• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kewajiban dan Larangan PNS Berdasarkan PP 94 Tahun 2021

N/A
N/A
maspit

Academic year: 2024

Membagikan "Kewajiban dan Larangan PNS Berdasarkan PP 94 Tahun 2021"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

KemenkeuTepercaya 1

E-LEARNING MANDATORY KEDISIPLINAN PEGAWAI

Foto: Dokumentasi Sekretariat Jenderal

(2)

OUTLINE

Kewajiban dan Larangan PNS berdasarkan PP 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS

Membedakan Kewajiban dan Larangan PNS berdasarkan PP 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS

Kewajiban dan Larangan berdasarkan peraturan lain yang berlaku di Kementerian Keuangan

1

2

3

(3)

3

DASAR HUKUM

Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil

PP 94 TAHUN 2021

Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil

Peraturan BKN No. 6 Tahun 2022

Tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil

PP 10 Tahun 1983 stdd PP 45 Tahun 1990

Tentang Pedoman Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kementerian Keuangan

KMK 5 Tahun 2022

Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil

PP 11 Tahun 2017 stdd PP 17 Tahun 2020

Tentang Hari dan Jam Kerja serta Penegakan Disiplin Berkaitan dengan Pembayaran Tunjangan di Lingkungan Kemenkeu

PMK 221 Tahun 2021

Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemeriksaan Pelanggaran Disiplin dan Penjatuhan Hukuman Disiplin PNS

PMK 97 Tahun 2018

(4)

Eksplorasi Kewajiban

berdasarkan PP 94 Tahun 2021

1

(5)

17 Kewajiban sebagai PNS berdasarkan PP 94/2021

setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Pemerintah

menjaga persatuan dan kesatuan bangsa

melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh pejabat pemerintah

yang berwenang

melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh pejabat pemerin tah

yang berwenang

melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian, kejujuran, kesadaran,

dan tanggung jawab

menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan,

dan tindakan kepada setiap orang

menyimpan rahasia jabatan

bersedia ditempatkan di seluruh wilayah

NKRI

menghadiri dan mengucapkan sumpah/

janji PNS

menghadiri dan mengucapkan sumpah/ janji Jabatan

mengutamakan kepentingan negara

melaporkan dengan segera kepada atasannya apabila

mengetahui ada hal yang dapat membahayakan keamanan negara atau merugikan keuangan negara

melaporkan harta kekayaan

Masuk Kerja dan menaati ketentuan

jam kerja

menggunakan dan memelihara barang rnilik negara dengan

sebaik-baiknya

memberikan kesempatan kepada

bawahan untuk mengembangkan

kompetensi

menolak pemberian yang berkaitan dengan

tugas dan fungsi

1 2 3 4

6 7 8 9

5

10

11 12 13 14

16

15

17

(6)

EKSPLORASI KEWAJIBAN

Setia dan taat sepenuhnya ke pada Pancasila, UUD 1945,

NKRI, dan Pemerintah 1

Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa

2 Melaksanakan

kebijakan yang ditetapkan oleh pejabat pemerintah yang berwenang 3

Mengunggah postingan di media sosial yang mempublikasikan ujaran kebencian terhadap agama/keyakinan tertentu setiap PNS di samping taat juga be

rkewajiban melaksanakan ketentua n Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kebijakan negara dan Pemeri ntah serta tidak mempermasalahka n dan/atau menentang Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Melaksanakan kebijakan yang disusun oleh pimpinan uni t kerja, contoh perbuatan yang melanggar kewajiban ini:

- melakukan kegiatan bepergian keluar wilayah kerja pada masa pencegahan Covid-19 dan tidak melaksanakan tugas kedinasan yang menjadi tanggung jawabnya

- tidak izin ketika melakukan kegiatan bepergian ke luar negeri untuk urusan pribadi

(7)

7

EKSPLORASI KEWAJIBAN

Menaati ketentuan peraturan perundang-undangan 4

peraturan perundang-undangan adalah peraturan tertulis yang memuat norma hukum yang mengikat secara umum dan dibentuk atau ditetapkan oleh lembaga negara atau pejabat yang berwenang melalui prosedur yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

Contoh pelanggaran kewajiban ini: tidak menaati ketentuan kewajiban dalam PP 10 Tahun 1983 stdd PP

45 Tahun 1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil atau pelanggaran atas PP 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil

(8)

EKSPLORASI KEWAJIBAN

Melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian, kejujuran, kesadaran, dan tanggung jawab

5 Menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap,

perilaku, ucapan, dan tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan

6

Kewajiban menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan, dan tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan termasuk melaksanakan kewajiban bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan bersemangat untuk kepentingan negara dan pemerintah.

Contoh pelanggaran terhadap kewajiban ini:

- Memiliki hubungan khusus dengan rekan kerja di mana salah satu/keduanya sudah berumah tangga

- Memberikan arahan atau perintah terhadap bawahan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Tugas kedinasan adalah tugas yang diberikan oleh atasan yang berwenang sesuai dengan:

a. perintah kedinasan;

b. peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian atau peraturan yang berkaitan dengan kepegawaian; dan

c. peraturan kedinasan.

Contoh pelanggaran terhadap kewajiban ini:

- Tidak melaksanakan penugasan yang diberikan berdasarkan Surat Tugas yang ditandatangni oleh pimpinan unit kerja

- Menerima uang perjalanan dinas tanpa melaksanakan penugasan

- Tidak cermat dalam melakukan pengawasan dan tidak melaksan akan pemeriksaan fisik barang sesuai instruksi pemeriksaan - melakukan kesalahan transfer pengembalian jaminan lelang dan

penyetoran hasil bersih lelang beserta bea lelangnya

(9)

9

EKSPLORASI KEWAJIBAN

Menyimpan rahasia jabatan dan hanya dapat mengemukakan rahasia jabatan sesuai dengan

ketentuan peraturan perundang-undangan 7

bersedia di tempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia 8

Kewajiban menyimpan rahasia jabatan dan hanya dapat mengemukakan rahasia jabatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk melaksanakan kewajiban menjunjung tinggi kehormatan negara, pemerintah, dan martabat PNS.

Contoh pelanggaran atas kewajiban ini:

- penyebaran data dan informasi yang bersifat rahasia berupa data kepegawaian pegawai (screenshoot data sistem kepegawaian) kepada pihak luar yang tidak sesuai dengan prosedur

- Membocorkan informasi atas hasil kajian Kementerian Keuangan yang sifatnya rahasia dan belum dapat dipublikasikan

Contoh pelanggaran atas kewajiban ini:

Menolak untuk dimutasi ke kantor baru yang jauh dari homebase

(10)

EKSPLORASI KEWAJIBAN

menghadiri dan mengucapkan sumpah/janji PNS

9 menghadiri dan

mengucapkan sumpah/janji jabatan 10

mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan

atau golongan

11 melaporkan dengan segera kepada atasan

nya apabila mengetahui ada

hal yang dapat membahayakan keamanan negara atau merugikan

keuangan negara 12

tidak melaporkan dengan segera kepada atasan perihal adanya intervensi pihak eksternal yang berkepentingan/ permintaan dari pengguna jasa yang menyebabkan pelanggaran ketentuan/

SOP sehingga dapat merugikan negara, seperti mengetahui adanya pihak-pihak eksternal yang akan meloloskan barang tanpa penyelesaikan kewajiban pabean dan tidak melaporkan kepada atasan langsung sehingga menyebabkan kerugian negara

Contoh pelanggaran atas

kewajiban ini:

mengutamakan kepentingan pen gelolaan usaha/bisnis pribadi di a tas tugas dan pekerjaan sebagai PNS dengan sering meninggalka n tugas pekerjaan di kantor tanpa izin untuk keperluan pengelolaa n usaha/bisnis pribadi ter sebut Contoh

Pelanggaran atas kewajiban ini: CPNS yang tidak bersedia mengucapkan

sumpah/janji pada acara pelantikan PNS

Contoh pelanggaran atas kewajiban ini:

Pegawai/pejabat yang tidak bersedia mengucapkan

sumpah/janji pada acara pelantikan pada jabatan baru

(11)

11

EKSPLORASI KEWAJIBAN

Melaporkan harta kekayaan kepada pejabat yang

berwenang

sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-

undangan 13

Masuk Kerja dan menaati ketentuan jam kerja

14 Menggunakan dan memelihara

barang milik negara dengan sebaik-baiknya

15

Contoh pelanggaran atas kewajiban ini:

- Pejabat telah terdaftar sebagai Wajib Lapor LHKPN

sesuai 83/KM.1/2021, namun tidak mau menyampaikan/ terla mbat menyampaikan LHKPN - Menjadi Wajib Lapor ALPHA

sesuai 388/KMK.09/2022, namun tidak

mau menyampaikan/ terlambat menyampaikan LHK

- Terbukti mengisi laporan harta kekayaan secara tidak benar, tidak lengkap, dan/atau tidak dapat dipertanggung jawabkan, serta tidak menyampaikan Surat Kuasa yang

dipersyaratkan.

Masuk Kerja dan menaati ketentuan jam kerja adalah kewajiban melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan sistem kerja yang dapat dilaksanakan melalui fleksibilitas dalam pengaturan lokasi dan waktu bekerja.

Contoh pelanggaran atas kewajiban ini:

- Pegawai sakit namun tidak mengajukan cuti

sakit sesuai

prosedur sehingga ketidakhadirannya termasu k dalam pelanggaran jam kerja

- Pegawai terlambat bekerja/pulang sebelum waktunya, termasuk tidak mengganti kewajiban waktu keterlambatan, tanpa mengajukan surat izin/pemberitahuan sehingga

dihitung sebagai pelanggaran jam kerja

- Tidak melaksanakan tugas, dikarenakan tidak adanya bukti hasil kerja (output) yang dapat diberikan, termasuk tidak berada di tempat tugas yang sesuai dengan penugasannya.

Contoh pelanggaran atas kewajiban ini:

- Pegawai yang karena

kelalaiannya menghilangkan komputer kantor ketika yang bersangkutan sedang melakuk an tugas di luar kota

- Pegawai yang menjual komputer kantor secara tidak sah yang hasil penjualannya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

- menggunakan kendaraan dinas operasional yang diperuntukkan untuk keperluan tugas kantor untuk

kepentingan pribadi yang dilakukan secara bersa ma-sama dengan rekan kerja, misalnya untuk keperluan mudik/pulang ke homebase

(12)

EKSPLORASI KEWAJIBAN

Memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengembangkan kompetensi

16 Menolak segala bentuk pemberian yang berkaitan

dengan tugas dan fungsi kecuali penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan 17

memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengembangkan kompetensi adalah memberikan kesempatan pada bawahan untuk meningkatkan kemampuan antara lain memberikan kesempatan mengikuti rapat, seminar, pelatihan, dan pendidikan formal lanjutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Contoh pelanggaran atas kewajiban ini:

Seorang atasan yang tidak menyetujui

bawahannya untuk mengikuti kursus singkat yang sesuai dengan HCDP tanpa alasan yang jelas, meskipun semua persyaratan telah terpenuhi.

pemberian yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kecuali penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk memberi atau menyanggupi akan memberi sesuatu kepada siapapun baik secara langsung atau tidak langsung dan dengan dalih apapun.

Contoh pelanggaran atas kewajiban ini:

- Tidak menolak pemberian uang dari beberapa pengguna jasa terkait layanan pemeriksaan fisik atas barang impor

- Tidak menolak sejumlah uang dari wajib pajak terkait konsultasi dan pembuatan SPT Tahunan

- Tidak menolak pemberian uang dan imbalan berupa fasilitas menginap di hotel dari pemenang tender pengadaan

- Tidak menolak pemberian terkait pengurusan perpanjangan hibah berupa uang dan oleh-oleh khas daerah dari instansi terkait

(13)

13

Quiz

Quiz dibikin konsep sepertiWho Wants to Be a Millionaire

Mana yang tidak termasuk dari kewajiban seorang PNS berdasarkan PP 94 tahun 2021 ?

Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa

melaporkan harta kekayaan

Masuk Kerja dan menaati ketentuan jam kerja

melakukan pungutan di luar ketentuan

(14)

Eksplorasi Larangan berdasarkan PP 94

Tahun 2021

2

(15)

14 Larangan sebagai PNS berdasarkan PP 94/2021

15

menyalahgunakan wewenang

menjadi perantara untuk mendapatkan

keuntungan

menjadi pegawai atau bekerja untuk negara

lain

bekerja pada lembaga atau organisasi internasional tanpa izin

bekerja pada perusahaan asing kecuali dengan

penugasan

memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan

BMN secara tidak sah

melakukan pungutan di

luar ketentuan melakukan kegiatan

yang merugikan negara bertindak sewenang-wenang

terhadap bawahan menghalangi berjalannya tugas kedinasan

menerima hadiah yang berhubungan dengan

jabatan dan/ atau pekerjaan

meminta sesuatu yang berhubungan dengan

jabatan

melakukan tindakan atau tidak melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan kerugian bagi yang dilayani

memberikan dukungan kepada Capres/Wapres, calon Kepala Daerah/Wakil

Kepala Daerah, calon anggota DPR, calon anggota

DPD, atau calon anggota DPRD

1 2 3 4

6 7 8 9 10

5

12 13 14

11

(16)

• Bekerja sebagai advisor di lembaga World Bank, ADB, IMF tanpa ada penugasan oleh Menteri Keuangan

• Pegawai yang bekerja secara penuh (menjadi pegawai tetap) pada instansi

pemerintah/swasta di negara lain

• memberikan bantuan dalam proses pengurusan pengembalian pendahuluan kepada beberapa Wajib Pajak

• berencana dan bersepakat dengan pegawai lain untuk bekerja sama dengan importir membantu meloloskan barang impor tanpa penyelesaian kewajiban pabean

• menjadi perantara dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa pada unit kerja

Menyalahgunakan wewenang meliputi Tindakan melampaui wewenang, mencampuradukkan wewenang, dan/atau bertindak sewenang- wenang. Lingkup penyalahgunaan wewenang termasuk Tindakan melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu untuk kepentingan pribadi atau kepentingan pihak lain yang tidak sesuai dengan tujuan pemberian kewenangan tersebut Contoh perbuatan atas larangan ini:

melakukan pengaturan pemenang tender Jasa Pemeliharaan Kantor

menandatangani dokumen yang memuat informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya

melakukan negosiasi, menurunkan temuan pemeriksaan pajak tanpa dasar dan menerbitkan surat ketetapan pajak yang tidak sesuai

EKSPLORASI LARANGAN

menyalahgunakan wewenang 1

menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi

dan/atau orang lain dengan menggunakan kewenangan orang

lain yang diduga terjadi konflik kepentingan dengan jabatan

2 menjadi pegawai atau

bekerja untuk negara lain

3 bekerja pada lembaga atau

organisasi Internasional tanpa izin atau tanpa ditugaskan oleh Pejabat

Pembina Kepegawaian 4

(17)

melakukan kegiatan yang merugikan negara termasuk kegiatan yang dilakukan bersama dengan atasan, teman sejawat, bawahan, atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain, baik secara langsung maupun tidak langsung yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Contoh perbuatan larangan ini:

• menyampaikan dokumen tagihan perjalanan dinas yang tidak benar dan menerima uang perjalanan dinas yang tidak seharusnya diterima

• memanipulasi pembayaran tenaga keamanan fiktif yang menyebabkan terjadinya lebih bayar dari APBN

• Melakukan praktik pungutan liar dalam proses administrasi pengurusan

pengambilan kendaraan hasil lelang

• Meminta uang kepada Wajib pajak atas bantuan yang dilakukan kepada Wajib Pajak

• Memberikan tarif dalam pengurusan bea masuk

• Melakukan perbuatan berupa penggadaian Laptop Kantor;

• Menjual berkas dan barang yang disimpan digudang kantor;

• Membeli kendaraan dinas tanpa melalui prosedur lelang;

• Bekerja pada perusahaan asing, konsultan asing, atau Lembaga swadaya masyarakat asing kecuali ditugaskan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian

17

EKSPLORASI LARANGAN

bekerja pada perusahaan asing kecuali dengan

penugasan

5 memiliki, menjual,

membeli, menggadaikan, menyewakan BMN secara

tidak sah 6

melakukan pungutan di luar ketentuan

7 melakukan kegiatan yang

merugikan negara 8

(18)

• Menerima uang/imbalan/hadiah/fasilitas terkait dengan tusi pelayanan di unit kerja masing-masing.

• Menerima uang/imbalan/hadiah dalam rangka pemeriksaan pajak dan aktifasi EFIN, SPT dll

• Menerima hadiah/gratifikasi ketika perayaan hari besar keagamaan

• Menerima imbalan dari pengguna jasa dalam proses ekspor dan impor

• Menerima imbalan dalam melakukan proses lelang

• menyampaikan pelaporan yang tidak benar kepada atasan langsung berkaitan dengan

setoran pajak yang

mengakibatkan ketidaklancaran pelaksanaan tugas di unit kerja

• berperilaku sewenang-wenang kepada bawahannya antara lain bersikap arogan, sok berkuasa, merasa yang paling ditakuti, mengancam, sombong, tidak memiliki rasa empati dan tidak menghargai yang menyebabkan bahwahannya menjadi resah, galau, demotivasi, dan diliputi rasa tidak nyaman dalam bekerja

EKSPLORASI LARANGAN

bertindak sewenang- wenang terhadap bawahan

9 menghalangi berjalannya

tugas kedinasan

10 menerima hadiah yang

berhubungan dengan jabatan dan/ atau pekerjaan 11

(19)

• Ikut Kampanye

• Menjadi peserta kampanye dengan menggunakan atribut partai atau atribut PNS

• Sebagai peserta kampanye dengan mengerahkan PNS lain

• Sebagai peserta kampanya dengan menggunakan fasilitas negara

• Membuat keputusan dan/atau Tindakan yang menguntungkan atau merugkian salah satu pasangan calon sebelum, selama dan sesudah masa kampanye

• Mengadakan kegiatan yang mengarahkan kepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama dan sesuda kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan, atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan masyarakat; dan/atau

• Memberikan surat dukungan dengan disertai fotokopi KTP atau Surat Keterangan tanda penduduk

• Melakukan tindakan yang mengakibatkan kerugian materiil bagi pihak yang dilayani dengan merubah waktu pengeluaran barang

• Melakukan Tindakan yang menyebabkan kerugian terhadap wajib pajak yang menerima pelayanan pengurusan dokumen perpajakan

• Meminta uang dalam rangka pemeriksaan Pajak

• Meminta fasilitas menginap di hotel dalam rangka proses pengadaan barang dan jasa

• Meminta uang kepada pengguna jasa dalam rangka ekspor dan impor

• Meminta uang kepada pemenang lelang

19

EKSPLORASI LARANGAN

meminta sesuatu yang berhubungan dengan

jabatan

12 melakukan tindakan atau tidak

melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan kerugian bagi

yang dilayani

13 memberikan dukungan kepada

Capres/Wapres, calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, calon anggota DPR, calon anggota DPD, atau

calon anggota DPRD 14

(20)

Eksplorasi Kewajiban dan

Larangan berdasarkan PP 45 Tahun 1990

3

(21)

21

Kewajiban dan Larangan PNS sesuai dengan PP 10/1983 stdd PP 45/1990

PNS WAJIB

Melaporkan perkawinan pertama/

kedua/ketiga/keempat secara tertulis kepada Pejabat

melalui saluran hierarki, dalam waktu selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah perkawinan

dilangsungkan

Memperoleh izin melakukan perceraian dari

Pejabat yang berwenang

Melaporkan

perceraian dalam jangka waktu selambat-lambatnya 1 (satu) bulan terhitung mulai

terjadinya perceraian

PNS DILARANG

Beristri lebih dari seorang tanpa memperoleh izin

terlebih dahulu dari Pejabat yang berwenang

Hidup bersama dengan wanita yang bukan istrinya sebagai suami istri tanpa ikatan perkawinan yang sah

Pegawai Negeri Sipil wanita tidak diizi nkan untuk menjadi istri kedua/ketiga

/keempat.

(22)

Quiz

Yuk geser kategori berikut yang bukan termasuk larangan

Larangan sebagai PNS Larangan sebagai PNS

menyalahgunakan wewenang

melakukan kegiatan yang merugikan negara

menghalangi berjalannya tugas kedinasan menerima hadiah yang

berhubungan dengan jabatan dan/ atau

pekerjaan

Yuk klik kategori berikut yang bukantermasuk kewajiban dan larangan terkait PP 45 tahun 1990

Memperoleh

izin cerai Melaporkan perceraian

Melaporkan perkawinan

Dilarang beristri lebih dari seorang

Dilarang hidup bersama tanpa ikatan

perkawinan yang sah Memperoleh

(23)

Kementerian Keuangan

Jl. Wahidin Raya 1, Gedung Djuanda 1 Jakarta Pusat

Terima Kasih

23

Referensi

Dokumen terkait

ketidakefektifan kinerja pegawai yang bersangkutan.Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil adalah peraturan yang mengatur kewajiban, larangan, dan sanksi apabila kewajiban –

disiplin pegawai negeri sipil adalah kesanggupan pegawai negeri sipil untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan

Pegawai Negeri Sipil yang sejak berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 1999 tentang Pegawai Negeri Sipil yang menjadi anggota Partai Politik sebagaimana

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah kesanggupan Pegawai Negeri Sipil untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan

Peraturan pemerintah tentang disiplin aparat sipil negara ini antara lain memuat tentang kewajiban, larangan, dan hukuman disiplin yang dapat dijatuhkan kepada aparat sipil

PELAKSANAAN HUKUMAN DISIPLIN TERHADAP TERGUGAT BERSTATUS PEGAWAI NEGERI SIPIL ( PNS ) YANG TIDAK MELAPORKAN PERCERAIANNYA BERDASARKAN PASAL 7 PERATURAN PEMERINTAH No.53 TAHUN

Setiap ucapan, tulisan atau perbuatan PNS yang tidak mentaati kewajiban dan/atau melanggar larangan ketentuan disiplin.. PNS, baik dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja (Pasal

Ketentuan Pasal Pasal 5 Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS yang menatur larangan bagi PNS Pelaksanaan Asas Netralitas dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah di