PENDAHULUAN
Latar Belakang
Anak usia dini merupakan individu yang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat.4 Batasan usia anak usia dini atau yang sering disebut dengan anak usia prasekolah adalah anak yang berusia antara 0:0 sampai dengan 6:0 tahun. 5 Pola asuh yang baik perlu diberikan terutama pada anak pada usia dini, terutama pada anak usia 3 sampai 6 tahun, karena panca inderanya masih dalam masa sensitif saat ini. kenakalan juga terjadi, anak sering menolak keinginan orang tua, saya kadang berkata kasar, saya sengaja melanggar apa yang dilarang dan saya tidak melakukan apa yang harus dilakukan.i Oleh karena itu, orang tua sangat perlu memberikan pola asuh yang saat ini diikuti,i karena masa ini merupakan masa pembentukan anaki dani disebut juga masai. Jika ibu dan ayah membentuk karakter positif sejak kecil, maka timbullah perilaku positif tersebut. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka perlu dibahas mengenai gaya pengasuhan orang tua dalam membentuk karakter anak usia dini, sehingga penulis tertarik untuk mengkaji “Gaya Pengasuhan Orang Tua dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini di PAUD Azkya Braja Sakti VI Kecamatan Way Jepara Timur Kabupaten Lampungi".
Pertanyaan Penelitian
Meski demikian, ada juga anak yang selalu menginginkan jalannya sendiri, orang tua selalu memanjakannya, dan orang tua membiarkan anaknya bermain tanpa batas waktu.
Tujuan dan Manfaat penelitian
Penelitian Relevan
Penelitian ini membahas tentang pembentukan karakter dalam keluarga muslim. Yang membedakan penelitian ini adalah bukan tentang pola asuh orang tua, melainkan tentang pembentukan karakter dalam keluarga muslim. Penelitian yang dilakukan oleh Hanik Rosida dengan judul “Pola Pengasuhan Orang Tua dalam Meningkatkan Disiplin Diri Anak (Studi Kasus) di Tiuh Indraloka 1 Tulang Bawang Tahun 2016” yang membedakan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh penulis, yaitu penelitian ini tidak mendalami karakter tetapi cenderung berbicara tentang disiplin. Yang membedakan penelitian ini dengan apa yang penulis lakukan adalah penelitiannya bukan tentang karakter, melainkan tentang kemandirian.
KAJIAN TEORI
Pola Asuh Orangtua
- Pengertian Pola Asuh Orangtua
- Jenis-jenis Pola Asuh Orangtua
- Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pola Asuh
- Metode Pola Asuh Orangtua dalam Membentuk Karakter
Tentu saja, gaya pengasuhan otoriter (yang cenderung menuntut anak untuk mematuhi segala keputusan orang tua) dan gaya pengasuhan permisif (yang cenderung memberikan kebebasan penuh kepada anak untuk melakukan hal tersebut) mempunyai dampak yang sangat berbeda dengan gaya pengasuhan demokratis (yang cenderung mendorong anak untuk melakukan hal-hal tersebut). bersikap terbuka namun akuntabel), akuntabel dan mandiri) terhadap hasil pendidikan anak. Orang tua yang memiliki banyak anak (keluarga besar) cenderung mengasuhnya dengan gaya pengasuhan yang berbeda-beda. Metode pengasuhan dalam membentuk karakter anak meliputi menyikapi, mencegah, memantau, membimbing, dan memberikan teladan.
Karakter Anak Usia Dini
- Pengertian Karakter Anak Usia Dini
- Karakteristik Anak Usia Dini
- Nilai-nilai Dasar Karakter Anak Usia Dini
- Manfaat Pembentukan Karakter Anak Usia Dini
- Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Karakter
- Metode dalam Membentuk Anak Berkarakter Sejak Usia
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri tumbuh kembang anak usia dini penting untuk diketahui sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang anak yang memerlukan perhatian ekstra dari orang dewasa disekitarnya agar anak tumbuh sesuai dengan yang diharapkan. Berdasarkan pemaparan di atas, maka upaya orang tua dalam membentuk karakter anak dengan segala perilaku yang baik tentunya harus dilakukan sejak dini pada semua tahapan perkembangan anak dalam keluarga, agar dapat ditanamkan nilai-nilai karakter yang diharapkan. Permainan anak usia dini harus bebas dari aturan-aturan yang mengikat, anak usia dini mempunyai cara bermain tersendiri.
Pola Asuh Orangtua dalam Membentuk Karakter
Anak yang ceria mudah untuk diungkapkan; ajukan saja pertanyaan dan cerita terbuka yang mungkin keluar dari mulut anak-anak mereka. Mereka lebih memilih menjadi penonton dibandingkan berbicara yang menjadi kebutuhan semua orang, bahkan anak pendiam sekalipun. Karakter psikologis orang tua harus ditransfer ke ranah anak, sehingga orang tua dapat merasakan, mengalami dan memahami kondisi anak.
Jika dialog yang sehat terbangun, anak akan terbuka kepada orang tuanya dan tidak ragu mengutarakan pikirannya. Orang tua mempunyai peranan dalam membentuk karakter yang baik pada anak, upaya membangun karakter anak hendaknya memperhatikan aspek perkembangan khususnya pada anak usia dini. Pemenuhan ketiga keinginan tersebut merupakan kepuasan hidup dan sangat bergantung pada kehidupan yang mengacu pada nilai-nilai tertentu sebagai cerminan karakter yang baik.
Oleh karena itu, budi pekerti yang baik adalah budi pekerti yang dilandasi nilai-nilai agama sebagai kunci keberhasilan dan kebahagiaan dalam hidup manusia. Indikasi kesetaraan ini bukan berarti setiap orang mempunyai karakter yang sama, namun setiap orang sadar akan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dalam upaya meningkatkan kualitas diri. Ketika setiap orang menyadari dan menerapkan konsep pendidikan karakter, berarti setiap orang mencapai pendidikan karakter yang sama.
Karena ke depan kita harus memiliki anak-anak yang cerdas, berkarakter baik, berkepribadian stabil, mandiri, disiplin, mempunyai etos kerja yang tinggi, hal ini diperlukan untuk tuntutan zaman memasuki era globalisasi yang penuh persaingan dengan negara-negara lain. bangsa-bangsa di dunia.
METODE PENELITIAN
- Jenis dan Sifat Penelitian
- Sumber Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Metode Wawancara
- Metode Observasi
- Metode Dokumentasi
- Teknik Penjaminan Keabsahan Data
- Teknik Analisis Data
Melalui metode ini penulis bertujuan untuk memperoleh data tentang pola pengasuhan orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini di PAUD Azkya Braja Sakti VI Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung iTimur. Data siswa PAUD Azkya Braja Sakti VI No. Kelompok Jenis Kelamin Jumlah total. Pola asuh orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini di PAUD Azkya Braja Sakti VI Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur sudah terlaksana dengan baik dan orang tua memberikan contoh yang baik kepada anak.
Faktor pendukung yang menjadi faktor penghambat pola asuh orang tua dalam membentuk karakter anak usia dini di PAUD Azkya Braja Sakti VI Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur sebagai berikut. MODEL ORANG TUA MEMBENTUK KARAKTER ANAK DINI DI PAUD AZKYA BRAJA SAKTI VI KABUPATEN WAY. Observasi dan Pencatatan Pola Asuh Orang Tua dan Pendidik dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di PAUD Azkya Braja Sakti VI.
Observasi dan pencatatan faktor pendukung dan penghambat pola asuh orang tua dan pendidik dalam pembentukan karakter anak usia dini di PAUD Azkya Braja Sakti VI. Wawancara ditujukan kepada pendidik dengan tujuan untuk memperoleh informasi mengenai pola asuh orang tua serta faktor pendukung dan penghambat pembentukan karakter anak usia dini di PAUD Azkya Braja Sakti VI. Melihat pendidikan orang tua dan pendidik dalam pembentukan karakter anak usia dini di PAUD Azkya Braja Sakti VI.
Penulis melakukan wawancara kepada orang tua mengenai pola asuh untuk membentuk karakter anak usia dini di PAUD Azkya Braja Sakti VI.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Deskripsi Wilayah Penelitian
- Sejarah Singkat di PAUD Azkya Braja Sakti VI
- Profil PAUD Azkya Braja Sakti VI
- Visi, Misi, dan Tujuan di PAUD Azkya Braja sakti VI
- Sarana dan Prasarana di PAUD Azkya Brja Sakti VI
- Data Peserta Didik di PAUD Azkya Braja Sakti VI
- Struktur Organisasi di PAUD Azkya Braja Sakti VI
- Denah Lokasi di PAUD Azkya Braja Sakti VI
Berawal dari rasa tanggung jawab akan pentingnya pendidikan dalam mengembangkan potensi anak sebagai tunas bangsa, yang diharapkan mampu menjadi generasi penerus bangsa dan juga lahir dari wujud kecintaan terhadap dunia anak. pendidikan, Ny. Sefrianti, S.Pd. Saya mendirikan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada tanggal 22 Januari 2008 di Desa Braja Sakti VI Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur yang diberi nama PAUD AZKYA. PAUD Azkya Braja Sakti VI Way Jepara merupakan lembaga yang berada di bawah naungan yayasan Way Azzahra Center. Berdasarkan profil sekolah, PAUD Azkya yang terletak di desa Braja Sakti VI kabupaten Way Jepara ini dikepalai oleh kepala sekolah bernama Ny. Puji Kurniawati, S.Pd.
Visi, Misi dan Tujuan PAUD Azkya Braja Sakti VI Tahun Pelajaran 2021/2022 adalah sebagai berikut. Berdasarkan tabel 1 diatas terlihat ruang sarana prasarana pada PAUD Azkya Braja Sakti VI tahun ajaran 2021/2022 yaitu 2 ruang kelas, 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang tata usaha, 2 kamar mandi, 1 lahan tanam dan segala kondisi bagus dan sering digunakan untuk. Berdasarkan tabel 2 diatas terlihat sarana dan prasarana beberapa media pembelajaran di PAUD Azkya Braja Sakti VI yang digunakan sebanyak 15 media pembelajaran.
Berdasarkan Tabel 3 di atas terlihat bahwa jumlah siswa Kelas B PAUD Azkya Braja Sakti VI tahun ajaran 2021/2022 berjumlah 13 siswa, terdiri dari 11 siswa perempuan dan 2 siswa laki-laki. Berdasarkan bagan struktur organisasi di atas dapat disimpulkan bahwa PAUD Azkya merupakan bagian dari yayasan Azzahra yang dipimpin oleh Drs. Di PAUD Azkya sendiri terdapat 2 orang guru yaitu Ibu Puji Kurniawati, S.Pd dan Ibu Sri Ani Lestari, S.E.
Implementasi Pola Pengasuhan Orang Tua dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di PAUD Azkya Braja Sakti VI Kecamatan Way Jepara Kabupaten.
Pelaksanaan Pola Asuh Orangtua dalam Membentuk Karakter Anak
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara diatas mengenai cara orang tua dan pendidik dalam mendidik anak mempunyai sikap santun dan santun dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini yang berlandaskan nilai santun dan santun sudah tepat. dilakukan. yaitu dengan memberikan arahan, menasihati anak untuk berkata jujur, anak dapat bertanggung jawab, dan memberikan contoh yang baik kepada anak agar selalu berperilaku baik sehingga kelak anak menjadi pribadi yang berkarakter. B. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di atas tentang cara orang tua dan pendidik belajar agar tidak mudah bergantung pada orang lain, maka dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini yang berbasis pada sikap kemandirian terlaksana dengan baik. , yaitu. dengan membiasakan anak untuk tidak ketergantungan dengan orang lain, misalnya anak bisa membereskan mainannya sendiri setelah selesai bermain di rumah atau di sekolah, makan sendiri tanpa diberi makan dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara diatas tentang cara orang tua dan pendidik mendidik agar tidak egois dan egois, maka dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini sudah dilakukan dengan baik yaitu dengan cara mendidik anak. untuk patuh. aturan kelas, ajari anak untuk tidak mementingkan diri sendiri, dengan mengajarkannya untuk mendahulukan orang lain, mau berbagi dengan teman dan saling membantu.
Dari hasil observasi dan wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua yang muncul di sekolah adalah anak pandai berbicara kepada orang lain, anak dapat menaati peraturan di sekolah, dan anak terbiasa dalam melakukan sesuatu. . di rumah seperti membersihkan mainannya. Faktor pendukung dan faktor penghambat Pola asuh orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini di PAUD Adzkya Braja Sakti VI Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur. Faktor pendukung dan faktor penghambat pola asuh bahwa keluarga merupakan pusat pendidikan yang utama dan pertama.
Hasil penelitian diatas sesuai dengan hasil observasi yang penulis lakukan terhadap orang tua dan pendidik dan juga berdasarkan wawancara yang dilakukan penulis bahwa orang tua dan pendidik memberikan pola asuh yang baik pada anak. Wawancara ditunjukkan kepada orang tua dengan tujuan untuk memperoleh informasi data mengenai gaya pengasuhan orang tua dan faktornya. Wawancara Ibu Puji selaku Kepala Sekolah PAUD Azkya tentang Pola Pengasuhan Orang Tua yang Membentuk Karakter Anak Usia Dini.
Penulis melakukan wawancara kepada orang tua A, R1, D, dan R2 tentang pola asuh orang tua yang membentuk karakter anak usia dini.
Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat tentang Pola Asuh Orangtua
PENUTUP
Saran
Sebagai pendidik hendaknya selalu memberikan teladan kepada peserta didik walaupun dengan keterbatasan sarana dan prasarana, menyediakan dan meningkatkan berbagai metode pembelajaran agar peserta didik tidak bosan, membimbing dan mendidik anak agar terbentuk karakter yang baik pada diri anak. Pengaruh konformitas dan persepsi pola asuh otoriter terhadap kenakalan remaja” dalam Journal of Developmental and Educational Psychology. Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik untuk Anak TK/RA Usia Dini & Anak Kelas Awal SD/MI.
Secara umum mengamati dan mendata sarana dan prasarana yang ada di PAUD Azkya Braja Sakti VI. Bagaimana perasaan Anda tentang mengajari anak bersikap sopan dan santun kepada orang lain? Bagaimana cara membesarkan anak agar tidak menunjukkan sifat egois atau egois?
Bagaimana cara menanamkan rasa hormat pada anak, baik terhadap orang tua, teman sebaya, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Bagaimana lingkungan sekolah mendidik anak agar mempunyai sikap santun dan santun terhadap orang tua dan teman sebayanya. Bagaimana lingkungan sekolah menanamkan rasa hormat pada anak, baik terhadap orang tua, teman sebaya, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat.