• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN MINIRISET IAD

N/A
N/A
Kristian Pasaribu

Academic year: 2024

Membagikan "LAPORAN MINIRISET IAD"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN MINI RISET

“Wajibnya Meningkatkan Kepedulian Terhadap Kelestarian Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Hidup”

Disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah : Ilmu Alamiah Dasar Dosen Pengampu : Friends Silaban,S.Si.,M.Sc

Disusun Oleh :

 Yesaya Panuturi Siringo-ringo 2233142014

 Vina Dwi Rivana Br Ginting 2233142013

 Lauren Tiffany Harefa 2231142039

 Yoses Teofani Siregar 2233142018

 Kristian Pasaribu 2232442006

 Cekkiel Simalango 2232442005

 Jubil Rowan Lubis 2213342006

PENDIDIKAN SENI MUSIK FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

TAHUN 2024

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan anugrah dari-Nya Kami dapat menyelesaikan Mini Riset kami yang berjudul “SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN“ adapun penyelesian tugas ini untuk memenuhi mata kuliah llmu Alamiah Dasar. Kami sangat bersyukur karena dapat menyelesaikan Mini Riset yang menjadi tugas wajib matakuliah Ilmu Alamiah Dasar di Universitas Negeri.

Disamping itu, kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Friends Silaban, S.Si., M.Scselaku dosen matakuliah Ilmu Alamiah Dasar yang telah mengajari kami serta memberikan tugas Mini Riset ini. Dan kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami selama pembuatan makalah ini berlangsung sehingga dapat terselesaikannya laporan Mini Riset ini.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga tugas ini dapat bermanfaat bagi para pembaca khususnya bagi kami sendiri. kami sangat mengharapkan kritik dan saran terhadap makalah ini agar kiranya nanti kami dapat membuat yang lebih bagus dan lebih baik lagi.

Karena kami sadar, makalah yang kami buat ini masih banyak terdapat kekurangan yang mungkin kami tidak sadari.

MEDAN , Oktober 2024

Kelompok 2

(3)

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Tujuan

1.3 Manfaat

BAB II METODE PELAKSANAAN 2.1 Jenis Metode

2.2 Teknik Pengumpulan Data 2.3 Subjek Penelitian

2.4 Instrumen Penelitian

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN 3.1 Pembahasan

3.2 Hasil Penelitian

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan

4.2 Saran DAFTAR PUSTAKA

(4)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Sumber daya alam merupakan segala kekayaan yang ada di bumi, baik berupa benda mati maupun benda hidup, yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Dalam konteks ini, sumber daya alam mencakup berbagai elemen seperti tanah, udara, udara, flora, fauna, serta mineral dan energi yang ada di dalam bumi. Keberadaan sumber daya alam sangat penting bagi kehidupan manusia karena menjadi dasar bagi berbagai aktivitas ekonomi dan sosial.

Pentingnya pelestarian lingkungan hidup menjadi semakin mendesak seiring dengan meningkatnya populasi manusia dan kebutuhan akan sumber daya alam. Pelestarian lingkungan tidak hanya bertujuan untuk menjaga keanekaragaman hayati tetapi juga untuk memastikan bahwa generasi mendatang dapat menikmati sumber daya yang sama seperti yang kita nikmati saat ini. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan dengan prinsip keberlanjutan agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mengembangkan kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan juga harus ditingkatkan agar masyarakat lebih sadar akan dampak dari tindakan mereka terhadap lingkungan.

1.2 Tujuan

Adapun Tujuan Penelitian makalah miniriset ini adalah untuk Menganalisis Budidaya peternakan dan berkembang biakkan ikan di daerah Jl. Peony No.881, Medan Estate, Kec.

Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20221.

1.3 Manfaat

Adapun Manfaat penelitian makalah miniriset ini adalah untuk menambah pengetahuan kita tentang Budidaya ikan dan juga untuk memberikan informasi pada pembaca tentang tata cara pembudidayaan ikan.

(5)

BAB II

METODE PELAKSANAAN 2.1 Jenis metode

Dalam penelitian mini riset ini,peneliti menggunakan metode kualitatif. Karena

Penelitian kualitatif menekankan kedalaman pemahaman terhadap peristiwa atau fenomena yang diteliti.Penelitian kualitatif menanyakan mengenai apa, bagaimana dan di mana sebuah peristiwa terjadi. Peneliti langsung melihat sebuah permasalahan itu terjadi yakni terhadap lingkungan dan sumber daya alam di lingkungan cemara asri Medan pada pembudidaya ikan lele

2.2 Teknik Pengumpulan Data

Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara survei, observasi, dan teknik pengumpulan studi lapangan dengan wawancara.

Ketiga teknik pengumpulan data juga kami sajikan dengan dengan studi kasus berupa wawancara juga terhadap masyarakat, pengumpulan data yang dibuat sesuai dengan materi penelitian peneliti.

2.3 Subjek penelitian

Dalam penelitian mini riset yang peniliti lakukan, observasi dan peninjauan lapangan merupakan hal yang utama peniliti lakukan. Dalam penelitian ini subjek yang penelitian ialah masyarakat dilingkungan sekitar cemara dekat tempat pembudidaya ikan salah satunya iala seorang ibu yang sedang memberi pakan terhadap ikan

2.4 Instrumen Penelitian

Adapun alat yang peniliti lakukan dalam penelitian mini riset tersebut, sebagai berikut:

1.Hp sebagai perekam dan lembar dalam penelitian.

2.Kamera Hp sebagai alat bukti penelitian

(6)

BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN 3.1 Pembahasan

Banyaknya Masyarakat yang melihat proses Pembudidaya ikan ini menjadi riset kami untuk melakukan wawancara terhadap masyarakat sekitar. Tidak hanya melihat namun ada juga masyarakat yang antusias untuk memberikan pakan atau makanan ikan di kolam pembudidayaan tersebut .

3.2 Hasil Wawancara

1.Wawancara Terhadap Warga Yang Berada Disekitar Pembudidayaan Nama: Santi

Umur: 35

Pertanyaan: Bu, Apa yang membuat ibu antusias untuk memberikan pakan kepada ikan dalam pembudidayaan ikan lele ini ?

Jawaban: Karena menjadi kesempatan untuk belajar tentang ikan lele, siklus hidup mereka, dan proses budidaya mereka. Ini dapat menjadi pengalaman edukasi yang menyenangkan dan bermanfaat dan dapat menjadi cara untuk menghubungkan diri dengan alam. Ini dapat memberikan rasa ketenangan, relaksasi, dan penghilang stres. Memberikan pakan kepada ikan dalam pembudidayaan juga dapat dapat memicu rasa peduli dan empati terhadap makhluk hidup. Orang-orang mungkin merasa senang dan puas karena dapat memberikan makanan dan membantu ikan lele untuk hidup.

(7)

2. Wawancara Terhadap Pengunjung Tempat Pembudidayaan Nama: Yutina

Umur: 42

Pertanyaan: Bagaimana tanggapan ibu terhadap sampah di sekitaran kolam pembudidayaan ini? Terus bagaimana harapan ibu kedepannya terhadap kolam Pembudidaya ini?

Jawaban: Tanggapan saya yaitu kurang pedulinya dengan lingkungan dan terkadang kita sebagai pengunjung menganggap sampah sebagai masalah yang tidak penting atau tidak menjadi tanggung jawab mereka karena tempat tersebut bukan milik kita akan tetapi jika kita sudah mengunjungi tempat tersebut, otomasi tempat pembudidayaan terus sebagai tanggungjawab kita. Contohnya, kita sebagai pengunjung pembudidayaan tidak membuang sampah sembarangan karena dapat membuat merusak perkembangbiakan ikan lele

Dan yang terakhir harapan saya terhadap kolam pembudidayaan ini adalah tumbuhkan lah didirimu rasa kepedulian untuk tetap melestarikan dan menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih tanpa ada sampah sebab rasa kepedulian itu muncul jika kita dapat paham dan mengerti betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sehingga, tumbuhkanlah rasa.

3.3 Hasil Pembahasan

Lingkungan sangat penting bagi kehidupan setiap mahluk hidup di bumi. Manusia dan Makhluk hidup lainnya memerlukan lingkungan hidup dan sumber alam yang sehat,bersih,dan baik. Pada Penelitian Mini riset kali ini, peniliti mengajak pembaca menjaga lingkungan hidup dari sektor lingkungan perairan. Air menjadi salah satu sumber terpenting dalam hidup manusia. Pada Penelitian ini, peniliti melakukan riset terhadap pembudidaya ikan di lingkungan masyarakat Cemara. Isu yang kita sering dengar tentang Ekosistem air terhadap ikan antara lain : Penangkapan ikan yang berlebihan, Pencemaran Lingkungan air, Sampah, dan masih banyak lagi yang lainnya.

(8)

Pada Penelitian Mini riset ini, peneliti melihat bahwa Ekosistem Air pada pembudidaya ikan di Lingkungan Cemara terdapat banyak sampah yang kelihatan dan ini menjadi penilaian kami terhadap masyarakat sekitar Cemara. Ikan yang berada di dalam pembudidayaan ini, kelihatan baik itu dapat peniliti lihat dari banyak nya ikan yang hidup disana dan memiliki ukuran yang besar.

Air pada kolam pembudidaya memang kelihatan terjaga namun oleh karena banyaknya sampah yang ada pada kolam,membuat keindahan dan estetika pembudidayaan menjadi kurang nyaman. Peniliti juga khawatir terhadap ikan pada kolam pembudidayaan Masyarakat Cemara

(9)

BAB IV

KEIMPILAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan

Kesimpulan dari analisis budidaya peternakan dan pembiakan ikan menunjukkan bahwa praktik ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat. Dengan penerapan teknik budidaya yang tepat, seperti pengelolaan kualitas air, pemilihan bibit unggul, dan pakan yang berkualitas, produktivitas ikan dapat meningkat secara signifikan.

Namun, tantangan seperti penyakit ikan, perubahan iklim, dan keberlanjutan lingkungan perlu diatasi melalui penelitian dan pengembangan teknologi. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, peneliti, dan peternak sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal dan berkelanjutan dalam industri perikanan.

4.2 Saran

1. Pemilihan Lokasi: Pilih lokasi yang strategis dengan akses mudah ke sumber air bersih dan kualitas lingkungan yang baik untuk mendukung pertumbuhan ikan.

2. Teknik Pembiakan Berkelanjutan: Terapkan metode pembiakan yang ramah lingkungan, seperti pemijahan alami, untuk menjaga keberagaman genetik dan kesehatan ekosistem.

3. Pengelolaan Kualitas Air: Lakukan pemantauan rutin terhadap kualitas air, termasuk pH, oksigen terlarut, dan parameter lainnya, untuk memastikan kondisi optimal bagi pertumbuhan ikan.

4. Pengendalian Penyakit: Implementasikan program pengendalian penyakit yang efektif, termasuk vaksinasi dan penggunaan probiotik untuk menjaga kesehatan ikan.

5. Diversifikasi Spesies: Pertimbangkan untuk membudidayakan berbagai spesies ikan agar dapat mengurangi risiko kerugian dan meningkatkan hasil tangkapan.

(10)

DAFTAR PUSTAKA

Referensi

Dokumen terkait

Ananda selalu merapikan dan membuang sampah makanannya sendiri ke tempat sampah Harapan dari guru dan sekolah, orang tua dapat ikut berperan dalam meningkatkan dan memperhatikan