Sehubungan dengan itu, Dinas Pendapatan sebagai salah satu unit organisasi Pemerintah Kota Mataram wajib menyusun LAKIP Tahun 2015 sesuai dengan tugasnya dan berperan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah di bidang pendapatan. Sehubungan dengan itu, jenis pajak daerah yang menjadi kewenangan pengelolaan pendapatan daerah bertambah menjadi 10 jenis pajak daerah dari 6 jenis pajak daerah pada awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mataram periode 2011-2015. Selanjutnya untuk melaksanakan ketentuan Peraturan Daerah Kota Mataram nomor 5 Tahun 2008 tentang pembentukan struktur organisasi Perangkat Daerah Kota Mataram (Lembaran Daerah Kota Mataram Tahun 2008 Nomor 3 seri D), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kota Mataram nomor 18 Tahun 2011 tentang beberapa kali perubahan terakhir atas Peraturan Daerah Kota Mataram nomor 8 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kota Mataram nomor 5 Tahun 2011.008 tentang pembentukan kesatuan susunan organisasi Daerah Kota Mataram (Lembaran Daerah Kota Mataram Tahun 2013 Nomor 1 seri) D) , yang diikuti dengan isu tersebut.
Akhir-akhir ini kinerja instansi pemerintah menjadi sorotan, terutama sejak munculnya iklim yang lebih demokratis dalam pemerintahan. Sistem pengukuran kinerja yang merupakan bagian terpenting dalam laporan akuntabilitas instansi pemerintah akan mengubah paradigma pengukuran keberhasilan. Dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Badan Publik dan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Tanggung Jawab Kinerja Badan Publik, maka setiap SKPD wajib menyusun laporan pertanggungjawaban program/kegiatan yang telah diimplementasikan.
LAKIP atau Laporan Pertanggungjawaban Instansi Pemerintah merupakan media akuntabilitas yang dapat digunakan instansi pemerintah untuk memenuhi kewajibannya dalam rangka pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan. Laporan pertanggungjawaban LAKIP atau instansi pemerintah yang disusun oleh masing-masing gugus tugas daerah dapat berperan sebagai.
Tujuan dan Manfaat Lakip
Gambaran Umum Dinas Pendapatan Kota Mataram
Mataram Nomor 32 Tahun 2011 Tanggal 26 Desember 2011 tentang berbagai perubahan, terakhir dengan Peraturan Walikota Mataram Nomor 31 Tahun 2013 tanggal 18 November 2013 tentang perubahan kedua atas Peraturan Walikota Mataram Nomor 22/PERT/2008 tentang Rincian Tugas Pokok dan fungsi Dinas Pendapatan Kota Mataram disebutkan bahwa tugas pokok Dinas Pendapatan Kota Mataram adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangannya, sedangkan fungsi Dinas Pendapatan Kota Mataram adalah merumuskan kebijakan teknis di bidangnya. pendapatan daerah, menyelenggarakan sesuai kewenangannya urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pendapatan daerah sesuai kewenangannya, mengkoordinasikan, memimpin dan melaksanakan tugas di bidang pendapatan daerah, sebagai koordinator pendapatan asli daerah (PAD). ), tugas-tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugasnya. Saat ini Dinas Pendapatan Kota Mataram mempunyai 9 (sembilan) jenis pajak daerah yang dikelola langsung yaitu Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, BPHTB dan PBB-P2 serta Pajak Reklame. . . Mengacu pada tugas pokok tersebut, maka secara teknis kewenangan operasional Dinas Pendapatan Kota Mataram adalah mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) berdasarkan potensi yang ditetapkan dengan peraturan yang berlaku.
Hal ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi daerah khususnya Dinas Pendapatan Kota Mataram untuk mengoptimalkan peran PAD sebagai sumber pendanaan di daerah. Sebagai pelaksana penatausahaan dan pemungutan pajak daerah, Dinas Pendapatan Kota Mataram meningkatkan kinerja melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah untuk mencapai visi dan misi yang antara lain ditetapkan sebagai berikut. Penguatan sumber daya aparatur dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan, pendidikan dan pelatihan serta bimbingan teknis perpajakan daerah, serta penguasaan sistem penerapan pengelolaan pajak daerah.
Sedangkan penguatan sumber daya permodalan melalui ketersediaan peralatan dan sarana pendukung berupa sarana dan prasarana sebagai bagian dari kekayaan daerah serta tersedianya anggaran yang digunakan untuk mendukung kelancaran tugas dan fungsi Dinas Pendapatan Kota Mataram. untuk mencapai maksud dan tujuan yang telah ditetapkan. Untuk melaksanakan tugas dan fungsinya, Dinas Pendapatan Kota Mataram didukung oleh enam puluh sembilan (enam puluh sembilan) Pejabat Daerah (PNSD) dan enam belas (enam belas) Pejabat Non Daerah (Non-PNSD), dengan rincian komposisi sebagai berikut.
Komposisi Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD)
Peningkatan kinerja melalui intensifikasi dilakukan melalui penguatan sumber daya aparatur dan penguatan sumber daya permodalan.
Komposisi Non Pegawai Negeri Sipil Daerah (Non-PNSD)
Untuk menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang diembannya, maka keberadaan jajaran staf dalam struktur organisasi Dinas Pendapatan Kota Mataram disusun dalam bagan struktur organisasi sebagai berikut.
STRUKTUR ORGANISASI
DINAS PENDAPATAN KOTA MATARAM
Sistematika Penyusunan Lakip
Perencanaan kinerja adalah proses penyusunan rencana kinerja sebagai penjabaran tujuan dan program yang ditetapkan dalam rencana strategis, yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah melalui berbagai kegiatan tahunan. Dalam rencana kinerja ditetapkan rencana pencapaian kinerja tahunan untuk seluruh indikator kinerja pada tingkat tujuan dan kegiatan. Penyusunan rencana kinerja dilakukan sesuai dengan agenda persiapan dan kebijakan anggaran, serta merupakan komitmen lembaga untuk mencapainya pada tahun tertentu.
VisidanMisi SKPD
TujuandanSasaran
StrategidanKebijakan
Program danKegiatan
Program Peningkatan Pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan terdiri dari
Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah terdiri dari
- Perjanjian Kinerja
- Pengukuran Capaian Kinerja
- Capaian Indikator Kinerja Utama
- Evaluasi Kinerja Sasaran Strategis
- Akuntabilitas Keuangan
- Realisasi Anggaran
PAD sebagai informasi yang valid dan responsif tercermin dari data potensi pajak daerah yang dikelola Dinas Pendapatan Kota Mataram tahun 2015 sebagai berikut. Metrik kinerja terkait penyelenggaraan pelayanan pajak daerah tercermin pada tabel data pelayanan wajib pajak daerah di bawah ini. Indikator kinerja utama terkait ketersediaan data PAD yang potensial sebagai informasi akuntabilitas Secara umum pencapaian tujuan strategis mengalami peningkatan, seiring dengan upaya peningkatan pendapatan asli daerah melalui intensifikasi dan perluasan pajak daerah dan pajak daerah yang terus dilakukan. . oleh Dinas Pendapatan Kota Mataram antara lain melakukan pendataan pajak daerah.
Salah satu indikator kinerja utama terkait penciptaan pengembangan sumber daya aparatur melalui media pendidikan dan promosi jenjang karir tercermin dari banyaknya pejabat Dinas Pendapatan Kota Mataram yang mengikuti Diklat Manajemen Pajak Daerah. Hal tersebut dapat dilihat pada tabel pencapaian kinerja sasaran strategis terkait penyediaan data potensi pajak daerah yang dikelola di bawah ini. Hasil penilaian kinerja yang bertujuan untuk menciptakan kesadaran masyarakat yang lebih besar sebagai wajib pajak daerah tahun 2011-2015 dengan 2 (dua) indikator kinerja mencapai target tingkat kinerja kinerja sebesar 90,79%, dengan kategori sangat berhasil.
Hasil evaluasi pencapaian tujuan penyelenggaraan pelayanan pajak daerah periode 2011-2015 mencapai pencapaian tujuan sebesar 100,29% dengan kategori sangat berhasil untuk 1 (satu) indikator kinerja. Kondisi ini didasari oleh tugas pokok dan fungsi Dinas Pendapatan Kota Mataram dalam memberikan pelayanan kepada wajib pajak daerah. Tersedianya layanan aplikasi bagi Wajib Pajak Daerah merupakan bagian dari upaya Dinas Pajak Kota Mataram untuk meningkatkan fungsi pelayanan yang lebih baik, yang tercermin pada tabel di bawah ini mengenai keberhasilan pencapaian tujuan strategis terkait penyelenggaraan pelayanan pajak daerah.
Melakukan penyempurnaan terhadap database pengelolaan potensi pajak daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Kota Mataram.