• Tidak ada hasil yang ditemukan

kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

Abdullah Idi, M.Ed selaku direktur program Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang, sekaligus selaku pembimbing I yang telah menyediakan waktu tenaga dan pikirannya untuk memberikan bimbingan dan koreksi dalam penyusunan tesis ini. Muhammad Misdar, M.Ag dan para dosen pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang yang telah mendidik dan memberikan ilmu kepada penulis selama kuliah. Heri Junaidi, MA selaku pembimbing II yang telah menyediakan waktu, tenaga dan pikirannya untuk memberikan bimbingan dan koreksi dalam penyusunan tesis ini.

Yuswanto, S.Pd.SD selaku kepala SD Negeri 30 Rambang Dangku beserta guru dan staf karyawan yang telah bersedia memberikan informasi dalam penulisan tesis ini. Pengurus komite SD Negeri 30 Rambang Dangku yang telah meluangkan waktu dan bersedia memberikan informasi dalam penulisan tesis ini.

Konsonan

Vokal

Ta Marbutah hidup

Ta Marbutah mati

Kata sandang yang diikuti oleh huruf qomariah

Meskipun dalam sistem tulisan Arab huruf kapital tidak dikenal, dalam transliterasi ini huruf tersebut digunakan juga. Penggunaan huruf kapital seperti apa yang berlaku dalam EYD, di antaranya huruf kapital digunakan untuk menuliskan huruf awal, nama diri dan permulaan kalimat. Penggunaan huruf awal kapital untuk Allah hanya berlaku bila dalam tulisan Arabnya memang lengkap demikian dan kalau penulisan itu disatukan dengan kata lain sehingga ada huruf atau harakat yang dihilangkan, huruf kapital tidak digunakan.

Salah satu permasalahan pendidikan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan khusunya pendidikan dasar dan menengah. Komite sekolah merupakan satu diantara komponen strategis dalam satuan pendidikan, yang berperan dalam peningkatan mutu pendidikan dengan memberikan pertimbangan, dukungan, pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, serta sebagai mediator antara sekolah dengan masyarakat dan lainnya, namun yang terjadi komite sekolah tidak mempunyai program kerja sendiri, baik program sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, dan sebagai mediator antara pemerintah dan masyarakat, komite sekolah hanya menjadi mediator antara sekolah dengan wali murid jika diminta oleh pihak sekolah dalam rangka penggalangan dana untuk pengadaan sarana prasana. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku dan mengetahui faktor pendukung kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku serta faktor penghambat kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi kinerja komite sekolah terkait dengan perannya sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol dan mediator belum berperan secara baik. Dalam hal ini dapat diketahui dari dukungan dana komite sekolah belum berhasil mendapatkan dana dari masyarakat sekitar seperti dunia usaha/industri dan masih hanya dari bantuan orang tua siswa melalui iuran komite sekolah. Dengan demikian yang lebih banyak berperan dalam peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku adalah pihak sekolah itu sendiri yaitu kepala sekolah, para guru dan staf pendidikan.

Adapun yang menjadi faktor penghambat kurangnya pengetahuan tentang organisasi komite sekolah dan wawasan tentang kependidikan serta faktor kesibukan pengurus komite sekolah.

Latar Belakang Masalah

Komite sekolah juga merupakan satu wadah yang memiliki fungsi dan peran untuk menyerap, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan. Kontribusi kinerja komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan perlu mendapat dukungan dari seluruh komponen pendidikan, baik guru, kepala sekolah, siswa, orang tua/wali murid, masyarakat, dan institusi pendidikan. Karena hal-hal di ataslah penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku serta faktor pendukung dan penghambatnya.

Pokok dari bahasan tesis ini adalah kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan. Dari pembahasan ini maka masalah yang akan dibahas adalah kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku tersebut, sebagai berikut. Bagaimana kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku kabupaten Muara Enim.

Apa faktor pendukung dan penghambat kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku kabupaten Muara Enim. Mengetahui kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku kabupaten Muara Enim. Mengetahui faktor pendukung dan penghambat kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku kabupaten Muara Enim.

Dengan tesis ini dapat memberikan masukan mengenai kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku kabupaten Muara Enim.

Tinjauan Pustaka

Irina Kurniati Lubis dalam tesisnya yang berjudul Peran Komite Sekolah Dan Kepemimpinan Transformasional Kepala sekolah Terhadap Peningkatan Kualitas Layanan Akademik di SMP Negeri Kendal (PPs IKIP PGRI Semarang, 2013). Dipaparkan dengan jenis penelitian kuantitatif dan metode yang digunakan metode korelasional, hasil penelitiannya menyatakan bahwa Komite Sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan akademik, kontribusi pada kualitas layanan akademik sebesar 12,1% dan Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan akademik. Sedangkan peran komite sekolah dan kepemimpinan transformasional kepala sekolah secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan akademik sebesar 22,9%, sedangkan 77,1% dipengaruhi oleh faktor lain.

Said Wachdin dalam tesisnya yang berjudul Kontribusi Komite Sekolah Terhadap Proses Manajemen Sarana Prasarana Sekolah (Studi Kasus di SDI Al- Munawwarah Pamekasan) (PPs Universitas Islam Negeri Malang, 2007). Dari hasil penelitiannya menjelaskan bahwa kontribusi Komite Sekolah terhadap proses manajemen sarana prasarana sekolah adalah (1) pengadaan meliputi a) buku-buku perpustakaan; b) pembangunan laboratorium; c) melengkapi alat pembelajaran; d) menyediakan peralatan elektronik (multi media); e) menyediakan sarana prasarana olahraga dan taman; f) pembangunan masjid; g) pembangunan ruang kelas; (2) . inventarisasi meliputi a) inventarisasi buku-buku pelajaran; b) inventarisasi perpustakaan; c) inventarisasi perabot alat sekolah; d) inventarisasi gedung; e) inventarisasi perlengkapan; (3) pendistribusian meliputi a) buku paket dan pelajaran; b) alat-alat kantor sekolah; c) pelbagai bangku dan meja siswa; d) barang-barang inventaris; dan e) beasiswa anak sekolah berprestasi; (4) pemeliharaan meliputi a) renovasi gedung yang rusak; b) pengecatan gedung sekolah; c) membuat standarisasi pemeliharaan; d) membuat dan melaksanakan house keeping; e) menetapkan personel instalasi listrik, peralatan IT dan laboratorium; f) penyempurnakan dan penataan gedung; dan g) pemeliharaan sarana penunjang sekolah; (5) penghapusan meliputi a) gedung kelas; b) bangku dan meja siswa; c) barang-barang mebelair; dan d) mendata peraga yang baik/rusak; dan (6) pengamanan meliputi a) gedung sekolah; b) laboratorium; c) gudang. Ade Darmawan dalam tesisnya yang berjudul Peran Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Lahat (PPs Raden Fatah Palembang, 2011).

Betri Juhandri dalam tesisnya yang berjudul Kinerja Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan (Studi terhadap Kinerja Madrasah Aliyah Negeri Gumawang Kecamatan Belitang), (PPs Raden Fatah Palembang, 2011). Kesamaan penelitian ini, dengan penelitian yang akan penulis lakukan adalah kesamaan pembahasan, yaitu masalah Komite Sekolah dan peningkatan mutu pendidikan. Perbedaannya, penelitian ini membahas tentang peran Komite Sekolah dalam penyelenggaraan, peningkatan kualitas layanan akademik, sarana prasarana sekolah serta peran Kepala Sekolah/Madrasah dalam peningkatan mutu pendidikan.

Dengan melihat penelitian terdahulu secara keseluruhan, terdapat perbedaan yang signifikan dengan penelitian yang peneliti lakukan tentang kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatkan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku, yaitu perbedaan tentang; a) tempat penelitian, b) objek dan subjek yang diteliti, c) orang yang meneliti, d) tahun/waktu penelitian.

Definisi Konseptual

Dengan demikian komite sekolah merupakan suatu badan yang berfungsi sebagai forum resmi untuk mengakomodasikan dan membahas hal-hal yang menyangkut kepentingan kelembagaan sekolah (Mulyono 2008, hlm. 258). Sri Renani Pantjastuti (2008, hlm. 95) komite sekolah adalah badan mandiri yang menjadi wadah peran serta orang tua dan masyarakat dalam membantu penyelenggaraan pendidikan di sekolah dan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan sekolah. Dengan demikian kontribusi kinerja komite sekolah adalah berupa prestasi yang dicapai oleh komite sekolah dalam upaya membantu penyelenggaraan pendidikan di sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

Komite sekolah secara umum berperan sebagai: Pertama, pemberi pertimbangan (advidsory agency) dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan. Sebagai pemberi pertimbangan, peran komite sekolah diharapkan mampu memberikan masukan, pertimbangan dan rekomendasi terhadap sekolah mengenai kebijakan-kebijakan dan program sekolah. Bentuk peran komite sekolah sebagai pendukung sekolah, juga dapat diwujudkan dengan menggalang dana dari masyarakat dalam rangka pembiayaan pendidikan di sekolah.

Sebagai pengontrol komite sekolah diharapkan melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kebijakan program, penyelenggaraan, dan keluaran pendidikan. Komite sekolah dapat menjadi jembatan penghubung antara kepentingan pemerintah sebagai eksekutif dan masyarakat sebagai stakeholders pendidikan. Komite sekolah diharapkan berperan aktif dalam penyusunan visi, misi, tujuan, dan berbagai program operasional sekolah.

Kisi-Kisi Kontribusi Kinerja Komite Sekolah Periode 2010-2014 Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku No Kinerja.

Kerangka Teori

Dalam penelitian ini, teori yang digunakan dalam penelitian tidak dapat dipaksakan untuk memperoleh gambaran seutuhnya mengenai suatu hal menurut pandangan manusia yang telah diteliti (Sulistyo dan Basuki 2006, hlm. 24) dalam penelitian kualitatif tidak menggunakan alat-alat yang mewakili jumlah, intensitas atau frekuensi. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah komite sekolah periode 2010-2014 SD Negeri 30 Rambang Dangku kabupaten Muara Enim. Metode observasi merupakan metode pengumpul data yang dilakukan dengan cara mengamati dan mencatat secara sistematik gejala-gejala yang diselidiki (Supardi 2006, hlm.

Dalam penelitian ini penulis akan mengumpulkan data yang berkaitan dengan persoalan yang penulis teliti dari sumber data yang peneliti jumpai selama mengadakan observasi, dengan mengamati secara langsung objek dan subjek penelitian tentang kontribusi kinerja komite sekolah periode 2010-2014 terhadap peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 30 Rambang Dangku kabupaten Muara Enim. Di samping itu, data-data yang ada di lapangan dapat diamati, dicermati dan diteliti secara langsung sehingga validitas data yang diperoleh kebenarannya dapat dipertanggung jawabkan. Menurut Sugiyono (2012, hlm. 240) studi dokumen merupakan pelengkap dari penggunaan metode obsevasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif.

Dokumen digunakan dalam penelitian sebagai sumber data yang dimanfaatkan untuk menguji, menafsirkan bahkan untuk meramalkan (Moleong 2006, hlm. 217). Dalam penelitian kualitatif, penyajian data bisa dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori, flowchart dan sejenisnya. Pemeriksaan terhadap keabsahan data merupakan salah satu bagian yang sangat penting di dalam penelitian kualitatif, yaitu untuk mengetahui derajat kepercayaan dari hasil penelitian yang telah dilakukan.

Langkah-langkah dalam penelitian ini ada tiga tahapan dan ditambah dengan tahapan terakhir penelitian yaitu tahap penulisan laporan hasil penelitian.

Sistematika Penulisan

Tahap- tahap penelitian tersebut pertama; tahap pra lapangan, yang meliputi penyusunan rancangan penelitian, memilih lapangan penelitian, mengurus perizinan, menjajagi dan menilai keadaan lapangan, memilih dan memanfaatkan informan, menyiapkan perlengkapan penelitian dan menyangkut persoalan etika penelitian, kedua; tahap pekerjaan lapangan, yang meliputi memahami latar penelitian dan persiapan diri, memasuki lapangan dan mengumpulkan data, ketiga; tahap analisis data, yang meliputi analisis selama dan setelah pengumpulan data, keempat; tahap penulisan hasil laporan penelitian.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Penelitian ini menggunakan data sekunder, laporan tahunan yang berasal dari www.idx.com dan website perusahaan periode 2010 sampai 2014.. Langkah penelitian ini

Kontribusi sektor industri terhadap PDRB kota Batam selama periode 2010- 2016 merupakan sektor yang tertinggi diantara sektor-sektor ekonomi lain. Berdasarkan

Modul dua ini meliputi lima bagian yang saling terkait, yaitu: (1) Perkembangan Komite Sekolah, (2) Pembentukan Komite Sekolah Berdasarkan PP Nomor 17 Tahun 2010 Tentang

Berikut ini analisis rasio profitabilitas untuk mengukur kinerja keuangan pada bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010- 2014 dengan

Demikian juga dari ke empat sub-variabel dari kinerja komite sekolah semuannya termasuk kategori baik; (2) Gambaran kepemimpinan kepala sekolah pada sekolah dasar

Laporan Kinerja Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur Tahun 2014, disusun berdasarkan pelaksanaan program dan kegiatan periode 1 Januari 2014 sampai

Lulusan terbaik wisuda periode 1 dapat dilihat pada tabel 4.8 berikut: Tabel 8 Lulusan terbaik wisuda I Tahun 2014. No Program Studi No.BP Nama Mahasiswa IPK

Berikut kisi-kisi instrumen tentang kemampuan konsep bilangan dengan menggunakan metode Montessori Tabel 1 Kisi-kisi Instrument Kemampuan Konsep Bilangan No Aspek Indikator