• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

N/A
N/A
Lenny Amanit

Academic year: 2025

Membagikan "Keselamatan dan Kesehatan Kerja"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN TUGAS AKHIR

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN SISTEM MANAJEMEN KONSTRUKSI PADA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN DI KOTA KUPANG

Diajukan Untuk Melengkapi Persyaratn Menempuh Ujian Akhir Program DIII Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang

Oleh:

LENNI ANGGRIANI AMANIT 2223012342

JURUSAN TEKNIK SIPIL

PROGRAM STUDI DIII TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI KUPANG

2025

(2)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Proyek konstruksi, terutama pembangunan gedung perkantoran, merupakan salah satu sektor yang penting dalam perekonomian Indonesia.

Namun, banyak proyek yang mengalami keterlambatan, pembengkakan biaya, dan bahkan kegagalan. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi keberhasilan proyek konstruksi agar dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaannya.

Manajemen Konstruksi merupakan salah satu aspek penting yang sangat mempengaruhi biaya dan waktu, dalam pelaksanaan suatu proyek. Salah satu aspek yang ditinjau dari kajian manajemen konstruksi dalam kaitan

percepatan pelaksanaan pekerjaan adalah sistem lembur (penambahan jam kerja), dan juga dengan sistem penambahan tenaga kerja. Langkah efisiensi dalam suatu proyek merupakan modal dalam pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditentukan dengan jalan penentuan peralatan yang tepat serta

penggunaan biaya dan waktu terampil dan efisien dalam melaksanakan pekerjaan suatu proyek. (Ervianto, 2002).

Keterlambatan pekerjaan proyek dapat diantisipasi dengan melakukan percepatan dalam proses pelaksanaannya, namun juga harus tetap

memperhatikan faktor biaya. Pertambahan biaya yang dikeluarkan diharapkan seminimum mungkin dan tetap memperhatikan standar mutu. Percepatan dapat dilakukan dengan mengadakan penambahan jam kerja, alat bantu yang lebih produktif, penambahan jumlah pekerja, menggunakan material yang lebih cepat pemasangannya, dan metode konstruksi yang lebih cepat. ( Ariany, 2010 )

Dengan adanya suatu perusahaan atau perseorangan yang professional dalam bidang manajemen konstruksi dalam mendukung pemilik proyek untuk mengelolanya maka diharapkan dapat tercapai sasaran proyek secara efektif dan efisien.

1.2 Rumusan Masalah

(3)

1. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan Sistem Manajemen pada pelaksanaan Proyek Pembangunan Konstruksi di Kota Kupang?

2. Tindakan apa saja yang digunakan supaya keberhasilan Sistem Manajemen Konstruksi bisa berjalan dengan baik?

1.3 Tujuan Penelitian

1. Memberikan wawasan tentang faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan manajemen konstruksi di Kota Kupang.

2. Menjadi referensi bagi manajer proyek dan pengembang dalam merencanakan dan melaksanakan proyek dengan lebih baik.

1.4 Batasan Masalah

Berdasarkan rumusan masalah di atas,maka peneliti hanya melakukan pengujian sebagai berikut:

1. Keberhasilan Sistem Manajemen Konstruksi pada pelaksanaan kegiatan proyek konstruksi.

2. Lokasi proyek yang diteliti adalah proyek pembangunan di Kota Kupang.

3. Responden yang terdiri dari penyedia jasa dan pengguna jasa.

1.4 Metode Penelitian

1. Studi Literatur: Mengumpulkan informasi dari berbagai sumber mengenai teori dan praktik manajemen proyek dalam konstruksi.

2. Survei dan Wawancara: Melakukan survei dan wawancara dengan manajer proyek, kontraktor, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendapatkan data tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan proyek.

3.Analisis Data: Menggunakan metode analisis statistik untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor-faktor yang dianalisis dan keberhasilan proyek.

Referensi

Dokumen terkait

Faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja dalam suatu proyek konstruksi antara lain, faktor perilaku pekerja konstruksi yang cenderung kurang mengindahkan ketentuan

Dalam penulisan tugas akhir ini diketahui penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja terhadap resiko terjatuh dari ketinggian bangunan pada proyek konstruksi

Faktor penghambat pekerja mengimplementasikan sistem keselamatan dan kesehatan kerja dalam Proyek Pembangunan Sahid Jogja Lifestyle City yaitu komitmen top manajemen

STUDI FAKTOR-FAKTOR FISIK YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KERJA TUKANG PADA PROYEK KONSTRUKSI DI YOGYAKARTA, Ivan Evani, NMP 07 02 12911, tahun 2013, Manajemen Konstruksi,

Persentase implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada perusahaan jasa konstruksi di Kota Kupang adalah sebesar 62,38 %. Dari persentase ini

Laporan tugas akhir ini berjudul, “Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Kayu Agung

4.6.4 Pemodelan pengaruh budaya keselamatan dan kesehatan kerja terhadap Kinerja Proyek Konstruksi pada Pembangunan Dermaga Multipurpose Teluk Lamong Surabaya

Pembangunan gedung Telkomsel Pekanbaru merupakan salah satu proyek konstruksi yang menarik untuk diteliti karena pembangunan gedung Telkomsel termasuk kategori