KREDENSIAL TENAGA KESEHATAN
No. Dokumen
…
No. Revisi
…...
Halaman 1 dari 2
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
Tanggal Terbit
…..
Ditetapkan MANAGER KLINIK
dr. OPSI YANDRA PUTRA
Pengertian
Kredensial adalah Proses Evaluasi, verifikasi dan validasi terhadap tenaga kesehatan (DOKTER, PERAWAT, BIDAN DAN APOTEKER) Untuk menentukan kelayakan diberikan Kewenangan Klinis (Clinical Privelege) di lingkungan klinik untuk suatu periode tertentu.
Tujuan
1. Mempertahankan dan meningkatkan Mutu pelayanan kesehatan 2. Membatasi pemberian kewenangan dalam melakukan praktek
kesehatan, hanya Bagi yang kompeten.
3. Meningkatkan reputasi dan Kredibilitas tenaga kesehatan di klinik 4. Melindungi Keselamatan pasien melalui proses kredensial yang
terstandar
5. Memperoleh tenaga kesehatan yang professional, beretika berbudi luhur, dan berakhlak mulia.
Kebijakan
1 .Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
2.Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 369 / Menkes/SK/III/2007 tentang Standar Profesi.
3. Keputusan Direktur Jendral Pelayanan Kesehatan Nomor :HK.01.07/1/4719/2020 tentang petunjuk teknis Kredensial Tenaga Kesehatan Dipusat Kesehatan Masyarakat
Referensi
Drg. Saraswati, MPH PETUNJUK TEKNIS KREDENSIAL TENAGA KESEHATAN 2020Prosedur
A. Untuk Tenaga kesehatan baru1. Kredensial awal dilakukan dengan Pengecekan Dokumen Kredensial meliputi ijazah Akademi terakhir, STR yang masih berlaku, Sertifikat pelatihan sesuai kopetensi dan sertifikat platihan terbaru
2. Nakes baru mengikuti orientasi (induction)
3. Setelah 3 bulan nakes akan di evaluasi penilaian kinerja oleh supervisi atasan sesuai SOTKK
4. Supervisi atasan meminta kepada tim kredensial untuk dilakukan nya kredensial pada Nakes tersebut.
5. Tim kredensial memberikan formulir kepada Nakes untuk diisi (Formulir dicetak oleh admin)
6. Nakes yang telah selesai masa orientasi mengisi formulir usulan kredensial awal dan rincian kewenangan klinis (clinical priveleges)
7. Tim kredensial melakukan verifikasi dan proses kredensial kepada Nakes bersangkutan
8. Tim kredensial membuat laporan seluruh proses kredensial dan hasil penentuan kewenangan klinis
KREDENSIAL TENAGA KESEHATAN
No. Dokumen
…
No. Revisi
…...
Halaman 2 dari 2
9. Tim kredensial merekomendasikan kewanangan klinis kepada supervisi atasan terkait atau manager klinik
10. Hasil kredensial berisi rekomendasi setuju atau tidak setuju meliputi penugasan klinis secara mandiri atau di supervisi
11. Kopetensi yang masih harus disupervisi menjadi tanggung jawab supervisor atau preceptor yang telah ditunjuk.
12. Apabila dalam rekomendasi tim kredensial telah disetujui, ,maka tim kredensial meminta manager klnik untuk dibuatkan surat penugasan klinis.
13. Manager klinik menandatangani surat penugasan klinis untuk Nakes yang bersangkutan.
B. Untuk Nakes lama
1. Rekomendasi dari supervisi atasan untuk dilakukannya kredensial nakes sesuai periode yang telah ditentukan
2. Nakes mengisi form kredensial dan kewenangan klinis (clinical priveleges) sebagai formulir pendaftaran ujian leveling
3. Nakes tersebut menyerahkan formulir ke tim kredensial untuk di proses
4. Bagi nakes yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti ujian leveling yakni ujian tulis dan praktek yang diselenggarakan oleh tim mutu
5. Tim mutu akan meminta supervisi atasan terkait untuk menguji kemampuan klinis Nakes sesuai kopetensi yang dibuat.
6. Hasil proses diatas akan ditulis oleh supervise atasan di formulir rekomendasi dan diserahkan kepada tim kredensial
7. Hasil rekomendasi dari supervisi atasan akan dilaporkan secara tertulis oleh Tim Kredensial untuk diteruskan ke Tim Mutu dan dijadikan bahan rekomendasi untuk penugasan klinik .
8. Apabila rekomendasi disetujui maka tim mutu akan meminta pengesahan kepada Manager klinik untuk mengeluarkan surat penugasan klinis.
9. Jika hasil krendensial nakes tersebut sudah sesuai kreteria /standart maka nakes tersebut dinyatakan naik level(penentua level bagi yang nakes yang belom pernah leveling)
Diagram Alir
-Unit Terkait
TIM KREDENSIAL ADMIN KLINIK SUPERVISOR TIM MUTU
MANAGER KLINIK