• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsentrasi Larutan.

N/A
N/A
ooop Ghkh

Academic year: 2023

Membagikan "Konsentrasi Larutan."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

Konsentrasi Larutan

Kimia Dasar

(2)

Konsentrasi Larutan

Larutan

Larutan adalah campuran homogen antara zat terlarut dengan pelarut

Konsentrasi Larutan adalah menyatakan banyaknya solut dalam larutan.

Larutan disebut encer (dilute), bila konsentrasinya kecil; lawannya ialah pekat (concentrate).

Ada dua cara menghitung konsentrasi, yaitu

a.Konsentrasi sebagai perbandingan banyaknya solut terhadap banyaknya pelarut.

b.Konsentrasi sebagai perbandingan banyaknya solut terhadap banyaknya larutan

01 02 03

(3)

Larutan

Cara Fisika ; Persen, Kerapatan (density) Satuan konsentrasi

Cara Kimia : Molar, Normalitas, ppm, fraksi mol, dan molalitas Zat terlarut (solut)

LARUTAN

Zat pelarut (solven)

(4)

Persen

persentase atau perseratus adalah adalah sebuah angka atau perbandingan (rasio) untuk menyatakan pecahan dari seratus. Persentase sering ditunjukkan dengan simbol "%".

Terdapat 3 jenis persen yaitu

1. persen massa per massa (m/m), 2. persen volume per volume (v/v) 3. persen massa per volume (m/v)

������= ����� ������ h

����� ��������h�� h 100%

(5)

Persen

Misalnya, Wine, kandungan alkoholnya 30 %-v artinya terdapat 40 ml alkohol (zat terlarut) dalam dalam 100 ml wine.

Berapa volume zat terlarut (solute) dan volume zat pelarut (solvent) dari wine yang mempunyai kadar alkohol 45% dengan 150 ml larutan wine?.

������ ������= 45

100 150 =67,5 ��

������ ������� = 55

100 150 =82,5 ��

(6)

Contoh soal persen

1. Jika dalam 180ml larutan terdapat 50 gram NaCl. Berapa konsentrasi larutan NaCl tersebut?

2. Berapa gram gula yang ditambahkan untuk membuat larutan gula 25%

dengan volume total larutan 750ml?

3. Suatu larutan dibuat dari 50 g glukosa (C6H12O6) dan air secukupnya sehingga terbentuk larutan 250 ml. Berapa konsentrasi molar larutan itu ?

4. Contoh Suatu logam campuran (alloy) tembaga dan aluminium mengandung 65,6 g Cu dan 423,1 g Al. Hitunglah persen berat komponen masing-masing

(7)

Density

Density atau kerapatan ( g/cm3 ) menyatakan banyak zat dalam setiap 1 ml larutan.

Misalnya, HCl memiliki density 0,98 g/cm3 Artinya dalam 1 ml larutan HCl terdapat 0,98 g HCl atau di dalam 1 liter larutan HCl terdapat 980 g HCl.

Hubungan density dengan molaritas

= ���� � ρ % �����

�� = �� � ρ %

��

(8)

Density

Didalam laboratorium tersedia larutan asam format (CHO2H) 4,6%. (Ar H = 1, C = 12 dan O = 16) dengan massa jenis 1,01 g/mL. Tentukan konsentrasi larutan tersebut

jawab

= ���� � ρ % �����

��

= 1,01 M

(9)

Molaritas

Molaritas (M)

Menyatakan berapa mol zat terlarut terdapat dalam satu liter larutan.

Dimana, M = molaritas; n = jumlah mol zat terlarut dan v = volume dalam liter.

n = gr/Mr , maka atau atau mol = M x v

=

= �� x

��.

(10)

Molaritas

Dalam 2,0 liter larutan terdapat 98 g H3PO4. Berapa konsentrasi molar larutan itu ?

Molaritas (molar) = mol zat terlarut/liter

M = n/L …… n = M x L

jadi Mol (n)

x x

(11)

Latihan Soal 1

1. Berapa g HNO3 diperlukan untuk membuat 3 liter larutan 0,5 M ?

2. Hitunglah molaritas larutan NaOH 10 % pada volume 1 Liter, Mr NaOH = 40.

3. Cuka pasar 6 %-b mempunyai density 1,0058 g-cm3. Berapa molaritas cuka pasar itu ? CH3COOH (asam cuka).

4. Hitung berapa pekat HCL ml yang dibutuhkan untuk membuat larutan 500ml HCl 1,5M. Diketahui berat jenis HCl 1,19 g/ml dengan konsentrasi 37%

(12)

Normalitas

Normalitas

Menyatakan berapa ekivalen zat terlarut dalam satu liter larutan.

Ekivalen adalah besaran yang nilainya dari reaksi yang dialami zat yang bersangkutan.

Eq = g/BE , maka

Reaksi asam basa, ……. BE = Mr / valensi

Reaksi redoks, ………… BE = Mr / jumlah elektron yang ditransfer Reaksi ion, ………. BE = Mr / jumlah muatan

N

N

(13)

Normalitas

Reaksi asam basa, ……. BE = Mr / valensi

Valensi 1 …………. BE = Mr / 1 ………. BE = Mr Valensi 2 ………… BE = Mr / 2 ………. BE = 1/2 Mr Valensi 3………… BE = Mr / 3 ………. BE = 1/3 Mr

g g

M = --- N = --- Mr x v BE x V

Valensi 1 --- BE = Mr ……….. M = N …… 1 M = 1 N Valensi 2 --- BE = ½ Mr ……….M = 1/2N …… 1 M = 2 N Valensi 3…………BE = 1/3 Mr ………….. M = 1/3N …….. 1 M = 3 N

Reaksi redoks, ………… BE = Mr / jumlah elektron yang ditransfer Reaksi ion, ………. BE = Mr / jumlah muatan

(14)

Normalitas

Dalam 2,0 liter larutan terdapat 49 g H3PO4. Berapa normalitas larutan itu ?

BE = Mr/valensi maka BE = 98/3 = 32,6

N

N

N

(15)

Latihan Soal 2

1. 9,8 g H2SO4 (Mr = 98) terlarut dalam 500 ml larutan. Tentukan Normalitasnya!

2. 8 g CaCO3 (Mr = 100) terlarut dalam 2 liter larutan. Tentukan Normalitasnya!

Reaksi : CaCO3 Ca2+ + CO32-

Normalitas

(16)

PPM

PPM atau “Part per Million” jika dibahasa Indonesiakan akan menjadi “Bagian per Sejuta Bagian”

ppm = part per million atau per sejuta 1 ppm = satu per sejuta

1ppm

1ppm 0,0001%

(17)

Latihan Soal 3

1. Dalam 1 ton batuan granit terkandung 2000 g logam Zn, tentukan berapa ppm dan persenkah Zn dalam batuan tersebut ?

2. Dalam lumpur sungai terdapat 10 ppm Hg. Berapa gram Hg dalam 10 ton lumpur sungai ?

3. Berapa gram Fe apabila dalam 350 ml air minum dalam kemasan terdapat 25 ppm Fe

ppm

(18)

Fraksi mol

Fraksi mol ialah suatu ukuran konsentrasi larutan yang menyatakan perbandingan dari jumlah mol pada sebagian zat terhadap jumlah keseluruhan mol yang ada dalam komponen larutan. Fraksi mol dibagi menjadi 2 bagian yaitu

Fraksi mol zat terlarut (Xt) Fraksi mol zat pelarut (Xp)

Xt Xt

Keterangan :

Xt = fraksi mol zat terlarut Nt = jumlah mol zat terlarut Np = jumlah mol zat pelarut

(19)

Molalitas

Molalitas adalah satuan konsentrasi yang menyatakan jumlah mol zat yang terdapat di dalam 1kg atau 1000 gram pelarut

mola

mola mola

Dengan, Mr = massa molar, P = berat pelarut (gram)

mola x

(20)

Molalitas

1. Berapa molalitas larutan yang dibuat dengan melarutkan 3 g urea (CO(NH)

2

)

2

) di dalam 500 g air? (Mr urea = 60)

jawab mola

mola

(21)

Latihan soal 3

1. Berapakah molalitas dari larutan HCl 37% (w/w)? (Ar H = 1 g/mol, Ar Cl = 35,5 g/mol) dalam 500 gram HCl

2. Tentukan banyaknya (gram) NaOH yang harus dilarutkan dalam 1 liter air (air = 1,00 g/mL) agar diperoleh NaOH 0,25 molal.

3. Berapa molal larutan NaCl jika diketahui persen massa NaCl = 10%

(22)

Latihan soal 4

1 2

3 4

1. Tentukan kemolaran larutan dari 0,4 mol NaOH dalam 200 mL larutan!

2. Tentukan massa dari CO(NH2)2 yang terdapat pada 500 mL larutan CO(NH2)2 0,2 M. Diketahui Mr CO(NH2)2 = 60

3. Larutan NaOH 0,5 M sebanyak 200 mL hendak diencerkan hingga menjadi larutan NaOH 0,2 M. Tentukan volume air yang harus ditambahkan ke dala m larutan tersebut!

4. Untuk mengubah 40 ml larutan H2SO4 6 M menjadi H2SO4 5 M diperlukan p enambahan air sebanyak…?

(23)

Terima kasih

Referensi

Dokumen terkait

Jika tekanan osmotik darah adalah 7,65 atm pada 37 ºC, maka massa (dalam gram) glukosa (C 6 H 12 O 6 , massa molar = 180,2 g/mol) yang dibutuhkan untuk membuat 1,00C. liter

Jika tekanan osmotik darah adalah 7,65 atm pada 37 ºC, maka massa (dalam gram) glukosa (C 6 H 12 O 6 , massa molar = 180,2 g/mol) yang dibutuhkan untuk membuat 1,00 liter

4.1 Menjelaskan konsep mol Pengertian Ar dan Mr sebagai satuan massa terkecil dari suatu unsur atau senyawa yang dibandingkan dengan 1/12 massa atom isotop 12 C

• Kelarutan suatu zat menyatakan jumlah zat yang melarut dalam satu liter larutan jenuh pada suhu tertentu yang dinyatakan dalam mol atau gram.. • Kelarutan molar suatu zat

Mengamati/mengkaji berbagai informasi tentang konsep mol (pengertian Ar dan Mr sebagai satuan massa terkecil dari suatu unsur atau senyawa serta cara menghitung Mr dari contoh

Jika tekanan osmotik darah adalah 7,65 atm pada 37 ºC, maka massa (dalam gram) glukosa (C 6 H 12 O 6 , massa molar = 180,2 g/mol) yang dibutuhkan untuk membuat 1,00 liter

Jika tekanan osmotik darah adalah 7,65 atm pada 37 ºC, maka massa (dalam gram) glukosa (C 6 H 12 O 6 , massa molar = 180,2 g/mol) yang dibutuhkan untuk membuat 1,00 liter

Sehingga interaksinya Soal Nomor 12 Jika tekanan osmotik darah adalah 7,65 atm pada 37 oC, maka massa dalam gram glukosa C6H12O6, massa molar = 180,2 g/mol yang dibutuhkan untuk