Lampiran 1. Pedoman Wawancara
PEDOMAN WAWANCARA
Subyek/
Informan
Rumusan Masalah
Indikator Pertanyaan
Pengurus/
pendiri yayasan
BIODATA INFORMAN
1. Nama 2. Alamat 3. Umur
4. Jenis kelamin 5. Pendidikan terakhir
6. Peran dalam kajian penelitian
Strategi pembentukan karakter siswa melalui
pembelajaran humanis
di Sekolah Alam Bengawan Solo
?
● Pengertian karakter
● Pengertian pendidikan karakter
● Gambaran umum pendidikan karakter di SBAS
● Latar Belakang yang mendasari pelaksanaan pendidikan karakter
● Dasar dari diterapkannya pendidikan karakter di SBAS
● Tujuan dilaksanakannya pendidikan karakter
● Strategi atau cara yang digunakan dalam pembentukan karakter
● Langkah-langkah yang diterapkan (Perencanaan, pelaksanaan, evaluasi)
● Program apa saja yang dilaksanakan
● Kurikulum yang dipakai
● Kegiatan ekstrakurikuler
● Pihak yang terlibat dalam program yang
dilaksanakan
● Respon dari pihak
● Sarana prasarana yang mendukung pendidikan karakter
7. Apa yang bapak/ibu ketahui tentang karakter ? 8. Apa yang bapak/ibu
ketahui tentang pendidikan karakter ? 9. Bagaimana sejarah
singkat tentang berdirinya Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
10. Bagaimana gambaran
umum tentang
pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
11. Apa yang melatar belakangi pelaksanaan pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
12. Apa yang menjadi landasan atau dasar dilaksanakannya
pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
13. Apa tujuan
dilaksanakannya
pendidikan karakter di Sekolah Alam Bengawan Solo?
14. Bagaimana keadaan
● Media yang digunakan saat proses pembelajaran
● Pengertian tentang humanis
● Bagaimana pembelajaran humanis di SBAS
● Tujuan dari pembelajaran humanis
● Metode yang digunakan saat mengajar
● Keterlibatan siswa di kelas
● Evaluasi pelaksanaan pembelajaran humanis di SBAS
● Respon pihak yang terlibat
● Dampak atau indikasi
● Kaitan pembelajaran humanis dengan pembentukan karakter
● Pendidikan karakter di Indonesia
● Rencana atau gagasan bagi pendidikan sekarang ini
● Pendidikan sudah sesuai dengan yang diharapkan
dengan warga sekitar ? 15. Bagaimana strategi
yang dilakukan bapak/ibu saat proses belajar
mengajar untuk
mengedepankan
pendidikan karakter kepada siswa ?
16. Bagaimana tahap- tahap yang dilakukan dan dirancang oleh guru (fasilitator) pada perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam proses pembelajaran?
17. Apa saja program atau aktivitas peserta didik yang dirancang dalam mengembangkan pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
18. Bagaimana
kurikulum yang
digunakan dalam pembelajaran pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
19. Apa saja kegiatan ekstrakulikuler yang ada di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo ?
20. Siapa saja pihak yang terlibat dalam pembentukan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
21. Bagaimana respon dan antusias dari pihak- pihak yang terlibat dalam pendidikan karakter tersebut ?
22. Apa saja fasilitas pendukung dalam proses pendidikan karakter di
Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
23. Media apa saja yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran pendidikan karakter ?
24. Apa yang diketahui bapak/ibu tentang pembelajaran humanis ? 25. Bagaimana
pembelajaran humanis di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo ?
26. Apa tujuan
dilaksanakannya
pembelajaran humanis ? 27. Bagaimana metode
yang digunakan saat proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
28. Bagaimana
keterlibatan siswa selama proses belajar mengajar?
29. Bagaimana proses evaluasi atau pengawasan dalam pembelajaran humanis di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
30. Dampak atau
implementasi dengan dilaksanakannya
pendidikan humanis ? 31. Bagaimana hubungan
pembentukan karakter siswa dengan pendidikan humanis yang ada di Sekolah Alam Bengawan Solo ?
32. Bagaimana menurut bapak/ibu tentang pendidikan karakter yang ada di indonesia ?
33. Bagaimana solusi yang tepat ?
34. Apa gagasan atau rencana bapak/ibu untuk sistem pendidikan di indonesia ?
35. Dan bagaimana kaitannya dengan pendidikan karakter ? 36. Menurut bapak/ibu
apakah pembelajaran pendidikan karakter disini apakah sudah sesuai dengan pendidikan karakter yang diharapkan?
Penanaman nilai-nilai karakter di Sekolah Alam Bengawan Solo ?
● Nilai-nilai yang
ditanamkan kepada siswa
❖ Religius
❖ Jujur
❖ Toleransi
❖ Disiplin
❖ Kreatif
❖ Mandiri
❖ Demokratis
❖ Rasa Ingin Tahu
❖ Lingkungan
❖ Peduli Sosial
❖ Tanggung Jawab
● Strategi yang digunakan untuk menerapkan nilai- nilai moral dalam pembelajaran sehari- sehari
● Apakah ada reward atau punishment dalam pembelajaran
37. Apa saja nilai karakter yang menjadi prioritas dalam pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
38. Apa strategi dan metode yang digunakan dalam penanaman nilai- nilai karakter pada peserta didik di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
39. Apakah ada cara
khusus dalam
menanamkan nilai-nilai tersebut pada siswa?
40. Apakah selama proses belajar mengajar guru atau fasilitator juga menerapkan reward dan juga punishment kepada peserta didik?
41. Bagaimana cara bapak/ ibu ketika ada siswa yang sangat susah menaati peraturan yang ada ?
42. Solusi atau sikap yang bapak/ ibu lakukan ? Apa saja faktor
yang
mempengaruhi
● Faktor pendorong dalam pembentukan karakter
43. Apa saja faktor pendukung dalam pelaksanaan penanaman
proses
pembentukan karakter siswa di Sekolah Alam Bengawan Solo?
● Faktor penghambat dalam pembentukan karakter
● Bagaimana solusi dari hambatan tersebut
nilai-nilai karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
44. Apa saja faktor penghambat dalam pelaksanaan penanaman nilai-nilai karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
45. Bagaimana solusi dari hambatan yang ada ?
Subyek/
Informan
Rumusan Masalah
Indikator Pertanyaan
Kepala Sekolah Alam Bengawan Solo
BIODATA INFORMAN
1. Nama 2. Alamat 3. Umur
4. Jenis kelamin 5. Pendidikan terakhir
6. Peran dalam kajian penelitian
Strategi pembentukan karakter siswa melalui
pembelajaran humanis
di Sekolah Alam Bengawan Solo ?
● Pengertian karakter
● Pengertian pendidikan karakter
● Gambaran umum pendidikan karakter di SBAS
● Latar Belakang yang mendasari pelaksanaan pendidikan karakter
● Dasar dari diterapkannya pendidikan karakter di SBAS
● Tujuan dilaksanakannya pendidikan karakter
● Strategi atau cara yang digunakan dalam pembentukan karakter
● Langkah-langkah yang diterapkan (Perencanaan, pelaksanaan, evaluasi)
● Program apa saja yang dilaksanakan
7. Apa yang bapak/ibu ketahui tentang karakter ? 8. Apa yang bapak/ibu
ketahui tentang pendidikan karakter ? 9. Bagaimana sejarah
singkat tentang berdirinya Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
10. Bagaimana gambaran
umum tentang
pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
11. Apa yang melatar belakangi pelaksanaan pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
12. Apa yang menjadi landasan atau dasar dilaksanakannya
● Kurikulum yang dipakai
● Kegiatan ekstrakurikuler
● Pihak yang terlibat dalam program yang
dilaksanakan
● Respon dari pihak
● Sarana prasarana yang mendukung pendidikan karakter
● Media yang digunakan saat proses pembelajaran
● Pengertian tentang humanis
● Bagaimana pembelajaran humanis di SBAS
● Tujuan dari pembelajaran humanis
● Metode yang digunakan saat mengajar
● Keterlibatan siswa di kelas
● Evaluasi pelaksanaan pembelajaran humanis di SBAS
● Respon pihak yang terlibat
● Dampak atau indikasi
● Kaitan pembelajaran humanis dengan pembentukan karakter
● Pendidikan karakter di Indonesia
● Rencana atau gagasan bagi pendidikan sekarang ini
● Pendidikan sudah sesuai dengan yang diharapkan
pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
13. Apa tujuan
dilaksanakannya
pendidikan karakter di Sekolah Alam Bengawan Solo?
14. Bagaimana gambaran keadaan pengajar dan siswa di Sekolah Alam Bengawan Solo?
15. Sudah Berapa Lama Bapak/Ibu Menjabat Sebagai Kepala Sekolah Disini ?
16. Bagaimana strategi yang dilakukan bapak/ibu saat proses belajar
mengajar untuk
mengedepankan
pendidikan karakter kepada siswa ?
17. Bagaimana tahap- tahap yang dilakukan dan dirancang oleh guru (fasilitator) pada perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam proses pembelajaran?
18. Apa saja program atau aktivitas peserta didik yang dirancang dalam mengembangkan pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
19. Bagaimana
kurikulum yang
digunakan dalam pembelajaran pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
20. Apa saja kegiatan ekstrakulikuler yang ada
di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo ?
21. Siapa saja pihak yang terlibat dalam pembentukan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
22. Bagaimana respon dan antusias dari pihak- pihak yang terlibat dalam pendidikan karakter tersebut ?
23. Apa saja fasilitas pendukung dalam proses pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
24. Media apa saja yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran pendidikan karakter ?
25. Apa yang diketahui bapak/ibu tentang pembelajaran humanis ? 26. Bagaimana
pembelajaran humanis di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo ?
27. Apa tujuan
dilaksanakannya
pembelajaran humanis ? 28. Bagaimana metode
yang digunakan saat proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
29. Bagaimana
keterlibatan siswa selama proses belajar mengajar?
30. Bagaimana proses evaluasi atau pengawasan dalam pembelajaran humanis di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
31. Dampak atau
implementasi dengan dilaksanakannya
pendidikan humanis ? 32. Bagaimana hubungan
pembentukan karakter siswa dengan pendidikan humanis yang ada di Sekolah Alam Bengawan Solo ?
33. Bagaimana menurut bapak/ibu tentang pendidikan karakter yang ada di indonesia ?
34. Bagaimana solusi yang tepat ?
35. Apa gagasan atau rencana bapak/ibu untuk sistem pendidikan di indonesia ?
36. Dan bagaimana kaitannya dengan pendidikan karakter ? 37. Menurut bapak/ibu
apakah pembelajaran pendidikan karakter disini apakah sudah sesuai dengan pendidikan karakter yang diharapkan?
38. Apakah bapak/ibu pengajar disini sering mengikuti seminar/
workshop tentang dunia pendidikan karakter ? Penanaman
nilai-nilai karakter di Sekolah Alam Bengawan Solo ?
● Nilai-nilai yang
ditanamkan kepada siswa
❖ Religius
❖ Jujur
❖ Toleransi
❖ Disiplin
❖ Kreatif
❖ Mandiri
❖ Demokratis
❖ Rasa Ingin Tahu
❖ Lingkungan
❖ Peduli Sosial
39. Apa saja nilai karakter yang menjadi prioritas dalam pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
40. Apa strategi dan metode yang digunakan dalam penanaman nilai- nilai karakter pada peserta didik di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
41. Apakah ada cara
❖ Tanggung Jawab
● Strategi yang digunakan untuk menerapkan nilai- nilai moral dalam pembelajaran sehari- sehari
● Apakah ada reward atau punishment dalam pembelajaran
khusus dalam
menanamkan nilai-nilai tersebut pada siswa?
42. Apakah selama proses belajar mengajar guru atau fasilitator juga menerapkan reward dan juga punishment kepada peserta didik?
43. Bagaimana cara bapak/ ibu ketika ada siswa yang sangat susah menaati peraturan yang ada ?
44. Solusi atau sikap yang bapak/ ibu lakukan ? Apa saja faktor
yang
mempengaruhi proses
pembentukan karakter siswa di Sekolah Alam Bengawan Solo?
● Faktor pendorong dalam pembentukan karakter
● Faktor penghambat dalam pembentukan karakter
● Bagaimana solusi dari hambatan tersebut
45. Apa saja faktor pendukung dalam pelaksanaan penanaman nilai-nilai karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
46. Apa saja faktor penghambat dalam pelaksanaan penanaman nilai-nilai karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
47. Bagaimana solusi dari hambatan yang ada ? Subjek/
Informan
Rumusan Masalah
Indikator Pertanyaan
Guru/
Fasilitator
BIODATA INFORMAN
1. Nama 2. Alamat 3. Umur
4. Jenis kelamin 5. Pendidikan terakhir
6. Peran dalam kajian penelitian
Strategi pembentukan karakter siswa melalui
● Pengertian karakter
● Pengertian pendidikan karakter
● Gambaran umum
7. Apa yang bapak/ibu ketahui tentang karakter ? 8. Apa yang bapak/ibu
ketahui tentang
pembelajaran humanis
di Sekolah Alam Bengawan Solo ?
pendidikan karakter di SBAS
● Latar Belakang yang mendasari pelaksanaan pendidikan karakter
● Dasar dari diterapkannya pendidikan karakter di SBAS
● Tujuan dilaksanakannya pendidikan karakter
● Strategi atau cara yang digunakan dalam pembentukan karakter
● Langkah-langkah yang diterapkan (Perencanaan, pelaksanaan, evaluasi)
● Program apa saja yang dilaksanakan
● Kurikulum yang dipakai
● Kegiatan ekstrakulikuler
● Pihak yang terlibat dalam program yang
dilaksanakan
● Respon dari pihak
● Sarana prasarana yang mendukung pendidikan karakter
● Media yang digunakan saat proses pembelajaran
● Pengertian tentang humanis
● Bagaimana pembelajaran humanis di SBAS
● Tujuan dari pembelajaran humanis
● Metode yang digunakan saat mengajar
● Keterlibatan siswa di kelas
● Evaluasi pelaksanaan pembelajaran humanis di SBAS
● Respon pihak yang terlibat
pendidikan karakter ? 9. Bagaimana sejarah
singkat tentang berdirinya Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
10. Bagaimana gambaran
umum tentang
pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
11. Apa yang melatar belakangi pelaksanaan pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
12. Apa yang menjadi landasan atau dasar dilaksanakannya
pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
13. Apa tujuan
dilaksanakannya
pendidikan karakter di Sekolah Alam Bengawan Solo?
14. Bagaimana kondisi siswa yang bersekolah?dan berapa jumlah tiap kelasnya?
15. Sudah berapa lamakah bapak/ibu guru mengajar di Sekolah Alam Bengawan Solo?
16. Bagaimana strategi yang dilakukan bapak/ibu saat proses belajar mengajar untuk mengedepankan pendidikan karakter kepada siswa ?
17. Bagaimana tahap-tahap yang dilakukan dan dirancang oleh guru (fasilitator) pada perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam
● Dampak atau indikasi
● Kaitan pembelajaran humanis dengan pembentukan karakter
● Pendidikan karakter di Indonesia
● Rencana atau gagasan bagi pendidikan sekarang ini
● Pendidikan sudah sesuai dengan yang diharapkan
● mendukung pendidikan karakter
● Media yang digunakan saat proses pembelajaran
● Pengertian tentang humanis
● Bagaimana pembelajaran humanis di SBAS
● Tujuan dari pembelajaran humanis
● Metode yang digunakan saat mengajar
● Keterlibatan siswa di kelas
● Evaluasi pelaksanaan pembelajaran humanis di SBAS
● Respon pihak yang terlibat
● Dampak atau indikasi
● Kaitan pembelajaran humanis dengan pembentukan karakter
● Pendidikan karakter di Indonesia
● Rencana atau gagasan bagi pendidikan sekarang ini
● Pendidikan sudah sesuai dengan yang diharapkan
proses pembelajaran?
18. Apa saja program atau aktivitas peserta didik yang dirancang dalam mengembangkan
pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
19. Bagaimana kurikulum yang digunakan dalam pembelajaran pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
20. Apa saja kegiatan ekstrakulikuler yang ada di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo ?
21. Siapa saja pihak yang terlibat dalam pembentukan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
22. Bagaimana respon dan antusias dari pihak-pihak yang terlibat dalam pendidikan karakter tersebut ?
23. Apa saja fasilitas pendukung dalam proses pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
24. Media apa saja yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran pendidikan karakter ?
25. Apa yang diketahui bapak/ibu tentang pembelajaran humanis ? 26. Bagaimana pembelajaran
humanis di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo ?
27. Apa tujuan
dilaksanakannya
pembelajaran humanis ? 28. Bagaimana metode yang
digunakan saat proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
29. Bagaimana keterlibatan siswa selama proses belajar mengajar?
30. Bagaimana proses evaluasi atau pengawasan dalam pembelajaran humanis di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
31. Dampak atau
implementasi dengan dilaksanakannya
pendidikan humanis bagi prestasi siswa disekolah ? 32. Bagaimana hubungan
pembentukan karakter siswa dengan pendidikan humanis yang ada di Sekolah Alam Bengawan Solo ?
33. Bagaimana menurut bapak/ibu tentang pendidikan karakter yang ada di indonesia ?
34. Bagaimana solusi yang tepat ?
35. Apa gagasan atau rencana bapak/ibu untuk sistem pendidikan di indonesia ? 36. Dan bagaimana kaitannya
dengan pendidikan karakter ?
37. Menurut bapak/ibu apakah pembelajaran pendidikan karakter disini apakah sudah sesuai dengan pendidikan karakter yang diharapkan?
38. Apakah bapak/ibu pengajar disini sering
megikuti seminar/
workshop tentang dunia pendidikan karakter ? Penanaman
nilai-nilai karakter di Sekolah Alam Bengawan Solo ?
● Nilai-nilai yang ditanamkan kepada siswa
● Religius
● Jujur
● Toleransi
● Disiplin
● Kreatif
● Mandiri
● Demokratis
● Rasa Ingin Tahu
● Lingkungan
● Peduli Sosial
● Tanggung Jawab
● Strategi yang digunakan untuk menerapkan nilai- nilai moral dalam pembelajaran sehari-sehari
● Apakah ada reward atau punishment dalam pembelajaran
39. Apa saja nilai karakter yang menjadi prioritas dalam pendidikan karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
40. Apa strategi dan metode yang digunakan dalam penanaman nilai-nilai karakter pada peserta didik di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
41. Apakah ada cara khusus dalam menanamkan nilai- nilai tersebut pada siswa?
42. Apakah selama proses belajar mengajar guru atau fasilitator juga menerapkan reward dan juga punishment kepada peserta didik?
43. Bagaimana cara bapak/
ibu ketika ada siswa yang sangat susah menaati peraturan yang ada ? 44. Solusi atau sikap yang
bapak/ ibu lakukan ? Apa saja faktor
yang
mempengaruhi proses
pembentukan karakter siswa di Sekolah Alam Bengawan Solo?
● Faktor pendorong dalam pembentukan karakter
● Faktor penghambat dalam pembentukan karakter
● Bagaimana solusi dari hambatan tersebut
45. Apa saja faktor pendukung dalam pelaksanaan penanaman nilai-nilai karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
46. Apa saja faktor penghambat dalam pelaksanaan penanaman nilai-nilai karakter di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo?
47. Bagaimana solusi dari hambatan yang ada ?
Subjek/
Informan
Rumusan Masalah
Indikator Pertanyaan
Mahasiswa BIODATA INFORMAN
1. Nama 2. Alamat 3. Umur
4. Jenis kelamin 5. Jurusan/ Universitas 6. Peran dalam kajian
penelitian Strategi
pembentukan karakter siswa melalui
pembelajaran humanis di Sekolah Alam
Bengawan Solo
?
● Pengertian karakter
● Pengertian pendidikan karakter
● Tujuan dilaksanakannya pendidikan karakter
● Strategi atau cara yang digunakan dalam pembentukan karakter
● Pengertian tentang humanis
● Bagaimana pembelajaran humanis di SBAS
● Tujuan dari pembelajaran humanis
● Implementasi pendidikan humanis
● Evaluasi pelaksanaan pembelajaran humanis di SBAS
● Kesan selama
menyekolahkan di SBAS
● Pengaruh pembelajaran di sekolah dengan perilaku anak
dilingkungan keluarga
● Pendidikan karakter di Indonesia
● Rencana atau gagasan bagi pendidikan sekarang ini
● Pendidikan sudah sesuai dengan yang diharapkan
7. Bagaimana awal bisa bergabung di kampus mengajar ini ?
8. Alasan ingin bergabung menjadi volunteer ini apa
?
9. Alasan memilih sekolah alam bengawan solo sebagai tempat yang dituju ?
10. Apakah sudah mengetahui
tentang konsep
pembelajaran di SABS ? 11. PROGRAM KEGIATAN
APA SAJA YANG
DIJALANKAN ?
12. Berapa lama mengikuti kegiatan volunteer ini ? 13. Bagaimana respon dari
siswa dan guru disini ? 14. Bagaimana tentang gaya
pembelajaran dari fasilitator di sekolah alam bengawan solo ?
15. Bagaimana dengan pendidikan karater yang ada di SABS ?
16. Apa yang MAS/MBAK ketahui tentang karakter ? 17. Apa yang MAS/MBAK
ketahui tentang pendidikan karakter ? 18. Bagaimana menurut
bapak/ibu tentang pendidikan karakter yang
ada di indonesia ?
19. Apa yang diketahui bapak/ibu tentang pembelajaran humanis ? 20. Bagaimana pembelajaran
humanis di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo ?
21. Apa tujuan
dilaksanakannya
pembelajaran humanis ?
22. Dampak atau
implementasi dengan dilaksanakannya
pendidikan humanis ? 23. Bagaimana hubungan
pembentukan karakter
siswa dengan
ppembelajaran humanis yang ada di Sekolah Alam Bengawan Solo ?
24. Pesan dan kesan selama mas/mbak mengikuti kegiatan kampus mengajar di Sekolah Alam Bengawan Solo?
Penanaman nilai-nilai karakter di Sekolah Alam Bengawan Solo
?
● Nilai-nilai yang
ditanamkan kepada siswa
❖ Religius
❖ Jujur
❖ Toleransi
❖ Disiplin
❖ Kreatif
❖ Mandiri
❖ Demokratis
❖ Rasa Ingin Tahu
❖ Lingkungan
❖ Peduli Sosial
❖ Tanggung Jawab
❖
● Strategi yang digunakan untuk menerapkan nilai- nilai moral dalam pembelajaran sehari- sehari
● Apakah ada reward atau
25. Apa saja nilai karakter yang menjadi prioritas dalam pendidikan karakter bagi siswa ?
26. Apa strategi yang digunakan dalam penanaman nilai-nilai karakter pada siswa ? 27. Apa saja nilai-nilai
karakter yang diajarkan disini, setelah anda mengikuti kegiatan ini ?
punishment dalam pembelajaran
Apa saja faktor yang
mempengaruhi proses
pembentukan karakter siswa di Sekolah Alam Bengawan Solo?
● Faktor pendorong dalam pembentukan karakter
● Faktor penghambat dalam pembentukan karakter
● Bagaimana solusi dari hambatan tersebut
28. Apa saja faktor pendukung dalam pelaksanaan penanaman nilai-nilai karakter ? 29. Apa saja faktor
penghambat dalam pelaksanaan penanaman nilai-nilai karakter ? 30. Bagaimana solusi dari
hambatan yang ada ?
Subjek/
Informan
Rumusan Masalah
Indikator Pertanyaan
Siswa BIODATA
INFORMAN
1. Nama 2. Alamat 3. Umur
4. Jenis kelamin
5. Peran dalam kajian penelitian
Strategi pembentukan karakter siswa melalui
pembelajaran humanis
di Sekolah Alam Bengawan Solo ?
● Kesan selama sekolah
● Kegiatan pembelajaran apa yang disukai
● Kondisi guru/ pengajar
● Kondisi teman sebaya di kelas
● Program kegiatan yang disukai
● Kegiatan yang tidak disukai
6. Bagaimana kesannya sekolah di Sekolah Alam Bengawan Solo?
7. Kegiatan apa yang disukai adek ketika belajar di sekolah ? 8. Bagaimana kesan
dengan para guru ? 9. Bagaimana kesan
dengan teman-teman ? 10. Apa saja program atau
aktivitas pembelajaran yang disukai Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo? dan alasannya ? 11. Kegiatannya yang tidak
disukai ? dan alasannya 12. Apa saja kegiatan
ekstrakulikuler yang ada di Sekolah Dasar Alam Bengawan Solo ?
13. Apa kegiatan ekskul Penanaman
nilai-nilai karakter di Sekolah Alam Bengawan Solo ?
● Apakah ada reward atau punishment dalam pembelajaran
Apa saja faktor yang
mempengaruhi proses
pembentukan karakter siswa di Sekolah Alam Bengawan Solo?
yang disukai ?
14. Bagaimana sikap guru/
fasilitator jika siswa disini ada yang melanggar tata peraturan
?
15. Apakah selama proses belajar mengajar guru atau fasilitator juga menerapkan reward dan juga punishment kepada peserta didik?
Lampiran 2. Transkrip Wawancara Informan 1
TRANSKRIP WAWANCARA
Nama : Bapak SY
Umur : 56
Alamat :Panjangan 01/1 Desa Gondangsari, Juwiring, Kabupaten Klaten
Pendidikan Terakhir : S1 Pendidikan Sejarah
Peran : Pendiri Sekolah Alam Bengawan Solo Tempat, waktu wawancara : Ruang Tamu, 21 April 2021 pukul 09.00
Pewawancara Bisa dijelaskan untuk biodata bapak mulai dari nama, umur,alamat, pendidikan terakhir ?
Informan Nama Suyudi Sastromulyono, lahir di klaten 17 April 1965 alamat di sekolah alam bengawan solo, pendidikan terakhir S1 pendidikan sejarah UN
Pewawancara Menurut bapak yang dimaksud tentang karakter dan pendidikan karakter ?
Informan Karakter itu tidak dapat dinilai dari satu sisi saja, jadi karakter itu kita harus memahami tentang tata nilai dengan membedakan yang benar dan yang salah, lalu yang kedua kita harus memahami tentang etika yaitu pemahaman terkait baik dan buruk, yang terakhir manusia harus paham tentang estetika yaitu bisa membedakan antara indah dan jelek, dari ketiga ini menjadi asupan dari karakter itu sendiri. UU No 19 2005 visi misi pendidikan dan regulasi dari pusat cenderung perspektifnya terlalu dangkal.
Misalnya dulu karakter disamakan dengan agama, padahal kenyataanya agama di negara ini kan berbeda-beda.
Karakter atau akhlak itu harus dapat dipakai oleh seluruh agama / universal. Pemahaman karakter sama dengan akhlak atau bisa disebut kepribadian. Kalo pendidikan karakter itu sebuah aktivitas dan pembelajaran secara utuh pendidikan itu sendiri memiliki aspirasi. Orang bersekolah memenuhi kebutuhan pragmatisnya untuk mendapatkan bekal keterampilan yang didapat, aspirasi nasionalisme
yaitu pendidikan menjadi kepentingan negara agar masyarakat menjadi warga negara yang baik, bagaimana menciptakan insan kamil atau manusia yang sempurna mengetahui tentang nilai-nilai kemanusiaan
Pewawancara Bisa diceritakan untuk sejarah singkat berdirinya sekolah alam bengawan solo ini pak ?
Informan Sejarah berdirinya SBAS tahun 2004 mendirikan PAUD berjalan beberapa waktu kemudian mengerti tentang pendidikan nonformal yang pelaksanaannya bersifat instan. Beliau juga seorang pengusaha mebel, ketika bertemu dengan pelanggan sering membahas tentang masalah pendidikan yang benar seperti apa.
Pewawancara Untuk tujuan dibentuknya sekolah alam bengawan solo ? Informan Tujuan kehadiran SBAS yaitu ingin berkontribusi terhadap
sistem pendidikan di Indonesia yang akhirnya memutuskan perlukan perbaikan, maka dibentuklah Sekolah Dasar di tahun 2011.
Pewawancara Apa yang melatarbelakangi bapak untuk mendirikan sekolah ini dengan mengedepankan pendidikan karakter di dalamnya ?
Informan Alasan mendirikan sekolah karena ada kegalauan dari pendidikan di Indonesia ini kemudian ingin mendirikan sekolah yang berbeda dengan yang lainnya, menilai persoalan yang dihadapi dari pendidikan bangsa yang pertama masalah karakter dan yang kedua nalar kritis yang belum terbangun bahkan menurut beliau sekolah di Indonesia hanya menjalankan kegiatan rutin yang tidak ada maknanya, kemudian pembelajaran di sekolah hanya datang duduk mendengarkan menghafalkan terus ujian, jadi persoalan yang harus diselesaikan yang pertama karakter dan yang kedua nalar kritis.
Pewawancara Bagaimana untuk respon dari warga sekitar pak
Informan Respon warga sekitar kurang bisa menerima, karena selama ini sekolah di Indonesia hanya melakukan ritual rutin tanpa makna
Pewawancara Di SABS ini strategi yang dilakukan guru/ fasilitator dalam proses belajar yang mengedepankan pendidikan karakter
Informan Strategi fasilitator dalam pembelajaran yang mengedepankan pendidikan karakter, menurut pak yudi guru hanya menjalankan pembelajaran yang informatif bahkan reformasi ada pergeseran dari cara pembelajaran siswa yang sifatnya informatif dimana siswanya menjadi objek menjadi subjek atau dilibatkan, maka adanya k13 terkait dengan reformasi pendidikan banyak guru yang kurang setuju dengan alasan terlalu rumit, sulit dll. Karena selama ini belum paham dengan sekolah ini apa maknanya. 5 pilar membentuk karakter bagaimana pembelajaran itu menjadikan orang sehat jasmani dan rohani, pembelajaran harus memuat tentang daya juang, pembelajaran harus mengajarkan tentang ketekunan dan kesabaran, pembelajaran mengajarkan nalar kritis sejak dini, diajarkan dengan hidup sederhana ini semua adalah konsep pendidikan yang khas yang ada di SABS
Pewawancara Untuk kegiatan ekstrakurikuler disini apa saja ya pak ? Informan Kegiatan ekstrakurikuler, bapak suyudi kurang sepakat
dengan adanya kegiatan ekstrakurikuler, karena dari awal masuk siswa nya sudah diliat dari talent mapping nya yaitu kemampuan anak dimana, menurut pak yudi indonesia mempunyai banyak mata pelajaran yang kurang bermanfaat bagi perkembangan peserta didiknya
Pewawancara Kurikulum yang dipakai di SABS apa ya pak, bisa dijelaskan?
Informan Kurikulum di SABS juga banyak rekomendasi dari jurnal internasional yang sifatnya mendasar, yaitu Akhlak kepemimpinan pengetahuan dan kewirausahaan.
Pewawancara Fasilitas penunjang untuk kegiatan belajar mengajar disini bagaimana pak ?
Informan Fasilitas yang mendukung masih sangat terbatas, karena memang tujuannya hanya ingin memperbaiki cara belajar saja tidak memikirkan akan hal fasilitas yang memadai disini
Pewawancara Nilai-nilai karakter apa saja yang diprioritaskan disini ? Informan Nilai-nilai karakter yang diprioritaskan, ada 8 karakter
nanti dijabarkan lagi menjadi membangun kedermawanan Pewawancara Bisa dijelaskan untuk faktor-faktor yang mempengaruhi
pembentukan karakter, bisa pendorong maupun penghambat pak?
Informan Faktor penghambatnya dari pemerintah desa, sedangkan orang tua dianggap sebagai mitra dalam mendidik anak dan harus siap bekerjasama, partisipasi masalah sangat kurang, kualitas pendidikan yang buruk dari guru dan kurikulum, guru penguasaan materi kurang dan dalam penyajian materi yang kurang menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan hanya mengejar target KKM, sekolah sekarang hanya berbau industri saja yang akan menambah permasalahan bagi bangsa itu sendiri
Pewawancara Menurut bapak apa yang dimaksud dengan pembelajaran yang humanis ? lalu bentuk humanis yang bagaimana yang diterapkan di SABS ini ?
Informan Pembelajaran humanis, yaitu pembelajaran yang bersifat tematik jadi artinya peserta didik harus bisa memadukan antara semua mata pelajaran menjadi satu tema, jadi misal mengajarkan tentang nilai kejujuran lewat proses menanam sawi itu harus membuat lubang galian berdasarkan ukuran yang benar nah jadi sudah belajar matematika, lalu kemudian saat menebar benih sawi tidak boleh asal-asalan tetapi ada aturannya setiap jarak satu lubang dengan lubang yang lainnya itu semua akan menjadi tanggung jawab kelompok masing-masing. Nah nanti itu semua akan ditunggu sampe beberapa waktu dan aturan yang lain akan dievaluasi setelah benih sawi itu tumbuh. Ketika dievaluasi kok satu lubang terdapat 10 bibit sawi atau lebih, nah jadi disinilah proses kejujuran dilihat, peserta didik apakah menerapkan kejujuran itu atau malah sebaliknya. Nah ini yang menjadi contoh pembelajaran tematik dalam rangka pembentukan karakter secara nyata karena guru-guru di Indonesia masih terpaku pada nilai saja bukan prosesnya
Pewawancara Tujuan dilaksanakannya pembelajaran humanis itu apa ? Informan Tujuan dilaksanakannya pembelajaran humanis, yang jelas
membentuk karakter anak mulai dari kejujuran kesabaran, kedisiplinan dan tanggung jawab hal hal yang berkaitan dengan karakter, maka dibentuklah 5 pilar pembelajaran
Pewawancara Lalu bagaimana untuk metode evaluasi pembelajaran kaitannya dengan karakter itu pak ?
Informan Evaluasi dari setiap pembelajaran melalui raport per tema yang disampaikan kepada orangtua murid dan juga keluhan-keluhan orangtua ketika anak di rumah lalu dicari solusi bersama dengan fasilitator disini. Biasanya pada acara nightcamp yaitu persemester kegiatannya sekolah orangtua diajak diskusi tentang rancangan pendidikan dari sekolah agar sama-sama paham dengan maksud dan tujuan. Dan juga orang tua punya kepentingan untuk mengerti dan paham ketika juga siswanya bermasalah bukan semata-mata tanggung jawab dari sekolah saja tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Jadi raport di SABS itu berbeda karena perilaku tidak dapat dikonversikan dalam bentuk angkat/ nilai saja tetapi harus ada dalam bentuk narasi atau menjabarkan
Pewawancara Bagaimana implementasi dari pembelajaran humanis dengan keseharian siswa ?
Informan Implementasi pendidikan humanis saat menanam sawi, jadi siswa dapat dilihat dari perilaku itu tentang sebuah nilai kejujuran karena ketidaksabaran
Pewawancara Menurut bapak, bagaimana hubungan pembentukan karakter siswa dengan pembelajaran humanis di SABS ? Informan Keterkaitan antara pendidikan karakter dengan
pembelajaran humanis, otomatis mbak, kan human right nilai-nilai perikemanusiaan dan karakter orang akan dilihat dari perilakunya jadi kalo karakternya baik pasti perilakunya juga baik
Pewawancara Gagasan atau rencana bapak dengan sistem pendidikan di Indonesia ?
Informan Gagasan atau rencana tentang sistem pendidikan di Indonesia, sabs sebenarnya ingin berkontribusi terkait perbaikan sistem pendidikan di Indonesia, tetapi kita sistemnya hanya menawarkan ya tidak bisa memaksa.
Salah satu cara ya menulis tulisan tentang konsep pembelajaran seperti ini. Bapak yudi membuat limbah organik menjadi pakan ayam dan pakan lele, untuk pembelajaran kepada peserta didik untuk bekal mereka
Lampiran 3. Transkrip Wawancara Informan 2
TRANSKRIP WAWANCARA
Nama : Mas BK
Umur : 21
Alamat : Badran, Jumapolo, Karanganyar
Peran : Mahasiswa Volunter SABS
Jurusan/Universitas : Pendidikan Bahasa Inggris, UAD Tempat, waktu wawancara : Via WhatsApp
Pewawancara Bisa diceritakan mas bagaimana awal mula bisa bergabung di kampus mengajar ini ?
Informan Awal mula mengikuti program kampus mengajar adalah ketika saya diberikan tugas untuk mewawancarai kakak tingkat prodi mengenai pengalaman di kampus mengajar perintis. Dari situ saya tertarik karena memang ada beberapa benefit yang bisa kita dapatkan, dan menurut narasumber tersebut, akan ada kelanjutan program kampus mengajar perintis yang bertajuk kampus mengajar. Sehingga saya tertarik dan mendaftarkan diri.
Pewawancara Kalo boleh tau alasan mas ingin bergabung menjadi volunteer?
Informan Alasan saya bergabung dalam kampus mengajar adalah yang pertama mencari pengalaman di dunia pendidikan, kedua karena sedang dalam masa pandemi yang mayoritas kegiatan saya lakukan secara daring maka saya relatif memiliki waktu luang, nah saya ingin memanfaatkan waktu luang tersebut, ketiga saya ingin bergabung dalam program ini karena mengetahui kebermanfaatan yang diusung program kampus mengajar.
Pewawancara Kenapa awalnya dulu memilih SABS menjadi sekolah yang dituju ?
Informan Saya memilih Sekolah Alam Bengawan Solo karena dari namanya saja sudah membuat saya tertarik, yaitu tentang
„sekolah alam‟. Soalnya saya sendiri sangat awam tentang sekolah alam, bahkan baru kali ini saya mendengarnya.
Pewawancara Apakah sebelumnya sudah mengetahui tentang SABS, dan konsep pembelajaran di dalamnya ?
Informan Belum mengetahui sama sekali, apalagi pembelajaran model sekolah alam. Satu hal yang sangat baru bagi saya.
Pewawancara Program-program apa sajakah yang dijalankan selama menjadi volunteer disini ?
Informan Dalam program kampus mengajar, setidaknya ada 3 fokus utama kami, yaitu perbantuan pembelajaran, perbantuan administrasi, dan perbantuan adaptasi teknologi. Selain itu kami juga memiliki misi untuk mengajarkan pola hidup baru di masa pandemi ini.
Pewawancara Berapa lama mas mengikuti program ini ?
Informan Program kampus mengajar ini berlangsung selama tiga bulan, terhitung sejak 22 Maret – 25 Juni 2021
Pewawancara Bagaimana respon dari siswa selama ada kegiatan kampus mengajar ini mas ?
Informan Respon siswa SABS sangat baik, mereka sangat welcome dengan keberadaan kami yang notabene nya orang baru di lingkungan SABS. Satu hal yang paling membekas yaitu di pertemuan pertama saya dengan kelas 3, setelah saya menjelaskan lama saya di SD itu ada satu siswa yang nyeletuk
“Halah mas, kok sebentar”, itu yang meyakinkan saya bahwa kami ini diterima si SABS.
Pewawancara Bagaimana menurut mas untuk gaya pembelajaran dari fasilitator di SABS ?
Informan Gaya pembelajaran yang diusung di SABS sangat unik, dimana anak tidak hanya dibekali keterampilan kognitif, tapi juga ada keterampilan afektif bahkan keterampilan usaha juga. Anak diajarkan bagaimana agar bisa survive di dunia nyata, tidak hanya itu siswa juga dilatih untuk memiliki jiwa leadership di SABS.
Pewawancara Bagaimana menurut mas dari konsep pembelajaran khususnya pendidikan karakter yang ada di SABS ?
Informan Pembelajaran karakter sebenarnya merupakan salah satu misi yang dimiliki ketua yayasan Taruna Teladan (yayasan SABS), yaitu bagaimana karakter siswa dapat terbentuk dengan baik. Penerapannya pun dapat dibuktikan dari pembelajaran sehari-hari, ketika siswa melakukan kesalahan ataupun menggunakan alat apapun, pasti siswa diajarkan untuk bertanggungjawab, entah itu memperbaiki atau mengganti jika rusak, mengembalikan jika menggunakan. Ini menurut saya yang penting dan mahal di era sekarang ini.
Pewawancara Menurut mas apa yang dimaksud dengan karakter, pendidikan karakter ? Dan juga bagaimana menurut mas tentang pendidikan karakter yang ada di Indonesia sekarang ini ? Informan Menurut pendapat saya, karakter adalah nilai khas baik watak
kepribadian, maupun akhlak dari seseorang. Sedangkan pendidikan karakter merupakan usaha untuk membentuk kekhasan tersebut, yang dapat dilakukan secara formal maupun informal. Untuk pendidikan karakter di Indonesia menurut saya masih kurang, dengan kemajuan teknologi yang ada pendidikan karakter seharusnya dapat diperkuat lagi mengingat dampak yang dibawa oleh perkembangan teknologi cukup besar, mungkin bisa dilakukan dengan praktik-praktik didalam maupun diluar mata pelajaran.
Pewawancara Pendapat mas tentang pendidikan karakter sudah sesuai dengan yang diinginkan ?
Informan Menurut pendapat saya, pendidikan karakter masih belum menemukan „puncaknya‟, masih harus berjuang untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya kuat jiwa dan raganya tetapi juga berkarakter.
Pewawancara Menurut mas apa sajakah faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter itu sendiri ?
Informan Menurut pendapat saya, salah satu faktor penting dalam pembentukan karakter adalah adanya penerapan konsep reward and punishment. Tujuan dari konsep pembelajaran ini sangat baik jika diterapkan dengan benar, namun jika dilakukan tidak sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa, justru akan menjadi penghambat. Untuk faktor pendorong pembentukan karakter yg lain adalah adanya pembiasaan yg positif. Disini peran guru sangat diperlukan, sebagai orang yang 'digugu dan ditiru'. Begitu juga
sebaliknya, jiga guru itu 'gagal' menjadi figur yang menjadi teladan maka akan menjadi penghambat pendidikan karakter bagi siswa
Pewawancara Bagaimana menurut mas tentang pembentukan karakter siswa jika menggunakan pendidikan humanis didalamnya ? Informan Pendidikan karakter dengan menggunakan pendidikan yang
humanis adalah salah satu solusi dalam penerapan pendidikan yang ideal. Dimana siswa diperlakukan selayaknya manusia yang nantinya akan memberikan pendidikan yang sesuai dengan mereka. Hal ini karena banyak pendidik yang memberikan pendidikan maupun pengajaran yang tidak sesuai dengan kebutuhan siswa, misalnya dalam pemberian tugas, masih banyak pengajar yang memberikan tugas yang tidak linear dengan mata pelajaran terkait. Maka ini saya kira perlu dilakukan pendekatan dengan pendidikan yang humanis.
Pewawancara Apa sajakah nilai-nialai karakter yang mas rasakan setelah mengajar di SABS ?
Informan Nilai karakter yang saya rasakan di SABS antara lain menghormati orang tua, peduli dengan lingkungan, tanggap dengan lingkungan, memiliki kemampuan bertahan yang baik, keterbukaan dengan fasil, dan masih banyak lagi
Pewawancara Pembelajaran apa yang didapatkan setelah mengikuti program kampus mengajar ini ?
Informan Yang saya dapatkan dari kampus mengajar ini tentu pengalaman yang sangat berharga. Saya yang bukan major di pendidikan dasar berkesempatan untuk merasakan atmosfer pendidikan dasar, terlebih di sekolah alam. Ini membuka mata saya bahwa pendidikan itu tidak melulu di dalam kelas, terpaku pada penjelasan guru, dan fokusnya hanya di kognitif, tetapi jauh melebihi itu semua. Ini yang saya dapatkan di program kampus mengajar. Selain itu, pengalaman tentang teamwork juga saya dapatkan di program ini, yang tentunya melatih kita untuk menghilangkan ego pribadi ketika kita sudah kerja bersama.
Lampiran 4. Transkrip Wawancara Informan 3
TRANSKRIP WAWANCARA
Nama : Mbak AS
Umur : 21
Alamat : Jumapolo, Karanganyar
Peran : Mahasiswa Volunter SBAS
Jurusan/Universitas : Antropologi Sosial/ Universitas Diponegoro Tempat, waktu wawancara : Via WhatsApp
Pewawancara Boleh diceritakan mbak bagaimana awal mula bisa bergabung di kampus mengajar ini ?
Informan Awal mula mengikuti program kampus mengajar informasinya dari kakak tingkat saya yang kebetulan satu orda(organisasi daerah) terus juga karena lagi masa pandemi gini dan bosen kuliah online, jadi ingin ada kegiatan akhirnya saya gabung di kampus mengajar ini
Pewawancara Kalo boleh tau apa alasan mas ingin bergabung menjadi volunter ?
Informan Sebelumnya belum pernah mengikuti volunteer mengajar di dunia pendidikan terus akhirnya ada keinginan lalu ada kesempatan untuk mencoba. Dan ditambah lagi kuliah online terus biar ada kegiatan juga, ya iseng-iseng aja mbak
Pewawancara Kenapa awalnya dulu memilih SABS menjadi sekolah yang dituju ?
Informan Sebenernya awalnya saya tidak cari info mbak, jadi pertimbangannya bukan karena sekolah alamnya tapi karena untuk program kampus mengajar ini seharusnya memilih ada tiga pilihan yaitu pada SD yang satu kecamatan domisili, atau di Kabupaten domisiliatau di Provinsi domisili. Nah ternyata di kecamatan saya Jumapolo Karanganyar itu tidak ada, jadi memilih di Provinsi yang sama. Terus dengan pertimbangan jarak di SABS ini jaraknya paling dekat dengan rumah saya
Pewawancara Apakah sebelumnya sudah mengetahui tentang SABS, dan konsep pembelajaran didalamnya ?
Informan Belum mengetahui sama sekali, dan sebenernya saya juga bukan dari jurusan pendidikan yaa. Yang saya pahami kalo pendidikan di SD itu hanya basicnya tematik tidak ada mata pelajaran lainnya. Dan baru kali ini masuk di SABS setelah observasi baru tau kalo ada sistem pembelajaran yang ada di SABS
Pewawancara Program-program apa sajakah yang dijalankan selama menjadi volunteer disini ?
Informan Sebenernya kami di kampus mengajar, setidaknya ada 3 fokus utama kami, yaitu perbantuan pembelajaran artiya dalam pendampingan belajar siswa, perbantuan administrasi, dan perbantuan adaptasi teknologi. Untuk program nya sendiri sebenernya awalnya kami mau mengembangkan sistem pembelajaran teams basicnya sains, teknologi, einjinering, matematic. Tapi karena di SABS ini kan udah mengarah pada pembelajaran project based learning jadi akhinya kami lebih banyak memabntu inovasi-inovasi praktikum IPA. Seperti kemarin pada kelas 5 kami lakukan praktikum meniup pakai cuka/soda, selain itu di kelas 2 melakukan praktikum mengenal sistem waktu pakai jam kerajinan. Setelah itu program diluar pemelajaran kami banyak membantunya sebenernya kayak apa yangdibutuhkan dari sekolah, seperti bikin bagan struktur organisasi karena di SABS belum ada, terus untuk nama-nama papan saung, terus seperti petunjuk tempat. Dan untuk yang teknologi sendiri kami membantu di dokumentasi seperti pada project akhirnya kelas 6, ketika mereka presentasi tentang project akhinya dan pada acara perpisahan, dan juga lebih banyak membantu di acara-acara SABS kayak ramadhan berbagi, pendampingan live in
Pewawancara Berapa lama mbak mengikuti program ini ?
Informan Program kampus mengajar ini berlangsung selama tiga bulan, terhitung sejak 22 Maret – 25 Juni 2021
Pewawancara Bagaimana respon dari siswa selama ada kegiatan kampus mengajar ini mbak ?
Informan Respon siswa SABS menerima dengan baik, kalo dari saya pribadi saya sangat merasa diterima dan temen-temen siswa. Kalo saya sendiri kebagian di kelas 1 jadi mereka sangat akrab dengan saya, mau main bareng dan juga belajar bareng jadi menurut saya respon mereka sangat welcome
Pewawancara Bagaimana menurut mbak untuk gaya pembelajaran dari fasilitator di SABS ?
Informan Menurut saya sistem pembelajara yang diberikan fasilitator itu udah baik ya, karena sudah project base learning jadi tidak melulu tentang teksbook. Jadi anak-anak banyak belajar dari kehidupan nyata terus mereka lebih banyak belajar tentang pemecah masalah, tapi kadang ada beberapa capaian-capaian yang kurang dikuasai. Entah dari fasilitatornya lupa atau karena kondisinya yang lagi pandemi kayak gini kadang ada beberapa target yang tidak tercapai materinya.
Pewawancara Bagaimana menurut mbak dari konsep pembelajaran khususnya pendidikan karakter yang ada di SABS ?
Informan Pendidikan karakter di SABS sudah bagus, karena anak dari segi kemandirian, tanggungjawab, contohnya ketika anak saat jam makan siang ketika makan bersama-sama, mereka harus tanggung jawab dengan alat makan yang mereka gunakan.
Dan misal kalo mereka pakai buku atau main bola dari sekolah itu mereka harus tanggungjawab untuk mengembalikannya ketempat semula. Terus secara agama pun menurut saya disini siswanya diajarkan norma secara pancasila, jadi tetap menghargai agama-agama yang berbeda dari mereka. Pendidikan karakternya baik dan sudah bagus sih mbak.
Pewawancara Menurut mbak apa yang dimaksud dengan karakter, pendidikan karakter ? Dan juga bagaimana menurut mbak tentang pendidikan karakter yang ada di Indonesia sekarang ini ?
Informan Karakter itu adalah sifat, akhlaq, yang dimiliki oleh manusia yang dibentuk karena lingkungan sekitarnya seperti keluarga, sekolah, masyarat. Jadi pendidikan karakter itu menurut saya suatu upaya atau usaha pelajaran tentang karakter itu sendiri sifat akhlaq tentang karakter kejujuran, tanggungjawab, kemandirian. Dan menurut saya yang paling utama itu pendidikan karakter dari orangtua karena pendidikan yang paling pertama diterima dari seorang anak selanjutnya dari
sekolah, mulai dari bangku tk terus sd. Dan pendidikan karakter pentingnya diberikan saat anak masih dalam sekolah dasar karena jika diberikan saat anak smp atau sma karakter anak sendiri sudah terbentuk. Jadi menurut saya pendidikan karakter baik diberikan saat usia masih dini. Untuk kondisi pendidikan karakter di Indonesia bagi saya sesuai yang saya liat itu saling disalahartikan cuma menjadi tanggungjawab dari sekolah, karena yang kita orangtua atau lingkungan sekitar tempat tinggal anak seperti membebankan pendidika karakter hanya di sekolah padahal antara sekolah dan keluarga harusnya ada kesinambungan bersama-sama. Jadi kurang optimal karena masih ada pandangan dari orangtua kalau pendidikan karakter dibebankan oleh sekolah saja.
Pewawancara Menurut mbak apa sajakah faktor-faktor yang memperngaruhi pembentukan karakter itu sendiri
Informan Faktor yang mempengaruhi dalam pembentukan karakter itu baik pendorong maupun penghambat yaitu lingkungannya. Jadi lingkungan bisa menjadi faktor pendorong maupun penghambatnya, contohnya misal orang-orang yang ada di lingkungan sekitar nya itu seperti apa jika disekolah itu gurunya mendorong sisswa untuk berperilaku jujur, menanamkan sikap disiplin, tanggungjawab itu siswapun dengan melihatnya mesti langsung terdorong untuk melakukan apa yang dilihatnya.
Untuk yang faktor penghambat sendiri juga baik lagi dari lingkungannya, contoh ketika guru atau teman-temannya mengabaikan dalam nilai-nilai karakter misal ada guru yang terlambat datang masuk kelas, maka siswa akan juga bisa meniru kebiasaan terlambat guru tersebut. Jadi siswa dengan mudahnya bakal bisa menirukan kebiasaan apa yang dilakukan oleh gurunya juga.
Pewawancara Bagaimana menurut mbak tentang pembentukan karakter siswa jika menggunakan pendidikan humanis didalamnya ? Informan Menurut saya sangat bisa yaa, karena ya harusnya
pembentukan karakter itu memang seharusnya diajarkan dengan pendidikan yang humanis seperti ini. Engga cuma hanya dari buku saja, dan pendidikan yang ada di SABS menurut saya sangat humanis karena kita dulu belajar hanya terpaku dengan buku dan teori-teori saja, sedangkan di SABS ini kita langsung praktek ke masyarakat langsung, sama fasilitator, teman-teman. Jadi menurut saya pendidikan humanis untuk pembentukan karakter di SABS itu sangat bisa
diterapkan sangat baik.
Pewawancara Apa sajakah nilai-nilai karakter yang mbak rasakan setelah mengajar di SABS
Informan Nilai-nilai karakter yang bisa saya rasakan di SABS itu tentang kemandirian, yang mana anak-anak itu udah sedini mungkin di ajarkan untuk mandiri dalam melakukan hal apappun mulai dari bersih-bersih lingkungan sekolah, menyiapkan peralatan dan apapun yang mereka butuhkan ketika belajar itu semua udah dilatih untuk mandiri. Selain itu dalam hal pemberian tanggungjawab untuk menentukan minat nya dalam belajar, misal kita mau menentukan mau belajar tema benda jadi anak juga memiliki tanggungjawab atas pilihannya sendiri itupun juga dalam hal menyiapkan alat dan bahan ketika ingin mempelajari suatu tema tertentu.
Setelah itu ada nilai sopan santun, contohnya ketika adab untuk masuk ruangan jika ada orang lain harus permisi ketika mau minta tolong juga harus minta tolong yang baik. Lalu di SABS juga menurut saya diajarkan tentang kesederhanaan.
Pewawancara Pembelajaran apa yang didapatkan setelah mengikuti program kampus mengajar ini ?
Informan Banyak banget yaa mbak, saya sendiri bukan dari prodi pendidikan. Nah bagi saya tuh sebelum mengajar itu sangat ribet, membosankan kayak gak aga gambaran gitu masuk di dunia pendidik gitu. Tapi setelah ikut kampus mengajar ini jadi tau kalo ternyata dunia pendidikan itu seru, karena belajar bersama itu seru banget. Karena mindset saya awalnya sekolah itu bukan belajar bersama, tetapi kayak saya mendapatkan materi dari guru. Dan setelah di SABS ini saya jadi merasakan bagaimana belajar bersama, fasilitator juga mendukung, orangtua bersinergi untuk bagaimana anak bisa belajar bersama disekolah.
Lampiran 5. Transkrip Wawancara Informan 4
TRANSKRIP WAWANCARA
Nama : Mbak NM
Umur : 24
Alamat : Keron, Troketon, Pedan
Peran : Guru/ fasilitator kelas 6 Pendidikan Terakhir : S1 Kimia
Tempat, waktu wawancara : Ruang Perpustakaan, 3 Mei 2021 pukul 08.30
Pewawancara Menurut mbak, boleh dijelaskan apa yang dimaksud karakter itu ?.
Informan Kalau saya lebih ke Akhlaqul Kharimah kalau yang diajarkan rasullulah itukan diutus Allah salah satunya untuk menyempurnakan Akhlaq. Akhlaq itu meliputi Akhlaq kepada Allah, Rasullulah, sesama manusia termasuk ayah ibu termasuk lingkungan sekitar. Karakter kalau menurut saya itu termasuk kedalam itu tadi, yang menjadi nilai diri dari seseorang kan dari karakter. Kalau ngomongin tentang karakter itu didalamnya ada tindak tanduk, etos kerja, semangat. Sedangkan pendidikan karakter itu dimulai dari rumah ketika orangtua harus menyiapkan dirinya untuk mendidik anaknya seperti apa. Pendidikan karakter dimulai ketika seseorang itu memilih pasangan sampai mempunyai anak. Kalau saya lebih utama yaitu pendidikan adab tentang beribadah, mencintai rasul nya, adab kepada orangtua. Ketika pendidikan sekolah maka harus bisa berkolaborasi dengan orangtua dari siswanya. Akhlaq kepada Allah hubungannya dengan ibadah, kepada rasullulah bagaimana kita menerapkan ajaran sunahnya, kepada manusia bagaimana hubungan baik ke sesama manusia lainnya. Kalau disini lebih banyak praktek dan evaluasi nya mbak, jadi dikelas tetap ada diskusi dengan anak diberi panduan, setelahnya mereka diajak ke lapangan untuk berinteraksi dengan orang yang lebih tua dalam kegiatan outing kelas atau OUTFA yaitu kegiatan yang banyak berinteraksi dengan orang. Disitu kita amati sejauh mana anak itu memiliki adab yang baik terhadap orangtua.
Setelah kegiatan ke lapangan kita evaluasi, kan misal kurang langsung kita beri masukan atau arahan lagi. Bukan langsung
menghakimi siswa tapi diajak berpikir bareng-bareng bagaimana adab yang benar itu.untuk kegiatan yang melatih tanggungjawab kita ada agenda outing kelas dan biasanya itu menginap disuatu tempat sambil belajar jadi karakter nantinya akan terbentuk. Untuk karakter kedisipilinan disini kita bikin kesepakatan bareng musyawarah dengan anak-anak, jadi cara pembentukannya disini lebih ke diskusi bersama misalnya tentang tata tertib dikelas. Jadi disitu anak-anak saling mengingatkan satu sama lain. Guru tetap jadi pengawas dan pengarah tapi anak juga mempunyai rasa memiliki terhadap peraturan tersebut. menurut saya pendidikan yang ada di Indonesia mayoritas orang banyak terjadi pergeseran nilai dari orangtua yang dulu sama sekarang. Orangtua jaman dulu lebih bisa menanamkan tata krama daripada orangtua sekarang, tapi juga beberapa ada yang sadar tentang pendidikan adab itu tapi banyak juga yang masih lalai. Contohnya anak sekarang dengan orangtua jarang ada hubungan lahiriah dan otak jarang disentuh, orangtua jarang memberikan pendidikan ke anak karena merasa sudah menjadi kewajibannya guru dan sekolahan saja. Apalagi ditambah adanya gadget pada anak yang menjadi ketergantungan, menurut saya semakin menghilangkan nilai-nilai yang seharusnya ditanamkan dari orangtua itu sendiri.
Pewawancara Menurut mbak ada gagasan atau ide untuk pendidikan karakter sendiri ?
Informan Kalo menurut saya dilihatnya dari lingkup terkecil yaitu keluarga,kalo di sekolah gagasannya lebih ke adab sebelum ilmu. Jadi bagaimana anak itu mengenal imannya, didekatkan pada hati sama perilakunya. Kalo saya inginnya membentuk karakter dari kita nya sendiri sebagai orangtua dan juga dari anak-anak mudanya. Harapan saya kalo bisa ingin buka sekolah nonformal pendidikan karakter buat anak yang masih muda, remaja, calon ayah calon ibu lalu buat orangtua juga.
Ada sekolah parenting, terus sekolah untuk para calon pasangan yang ingin membina rumah tangga
Pewawancara Apa yang menjadi latarbelakang pelaksanaan pendidikan karakter di SABS ini ?
Informan Karena melihat degradasi moral yang sekarang mbak, kan jelas banget ini kemerosotan karakternya. Kita melihat secara fisik aja sudah banyak banget perilaku-perilaku yang menyimpang diluar sana. Ini semua saya rasakan semenjak adanya era digital sekarang
Pewawancara Tujuan dilaksanakannya pendidikan karakter disini ?
Informan Ingin membentuk anak-anak yang menyebarkan rahmatan lil alamin, jadi dibidangnya mereka memegang menjaga akidahnya sebagai seorang muslim, lalu mereka habuminnaallah habuminnas jadi semua termasuk dalam nilai karakter seperti menghargai sesama, jujur.
Pewawancara Bisa dijelaskan untuk kurikulum yang ada disini mbak ? Informan Kita ada namanya spiderweb sama daily activity, yang
pertama itu bikinnya spiderweb dulu yaitu rancangan yang menghubungkan satu mapel dengan yang lain misalnya kita pakai tema tumbuhan, karakter yang mau dibentuk itu menyayangi tumbuhan dan hewan. Ada beberapa yang engga kita ubah dan yang lainnya disesuain sama capaian pembelajaran. Kita bikin spiderweb itu dengan anak-anak dengan diskusi bareng.
Pewawancara Strategi fasilitator dalam mengajar dengan mengedepankan pendidikan itu bagaimana mbak ?
Informan Ada tahap-tahapanya pendidikan akhlaq dari kelas 1 sampai kelas 6. Kayak misalnya tentang menyayangi hewan, di kelas 1 masih tahap menyayangi lalu dikelas 4 sudah mulai memelihara kemudian di kelas 6 sudah mulai mengembangbiakkannya. Adab anak dengan orang lain tiap jenjang kelas berbeda, kalau kelas 6 sudah bisa untuk ditegur kalau mereka berbuat salah.
Pewawancara Program-program apa sajakah yang ada di SABS ?
Informan 4 kurikulum, itu ada kbm biasa seperti ini lalu ada outing kelas, outfa, nightcamp, outbond, renang, saleday itu bergilir jualannya makanan, tanaman, lalu ada pekan budaya sama pekan sains, ada kelas orangtua tiap 2 bulan sekali kalau sekarang pandemi jadinya secara daring terus mendatangkan pembicara dari luar, backpacker, life in sama ekspedisi lalu ada ekstrakulikuler gambar sama karate
Pewawancara Nilai-nilai karakter yang menjadi prioritas disini apa saja mbak ?
Informan Karakter yang beriman, habuminallah habuminnnas, mandiri, kreatif, berfikir logis
Pewawancara Faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter siswa, bisa dari faktor pendukung dan penghambatnya ?
Informan Faktor yang paling mempengaruhi itu rumah atau keluarga, orangtua dan kondisi lingkungan anak. Guru menurut saya kurang berpengaruh, selain itu adanya hubungan guru sama orangtua kalau baik nantinya menjadi faktor pendukung yang baik untuk siswa sedangkan kalau faktor keluarga yang tidak baik nantinya juga menjadi faktor penghambat
Pewawancara Bagaimana mbak untuk pengamalan nilai karakter religius ? Informan Lebih seringnya mengajak ya mbak bukan memerintah, jadi
kita kalau mau membiasakan nilai spiritual ke anak itu dimulai dari kita yaitu orangtua dan gurunya. Contohnya ketika mengajak untuk sholat duha harus dilakukan secara mengajak bukan memerintah. Untuk nilai kejujuran kita lebih diskusi dengan siswanya ketika ujian sampai dikelas besar pun sudah tertanam sejak dini. Sama metode yang paling baik itu dengan evaluasi
Pewawancara Bagaimana dari evaluasi tiap-tiap nilai nilai karakter pada siswa ?
Informan Evaluasinya per anak, jadi dari pengamatan dari bangun sampai tidur lagi. Jadi nanti ada evaluasi siswa dikelas dan untuk orangtua dirumah. Kalo semisal bohong langsung saja ajak diskusi. Semisal kalo ada kesalahan dari siswa masih tahap ringan saya ajak diskusi baik-baik kalo tahap kesalahan yang sedang saya ajak duduk beneran diskusi yang agak serius, kalau sampai tahapan yang berat saya beri waktu untuk jelasin dulu jangan langsung dijudge begitu mbak. Setelah dijelasin baru kita kasih nasihat baiknya seperti apa. Kadang juga saya kasih shock terapy dulu ditempat habis itu baru diajak diskusi dibelakang. Dan waktu yang tepat ketika memberikan nasihat dalam keadaan yang netral jangan langsung dimarahin waktu kejadian tersebut
Pewawancara Menurut mbak yang dimaksud dengan pembelajaran yang humanis seperti apa ?
Informan Kalau saya sendiri humanisme tentang guru dan anak, lebih banyak prakteknya bukan teorinya dan lebih ke evaluasinya sih mbak. Karena kita banyak berubah itu dari evaluasi ya.
Humanisme saya di posisi anak-anak ya saya membayangkan diposisi mereka dulu, misalnya saya mau ngadain agenda ini saya mbayangin keadaan di anak-anak bagaimana. Anak diajak diskusi dan memposisikan anak sebagai teman itu salah satu bentuk humanisme yang saya terapkan disini.
Mendengarkan pendapat mereka, mengajak diskusi, mengajari kerjasama. Dan menanamkan humanisme kepada anak ketika ada suatu kegiatan disepanjang jalan, ketika siswa yang lebih tua harus bisa menganyomi adek kelasnya yang lebih muda, humanisme akan timbul ketika di kegiatan dilapangan tersebut. metodenya dengan praktek dilapangan itu tadi Pewawancara Dampak implementasi dari pembelajaran humanis pada
keseharian siswa mbak ?
Informan Orangtua kan tadi saya jelaskan sebagai faktor yang utama bagi karakter anak. Orangtua itu ada yang sudah paham dan belum tentang pembentukan karakter tersebut jadi pintar- pintarnya kita sebagai fasil disini untuk membangun relasi tersebut. ketika orangtua yang sudah paham dan tau ketika disekolah anak diberikan pemahaman apa maka bisa diterapkan dirumah, tapi ketika orangtua belum paham dengan konsep pembelajaran kita maka pasti ada hambatannya disana Pewawancara Menurut mbak apa hubungan pembentukan karakter dengan
pembelajaran humanis ?
Informan Hubungannya linear ya mbak, ketika orang itu tidak mempunyai karakter bagaimana bisa memanusiakan manusia.semakin orang itu karakternya terbentuk maka humanisme nya juga akan tinggi kalo revolusi mentalnya benar
Lampiran 6. Transkrip Wawancara Informan 5
TRANSKRIP WAWANCARA
Nama : Ibu SZ
Umur : 44
Alamat : Griya Permata Asri 3 Sonorejo
Peran : Kepala Sekolah
Pendidikan Terakhir : S1
Tempat, waktu wawancara : Saung Tengah, 29 April 2021 pukul 09.00
Pewawancara Menurut ibu yang dimaksud dengan karakter dan pendidikan karakter itu yang bagaimana ?
Informan Karakter adalah suatu sifat yang muncul dari seseorang itu bisa dari proses apa yang masuk secara interaksi sosial atau pengetahuan sehingga memunculkan karakter itu sendiri, jadi tidak muncul secara tiba-tiba. Semua manusia secara lahir sudah memilikinya anugrah itu tetapi apakah itu bisa diproses dengan baik atau tidak. Dari pengalam hidupnya, pengetahuan, interaksi sosialnya. Kemudian kalau pendidikan karakter itu proses membentuknya dari munculnya atau melekatknya suatu sifat dari seseorang maka akan diberikan stimulus-stimulus yang akan mengasah karakter menjadi baik tadi, stimulus ini berupa bimbingan yang sudah dirancang oleh suatu lembaga pendidikan agar memunculkan karakter yang sesuai dengan harapan visi misi dari lembaga tersebut, agar dapat menyebarkan kebaikan dikehidupan lainnya. Proses pembetkan karakter palingdasar saat usia sekolah dasar, karena rasa dengan keluarganya yang masih tinggi, hormat dengan gurunya yang masih tinggi sehingga nasihat yang diberikan akan lebih mudah diterima oleh anak. Nilai-nilai kebaikan tersebut nantinya menjadi bekal untuk mereka menyebarkan dan mengamalkan nilai yang bermanfaat tersebut dimasa depan.
Pewawancara Menurut ibu tentang pendidikan karakter di indonesia sekarang ini bagaimana ?
Informan Sebenarnya tidak ada lembaga pendidikan untuk membentuk
karakter yang buruk, namun memang butuh untuk dipertajam lagi dan lebih bersungguh-sungguh dari para pemangku kebijakan ataupun pelaku agar benar-benar tercipta hasil pendidikan yang diinginkan. Karena saya melihatnya pada kenyataannya masih belum optimal dalam pembentukan karakter di masyarakat.
Pewawancara Gagasan atau rencana ibu tentng sistem pendidikan di indonesia ?
Informan Lebih kepada bisa memberikan masukan kepada pihak diatas, tentang bagaimana pengaplikasikannya merdeka belajar
Pewawancara Yang menjadi latarbelakang pelaksanaan pendidikan karakter disini bu ?
Informan Karena memang karakter itu memegang peranan yang paling dominan dikehidupan manusia, walaupun sepinter apapun orang itu ketika dia tidak memiliki karakter yang baik akan tidak mungkin kepintarannya itu akan dilakukan pada hal yang baik juga.
Pewawancara Lalu apa tujuan dilaksanakannya ?
Informan Harapannya membentuk dan menanamkan karakter-karakter baik pada usia anak pada pendidikan dasar agar menjadi bekal bagi kehidupannya kelak, maka dengan cara itu kami disitu memberikan banyak kegiatan karena membentuk karakter tidak hanya dnegan teori saja, tetapi harus dengan praktek dilapangannya. Karena anak masih sekolah dasar harus sering diberikan pengalamannya agar lebih mudah nyantol dengan materi pelajaran yang diterima
Pewawancara Untuk program kegiatan disini apa saja yaa bu, bisa dijelaskan?
Informan Programnya outingclas, ekstrakulikuler itu ada karate dan menggambar, project base learning, OUTFA, pekan karya, pekan sosial, live in, pekan usaha, pekan sains. Saat ramadhan ini anak-anak diajak untuk mengadakan kegiata bagi-bagi takjil maupun sayuran gratis kepada masyarakat sekitar, acaranya setiap hari minggu selama bulan ramdhan. Kalau kemaren sudah di alun-alun sukoharjo agendanya membagi takjil jadi sire hari, terus besok minggu mbak agendanya membagikan sayur gratis untuk masyarakat sekitar sekolah alam sini. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan sisi humanis anak-anak agar senantiasa membantu orang yang
membutuhkan. Sayangnya lagi pandemi ini jadi banyak yang ke pending, jadi kegiatan-kegiatan semacam itu kami kembalikan ke keluarga masing-masing anak tetapi panduan kegiatannya dibuat dari sekolah karena masuk di raport nantinya
Pewawancara Kalau untuk hubungan dengan orangtua siswa disini bagaimana bu tentang pembelajaran di sekolah ?
Informan Pendampingan di rumah juga sebagai kunci utama, maka tidak hanya anaknya yang sekolah t