• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kerjasama perdagangan migas antara Korea Selatan dan Indonesia melalui Indonesia-Korea Energy Forum (2006-2008)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Kerjasama perdagangan migas antara Korea Selatan dan Indonesia melalui Indonesia-Korea Energy Forum (2006-2008)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

97 BAB IV

KESIMPULAN

Hubungan diplomatik yang dibangun sejak lama oleh Indonesia dan Korea Selatan memberikan peluang dibukanya kerjasama di bidang lain salah satunya adalah kerjasama bidang ekonomi yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup pesat. Hubungan kerjasama ekonomi antara kedua negara ini dimanfaatkan oleh kedua negara untuk saling mengisi satu sama lain, dimana Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah dan pasar yang luas, sedangkan Korea Selatan adalah negara yang memiliki keunggulan dalam bidang teknologi dan modal yang lebih besar.

Kerjasama antara Indonesia dan Korea Selatan semakin meningkat sejak ditandatanganinya Joint Declaration on Strategic Partnership to Promote Friendship and Cooperation in the 21st Century pada bulan Desember 2006. Satu dari tiga pilar yang menjadi fokus kerjasama kedua negara adalah kerjasama ekonomi. Salah satu aspek kerjasama ekonomi, perdagangan, dan investasi yang tercantum dalam Joint Declaration membahas mengenai sektor energi khususnya migas yang merupakan bahan bakar utama untuk kelangsungan kedua negara.

Indonesia dan Korea Selatan melihat bahwa kerjasama di bidang energi perlu dilakukan secara intensif lagi dengan cara membentuk Joint Committee on Energy pada tahun yang sama. Pada pertemuan ke-22 kedua negara sepakat membawa kerjasama ini ke ranah yang lebih intensif lagi dengan melibatkan peran perusahaan-perusahaan swasta dengan membentuk Indonesia-Korea Energy

(2)

98

Forum (IKEF). IKEF ini dibuat untuk menjadi sebuah forum energi yang dapat menampung kepentingan kedua negara dalam sektor migas serta membuka peluang kerjasama yang lebih konkrit untuk sektor yang sama dengan melibatkan pihak swasta di dalamnya.

Dalam membangun kemitraan pada sektor migas ini, Indonesia dan Korea Selatan memiliki kepentingannya masing-masing yang terbagi atas kepentingan politik dan kepentingan ekonomi. Kepentingan politik Indonesia adalah menjalankan kebijakan luar negeri di bawah kepemimpinan SBY yakni independen dan aktif dimana Indonesia ingin memiliki konektivitas yang tinggi dengan dunia global sambil membangun citra nasional yang baik di mata internasional dengan cara membuka hubungan persahabatan dan melakukan kerjasama dengan banyak negara salah satunya dengan Korea Selatan.

Kepentingan lain yang ingin dicapai oleh Indonesia dalam IKEF ini adalah kepentingan ekonomi. Dengan adanya kerjasama melalui IKEF, akan terjadi peningkatan investasi bidang migas di Indonesia yang nantinya akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di Indonesia karena investasi merupakan modal awal terjadinya pertumbuhan ekonomi. Setelah Indonesia bekerjasama dengan Korea Selatan yang unggul dalam bidang teknologi dan modal, maka produktivitas Indonesia pada sektor migas akan meningkat dan membuat Indonesia dapat melakukan ekspor lebih banyak untuk mengurangi impor.

Sedangkan bagi Korea Selatan, kerjasama dengan Indonesia dapat membantu negaranya mencapai kepentingan politik seperti menjaga perdamaian,

(3)

stabilitas, serta menyebarkan nilai-nilai demokrasi kepada negara-negara tetangga.

Selain kepentingan politik, Korea Selatan juga memanfaatkan kerjasama ini untuk mencapai kepentingan ekonominya yakni untuk mencapai kestabilan ekonomi negaranya yang bergantung pada sektor industri yang notabene membutuhkan energi migas untuk menggerakan perekonomiannya. Kemitraan yang dilakukan dengan Indonesia memberikan kesempatan untuk perusahaan-perusahaan migas di Korea Selatan untuk melakukan ekspansi. Bertambahnya mitra kerjasama Korea Selatan dengan negara seperti Indonesia juga dapat memperlancar ambisinya untuk mendukung pertumbuhan perekonomian di Asia Timur yang dalam jangka panjang akan membuat Korea Selatan menjadi salah satu pemain utama dalam perekonomian dunia.

(4)

100

DAFTAR PUSTAKA 1. BUKU

Buzan, Barry. (1991). People, State, and Fear: an Agenda for International Security Studies in The Post-Cold War Era. Hempstead: Harvester Wheatsheaf.

Caraiani, G. & Georgescu, C.. (2013). Cooperate Economica Internationala.

Bucuresti: Pro Universitaria.

Holsti, K. J.. (1988). Politik Internasional, Kerangka Untuk Analisis. Jilid II.

Diterjemahkan oleh M. Tahrir Azhari. Jakarta: Erlangga.

Jackson, Robert dan Goerg Sorensen. (2009). Introduction to International Relations Fifth Edition. Oxford: Oxford University Press.

Kartasasimta, Koesnadi. (1977). Administrasi Internasional. Lembaga Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bandung.

Kindleberger, Charles P. (1973). The World in Depression: 1929-1939.

California: University of California Press.

KOGAS. (2016). Investor Presentation, Results of 1H 2016.

Mansbach, Richard W. dan Kirsten L. Taylor. (2008). Introduction to Global Politics. United States of America: Routledge.

Markusen, James R. dan James R. Melvin. (1995). International Trade Theory and Evidence. United States of America: New Century Schoolbook.

Morgenthau, Hans. (1951). In Defense of the National Interest: A Critical Examination of American Foreign Policy. Alfred A. Knopf 1st Edition.

Perwita, Anak Agung Banyu. (2006). Pengantar Ilmu Hubungan Internasional.

Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rana, Kishan S. (2007). Bilateral Diplomacy. Malta: DiploHandBooks.

Ryerson, McGraw-Hill. (2008). Understanding Nationalism. Canada: The McGraw-Hill Companies.

Rostow, W.W. (1960). The stages of Economic Growth. Cambridge: The University Press.

(5)

Salvatore, Dominick. (2004). International Economics. New Jersey: John Willey

& Sons, Inc.

Seoul: Layanan Informasi dan Kebudayaan Korea Kementrian Budaya, Olahraga, dan Pariwisata. (2012). Korea: Dulu & Sekarang. Jakarta: Kementrian Budaya.

Seung-yoon Yang, dan Mohtar Mas’oed. (2003). Politik Ekonomi Masyarakat Korea : Pokok-Pokok Kepentingan dan Permasalahannya. Yogyakarta:

Gajah Mada University Press.

Stiglitz, Joseph E. (2006). Making Globalization Work. New York: W.W Norton

& Company.

2. JURNAL

Andruseac, Gabriel Ciprian dan Julian Hertug. Theoritical Perspectives on Economic Cooperation. Volume VII Issue 3. CES Working Papers.

Calder, Kent E. (2005). Korea’s Energy Insecurties: Comparative and Regional Perspectives. Korea Economic Institue of America.

Donghyun, Park, Park Inwon, dan Gemma Esther B. Estrada. (2008). Is the ASEAN-Korea Free Trade Area (AKFTA) an Optimal Free Trade Area?.

Asian Development Bank.

Geem, Zong Woo dan William E. Roper B. Energy Demand Estimation of South Korea Using Artificial Neural Network.

Hasoloan, Jimmy. (2013). Perananan perdagangan internasional dalam produktifitas dan perekonomian. Jurnal Ilmiah Pend. Ekonomi. Volume 1 No.2.

Herbert, Anne L. (1996). Cooperation in Internationl Relations: A Comparison of Keohane, Haas, and Franck. Berkeley Journal of International Law Volume 14 Issue 1.

Hasoloan, Jimmy. (2013). Perananan perdagangan internasional dalam produktifitas dan perekonomian. Jurnal Ilmiah Pend. Ekonomi. Volume 1 No.2, September.

(6)

102

Hidriyah, Sita. (2017). Penguatan Kerjasama Ekonomi Indonesia-Korea Selatan.

Majalah Info Singkat Hubungan Internasional. Volume IX No.

6/II/Puslit/Maret/2017.

Joint Study Group Republic of Indonesia-Republic of Korea. (2011). Joint Feasibility Study for Comprehensive Economic Partnership Agreement Final Report.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2010). Tinjauan Terkini Perdagangan Indonesia. Volume 8.

Kim, Kwan S. (1991). The Korean Miracle (1962-1980) Revisited: Myths and Realities in Strategy and Development. The Hellen Kellogg Institute for International Studies Working Paper #166.

Nugroho, Hanan. (2014). Ketahanan Energi Indonesia: Gambaran Permasalahan dan Strategi Memperbaikinya. Edisi 02/Tahun XX.

PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (2013). PGN Inside – Pengelolaan Sumber Daya Alam Strategis Indonesia – Gas Bumi. Edisi 59.

Rahmat, Pupu Saeful. (2009). Penelitian Kualitatif. Equilibirum, Vol. 5 No. 9.

Santoso, Hendi Prio. (2013). Pengelolaan Sumber Daya Alam Strategis Indonesia – Gas Bumi. Jurnal PGN Inside Edisi 59.

Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional. (2015). Ketahanan Energi Indonesia.

Somantri, Gumilar Rusliwa. (2005). Memahami Metode Kualitiatif. Makara Sosial Humaniora, Vol. 9 No. 2.

Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia. (2008). Ekspor. Jilid/Volume 1.

Sutawijaya, Adrian. Pengaruh Ekspor dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 1980-2006.

Yani, Yanyan Mochamaad. (2009). Change and Continuity in Indonesian Foreign Policy. Universitas Padjajaran: Jurnal Sosio Humaniora.

Yergin, D. (2006). Ensuring Energy Security. Foreign Affairs. Volume 85 No. 2.

(7)

3. SUMBER LAIN

Republik Indonesia. 2006. Blueprint Pengelolaan Energi Nasional 2006-2025 Sesuai Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2006. Sekretariat Negara.

Jakarta.

Fesharaki, F. Indonesian LNG in the Global Context. Dipresentasikan pada Indonesia LNG Forum pada 12-13 Juli 2012.

Amri, Fatchul. Pengembangan Migas Indonesia: Perlukah Peran Investor

Asing?. Diakses di

<https://www.kompasiana.com/amrifatchul/pengembangan-migas- indonesia-perlukah-peran-investor-asing_54f96cf9a3331178178b4d6d>.

Azmi, Riza dan Hidayat Amir. Ketahanan Energi: Konsep, Kebijakan dan

Tantangan bagi Indonesia. Diakses di

<http://www.kemenkeu.go.id/sites/default/files/Energy%20Security.pdf>.

Badan Pusat Statistik. Produk Domestik Bruto (Pengeluaran). Diakses di

<https://www.bps.go.id/subject/169/produk-domestik-bruto--pengeluaran- .html#subjekViewTab3>.

BP Global. Oil. Diakses di <https://www.bp.com/en/global/corporate/energy- economics/statistical-review-of-world-energy/oil.html>.

Dae-Chang, Kang. The 40th Anniversary of Economic Relations Between Korea

and Indonesia. Diakses di

<http://www.keia.org/sites/default/files/publications/koreaseconomy_2013 _chapter6.pdf>.

Darini, Ririn. Park Chung-Hee dan Keajaiban Ekonomi Korea Selatan. Diakses di

<http://staffnew.uny.ac.id/upload/132233219/penelitian/PARKCHUNGH EE-MOZAIK+2009.pdf>.

Detik Finance. Samsung Minati Terminal Penampung LNG Indonesia. Diakses di

<http://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-1333497/samsung- minati-terminal-penampung-lng-indonesia>.

(8)

104

Dewan Energi Nasional. Ketahanan Energi Indonesia 2014. Diakses di

<den.go.id/index.php/publikasi/download/15>

Energy Policies of IEA Countries. The Republic of Korea 2012 Review. Diakses di

<https://www.iea.org/publications/freepublications/publication/Korea2012 _free.pdf>.

International Energy Agency. Energy Security. Diakses di

<http://www.iea.org/topics/energysecurity/>

International Energy Agency. Korea. Diakses di

<https://www.iea.org/countries/membercountries/korea/>.

International Gas Union. World LNG Report – 2015 Edition. Diakses di

<http://www.igu.org/sites/default/files/node-pagefield_file/IGU- World%20LNG%20Report-2015%20Edition.pdf>.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Kajian Supply Demand Energy.

Diakses di

<http://prokum.esdm.go.id/Publikasi/Hasil%20Kajian/ESDM%20SDE.pdf

>.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi. Rencana Strategis 2015-2019. Diakses di

<,http://www.migas.esdm.go.id/public/images/uploads/posts/renstra- migas-2015-2019.pdf>.

Korea International Trade Association. K-Statistics. Diakses di

<http://www.kita.org/kStat/byCount_SpeCount.do>.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Diakses di

<https://www.kemlu.go.id/id/kebijakan/detail-kerjasama- bilateral.aspx?id=90>.

(9)

Labandeira, Xavier dan Baltasar Manzano. (2012). Some Economic Aspects of

Energy Security. Diakses di

<eforenergy.org/docpublicaciones/documentos-de- trabajo/WP092012.pdf>.

Letty Aziz, Nyimas Latifah. Hubungan Kerjasama Pemerintah dengan Pihak Swasta dalam Pembangunan Infrastruktur di Indonesia. Diakses di

<http://www.politik.lipi.go.id/kolom/kolom-1/politik-lokal/1107- hubungan-kerjasama-pemerintah-dengan-pihak-swasta-dalam- pembangunan-infrastruktur-di-indonesia>.

Ministry of Trade. Statistics. Diakses di

<http://www.kemendag.go.id/en/economic-profile/indonesia-export- import>.

Ministry of Trade of Indonesia. Trade Balance Indonesia, Republic of Periode

2007-2012. Diakses di

<http://www.kemendag.go.id/en/economicprofile/indonesia-export- import/balance-of-trade-with-trade-partner-country?negara=114>.

Nasir, Mohamad. Potret Kinerja Migas Indonesia. Diakses di

<https://www.kemenkeu.go.id/sites/default/files/Potret%20Kinerja%20Mi gas%20Indonesia.pdf>.

O’ Farrill, Enrique dan Juan Fierro. Economic Cooperation. Diakses di

<https://www.agci.cl/images/centro_documentacion/documento_de_trabaj o_cooperacion_economica_ingles.pdf>.

Pidato Susilo Bambang Yudhoyono di ASEAN Forum. Diakses di

<http://asean.org/?static_post=keynote-speech-by-he-susilo-bambang- yudhoyono-president-republic-of-indonesia-at-the-asean-forum-

rethinking-asean-towards-the-asean-community-2015-jakarta-7-august- 2007>.

Poirier, Marie-Claude. (2012). Towards a Green Korea? Assessing South Korea’s Energy Security From Diversification to Diplomacy. Diakses di

<https://yonseijournal.files.wordpress.com/2012/08/p27_1.pdf>.

(10)

106

Purba, Sampe L. Ketahanan, Kemandirian, dan Kedaulatan Energi. Diakses di

<http://www.mediaindonesia.com/index.php/news/read/65854/ketahanan- kemandirian-atau-kedaulatan-energi/2016-09-08>.

Rachmawati, Evy. Korea Jajaki Investasi Bidang Energi. Diakses di

<http://ekonomi.kompas.com/read/2011/11/14/1557246/Korea.Jajaki.Inve stasi.Bidang.Energi>.

Ryu, Ji-Chul. Opportunities and Constraints: Prospects for Russian Oil and Gas Supply to Asia. Diakses di

<http://www.nbr.org/downloads/pdfs/ETA/ES_Conf08_Ryu.pdf>.

Santoso, Candra Setya. RI-Korea Tingkatkan Investasi Energi. Diakses di

<https://economy.okezone.com/read/2010/03/17/320/313187/ri-korea- tingkatkan-investasi-energi>.

The World Bank. Economy & Growth. Diakses di

<https://data.worldbank.org/topic/economy-and-growth?view=chart>.

Thorsen, Dan Einar dan Amund Lie. What is Neoliberalism?. Diakses di

<http://folk.uio.no/daget/neoliberalism.pdf>.

Trade Statistics. Korea International Trade Association. Diakses di <

http://stat.kita.net/top/state/main.jsp>.

U.S Energy Information Administration. (2017). Country Analysis Brief: South

Korea. Diakses di

<http://www.ieee.es/Galerias/fichero/OtrasPublicaciones/Internacional/20 17/EIA_SouthKorea_19ene2017.pdf>.

U.S Energy Information Administration. Country Analysis Brief: South Korea.

Diakses di

<https://www.connaissancedesenergies.org/sites/default/files/pdf-pt- vue/south_korea.pdf>.

U.S. Energy Information Administration. Petroleum & Other Liquids. Diakses di

<https://www.eia.gov/petroleum/>.

(11)

World Natural Gas Industry Trends. Diakses di

<https://www.loc.gov/rr/business/BERA/issue5/trends.html>.

Yanto, Noor. Hubungan Indonesia dan Korea Selatan. Diakses di

<http://www.neraca.co.id/article/6523/Hubungan-Indonesia-dan-Korea- Selatan>.

___________. Analisis Industri Minyak dan Gas di Indonesia: Masukan Bagi

Pengelola BUMN. Diakses di

<http://www.lmfeui.com/data/Analisis%20Industri%20Minyak.pdf>.

___________. Bilateral Cooperation. Diakses di

<http://www.deplu.go.id/Pages/IFPDisplay.aspx?Name=BilateralCooperat ion&IDP=68&P=Bilater al&l=id>.

___________. Duta Besar Korsel Kunjungi Menteri ESDM. Diakses di

<http://esdm.papua.go.id/main/berita/8>.

___________. Export Generation: Republic of Korea. Diakses di

<http://siteresources.worldbank.org/ECAEXT/Resources/258598- 1284061150155/7383639-1323888814015/8319788-

1324485944855/06_korea.pdf>.

___________. Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IKCEPA): A Constructivist Analysis. Diakses di

<http://arts.studenttheses.ub.rug.nl/16201/1/Ma-2159929-A.P.Mahdi.pdf>.

___________. (2013). Kerjasama ekonomi. Diakses di

<http://kbriseoul.kr/kbriseoul/index.php/id/2013-01-07-15-02- 52/ekonomi>.

___________. Minyak Bumi. Diakses di <https://www.indonesia- investments.com/id/bisnis/komoditas/minyak-bumi/item267?>.

___________. (2014). Oil and Gas in Indonesia Investment and Taxation Guide

2014. Diakses di

<https://www.pwc.com/id/en/publications/assets/oil_and_gas_guide_2014 .pdf>.

___________. (2011). Perdagangan Indonesia dan Korea Selatan Tumbuh.

Diakses di

(12)

108

<http://ekonomi.kompas.com/read/2011/12/24/02382211/perdagangan.ind onesia.dan.korea.selatan.tumbuh>.

___________. Perkembangan Perdagangan Indonesia-Korea Selatan Bulan:

Januari 2008. Diakses di <http://www.kemendag.go.id/id/view/trade- attache-report/114/2008/1>.

___________. Relation in Diplomatic Affairs. Diakses di

<http://cefia.aks.ac.kr:84/index.php?title=Indonesia-

Korea_Relation#RELATION_IN_DIPLOMATIC_AFFAIRS>.

___________. RI dan Korea Tingkatkan Kerja Sama Energi. Diakses di

<http://kabarbisnis.com/m/read/2810405/ri-dan-korea-tingkatkan-kerja- sama-energi>.

Referensi

Dokumen terkait

Para Pihak akan membeotuk Komisi Bersama (sela njutn ya djsebut &#34; Komisi&#34;) untuk memudahkan konsultasi dan kerjasama di antara kedua negara yang rneliputi

Para Pihak harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mendorong dan mengembangkan kerjasama ekonomi dan teknik antara kedua negara dalam kerangka Persetujuan ini dan

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Indonesia menjalin kerjasama internasional dengan beberapa negara, salah satunya adalah Korea Selatan.. Korea Selatan merupakan salah satu rekan