Komponen Jaringan, Protokol Komunikasi Pada WSN, Protokol Di Network Layer
Disusun Guna Mempenuhi Tugas Mata Kuliah Jaringan Nirkabel Dosen Pengampu : Haris Supriatna, S.T., M.Kom
Disusun Oleh :
Siti Rofika Khoiriyah (222101035)
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS DHARMA NEGARA
2023
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat-Nya dan karunia- Nya saya dapat menyelesaikan makalah singkat tepat pada waktunya. Adapun judul dari makalah ini adalah “KOMPONEN JARINGAN, BPROTOKOL KOMUNIKASI PADA WSN, PROTOKOL DI NETWORK LAYER.”
Pada kesempatan kali ini, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Haris Supriatna, S.T., M.Kom yang telah membimbing saya untuk menyelesaikan makalah ini. Selain itu, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak- pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa dalam menulis makalah singkat ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun diharapkan dapat membuat makalah singkat ini menjadi lebih baik serta bermanfaat bagi penulis dan pembaca.
Bandung,November 2023
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……….……….i
DAFTAR ISI...ii
BAB 1...3
PENDAHULUAN... 3
BAB II...4
PEMBAHASAN...4
2. komponen Jaringan....4
2.1 Tujuan dari komponen jaringan ...4
2.3 Protokol Komunikasi Pada ......4
2.4 Protokol Di Network Layer...4
BAB III...6
PENUTUP...6
3.1 Kesimpulan...6
BAB I PENDAHULUAN
Sejarah jaringan computer (Computer Network) dimulai dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang dibuat oleh proyek untuk pengembangan komputer di laboratorium Bell dan group riset dari Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken. Pada awalnya penemuan tersebut digunakan untuk memanfaatkan sebuah perangkat komputer untuk keperluan bersama. Idenya adalah untuk mengerjakan beberapa tugas tanpa membuang waktu kosong yang terlalu banyak, maka dibuatlah proses beruntun, sehingga program bisa dijalankan dalam beberapa komputer.
Kemudian pada tahun 1950-an ketika komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer.
Pada Tahun 1973 keatas dikenal sebagai Kelahiran dari internet atau jaringan internasional (International Network), Terdapat dua orang ahli komputer yang mengembangkan dan juga mengusulkan sebuah jaringan yang bersifat sangat luas dan dapat digunakan oleh semua orang di dunia. Vinton Cerf dan juga Bob Kahn adalah kedua orang tersebut, yang membuat sebuah gagaasan besar, yang sebenarnya menjadi sebuah cikal bakal dari terciptanya internet atau international network. Saat ini, internet pun sudah menjelma menjadi jaringan terbesar yang ada di dunia, dan dapat menghubungkan setiap orang di berbagai belahan dunia.
BAB II
PEMBAHASAN
2. Komponen Jaringan Komputer
Perkembangan teknologi di segala sisi memberikan adalah jaringan komputer.
Secara sederhana, jaringan komputer bisa diartikan sebagai sebuah jalur penghubung antara perangkat komputer satu dengan yang lain.
Jaringan komputer sendiri banyak digunakan dalam berbagai bidang. Contohnya dalam bisnis, pendidikan, dan lain sebagainya. Jaringan komputer adalah sistem yang menghubungkan beberapa perangkat komputer untuk berbagi informasi, data, ataupun sumber daya.
2.1 Tujuan dari komponen jaringan
Tujuan dari dibangunnya sebuah jaringan komputer adalah agar informasi atau data yang dibawa pengirim (transmitter) bisa sampai kepada penerima (receiver) dengan tepat dan akurat. Jaringan komputer berdasarkan definisinya memungkinkan dapat melakukan satu sama lain dengan mudah.
2.3 Protokol Komunikasi Pada jaringan
Jaringan SENSOR adalah kumpulan sejumlah besar node penginderaan nirkabel yang tersebar secara spasial dalam suatu bidang sensor. Node sensor bertindak sebagai penghasil data dan relay jaringan, dan mereka dapat merasakan (mengukur), memproses data, dan berkomunikasi dengan node sensor lainnya. Pengguna akhir data atau administrator kemudian dapat melakukan observasi dan merespons peristiwa di lingkungan tertentu [ 1 , 2 , 3 ]. Node sensor nirkabel berukuran sangat kecil dan sangat hemat biaya. Mereka dapat mengukur kondisi lingkungan atau parameter lain termasuk kualitas udara, suhu, suara, tekanan, dan kelembapan dan mengirimkan informasi tersebut ke basis umum untuk diproses dengan tepat.
2.4 Protokol Di Network Layer
1. IP (Internet Protocol) IP digunakan untuk mentransmisikan data dalam paket
RARP digunakan untuk mengetahui alamatfisik melalui IP komputer.
4. ICMP (Internet Control Message Protocol)
ICMP digunakan untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah pas host-nya.
5. IGMP (Internet Group Message Protocol)
IGMP digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada group penerima.
BAB II PENUTUP
1.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengujian dan analisis kinerja protokol yang telah dilakukan, merupakan sebuah protokol yang bertanggung jawab mencari tahu Mac Address atau alamat hardware dari suatu Host yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN dengan memanfaatkan atau berdasarkan IP Address yang terkonfigurasi pada Host yang bersangkutan. Dalam OSI layer, protokol ini berkeja antara Layer 2 dan Layer 3.
1. Peran protokol ARP ini sangat penting dalam jaringan, terutama mengenai komunikasi data yang terjadi dalam jaringan. Setiap host yang tergabung atau terhubung dalam sebuah jaringan LAN saling berkomunikasi menggunakan alamat fisik (Mac Address) dan tidak menggunakan alamat logis (IP Address).
2. Dikatakan pada poin nomor satu, bahwa setiap Host berkomunikasi menggunakan alamat fisik (Mac Address). Jadi, mau tidak mau setiap sebuah Host yang ingin berkomunikasi dengan Host lain harus mengetahui Mac Address yang dimiliki oleh Host tujuannya tersebut.
3. Lalu bagaimana sebuah Host bisa mendapatkan informasi mengenai Mac Address dari Host tujuannya? Jawabannya adalah pada tahapan transfer data. Sebelum sebuah data diberikan Mac address, terlebih dahulu data tersebut diberi alamat logis berupa IP Address. IP address yang ditambahkan ini merupakan IP address dari Host pengirim dan Host penerima.
4. Baru kemudian menentukan alamat fisik atau Mac Address dari Host tujuan. Nah, apabila belum diketahui alamat fisiknya, mau tidak mau harus dicari terlebih dahulu. Disinilah peran protokol ARP, dengan memanfaatkan informasi IP address Host tujuan yang ada, maka Host pengirim melakukan pencarian dengan menugaskan Protokol ARP.
5. Lalu bagaimana sih detail cara kerja dari protokol ARP itu sendiri?
Berikut adalah penjelasan singkat mengenai cara kerja protokol ARP: