan sayur ke masyarakat
4.2. Hambatan/Permasalahan dalam Pelaksanaan Program Kerja
Kurangnya dana dalam menjalankan produk
Kurangnya minat masyarakat dalam memasrkan sebuah produk
Tidak memiliki wadah pemasaran
BABIV. PENUTUP 4.1. Kesimpulan
Desa Masiaga adalah sebuah desa yang berada dikecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango,Gorontalo. Desa masiaga adalah hasil pemekaran dari desa Taludaa (Induk) yang terdiri dari 2 (dua) dusun yaitu : Dusun Siaga Permai dan Dusun Hulia Jaya, Kata MASIAGA diambil dari salah satu nama Gunung yang merupakan potensi terbesar di Desa Taludaa yaitu penghasil cengkih terbesar di kecamatan Bone.
Dari pelaksanaan program mahasiswa KKNT membuat desa masiaga yang dulunya desa tertinggal sekarang sudah bisa berkembang dan mampu mendukung terwujudnya desa masiaga mandiri pangan baik pengolahan produk perikanan.
observasi yang kami lakukan di desa masiaga kendala yang kami temui adalah masyarakat di desa tersebut lebih condong bermata pencaharian sebagai petani dan penambang emas karena letak geografis desa masiaga sebagian besar adalah pegunungan, dan juga berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan desa masiaga tidak memilki laut hal ini menjadi masalah karena sesuai program utama kami yang sangat membutuhkan ikan, nelayan, dan laut.
4.2. Saran
LAMPIRAN:Dokumentasi,JadwalKerja,dan absen
Lampiran29.SampulDepanLaporanAkhirMahasiswa KKN LAPOR
AN AKHIR MAHASISWAKULIAHKERJANYATA(KKN) DESA…….KECAMATAN…...KABUPATEN……..
LOGOUNG
OLEH:
1. NAMA/NIM 2. NAMA/NIM 3. NAMA/NIM 4. NAMA/NIM 5. NAMA/NIM 6. NAMA/NIM 7. NAMA/NIM 8. NAMA/NIM 9. NAMA/NIM 10. NAMA/NIM
UNIVERSITASNEGERIGORONTALO
LEMBAGAPENELITIANDANPENGABDIANKEPADAMASYARAKATTAHUN...
Lampiran30.FormatLembarPengesahanLaporanAkhirKelompokMahasiswa LAPORAN AKHIRKULIAHKERJANYATA(KKN)
A. JudulProgram : LokasiKKN
:Desa/kelurahan : Kecamatan
:
Kabupaten :
Provinsi :
D. PesertaKKN :
1. NAMA/NIM 2. NAMA/NIM 3. NAMA/NIM 4. NAMA/NIM 5. NAMA/NIM 6. NAMA/NIM 7. NAMA/NIM 8. NAMA/NIM 9. NAMA/NIM 10. Dst
DISETUJUIOLEH
DosenPembimbingLapangan
...
NIP...
KepalaDesa
...
NIP...