• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep Strategi Pemasaran melalui Media Sosial Instagram

N/A
N/A
Antonius Michael

Academic year: 2024

Membagikan " Konsep Strategi Pemasaran melalui Media Sosial Instagram"

Copied!
78
0
0

Teks penuh

(1)

COVER

KONSEP STRATEGI PEMASARAN MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

(STUDI KASUS: AKUN INSTAGRAM @bakulciuw)

AJIEMAS ATHOILLAH 2018140051

HALAMAN JUDUL Proyek Akhir

DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN DARI PERSYARATAN GUNA MEMPEROLEH GELAR SARJANA

TERAPAN PARIWISATA (S.Tr.Par)

PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN PENGELOLAAN PERHOTELAN

POLITEKNIK SAHID 2022

1

(2)

LEMBAR PERSETUJUAN SIDANG PROYEK AKHIR

JUDUL PA : KONSEP STRATEGI PEMASARAN MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI KONSEP PEMASARAN KEKINIAN (STUDI KASUS: AKUN INSTAGRAM @BAKULCIUW).

NAMA : AJIEMAS ATHOILLAH

NIM : 2018140051

JURUSAN : PERHOTELAN

Jakarta, 23 Juni 2022 Menyetujui,

Pembimbing Materi/Teknis

Dr. Derinta Entas, S.E., M.M

Ketua Jurusan

Nicko Gana Saputra, S. ST., M.M

.

ii

(3)

RIWAYAT HIDUP

Nama lengkap : AJIEMAS ATHOILLAH

Tempat / tanggal lahir : Jakarta, 09 Maret 1998

Jenis kelamin : Laki-laki

Riwayat Pendidikan

Formal : 1. Tahun 2004-2010 SD Bani Saleh 6

2. Tahun 2010-2013 SMP Islam Al Azhar 9

3. Tahun 2013-2016 SMA Islam Al Azhar 8

4. Tahun 2018-sekarang Politeknik Sahid Pengalaman Kerja : 1. Tahun 2017-2018 sebagai Helper

Kitchen di Trinil Resto Bekasi

2. Tahun 2018 sebagai Service di Taichan Goreng Bekasi

3. Tahun 2018 Part time sebagai Service banquet di Grand Paragon Jakarta 4. Tahun 2020 Trainee sebagai

Housekeeping di Dorsett Kuala Lumpur

5. Tahun 2021 Trainee Cold Kitchen di The Westin Jakarta

iii

(4)

melimpahkan segala rahmat, nikmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat meyelesaikan Proyek Akhir yang berjudul “KONSEP STRATEGI PEMASARAN MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM(STUDI KASUS: AKUN INSTAGRAM @BAKULCIUW)” dengan baik. Tujuan penyusunan Proyek Akhir ini sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Terapan Pariwisata pada Politeknik Sahid.

Tersusunnya Proyek Akhir ini, tidak akan terwujud tanpa bantuan semua pihak baik langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, di kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada :

1. Ibu Nenny Wahyuni, S.E.,M.M selaku Direktur Politeknik Sahid.

2. Ibu Dr. Derinta Entas, S.E.,M.M selaku Wakil Direktur I Politeknik Sahid, sekaligus selaku pembimbing PA.

3. Bapak Dr. Murhadi, S.Kom, M.M selaku Wakil Direktur II Politeknik Sahid.

4. Ibu Suci Sandi Wachyuni, S.TP., M.M selaku Kepala Biro Penjamin Mutu.

5. Bapak Nicko G. Saputra, S.ST., M.M selaku Ketua Jurusan Politeknik Sahid.

iv

(5)

6. Bapak Baskoro Harwindito, S.ST., M.M selaku Pembimbing Akademik dan Keuangan Mahasiswa.

7. Semua pihak dan kerabat yang ikut membantu yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Terima kasih untuk semua perhatian, dukungan, doa, serta semangat sehingga skripsi ini dapat saya selesaikan dengan baik.

Penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca. Semoga skripsi ini bisa memberi manfaat dan bisa membantu menambah pengetahuan dan menambah referensi. Terima kasih.

Jakarta, 23 Juni 2022 Penulis

Ajiemas Athoillah NIM. 2018140051

v

(6)

SOCIAL MEDIA AS A CONTEMPORARY MARKETING CONCEPT (CASE STUDY: INSTAGRAM ACCOUNT @bakulciuw)".

Advisor : Ibu Dr. Derinta Entas, S.E.,M.M

The industrial revolution 4.0 caused a surge in the advancement of information technology so rapidly that access to search and obtain product information was relatively easy. This technological advancement is utilized by companies to promote products and services through many social media platforms. This platform offers complete features ranging from content features, comment features to being able to interact between users.

One of them is Instagram where this social media ranks 5th with the most users in the world (Digital Transformation World, 2019). The research focus takes instagram social media as a medium for the promotion of products and services. Instagram is a simple platform with a relatively complete display of features ranging from cameras, editing, feeds, Instagram stories (instastory), live on Instagram, direct messages (DM). This platform can be installed for free on smart phone devices via google playstore. Posting photos with attractive quality and appearance is the advantage of Instagram so that it is suitable for promotional media. This research tries to raise the phenomenon of hype expressed through Instagram social media, where much of the content presented is made as if it has a greater meaning than its true meaning. This is a powerful promotional strategy to attract consumers. This research focuses on digital marketing strategies. In the study, the authors used the in-depth interview method and observation of the owners and managers of Instagram social media accounts @bakulciuw.

Keywords : instagram, digital marketing, technology, social media

vi

(7)

DAFTAR ISI

COVER...i

HALAMAN JUDUL...i

LEMBAR PERSETUJUAN SIDANG PROYEK AKHIR...ii

RIWAYAT HIDUP...iii

PRAKATA...iv

ABSTRACT...vi

DAFTAR ISI...vii

DAFTAR TABEL...x

DAFTAR GAMBAR...xi

DAFTAR LAMPIRAN...xii

BAB I 1 PENDAHULUAN...1

A. LATAR BELAKANG...1

B. IDENTIFIKASI MASALAH DAN RUMUSAN MASALAH...5

1. Identifikasi Masalah...5

2. Perumusan Masalah...5

C. TUJUAN PENELITIAN...6

D. MANFAAT PENELITIAN...6

1. Manfaat Bagi Pembaca dan Masyarakat...6

2. Manfaat Bagi Penulis...6 vii

(8)

BAB II 10

TELAAH PUSTAKA...10

A. KONSEPSI DIGITAL MARKETING...10

1. Definisi Digital Marketing...10

2. Akses Digital Marketing...12

3. Keuntungan Digital Marketing...13

4. Kekurangan Digital Marketing...15

5. Dampak Digital Marketing...17

B. MEDIA DIGITAL MARKETING...19

1. Pengertian Media...19

2. Jenis-Jenis Media...20

3. Instagram...21

C. PERILAKU KONSUMEN...23

1. Pengertian Perilaku Konsumen...23

2. Tipe-Tipe Perilaku Konsumen...24

3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen...25

D. KERANGKA PEMIKIRAN PENELITIAN...27

BAB III...30

METODE PENELITIAN...30

A. METODE PENELITIAN DAN UNIT ANALISIS...30

viii

(9)

1. Metode Penelitian...30

2. Unit Analisis...31

B. VARIABEL, PENGUKURAN DAN DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL...31

1. Variabel Penelitian, Sub Variabel dan Pengukuran Variabel...32

2. Definisi Operasional...33

C. PENENTUAN INFORMAN KUNCI...34

D. PROSEDUR PENGUMPULAN DATA...34

1. Studi Pustaka (Literature Study)...35

2. Studi Lapangan (Field Study)...35

E. METODE ANALISIS DATA...36

F. WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN...38

1. Waktu Penelitian...38

2. Tempat Penelitian...38

BAB IV...39

PEMBAHASAN...39

A. Gambaran umum objek penelitian...39

1. Gambaran tentang akun Instagram @bakulciuw...39

2. Gambaran tentang produk akun Instagram @bakulciuw...40

3. Gambaran tentang harga produk sepatu akun Instagram @bakulciuw...41

B. Hasil Penelitian...41 ix

(10)

2. Dampak menggunakan strategi promosi hype...51 3. Pentingnya Strategi Hype dalam akun Instagram @bakulciuw...52 BAB V 54

KESIMPULAN DAN SARAN...54 A. Kesimpulan...54 B. Saran 55

DAFTAR PUSTAKA...56 LAMPIRAN...59

x

(11)

DAFTAR TABEL

Tabel Teks H

Tabel 2.1 Pengertian Digital Marketing 9

Tabel 2.2 Pengertian Media Menurut Para Ahli 19

YTabel 3.1 Variabel, Sub Variabel dan Pengukuran 32 Tabel 3.2 Definisi Operasional Variabel Penelitian 33 YTabel 4. 1 Harga beli , harga Jual dan Harga yang berlaku di pasaran

41 Y

xi

(12)

Gambar 1. 2 Platform Media Sosial Pengguna Terbanyak di Indonesia 2 Gambar 1. 3 Instagram: Advertising Audience Overview 3

Gambar 4. 1 instastory produk new release @bakulciuw...48

Gambar 4.2 instastory barang yang terjual @bakulciuw...49

Gambar 4. 3 Produk Yang Di Obral Setengah Harga...50

Gambar 4. 4 Promosi Yang Diberikan Pada Bulan Agustus 2022...50

Gambar 4. 5 Promosi @Bakulciuw Berupa Potongan Harga Sebesar 50 Ribu Rupiah...51

Gambar 4. 6 Promosi Yang Dilakukan @Bakulciuw Berupa Bebas Ongkir Selama Nya...52

Gambar 4. 7 insta ads yang di atur untuk di gunakan oleh @bakulciuw....53

Gambar 4. 8 insta ads pada feed Instagram...54

Gambar 4. 9 insta ads pada instastory...55

xii

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. 1 Profil Narasumber...63 Lampiran 1. 2 Tabel Wawancara...63

xiii

(14)

A. LATAR BELAKANG

Revolusi insdustri 4.0 menyebabkan lonjakan kemajuan teknologi informasi begitu pesat sehingga akses untuk mencari dan mendapatkan informasi produk relative mudah. Hal ini mendorong inovasi terhadap teknologi berdampak pada disrupsi fundamental terhadap tatanan kehidupan masyarakat. Fenomena ini lahir karena adanya perubahan yang mengarah kepada digitalisasi. Digitalisasi merupakan terminologi untuk menjelaskan proses pergeseran penggunaan media cetak ke media digital.

Transformasi digital ini diadaptasi dalam dunia marketing untuk siap menghadapi persaingan bisnis yang kompetitif.

Kemajuan teknologi ini dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mempromosikan produk dan jasa melalui banyaknya platform media sosial seperti whatapp, instagram, youtube, tiktok, facebook, twitter, dan linkedIn (Siti et al., 2021) Platform ini menawarkan fitur lengkap mulai dari fitur konten, fitur komentar hingga dapat melakukan interaksi antar pengguna.

Salah satu nya adalah Instagram dimana media sosial ini

1

(15)

2

menempati urutan ke-5 dengan pengguna terbanyak di dunia (Digital Transformation World, 2019)

Gambar 1. 1 Profile Pengguna Aktif Media Sosial Indonesia Sumber: Hotsuite.com dan We are Social, 2022

Whatsapp Instagram Facebook Tiktok Telegram Twitter Facebook Messenger Line Pinterest

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100

Gambar 1. 2 Platform Media Sosial Pengguna Terbanyak di Indonesia Sumber: Hotsuite.com dan We are Social, 2022

Gambar 1.1 dan 1.2 ini menunjukkan bahwa pengguna aktif media sosial di Indonesia mencapai lebih 50% dari populasi penduduk Indonesia tepatnya 68.9% atau senilai dengan 191,4 juta. Dari data ini juga didapatkan

(16)

bahwa pengguna aktif instragram ada pada urutan ke-2. Kesimpulannya adalah jumlah pengguna aktif internet berbanding lurus dengan jumlah penduduk di Indonesia. Artinya pertambahan jumlah penduduk akan berdampak pada jumlah aktif pengguna internet.

Fokus penelitian mengambil media sosial instagram sebagai media untuk promosi produk dan jasa. Berdasarkan data pada gambar 1.3 ini dapat disimpulkan bahwa pengguna Instagram di Indonesia sebanyak 99,15 juta yang merupakan 35,7% dari total jumlah populasi di Indonesia. Pengguna aktif aplikasi Instagram di Indonesia mencapai 99,15 juta jiwa yang persentase nya di dominasi oleh jenis kelamin perempuan yaitu sebesar 52,3%. Sedangkan laki-laki hanya sebesar 47,7%.

Gambar 1.3 Instagram: Advertising Audience Overview Sumber: Hotsuite.com dan We are Social, 2022

Instagram merupakan platform sederhana dengan tampilan fitur relative lengkap mulai dari kamera, editing, feeds, instagram story (instastory), live

(17)

4

on instagram, direct message (DM) (Yonaldi, Defita, Zulbahri, Liza, 2019).

Platform ini dapat di-install secara gratis pada perangkat smart phone melalui google playstore. Posting foto dengan kualitas dan tampilan menarik menjadi keunggulan instagram sehingga cocok untuk media promosi.

Image brand lifestyle menjadi salah satu alasan kuat bahwa instragram cocok digunakan sebagai platform online shop. Image brand lifestyle mencoba menggambarkan sisi yang berbeda mulai dari perasaan, gaya hidup dari identitas merek yang akan dipromosikan. Foto yang diambil umumnya merepresentasikan penggunaanya dalam keseharian (daily live), dan difokuskan kepada makna cerita dibalik foto-foto yang diunggah tersebut.

Penelitian ini mencoba mengangkat fenomena mengenai strategi pemasaran yang diekspresikan melalui media sosial Instagram, dimana banyak konten yang disajikan dibuat seolah-olah memiliki arti yang lebih besar dari makna sebenarnya. Hal ini menjadi strategi promosi yang ampuh untuk menjaring konsumen. Berdasarkan uraian ini penulis telah menetapkan bahwa fokus penelitian ada pada strategi pemasaran digital (digital marketing). Sejalan dengan meningkatnya penggunaan media social saat ini di Indonesia. Atas dasar ini penulis merekomendasikan judul Proyek Akhir (PA) yaitu Strategi Pemasaran melalui Media Sosial

(18)

Instagram Sebagai Konsep Pemasaran Kekinian (Studi Kasus: akun instagram @bakulciuw).

B. IDENTIFIKASI MASALAH DAN RUMUSAN MASALAH

1. Identifikasi Masalah

a. Disrupsi era 4.0 berdampak pada kemajuan teknologi yang harus diadaptasi oleh marketer dalam memasarkan produk.

b. Internet of Thing (IOT) membuat akses informasi menjadi lebih cepat dan mudah.

c. Transformasi digital semakin tidak bisa dihindari digitalisasi penggunaan media cetak bergeser ke media digital

d. Perubahan perilaku konsumen dalam mencari informasi tentang produk dan jasa melalui media sosial.

e. Banyak platform media sosial beralih fungsi untuk media promosi produk (online shop).

2. Perumusan Masalah

a. Apa strategi pemasaran yang dikreasi/diciptakan oleh akun

@bakulciuw?

b. Bagaimana dampak dari strategi pemasaran yang dilakukan oleh akun @bakulciuw?

(19)

6

c. Mengapa strategi pemasaran penting/perlu untuk dilakukan oleh akun @bakulciuw

C. TUJUAN PENELITIAN

1. Untuk mengetahui strategi pemasaran yang dikreasi/diciptakan oleh akun @bakulciuw.

2. Untuk mengetahui dampak dari strategi pemasaran yang dilakukan oleh akun @bakulciuw.

3. Untuk mengetahui strategi pemasaran penting/perlu untuk dilakukan oleh akun @bakulciuw.

D. MANFAAT PENELITIAN

1. Manfaat Bagi Pembaca dan Masyarakat

Penelitian ini memiliki manfaat yaitu sebagai bahan acuan referensi yang bermanfaat untuk penelitian yang serupa dimasa yang akan datang. Selain itu, penelitian ini dapat menambah ilmu pengetahuan dan memperkaya wawasan dari pembaca dan masyarakat.

2. Manfaat Bagi Penulis

Penelitian ini membawa banyak manfaat bagi penulis yang pertama adalah penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk menyelesaikan tugas

(20)

proyek akhir sebagai salah satu persyaratan mutlak untuk menyelesaikan pendidikan dan mendapatkan Gelar Sarjana Terapan Pariwisata (S.Tr.Par) pada jenjang Diploma IV di Politeknik Sahid.

Selain itu, penelitian ini memiliki manfaat untuk penulis dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan baik dari teori maupun praktik yang telah dipelajari oleh penulis selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Manfaat terakhir yang diperoleh penulis yaitu mendapatkan banyak ilmu pengetahuan serta pengalaman yang baru. Ilmu pengetahuan serta pengalaman ini dapat menjadi bekal untuk penulis di masa yang akan datang.

3. Manfaat praktis

Manfaat dari penelitian ini bagi tempat penelitian adalah hasil penelitian dapat dijadikan sebagai sarana informasi yang membangun khususnya bagi akun @bakulciuw.

E. KETERBATASAN PENELITIAN

Keterbatasan dalam penelitian merupakan keterbatasan yang dialami oleh penulis selama menjalan penelitian. Ada dua (2) poin yang penulis rekomendasi sebagai keterbatasan penelitian dalam penulisan ini, yaitu:

1. Sulitnya mencari studi pustaka (literatur review) mengenai variable utama penelitian yang membahas tentang Instagram.

(21)

8

2. Batasan pemahaman penulis tentang bagaimana menetapkan langlah- langkah penelitian ini, dari proses awal hingga proses akhir.

F. SISTEMATIKA PENULISAN

Sistematika penulisan menjabarkan secara deskriptif mengenail bagian-bagian dari penelitian. Berikut sistematika penulisan dalam penelitian ini yang dikelompokkan menjadi lima bab.

BAB I : PENDAHULUAN

Dalam bab ini penulis menguraikan latar belakang penelitian, identifikasi masalah dan rumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat/siginifikasi, keterbatasan penelitian dan sistimatika penulisan.

BAB II : TELAAH PUSTAKA

Dalam bab ini penulis menjelaskan tentang pemikiran atau teori yang melandasi penelitian dan berhubungan dengan proyek akhir ini.

BAB III : GAMBARAN UMUM OBJEK PENULISAN

Dalam bab ini penulis menguraikan mengenai data dan informasi penelitian secara umum sehingga dapat memecahkan masalah secara terperinci dan sistematis.

(22)

BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN

Dalam bab ini peneliti akan menjelaskan berbagai temuan yang sudah diteliti dari hasil penelitian. Kemudian peneliti akan menjawab atas rumusan masalah serta pertanyaan penelitian yang sebelumnya telah dijelaskan di dalam bab pendahuluan.

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN

Dalam bab ini berisi penguraian tentang kesimpulan yang memuat rangkuman hasil penelitian berdasarkan rumusan masalah dan pembahasan pada bab sebelumnya untuk menjawab masalah-masalah penelitian ditambah dengan saran-saran

(23)

BAB II

TELAAH PUSTAKA

Pada bab kedua ini akan dijelaskan empat (4) poin yang terdiri dari (1) Konsep Digital Marketing; (2) Media Digital Marketing; (3) hype; (4) Perilaku Konsumen dan (5) Kerangka Pemikiran. Kelima poin akan dijelaskan pada sub bab berikut ini.

A. KONSEPSI DIGITAL MARKETING

1. Definisi Digital Marketing

Tabel 2.1 Pengertian Digital Marketing N

o

Pendapat Ahli

Deskripsi 1 [ CITATI

ON Gun19 \l 1033 ]

segala upaya yang dilakukan dalam hal pemasaran dengan menggunakan perangkat yang terhubung ke internet dengan beragam strategi dan media digital. Tujuan dari implementasi pemasaran digital yaitu dapat berkomunikasi dengan calon konsumen dengan saluran komunikasi online

(Rangga, 2020)

dan[CITATIO N Urb04 \l 1033 ]

Digital marketing menggunakan fasilitas internet dan teknologi informasi untuk memperluas dan meningkatkan fungsi marketing tradisional

10

(24)

[CITATI ON Cov011 \l 1033 ]

penggunaan fasilitas internet dan penggunaan teknologi interaktif lain untuk membuat dan menghubungkan dialog antara perusahaan dan konsumen yang telah teridentifikasi

[CITATI ON Hei091 \l 1033 ]

Perkembangan digital marketing melalui sebuah situs web, telepon genggam dan perangkat games, menawarkan akses baru periklanan yang tidak digembor- gemborkan dan sangat berpengaruh. Jadi kenapa para marketer di seluruh asia tidak mengalihkan pemakaian budget dari marketing tradisional seperti TV, radio dan media cetak ke arah media teknologi baru dan media yang lebih interaktif.

(25)

12

2. Akses Digital Marketing

Akses Digital Marketing merupakan media yang umumnya digunakan baik oleh produsen maupun konsumen.

a. Website

Website merupakan kumpulan halaman web yang berhubungan antara satu dengan lainnya, biasanya berupa situs yang dapat diakses dan dilihat oleh para pengguna Internet (Abbas, 2013).

b. Blog

Blog adalah singkatan dari weblog. Blog adalah jenis situs web yang dikembangkan dan dikelola oleh individu dengan mengunakan perangkat lunak (software) online atau Platform host yang sangat mudah pengguna, dengan ruang untuk menulis.

Berbagai penyedia layanan blog diantaranya adalah blogger.com, wordpress.com dan multiply.com(Abbas, 2013).

c. Media sosial

Media sosial adalah label bagi teknologi digital yang memungkinkan orang untuk berhubungan, berinteraksi, memproduksi, dan berbagi isi pesan [CITATION BKL10 \l 1033 ].

d. Interactive audio video berbasi aplikasi youtube

(26)

Youtube adalah situs web yang menyediakan berbagai macam video mulai dari video klip sampai film, serta video-video yang dibuat oleh pengguna youtube sendiri. YouTube adalah sebuah situs web berbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal pada Februari 2005. Situs ini memungkinkan pengguna mengunggah, menonton, dan berbagi video(B & Kalesaran, 2017)

e. Display ads

Display ads ditempatkan di situs web pihak ketiga yang relevan dalam bentuk iklan banner, gambar, dan teks. Display ads adalah istilah selimut yang mencakup setiap iklan visual yang ditempatkan di situs web, namun, dapat dibagi menjadi tiga kategori dasar yaitu iklan penempatan situs,iklan kontekstual dan pemasaran.

3. Keuntungan Digital Marketing

a. Menjadi pintu informasi konsumen

Saat ini konsumen akan mencari informasi produk atau jasa melalui internet baik website atau media sosial karena lebih mudah dan praktis serta menghemat waktu dan biaya

(27)

14

dibandingkan datang langsung ke tempat atau toko dan transaksi pun bisa di lakukan secara online[ CITATION Gun19 \l 1033 ].

b. Memudahkan konsumen untuk mencari informasi.

Sebagai konsumen pasti kita akan mencari informasi tentang produk atau jasa yang akan di beli dan pasti akan mencari harga yang terbaik. Harga pun pasti lebih murah di platform digitial di bandingkan harga di toko.

c. Konsumen mempunyai waktu untuk mempelajari produk atau jasa.

Dengan ada nya media digital pada saat ini,konsumen yang memiliki kesibukan dan tidak mempunyai waktu luang untuk datang langsung ke toko akan sangat di mudahkan untuk melihat produk yang di inginkan. Konsumen mendapatkan keleluasaan untuk mendapatkan informasi yang di inginkan tanpa dibatasi oleh waktu dan tempat dengan hanya menggunakan media digital yang semakin tinggi eksistensi nya.

d. Akses 24 jam tidak pernah tutup

Digital marketing bisa di akses konsumen kapan saja dimanapun dan kapanpun,dikarenakan digital marketing tidak batasi oleh waktu dan tempat. Beda dengan toko offline yang akan tutup

(28)

malam hari dan hal itu membuat konsumen tidak bisa mengunjungi nya di setiap saat.

e. Jarak bukan lagi penghalang

Saat ini konsumen dan penjual bisa bertransaksi dari sabang dan merauke dikarenakan kita bisa melihat dan membeli produk tersebut tanpa harus datang ke tempat yang jauh. Di tambah dengan di dukung nya marketplace dan jasa ekspedisi saat ini yang memberikan promo gratis ongkos kirim.

f. Beragam nya pilihan media digital

Saat ini sudah terdapat banyak media yang bisa membuat toko online murah bahkan gratis. Bisa menggunakan marketplace seperti shopee, bukalapak, tokopeda, dan lain-lain. Dan bisa memasarkan produk atau jasa menggunakan media sosial seperti facebook, instagram, whatsapp, line, dan lain-lain)

g. Biaya digital marketing yang efisien dan terjangkau

Biaya digitial pada digital marketing seperti Endorse, Sosial Media Ads dan Paid Promote sangat murah jika kita bandingkan dengan advertising ke marketing media display ads cetak, radio dan televisi.

(29)

16

4. Kekurangan Digital Marketing

Berikut adalah kekurangan dari digital marketing:

a. Ketergantungan pada teknologi

Untuk perusahaan yang menyediakan digital marketing harus menyediakan resources teknologi untuk dapat melakukan digital marketing. Karena nyawa dari digital marketing adalah teknologi.

b. Ada nya isu terhadap keamanan dan privasi

Digital marketing seutuhnya beroprasi pada internet dan tekonologi yang dapat di akses semua pihak. Hal ini yang dapat membuat mengurangi keamanan dan privasi pada bisnis kita.

c. Biaya pemeliharaan semakin bertambah seiring dengan berkembangnya teknologi

Resources teknologi pada perusahaan akan bertambah biaya pemeliharaan perusahaan dikarenakan tekologi tiap tahun terus berkembang.

d. Pemerataan teknologi belum sepenuhnya merata khususnya di Indonesia

(30)

Ada beberapa daerah di Indonesia khusus nya di pedalaman dan terpencil yang belum terdapat nya internet. Sehingga masyarkat disana belum mengenal teknologi.

e. Transparansi harga

Dengan digital marketing, informasi produk atau jasa yang dapat bebas di akses public membuat kompetitor dapat juga mengakses informasi tersebut. Harga pada produk yang secara transparan langsung tampil tersebut yang menimbulkan kompetisi harga.

f. Global Competition

Timbulnya persaingan ketat dalam bisnis tingkat global, dikarenakan keunggulan digital marketing yang dapat menyebar keseluruh dunia yang memeliki teknologi internet.

5. Dampak Digital Marketing

Di zaman yang serba digital saat ini membuat manusia yang sebelumnya tidak berhubungan dengan digital marketing sekarang telah mulai tertarik dalam bidang tersebut. Kesempatan ini yang dapat di manfaatkan oleh para penjual maupun perushaaan untuk memperluas dan menembus market digital marketing khusus nya di Indonesia yang mempunyai potensi yang sangat besar

a. Berkurangnya loyalitas konsumen terhadap satu brand

(31)

18

Di era yang serba digital dan online saat ini membuat konsumen mudah untuk mengakses informasi yang tersebar di intertnet. Hal ini juga yang membuat konsumen mudah mencari dan mendapatkan informasi tentang harga dari brand lain nya dan konsumen akan melakukan perbandingan dalam mengambil suatu keputusan untuk membeli produk atau jasa dari brand tersebut. Disini dapat mengancam loyalitas konsumen terhadap produk yang mereka gunakan sebelumnya.

b. Konsumen dan ulasan.

Dimasa digital marketing saat ini konsumen dengan mudahnya bisa membagikan ulasan yang mereka rasakan saat menggunakan produk atau jasa. Mereka akan membagikan ulasan yang positif apabila produk atau jasa yang mereka rasakan bisa memuaskan dan mereka juga akan membagiakan ulasan negative yang berdampak dapat menghancurkan citra dari produk tersebut.

c. Penilaian konsumen kini semakin rumit

Konsumen saat ini dapat menjadi sesuatu yang rumit, karena mereka dapat memiliki pendapat yang berbeda satu sama yang lain dalam menilai produk yang bagus. Mereka akan share suatu

(32)

pelayanan di media sosial dengan membandingkan produk atau jasa satu dengan lain nya.

d. Toleransi konsumen berkurang mengakibatkan ke khawatiran Konsumen dengan mudahnya memberikan penilaian terhadap suatu produk atau jasa yang mereka beli dan gunakan. Ada sedikit kekurangan dari produk tersebut, konsumen akan memberikan respon negatif dan melakukan share ke media sosial mereka dengan memberikan ulasan yang kurang menyenangkan tentang produk atau jasa tersebut. Hal ini tidak di temukan di era tradisional marketing dikarenakan konsumen masih memiliki toleransi terhadap produk yang di nilai kurang baik.

e. Tidak ada rasa takut untuk mencoba

Konsumen tidak takut untuk mencoba membeli produk yang sama dari kompetitor brand yang berbeda. Hal ini di karenakan konsumen ingin mendapatkan pelayanan dan kualitas produk yang memuaskan kebutuhannya.

(33)

20

B. MEDIA DIGITAL MARKETING

1. Pengertian Media

Media digunakan untuk mempermudah penyampaian informasi, sehingga pesan yang di sampaikan pemberi informasi dapat di terima dengan baik (Ivony, 2017). Beberapa rekomendasi lainnya tentang arti dari media dijelaskan pada tabel berikut:

Tabel 2.2 Pengertian Media Menurut Para Ahli

No Pendapat ahli Deskripsi

[ CITATION Ahm97 \l

1033 ] Media merupakan segala sesuatu yang

dapat ditangkap oleh indra manusia, yang berfungsi sebagai perantaa, sarana, atau alat untuk proses komunikasi (proses belajar mengajar).

Gagne dan Briggs dalam [CITATION Ars14 \l 1033 ]

secara implisit mengatakan bahwa media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran, yang terdiri dari antara lain buku, tape recorder, film, slide (gambar bingkai), foto, gambar, grafik, televisi, dan computer.

(34)

2. Jenis-Jenis Media

Media mempunyai empat jenis yang berbeda fungsi dan bentuknya, keempat jenis media tersebut yaitu (1)media visual, Media visual adalah semua media yang dapat dilihat, dibaca, dan diraba.

Contoh media visual misalnya foto gambar, grafik/ diagram, buku, teks, majalah, koran, alat peraga, dsb (2)media audio, Media Audio adalah semua media yang dapat ditangkap oleh indra pendengaran (telinga) manusia. Contoh media audio misalnya suara, musik, lagu, siaran radio, rekaman suara dalam kaset atau CD, dsb (3)media audio visual, Media Audio Visual adalah kombinasi dari media audio dan media visual. Contoh media audio visual misalnya film, video, drama, pementasan, televisi, dan sebagainya (4) multimedia, Multimedia sendiri sebenarnya merupakan media audio visual, namun jauh lebih lengkap sebab menyatukan berbagai format media seperti teks, gambar, grafik, suara, video dan juga animasi. Contoh multimedia adalah internet (Ivony, 2017).

3. Instagram

a. Pengertian Instagram

Instagram adalah layanan jejaring sosial berbasis fotografi.

Jejaring sosial ini diresmikan pada tanggal 6 Oktober 2010 oleh

(35)

22

Kevin Systrom dan Mike Krieger yang mampu menjaring 25 ribu pengguna di hari pertama. Nama instagram merupakan kependekan dari kata “instan-telegram”. Instagram adalah sebuah aplikasi dari Smartphone yang khusus untuk media sosial yang merupakan salah satu dari media digital yang mempunyai fungsi hampir sama dengan twitter, namun perbedaannya terletak pada pengambilan foto dalam bentuk atau tempat untuk berbagi informasi terhadap penggunanya. Instagram juga dapat memberikan inspirasi bagi penggunanya dan juga dapat meningkatkan kreatifitas, karena Instagram mempunyai fitur yang dapat membuat foto menjadi lebih indah, lebih artistik dan menjadi lebih bagus [ CITATION Atm12 \l 1033 ].

b. Kelebihan dan kekurangan dari Instagram

Berikut ini akan dijelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan dari media sosial Instagram.

1) Kelebihan Media Sosial Instagram

Beberapa hal membuat media sosial Instagram lebih unggul dibandingkan dengan media sosial.

(36)

a) Mampu bersifat privasi, Jika kita menerapkan privat akun, maka profil Instagram kita terkunci dan hanya bisa dilihat oleh followers;

b) Memiliki Beberapa Fitur Menarik, di samping kita bisa mengepost foto atau video yang dimiliki, Instagram juga menyediakan berbagai macam editan serta stiker-stiker menarik yang mampu mempercantik postingan instagram kita;

c) Menyediakan Akun Bisnis, bbagi kalian yang menekuni bidang bisnis online. Tidak ada salahnya jika menggunakan Instagram sebagai media promosi.

2) Kekurangan Media Sosial Instagram

3) Instagram mempunyai beberapa kekurangan. (1) konteksnya terbatas. konteksnya yang hanya memuat foto dan video membuat penggunaan Instagram tidak dapat menjangkau ke ranah – ranah lainnya. (2) kualitas unggahan yang menurun. Dalam Instagram jika kita ingin memposting foto dan video, hanya bisa menggunakan skala kualitas yang kecil sehingga gambarnya tidak begitu jelas (David Kurniawan, 2021).

(37)

24

C. PERILAKU KONSUMEN

1. Pengertian Perilaku Konsumen

Ada beberapa pengertian perilaku konsumen yang dikemukakan oleh para ahli diantaranya adalah menurut [ CITATION Man02 \l 1033 ] Perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, menggunakan barang-barang atau jasa ekonomis yang dapat dipengaruhi lingkungan.

Menurut [CITATION Win03 \l 1033 ].

Perilaku yang ditujukan oleh orang-orang dalam merencanakan, membeli dan menggunakan barang-barang ekonomi dan jasa.

Pemahaman terhadap perilaku konsumen bukanlah pekerjaan yang mudah, tetapi cukup sulit dan kompleks. Hal ini disebabkan oleh banyaknya variable-variabel yang mempengaruhinya dan variabel- variabel tersebut cenderung saling berinteraksi. Meskipun demikian, apabila hal tersebut dapat dilakukan, maka suatu perusahaan penghasil barang maupun jasa akan dapat meraih keuntungan yang jauh lebih besar daripada perusahaan pesaingnya karena dengan memahami perilaku konsumen maka perusahaan tersebut dapat memberikan kepuasan secara lebih baik kepada konsumennya (Subianto, 2007).

(38)

2. Tipe-Tipe Perilaku Konsumen

Menurut Wilkie dalam [ CITATION Ind17 \l 1033 ], tipe perilaku konsumen dalam melakukan pembelian dikelompokkan menjadi empat berdasarkan tingkat keterlibatan pembeli dan tingkat keterlibatan diferensiasi merek, yang mempunyai empat (4) poin sebagai berikut:

a. Budget Allocation (Pengalokasian budget)

Pilihan konsumen terhadap suatu barang dipengaruhi oleh cara bagaimana membelanjakan atau menyimpan dana yang tersedia, kapan waktu yang tepat untuk membelanjakan uang.

b. Product Purchase or Not (Membeli produk atau tidak).

Perilaku pembelian yang menggambarkan pilihan yang dibuat oleh konsumen.

c. Store Patronage (Pemilihan tempat untuk mendapatkan produk) Perilaku pembelian berdasarkan pilihan konsumen, berdasarkan tempat atau di mana konsumen akan melaksanakan pembelian produk atau jasa tersebut.

(39)

26

d. Brand and Style Decision (Keputusan atas merek dan gaya).

Pilihan konsumen untuk memutuskan secara terperinci mengenai produk apa yang sebenarnya ingin dibeli.

3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Menurut [ CITATION Tji01 \l 1033 ] dipengaruhi empat faktor utama memberikan petunjuk dan informasi bagaimana produsen mencapai dan melayani pembeli lebih efektif. Keempat faktor tersebut:

a. Faktor Budaya

Faktor budaya ini ada empat poin (1) Budaya Masyarakat mendapatkan kumpulan nilai,persepsi, preferensi,dan perilaku dari keluarganya serta lembaga-lembaga penting lain; (2) Sub- budaya yaitu kebangsaan, agama, ras, dan daerah geografis; (3) Kelas Sosial adalah pembagian masyarakat yang relatif homogeny dan permanen, tersusun hierarkis dan menganut nilai- nilai dan perilaku serupa.

b. Faktor Sosial

Faktor sosial ini ada tiga poin yang ada lingkungan yang ada di sekitar kita: (1) Kelompok acuan seseorang terdiri dari semua kelompok yang memiliki pengaruh langsung terhadap sikap atau

(40)

perilaku seseorang; (2) Anggota keluarga merupakan kelompok acuan primer yang paling mempengaruhi keputusan membeli dan menggunakan produknya; (3) Peran meliputi kegiatan yang diharapkan akan dilakukan oleh seseorang nantinya peran tersebut akan menghasilkan status.

c. Faktor Pribadi

Faktor pribadi yang ada pada diri manusia ini ada empat faktor (1) usia dan tahap siklus hidup, Konsumsi dibentuk siklus hidup keluarga.Pemasar sering memilih kelompok-kelompok berdasarkan siklus hidup sebagai pasar sasaran; (2) Pembelian produk sangat dipengaruhi oleh pekerjaan,keadaan dan lingkungan ekonomi seseorang; (3) Gaya hidup menggambarkan keseluruhan diri Seseorang berinteraksi dengan lingkungannya;

(4) Kepribadian adalah karakteristik psikologis seseorang yang berbeda dengan orang lain menyebabkan tanggapan relatif konsisten.

d. Faktor Psikologis

Ada empat faktor yang bisa berpengaruh pada pembelian: (1) Motivasi adalah keadaan diri pribadi seseorang yang mendorong kegiatan individu melakukan kegiatan-kegiatan tertentu untuk mencapai tujuannya; (2) Persepsi adalah proses yang digunakan

(41)

28

oleh individu untuk memilih, mengorganisasi dan menginterpretasi masukan-masukan informasi guna menciptakan gambaran dunia yang memiliki arti; (3) Pembelajaran meliputi perubahan perilaku seseorang yang timbul dari pengalaman.

Sebagian besar perilaku manusia hasil dari belajar; (4) Gambaran pemikiran dianut seseorang tentang suatu hal yang diyakini.

D. KERANGKA PEMIKIRAN PENELITIAN

(42)

Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran Penelitian Sumber: Data Olahan Penulis, 2022 Keterangan Gambar:

Berdasarkan gambar 2.1, dampak dari perubahan teknologi informasi yang menyebabkan perubahan perilaku terhadap konsumen dan produsen dan mengakibatnya digital marketing sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang bisa di lakukan pada media sosial khusus nya pada aplikasi Instagram. Aplikasi Instagram sendiri mempunyai 5 fitur yang begitu penting untuk mempromosikan apa yang ada di akun

(43)

30

tersebut dengan jenis fitur yang berbeda-beda yang nanti nya akan jadi objek penelitian oleh penulis.

(44)

A. METODE PENELITIAN DAN UNIT ANALISIS

1. Metode Penelitian

Metode penelitian adalah cara untuk mendapatkan data secara ilmiah yang tujuannya di deskripsikan, dibuktikan, dikembangkan dan ditemukan pengetahuan, teori, mencari tahu, memecahkan dan mengantisipasi masalah dalam kehidupan manusia. Metode penelitian kualitatif menjadi pilihan yang digunakan dalam penelitian ini.

Adapun penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis fenomena, peristiwa, dan aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual maupun kelompok [CITATION Sukmadinata2005 \p 60 \l 1057 ]. Penelitian kualitatif ini sifatnya deskriptif analitik. Data yang diperoleh seperti hasil pengamatan, hasil wawancara, hasil pemotretan, analisis dokumen, catatan lapangan, disusun oleh peneliti di lokasi penelitian, tidak dituangkan dalam bentuk angka-angka. Hasil analisis data berupa

31

(45)

32

pemaparan mengenai situasi yang diteliti yang disajikan dalam bentuk uraian naratif [CITATION Sugiyono2010 \p 15 \t \l 1057 ]

2. Unit Analisis

Unit analisis adalah satuan yang diteliti yang berkaitan dengan benda, individu, kelompok, sebagai subjek penelitian [ CITATION Ham05 \l 1033 ]. Unit analisis dapat menjadi salah satu acuan dalam melakukan penelitian. Pada suatu penelitian, menentukan suatu unit analisis sangat di perlukan. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode kualitatif. Unit penelitian yang penulis gunakan sebagai objek adalah akun Instagram dari

@explorejogja.

B. VARIABEL, PENGUKURAN DAN DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL

Dalam bahasan tentang Variabel, Pengukuran dan Definisi Operasional Variabel yang akan penulis bahas ialah mengenai, (1) Variabel Penelitian, Sub Variabel dan Pengukuran, (2) Definisi Operasional Variabel. Kedua poin tersebut akan diuraikan sebagai berikut:

(46)

1. Variabel Penelitian, Sub Variabel dan Pengukuran Variabel Variabel adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya [CITATION Sugiyono2012 \p 2 \t \l 1057 ]. Penjelasan variabel dan sub variabel serta pengukuran akan dijelaskan pada tabel 3.1 di bawah ini:

Tabel 3.1 Variabel, Sub Variabel dan Pengukuran Variabel Sub

Variabel

Indikator/Skala Pengukuran Skala Pengukuran Strategi

pemasaran melalui media sosial Instagram

Post Feed 1. Ukuran resolusi gambar 2. Angel (sudut

pengambilan gambar) Foto

3. Kategori Postingan (Foto, Video, Endorsement) 4. Isi Feed 5. Trend Feed

6. Desain atau Planning Feed

7. Caption

Ordinal (Skala Likert)

Instastor y

1. Ukuran foto/Video Ordinal (Skala Likert) Reels 1. Cinematography

2. Video AR 3. Durasi 4. Penyajian 5. Ciri khas

Ordinal (Skala Likert)

Live 1. Interaksi langsung Ordinal (Skala Likert) Insta Ads 1. Menjangkau lebih

banyak followers

Ordinal (Skala Likert)

(47)

34

2. Definisi Operasional

Menurut (Sugiyono, 2016a), Pengertian definisi operasional dalam variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari objek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang telah ditetapkan oleh penulis untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Oleh karena itu, untuk memberikan kemudahan dalam proses pengukuran variabel penelitian ini, variabel yang dibahas didefinisikan secara operasional yaitu, (1) Akun Instagram

@explorejogja yang akan digunakan sebagai acuan utama penulis untuk meneliti strategi pemasaran yang di lakukan pada akun instagram. (2) followers yang akan menjadi subjek seberapa pengaruh nya strategi pemasaran yang di lakukan oleh akun Instagram

@bakulciuw.

Tabel 3.2 Definisi Operasional Variabel Penelitian

No Variabel/Sub Variabel Definisi

1 Post Feed Feed IG adalah kabar beranda instagram yang berisi postingan baik berupa foto ataupun video yang telah diupload pengguna yang sudah kita ikuti (follow) di instagram.

2 Instastory Instagram adalah set foto atau video dari 24 jam terakhir yang tidak muncul di pengikut Anda memberi makan dan tidak tetap.

3 Live menyiarkan video langsung yang

(48)

No Variabel/Sub Variabel Definisi

juga memungkinkan followers untuk memberikan komentar dan tanggapannya.

4 Insta Ads platform iklan di media sosial Instagram.

5 Reels Reels memungkinkan pengguna

untuk merekam video hingga 15 detik dan menambahkan musik yang populer, berbagi filter dan efek di atasnya.

C. PENENTUAN INFORMAN KUNCI

Teknik pengembilan informan kunci yang digunakan adalah teknik purposive sampling yang merupakan bagian dari non-probability sampling.

Menurut (Sugiyono, 2016b) teknik purposive sampling merupakan teknik yang didasarkan pada pertimbangan tertentu dari narasumber dan periode waktu yang telah ditentukan dari awal sehingga dapat mempermudah penulis untuk meneliti kasus yang diteliti.

D. PROSEDUR PENGUMPULAN DATA

Metode pengumpulan data dalam penelitian sebagai berikut:

(49)

36

1. Studi Pustaka (Literature Study)

Menurut (Sugiyono, 2015). Studi kepustakaan berkaitan dengan kajian teoritis dan referensi lain yang berkaitan dengan nilai, budaya dan norma yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti, selain itu studi kepustakaan sangat penting dalam melakukan penelitian, hal ini dikarenakan penelitian tidak akan lepas dari literatur-literatur Ilmiah.

Data diperoleh dengan cara mempelajari dan mengkaitkan literatur yang berhubungan dengan permasalahan yang dihadapi yakni literatur tentang strategi marketing, tempat wisata di yogyakarta dan Instagram sebagai media untuk promosi. Langkah ini dipakai sebagai landasan teoritis serta pedoman dalam menganalisa masalah.

2. Studi Lapangan (Field Study).

Teknik ini dilakukan dengan mengumpulkan data secara langsung dari subyek yang akan diteliti guna memperoleh data-data yang dibutuhkan dan gambaran permasalahan yang sesungguhnya terjadi. Tahap pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari:

a. Wawancara

Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila penulis akan melaksanakan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan juga penulis ingin

(50)

mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dan jumlah respondennya sedikit/kecil (Sugiyono, 2015).

b. Observasi

(Sugiyono, 2015) mengemukakan bahwa, observasi merupakan suatu proses yang kompleks, suatu proses yang tersusun dari berbagai proses biologis dan psikologis. Dua di antara yang terpenting adalah proses-proses pengamatan dan ingatan.

c. Kuisioner

Angket atau kuesioner merupakan sederetan daftar pertanyaan yang dibuat secara tertulis oleh peneliti untuk memperoleh data atau informasi yang berupa jawabanjawaban yang diberikan oleh responden (Fatihudin, 2015).

E. METODE ANALISIS DATA

[ CITATION Sug17 \l 1033 ]` teknik analisis data kualitatif yang digunakan yaitu model Miles dan Huberman yang dapat digambarkan sebagai berikut:

1. Pengumpulan Data Yaitu pencarian data-data yang diperlukan sesuai dengan kondisi ditempat penelitian. Data-data yang dikumpulkan oleh

(51)

38

penulis berupa unggahan di media sosial instagram pada akun

@explorejojga.

2. Redukasi data. Data yang diperoleh dari wawancara akan segera dianalisis melalui redukasi data, meredukasi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok. Dengan cara demikian maka kesimpulan dapat ditarik oleh penulis.

3. Penyajian data. Yaitu sekumpulan informasi tersusun yang memberi dasar pijakan pada penulis untuk melakukan penarikan kesimpulan.

Penyajian data dalam penelitian ini meliputi hasil dari wawancara untuk pengelola akun dan followers yang kesemuanya dirancang guna menggabungkan informasi yang tersusun dalam suatu bentuk yang sama Pengumpulan data Redukasi data Kesimpulan-kesimpulan penarikan/ Verifikasi Penyajian data dan mudah diraih sehingga dengan demikian penulis akan dapat melihat apa yang sedang terjadi dan menentukan apakah menarik kesimpulan yang benar ataukah terus melangkah melakukan analisis yang menurut saran yang dikisahkan oleh penyajian sebagai sesuatu yang berguna.

4. Menarik kesimpulan. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya.

Tetapi apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal

(52)

didukung oleh bukti- bukti yang valid dan konsisten saat penulis mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.

F. WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN

1. Waktu Penelitian

Keseluruhan waktu penelitian ini selama lima (5) bulan dimulai dari pemilihan judul di awal Maret 2022, serta melakukan penyusunan pada bulan April – Juli 2022 dan sidang pada bulan Agustus 2022.

2. Tempat Penelitian

Tempat penelitian ini mengambil salah satu akun media sosial instagram khususnya yang terkait dengan fokus penelitian yaitu akun

@bakuliuw.

(53)

BAB IV PEMBAHASAN

Pada bab ini akan dijelaskan hasil penelitian berupa deskripsi dari obyek penelitian dan pembahasan dari analisi seluruh variabel dari 3(tiga) rumusan masalah yang dibahas pada bab pertama.

A. Gambaran umum objek penelitian 1. Gambaran tentang akun Instagram @bakulciuw

Akun Instagram @bakulciuw merupakan akun Instagram yang fokus pada bidang fashion terumata sepatu atau biasa di sebut sneakers.

Bertujuan untuk menjadi reseller sepatu bermerk yang menjadi trend dari remaja sampai orang tua. Berdiri sejak tahun 2020 pada saat pandemi covid yang dimana semua bidang usaha apapun mengalami penurunan yang signifikan,tetapi @bakulciuw bisa berdiri dan berkembang hingga saat ini. Berawal dari ketidak sengaja sang owner yang membeli sepatu

nike air Jordan 1 di Malaysia seharga satu juta enam ratus ribu rupiah.

Kemudian disaat owner pulang ke Jakarta sepatu tersebut bisa terjual

40

(54)

dengan harga dua juta rupiah dengan kondisi yang sudah terpakai.

Akhirnya sang owner pun melihat peluang besar untuk memutuskan berjualan sepatu yang sekaligus menjadi hobi nya.

Mengandalkan online tidak ada toko dan menggunakan marketplace tokopedia ,whatsapp group dan facebook marketplace untuk media berjualan. Konsumen tidak hanya berasal dari jabodetabek, luar pulau pun banyak. Setelah dua tahun berjalan @bakulciuw bisa berkembang dan sekaligus membangun kepercayaan kepada calon konsumen dan konsumen untuk meyakinkan bahwa produk yang di jual oleh

@bakulciuw 100% original bergaransi seumur hidup.

2. Gambaran tentang produk akun Instagram @bakulciuw

Akun Instagram @bakulciuw menjual produk sepatu yang dominan nya bermerk nike dengan jenis Air Jordan 1 (high,mid,low), dunk (low,high). @bakulciuw juga mempunyai fitur pre-order dan request sepatu yang tidak ada pada katalog di Instagram. Tidak hanya menjual sepatu,@bakulciuw juga menjual aksesoris lain nya seperti kaos,tas,kaos kaki,masker,topi yang semua nya bermerk seperti Adidas,puma,nike.

(55)

42

3. Gambaran tentang harga produk sepatu akun Instagram

@bakulciuw

Harga sepatu yang dijual oleh @bakulciuw bisa dibilang harga yang sangat kompetitif dibandingkan dengan kompetitor lain nya. beberapa dari konsumen @bakulciuw merupakan pedagang juga yang sudah besar mempunyai nama dan toko. Sebagai contoh pada table 4.1

NO Nama Sepatu Harga Modal Harga Jual Harga Pasaran

1 Nike Dunk Low Spartan

“Team Green” (Mei 2021)

Rp. 1,429,000 Rp. 2,800,000 Rp. 3,300,000++

(Mei – Juni 2021) 2 Nike Air Jordan 1 High

Obsidian Unc kondisi bekas (November 2021)

Rp. 3,500,000 Rp. 4,000,000 Rp. 4,500,000++

(November- Desember 2021) Tabel 4. 1 Harga beli , harga Jual dan Harga yang berlaku di pasaran

B. Hasil Penelitian

1. Strategi pemasaran yang diciptakan/kreasikan oleh akun Instagram @bakulciuw

Zaman yang serba digital seperti sekarang ini menjadikan strategi pemasaran yang wajib di lakukan pada media sosial. khusus nya bagi akun Instagram @bakulciuw yang tidak mempunyai toko fisik dan mengandalkan media online sebagai tempat berjualan. Maka dari itu strategi promosi yang di lakukan pada akun Instagram @bakulciuw dengan cara :

(56)

a. Menggunakan fitur instastory

Fitur ini yang lebih sering digunakan oleh akun Instagram

@bakulciuw untuk mempromosikan beberapa cara promosi,yaitu:

1) Barang yang di jual. Seperti produk new release di toko ritel resmi (contoh atmos,nike,hoops) akan selalu di posting dengan info ukuran sepatu (bisa request jika tidak ready) , harga dan pasti foto barang nya agar info yang disampaikan jelas seperti gambar 4.1.

2) Barang yang terjual. Jika ada barang yang terjual akan di posting pada instastory yang sekaligus berfungsi untuk testimoni kepercayaan terhadap konsumen seperti gambar 4.2.

3) Dengan fitur ini @bakulciuw bisa mempromosikan kepada akun Instagram @pakejordan (followers 4089)dengan cara menautkan nya yang kemudian akan

(57)

44

di repost oleh akun Instagram @pakejordan yang bisa dibilang promosi gratis.

4) Promosi yang dilakukan pada fitur instastory berupa info promosi barang yang dijual dengan discount hampir 50% atau setengah dari harga asli nya seperti yg ada pada gambar 4.3. Kemudian menginfokan promo yang di berikan tiap bulan nya, gambar 4.4 pada bulan agustus diberikan potongan harga sebesar 77 ribu rupiah seperti hal nya usia negara Indonesia yang telah mencapai 77 tahun.

(58)

Gambar 4. 1 instastory produk new release @bakulciuw Sumber : akun Instagram @bakulciuw

(59)

46

Gambar 4.2 instastory barang yang terjual @bakulciuw Sumber : akun Instagram @bakulciuw

(60)

Gambar 4. 3 Produk Yang Di Obral Setengah Harga Sumber : akun Instagram @bakulciuw

Gambar 4. 4 Promosi Yang Diberikan Pada Bulan Agustus 2022 Sumber : akun Instagram @bakulciuw

(61)

48

b. Post feed

Promosi yang di lakukan pada post feed (gambar 4.5) berupa promosi yang berlaku selama nya. Promo yang berikan berupa potongan harga sebesar 50rb untuk followers akun Instagram @bakulciuw (gambar 4.5) dan berlaku bebas ongkir selama nya bagi setiap konsumen yang bertransaksi via tokopedia (gambar 4.6).

Gambar 4. 5 Strategi pemasaran promosi @Bakulciuw Berupa Potongan Harga Sebesar 50 Ribu Rupiah

Sumber : akun Instagram @bakulciuw

(62)

Gambar 4. 6 Strategi Pemasaran Yang Dilakukan @Bakulciuw Berupa Bebas Ongkir Selama Nya

Sumber : akun Instagram @bakulciuw c. Reels

Strategi pemasaran yang di lakukan pada akun Instagram

@bakulciuw berupa informasi produk yang bisa di pre-order konsumen dan unboxing video produk agar konsumen lebih tertarik untuk membeli produk di akun instagram @bakulciuw.

d. Insta Ads

(63)

50

Insta Ads digunakan untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke profil Instagram @bakulciuw dan untuk mencari konsumen diluar followers akun Instagram @bakulciuw.

Dengan budget Rp.60,000 dengan durasi waktu selama 3 hari dan bisa menjangkau 6000-16000 viewers.

Gambar 4. 7 insta ads yang di atur untuk di gunakan oleh @bakulciuw Sumber : akun Instagram @bakulciuw

(64)

Gambar 4. 8 insta ads pada feed Instagram Sumber : akun Instagram @bakulciuw

(65)

52

Gambar 4. 9 insta ads pada instastory Sumber : akun Instagram @bakulciuw

2. Dampak menggunakan strategi pemasaran

Berikut dampak dari akun Instagram @bakulciuw setelah melakukan strategi pemasaran :

a. Peningkatan Penjualan

(66)

Setelah menggunakan strategi pemasaran melalui media sosial Instagram,bakulciuw store dapat meningkatkan penjualan. Dengan cara memberikan promo yaitu, diskon sebesar Rp. 50,000 untuk semua followers, memberikan promo bebas ongkir dan membuat event promosi berupa potongan harga pada setiap bulan nya.

b. Menjangkau konsumen

Dengan menggunakan fitur insta ads akun Instagram

@bakulciuw dapat menjangkau konsumen diluar followers dan juga dapat menjangkau konsumen yang berasal dari luar pulau.

c. Membuat konsumen repeat buying

Strategi pemasaran yang di lakukan bakulciuw store tidak hanya sekedar memberikan promosi terhadap produk yang dijual nya, tetapi membangun rasa kepercayaan dan memberikan pelayanan terbaik terhadap konsumen yang membuat konsumen melakukan repeat buying terhadap bakulciuw store.

(67)

54

3. Pentingnya Strategi Pemasaran dalam akun Instagram

@bakulciuw

Strategi pemasaran sangat perlu di lakukan agar viewer tertarik dengan penawaran/discount yang di berikan oleh akun Instagram

@bakulciuw. Disamping untuk menggiring viewer untuk membeli produk, strategi pemasaran ini di perlukan agar orang awam yang awal nya tidak paham dengan sepatu Jordan menjadi tertarik dan pada akhirnya mereka bertanya kepada akun Instagram @bakulciuw untuk mencari rasa penasaran ingin tahu lebih lanjut tentang sepatu Jordan yang di jual/promosikan oleh akun Instagram @bakulciuw.

(68)

A. Kesimpulan

Penelitian ini menganalisis strategi promosi yang di gunakan oleh akun Instagram @bakulciuw agar bisa menarik minat beli terhadap barang yang di dijual tersebut. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan data wawancara, observasi yang didapatkan, penulis mendapatkan kesimpulan sebagai berikut:

1. Strategi pemasaran yang dilakukan oleh akun Instagram

@bakulciuw menggunakan fitur iklan berbayar pada aplikasi Instagram (insta ads), membuat promosi berupa potongan harga Rp.50,000 untuk semua produk yang berlaku selama nya bagi followers, mengadakan promo event pada tiap bulan nya, menjual produk murah dibawah harga retail.

2. Dampak yang ditimbulkan dari promosi pemasaran yang dilakukan oleh akun Instagram @bakulciuw membuat penjualan yang meningkat,dapat menjangkau konsumen yang bukan merupakan followers,membuat konsumen yang melakukan repeat buying.

55

(69)

3. Strategi pemasaran perlu dan penting dilakukan untuk akun Instagram @bakulciuw karena pengaruh media sosial Instagram sangat besar apalagi produk yang dijual merupakan produk yang sedang pemasaran dan dicari belakangan ini.

B. Saran

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan sebelumnya, terdapat beberapa saran yang dapat diberikan penulis, yaitu sebagai berikut :

1. Reels Instagram pada akun Instagram @bakulciuw bisa dibuat lebih variatif dan kreatif lagi dengan cara seperti membuat video review sepatu yang lebih detail setelah di unboxing

2. Instagram story dibuat jangan hanya polos dengan background putih karena terlihat monoton.

3. feed post ada beberapa gambar yang terlihat memaksakan dan kurang indah saat dipandang.Kedepannya bisa foto menggunakan mini studio agar background foto terlihat indah. Dan setiap foto alangkah baik nya diberi watermark nama took agar foto tidak dipergunakan kembali oleh orang lain.

(70)

Universitas Wahid Hasyim Semarang 1. ISBN 978-602-99334-2-0, 1–

6.

B, K. D., & Kalesaran, E. R. (2017). Pemanfaatan youtube dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di desa paslaten kecamatan remboken minahasa. Pemanfaatan Youtube Dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Di Desa Paslaten Kecamatan Remboken Minahasa, 1–15.

David Kurniawan. (2021). Kelebihan Dan Kekurangan Instagram Dibandingkan Media Sosial Lainnya. PT Exrush Digital Nusantara.

Fatihudin, D. (2015). Metode Penelitian Untuk Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi. In Http://Repository.Um-Surabaya.Ac.Id/.

Ivony. (2017). 20 Pengertian Media Menurut Para Ahli Komunikasi . Pakarkomunikasi.Com.

M Zainal arifin. (2015). tentang Pemasaran Digital. Impact of Irresistible Sensational Offer on Digital Marketing, 57–60.

Rangga. (2020). Pengertian Digital Marketing Menurut Para Ahli dan Manfaat, Kekurangan. Https://Guruakuntansi.Co.Id/.

Siti, A., Agnia, G. N., Furnamasari, Y. F., & Dewi, D. A. (2021). Pengaruh Kemajuan Teknologi terhadap Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3).

Subianto, T. (2007). Jurnal Ekonomi Modernisasi Implikasinya Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Ekonomi Modernisasi Implikasinya Terhadap Keputusan Pembelian, 165–182.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung:

Alfabeta. Metrologia, 53(5).

Sugiyono. (2016a). Definisi Operasional. Euphytica, 18(2).

Sugiyono. (2016b). metode penelitian kuantitatif, kualitatif,dan R&D. In

(71)

Alfabeta, cv.

Yonaldi, S., Defita, F. M., & Zulbahri, L. (2019). Analisis Pengaruh Trust , Perceived Of Use , dan Perceived Risk terhadap Minat Beli Online Shop Menggunakan Instagram di Kota Padang. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 10(2).

Arsyad Azhar. (2014). media pembelajaran. jakarta: rajawali pers.

Atmoko Dwi, B. (2012). Instagram Handbook Tips Fotografi Ponsel.

Jakarta: Media Kita.

B.K Lewis. (2010). Social Media and Strategic Communication: Attitudes and Perceptions among College Students. United Stated: Public Relation Society of America.

Chakti, G. (2019). The Book Of Digital Marketig. Jakarta: Celebes Media Perkasa.

Coviello N. Milley R. & Marcolin B. (2001). Journal of interactive marketing.

Hamidi. (2005). Metode Penelitian Kualitatif: Aplikasi Praktis Pembuatan.

Malang: UMM PRESS.

Heidrick & struggles. (2009). The Adoption of Digital Marketing in Financial.

Mangkunegara, P. A. (2002). Perilaku Konsumen. Bandung: PT Refika Aditama.

Rohani, A. (1997). media instruksional edukatif. jakarta: rineka cipta.

Sugiyono. (2010). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Bandung: CV. Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2005). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung:

Remaja Rosda Karya.

(72)

Yogyakarta: BPFE.

Urban, G. L. (2004). Digital Marketing Strategy: text and cases. Pearson.

Utami, I. W. (2017). Perilaku Konsumen. Sukoharjo, Jawa Tengah: CV Pustaka Bengawan.

Winardi dan Suparwaman. (2003). Perilaku Konsumen. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

(73)

LAMPIRAN Lampiran 1. 1 Profil Narasumber

Profil Narasumber

Nama Informan: Dimdim Usia: 24 tahun

Posisi/Jabatan: owner/admin Lama Bekerja: sejak tahun 2020

Lampiran 1. 2 Tabel Wawancara

Narasumber Pertanyaan Daftar pertanyaan

Founder akun

Instagram @bakulciuw

a.Profil akun Instagram

@bakulciuw

1. Kapan akun Instagram

@bakulciuw di

dirikan?

2. Siapa yang

mendirikan akun ini?

3. Bagaimana proses perkembangan akun tersebut?

4. Berapa jumlah orang yang terlibat dalam akun ini?

5. Apa konsep yang disajikan oleh akun ini?

6. Siapa sasaran

konsumen terhadap

akun Instagram

@bakulciuw?

7. Bagaimana feedback konsumen pengunjung

(74)

akun apa yang di kreasikan/diciptakan untuk

mengembangkan akun tersebut?

2. Bagaimana strategi pemasaran tersebut di lakukan pada akun

@bakulciuw?

3. Seberapa besar dampak yang terjadi saat melakukan strategi tersebut?

4. Bagaimana minat

konten dari

followers,lebih suka konten foto atau video?

5.Bagaimana cara agar konten promosi sepatu terlihat menarik?

6.Apa saja inovasi yang dilakukan?

7.Apakah akun

@bakulciuw menerima endorse atau iklan berbayar dari produk atau brand?

8.Apakah @bakulciuw melakukan endorse atau iklan ke

(75)

selebrgam dan akun instagram lain?

9.Apakah ada perbedaan

dampak dari

melakukan dan

menerima endorse?

10. Berapa

penghasilan dari aktifitas @bakulciuw dalam waktu satu bulan?

11. Mengapa strategi pemasaran perlu di lakukan?

12. Apa saja resiko yang terjadi dalam melakukan promosi dan mengelola akun instagram @bakulciuw

? admin atau pengelola

akun

Instagram

1. Bagaimana cara membuat konten untuk post feed?

2. Lebih banyak mana konten foto atau video yang ada pada feed ig @bakulciuw?

3. Isi dari feed berupa/mengandung apa saja?

4. Apakah isi feed ig

@bakulciuw

mengikuti trend pada saat ini?

(76)

membuat caption agar pesan promosi tersampaikan?

7. Informasi apa saja yang diberika pada instastory?

8. Bagaimana/apa saja

konsep yang

disajikan pada instastroy?

9. Apa ciri khas video reels yang ada pada akun @bakulciuw?

10.Bagaimana/Apa saja penyajian reels

@bakulciuw?

11.Apakah reels

@bakulciuw

menggunakan konsep cinematography dalam pengambilan video?

12.Apakah akun

@bakulciuw sering live dan berintaksi langsung dengan followers?

13.Seberapa efektifkah insta ads untuk menjangkau insight dan followers?

(77)

14.Dari sekaian banyak fitur Instagram manakah yang lebih efektif untuk membuat

followers/konsumen membeli produk?

15.Lebih banyak yang menggunakan direct transfer atau pihak ketiga berbasis aplikasi? Jika pihak ketiga aplikasi mana kah yang lebih sering digunakan untuk bertransaksi?

(78)

Gambar

Gambar 1. 1 Profile Pengguna Aktif Media Sosial Indonesia Sumber: Hotsuite.com dan We are Social, 2022
Gambar 1. 2 Platform Media Sosial Pengguna Terbanyak di Indonesia  Sumber: Hotsuite.com dan We are Social, 2022
Gambar 1.3 Instagram: Advertising Audience Overview Sumber: Hotsuite.com dan We are Social, 2022
Tabel 2.1 Pengertian Digital Marketing N
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pelatihan pemanfaatan media sosial instagram sebagai strategi peningkatan pemasaran produk usaha konveksi diberikan kepada ibu-ibu kelompok usaha konveksi Desa

Strategi komunikasi selain melalui media sosial instagram juga bisa melalui dengan pendekatan langsung, cara ini merupakan cara pendekatan langsung kepada konsumen dengan

Berdasarkan pada kegiatan penelitian yang dilakukan mengenai strategi komunikasi pemasaran sustainable fashion brand IAMECCU dalam media sosial Instagram dengan

Strategi media yang dilakukan oleh KOZI melalui Instagram @kozi.coffee berupa alasan pemilihan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran karena Instagram bermain pada

Strategi komunikasi pemasaran media sosial Instagram yang dilakukan oleh Pawon putri melalui akun Instagramnya @pawonputri-tgr yaitu secara online, untuk di online melalui Instagram

Bedasarkan latar belakang dan uraian singkat tentang strategi komunikasi pemasaran di instagram, maka penulis memilih judul “Stategi Komunikasi Pemasaran Melalui Media Sosial

Dokumen ini membahas strategi pemanfaatan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran

0,15 3 0,45 Dimanfaatkan &ditingkatkan pemasaran di mediasosial instagram 3 Konten di media sosial instagram yang digunakan sebagai pemasaran produk cukup kreatif dan menarik